Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 jam yang lalu
NTT, KOMPAS.TV Lewat goresan tinta, seorang dokter muda di Timor Tengah Utara mengungkap dugaan intimidasi yang dialaminya. Dalam sebuah surat wasiat di akhir hidupnya, Dokter Icha mengadu tindakan intimidasi beruntun yang dilakukan oknum anggota DPRD Timor Tengah Utara.

Nur Azizah, ibunda Dokter Eliza Pricila Utami Pakaenoni, tak bisa menahan air matanya saat harus mengantar jenazah putrinya ke peristirahatan terakhir.

Sebelum Dokter Icha pergi, Nur Azizah mendengar cerita pilu adanya intimidasi dari oknum anggota DPRD Timor Tengah Utara saat ia menangani pasien keracunan bisa ular.

Dukungan moral, semangat, serta nasihat yang ia dan suami berikan untuk anaknya itu tak mampu menenangkan guncangan hati Dokter Icha. Ketakutan dan tekanan yang begitu berat dirasakan oleh Dokter Icha.

Sebelum kepergiannya, Dokter Icha sempat menuliskan surat wasiat untuk keluarga.

Surat yang ditulis dengan kondisi hati terguncang, penuh tekanan, menjadi saksi bisu atas apa yang telah dialami Dokter Icha.

Keluarga akhirnya membuka isi surat terakhir Dokter Icha. Dalam goresan tinta di selembar kertas diungkapkan, Dokter Icha telah memaafkan 3 oknum anggota DPRD Timor Tengah Utara. Namun, untuk proses hukum tetap diminta berlanjut.

Demi mengungkap dugaan intimidasi yang dialami Dokter Icha, Polres Timor Tengah Utara langsung melakukan investigasi.

3 orang oknum anggota DPRD Timor Tengah Utara telah diperiksa polisi. Sejumlah barang bukti juga telah dikantongi, termasuk barang bukti dari Rumah Sakit Leona.

Salah satu anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara, Veronika Lake, yang namanya terseret dalam kasus ini, mengklarifikasi dugaan intimidasi kepada almarhum Dokter Icha.

Ia menjelaskan, saat kejadian ia diajak dua rekannya untuk menjenguk pasien yang merupakan kerabat salah satu anggota DPRD.

Menurut Veronika, ia tidak mengetahui adanya intimidasi. Saat dirinya tiba di rumah sakit, perdebatan antara dua anggota DPRD dan dokter sudah berlangsung.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/678520/keluarga-ungkap-surat-wasiat-dokter-icha-sebelum-meninggal-ini-isinya-berut
Transkrip
00:01Intro
00:08Saya ingat anak saya
00:10Menelepon, menangis, menjerit
00:13Mama
00:14Ini saya sedang diintimidasi oleh anggota dewan
00:22Bunuh secara perlahan
00:24Sampai rasanya
00:26Sayang
00:52Saudara, lewat goresan tinta
00:56Seorang dokter muda di Timur Tengah Utara mengungkap
01:00Dugaan intimidasi yang dialaminya
01:03Dokter Ica yang selalu berjuang
01:07Menyumbang menyembuhkan luka pasien yang dirawatnya
01:10Justru mengakhiri hidup
01:12Akibat luka batin yang dideritanya
01:15Dalam sebuah surat wasiat di akhir hidupnya Saudara
01:19Dokter Ica mengadu tindakan intimidasi beruntun
01:25Yang dilakukan anggota DPRD Timur Tengah Utara
01:31Mama
01:33Ini saya sedang diintimidasi oleh anggota dewan
01:40Saat ini saya sedang pilu Mama
01:42Saya mencintai dia
01:44Saya sangat mengasihi dia
01:46Dalam hidup saya tidak pernah terpikir
01:49Bahkan saya tidak pernah mimpi sekalipun
01:52Hal ini akan terjadi pada kehidupan anak saya
01:58Nur Azizah, Ibunda Dr. Eliza Prisila Utami Pak Kenoni
02:04Tak bisa menahan air matanya
02:06Saat harus mengantar jenazah putrinya ke peristirahatan terakhir
02:11Ibu mana yang hatinya tak hancur
02:15Kalau melihat anak yang selama ini dibanggakan
02:19Dicintai, harus pergi
02:21Karena tak kuasa menahan getirnya intimidasi
02:26Nur Azizah tak mengira
02:29Dokter Ica harus pergi selamanya
02:37Sebelum Dokter Ica pergi Saudara
02:39Nur Azizah mendengar cerita pilu
02:42Adanya intimidasi
02:44Dari oknum anggota DPRD Timur Tengah Utara
02:50Saat ia menangani pasien keracunan bisa ular
02:53Dukungan moral, semangat
02:57Serta nasihat yang ia dan suami berikan
03:00Untuk anaknya itu
03:02Tak mampu
03:03Menenangkan guncangan hati Dokter Ica
03:06Ketakutan dan tekanan yang begitu berat
03:10Dirasakan oleh Dokter Ica
03:15Dari rasa ketakutan itu
03:17Karena dia begitu berat terintimidasi
03:21Ditunjuk-tunjuk mukanya
03:23Dia katakan bahwa
03:25Kamu catat
03:27Saya anggota Dewan Komisi 3
03:30Yang membawahi
03:32Dinas Kesehatan
03:34Dan bisa menghentikan
03:36Operasional daripada rumah sakit ini
03:39Sehingga anak saya ketakutan
03:41Bagaimana kalau rumah sakit
03:42Izin pelayanannya dibekukan
03:45Itu yang menjadi beban berat dia
03:49Sebelum kepergiannya
03:51Dokter Eliza Prisila Utami Pakenoni
03:54Atau biasa yang disapa Dokter Ica
03:56Sempat menuliskan surat wasiat untuk keluarga
04:00Surat yang ditulis dengan
04:02Kondisi hati terguncang
04:04Penuh tekanan
04:06Jadi saksi bisu
04:08Atas apa
04:09Yang telah dialami Dokter Ica
04:11Keluarga
04:13Akhirnya membuka isi surat terakhir
04:16Dokter Ica
04:17Dalam goresan tinta
04:19Di selembar kertas diungkapkan
04:21Sodara
04:22Dokter Ica
04:23Telah memaafkan
04:25Tiga oknum
04:27Anggota DPRD
04:28Timur Tengah Utara
04:30Namun untuk proses hukum
04:32Tetap diminta berlanjut
04:35Lanjut lagi disitu bahwa
04:37Dia mau kembali ke Ica itu
04:39Dia tidak beratap
04:41Masih trauma untuk bertemu dengan
04:43Tiga orang itu
04:44Itu dia trauma
04:47Lalu
04:49Terakhir
04:49Tapi ini satu narasi disitu
04:51Itu yang saya
04:53Terakhir itu
04:54Dia mengampuni
04:56Tiga anggota DPRD
04:58Tetapi tidak dengan proses
04:59Dugaan tindak pidana yang mereka lakukan
05:06Demi ngomongkap
05:07Dugaan intimidasi yang dialami
05:09Dokter Ica
05:09Polres Timur Tengah Utara
05:11Langsung melakukan
05:12Investigasi sodara
05:13Tiga orang oknum
05:15Anggota DPRD
05:16Timur Tengah Utara
05:17Telah diperiksa polisi
05:18Sejumlah barang bukti
05:20Juga telah dikantongi
05:22Termasuk
05:22Barang bukti dari rumah sakit Leona
05:27Tiga orang oknum
05:29Anggota DPRD
05:30TPU telah dilakukan
05:31Pemeriksaan oleh
05:32Polres Timur Tengah Utara
05:33Ya benar
05:35Ada sekitar 24
05:37Ketanyaan
05:38CCTV di rumah sakit Leona
05:40Apakah benar
05:41Sudah diamankan oleh
05:42Pihak kepolisian
05:43Ya benar
05:44Sudah diamankan
05:46Salah satu anggota
05:47DPRD
05:48Kabupaten Timur
05:49Tengah Utara
05:50Veronika Laki
05:50Yang namanya
05:51Terseret dalam
05:52Kasus ini sodara
05:53Mengklarifikasi
05:55Dugaan intimidasi
05:56Kepada almarhumah
05:57Dokter Ica
05:58Ia menjelaskan
06:00Saat kejadian
06:01Ia diajak
06:02Dua rekannya
06:03Untuk menjenguk pasien
06:04Yang merupakan
06:05Kerabat salah satu
06:07Anggota DPRD
06:08Menurut Veronika
06:09Ia tidak mengetahui
06:10Adanya intimidasi
06:12Saat dirinya
06:13Tiba di rumah sakit
06:14Perdebatan
06:15Antara dua
06:16Anggota
06:16DPRD
06:17Dan dokter
06:18Sudah berlangsung
06:21Ketika
06:21Masuk ke ruangan
06:23IGD
06:23Saya melihat
06:25Perdebatan
06:26Telah berlangsung
06:27Antara dua
06:28Rekan saya
06:29Dan dokter
06:30Perkait perkataan
06:32Panggil wartawan saja
06:34Itu saya
06:35Maksudkan
06:36Sebagai
06:37Usulan
06:38Dalam percakapan
06:39Kepada salah satu
06:40Rekan DPRD
06:41Agar
06:42Ada liputan
06:43Eksternal
06:44Dan
06:44Investigatif
06:46Terkait
06:47Transparansi
06:48Pelayanan
06:49Kesehatan
06:49Evaluasi
06:51Dan perbaikan
06:52Kualitas
06:52Pelayanan
06:53Kesehatan
06:54Kesehatan
06:57Sementara itu
06:59Ketua DPD
07:002 Partai Golkar
07:02Kabupaten Timur
07:03Tengah Utara
07:03Mengatakan
07:04Partai Golkar
07:05NTT
07:06Belum bisa
07:07Mengambil
07:08Keputusan
07:08Terkait
07:10Dugaan
07:10Intimidasi
07:10Yang diduga
07:11Dilakukan oleh
07:13Kadernya
07:13Terensius
07:14Lazakar
07:15Namun
07:16Pihak
07:16Pimpinan
07:17Partai Golkar
07:18Di pusat
07:18Sudah
07:19Memberikan
07:20Atensinya
07:21Dan
07:22Meminta
07:22Golkar
07:23Di NTT
07:23Untuk
07:24Memanggil
07:24Kader
07:25Yang
07:25Bermasalah
07:26Golkar
07:27Pastikan
07:28Akan
07:28Kawal
07:28Proses
07:29Hukum
07:29Yang
07:29Berjalan
07:30Dan
07:31Siap
07:31Memberi
07:32Sanksi
07:32Bagi
07:33Kader
07:33Yang
07:34Bermasalah
07:36Secara
07:37Prinsip
07:38Partai Golkar
07:38Sudah
07:39Merespon
07:40Merespon
07:41Dalam hal
07:42Ini
07:42Langsung
07:43Oleh
07:44Sekjen
07:44DPP
07:45Partai Golkar
07:45Jadi
07:46Responnya
07:48Seperti
07:49Yang
07:49Kita
07:49Ikuti
07:50Media
07:50Bahwa
07:51Jangan
07:52Mentang
07:52Mentang
07:53Jadi
07:53Pejabat
07:54Pumlik
07:54Bertindak
07:55Seolah-olah
07:56Dan
07:57Juga
07:57Secara
07:58Organisatoris
07:59Beliau
08:00Sudah
08:01Meminta
08:01DPD
08:02Partai Golkar
08:03NTT
08:03Untuk
08:04Memanggil
08:05Yang
08:05Bersangkutan
08:06Untuk
08:06Dilakukan
08:06Klarifikasi
08:09Sementara
08:10Itu
08:10Pihak
08:11Rumah
08:11Sakit
08:11Leona
08:12Tempat
08:12Dokter
08:13Ica
08:13Mengabdikan
08:14Diri
08:14Masih
08:15Bungkam
08:16Saudara
08:16Padahal
08:17Bupati
08:18Ttu
08:19Telah
08:19Meminta
08:20Rumah Sakit
08:20Leona
08:21Untuk
08:21Membantu
08:22Proses
08:23Hukum
08:23Untuk
08:24Mengungkap
08:24Dugaan
08:25Intimidasi
08:26Terhadap
08:26Dokter
08:27Ica
08:27Bupati
08:29Bupati
08:29Bupati
08:29Ttu
08:29Berharap
08:30Ada
08:30Sikap
08:30Yang
08:31Disampaikan
08:32Oleh
08:32Dirut
08:32Rumah
08:33Sakit
08:33Leona
08:34Terhadap
08:35Kasus
08:35Dugaan
08:35Intimidasi
08:36Terhadap
08:36Dokter
08:37Ica
09:01Dr. Ica
09:02Kini
09:02Kini
09:02Telah
09:02Pergi
09:02Untuk
09:03Selamanya
09:03Namun
09:04Luka
09:05Batin
09:06Masih
09:07Terasa
09:08Bagi
09:08Keluarga
09:09Usut
09:10Tuntas
09:10Dugaan
09:11Intimidasi
09:12Terhadap
09:13Dokter
09:13Ica
09:13Adalah
09:14Harga
09:14Mati
09:14Yang
09:14Harus
09:15Dibayar
09:15Demi
09:16Memenuhi
09:16Rasa
09:17Keadilan
Komentar

Dianjurkan