Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BREBES, KOMPAS.TV Kasus presensi ilegal yang dilakukan ribuan aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akhirnya terbongkar.

Polisi menetapkan 9 orang tersangka, yang seluruhnya berstatus sebagai guru ASN.

Kasus penyebaran dan penggunaan aplikasi presensi daring ilegal yang melibatkan 2.565 ASN di Pemkab Brebes berhasil diungkap.

Sembilan orang tersangka ditahan di Rutan Kelas IIB Brebes. Kapolres Brebes, AKBP Lilik Srdhiansyah, menyatakan peran sindikat pemalsuan aplikasi absensi fiktif ini berbeda-beda.

Mulai dari membuat dan mengedarkan aplikasi ke sesama ASN serta membuka rekening untuk menampung hasil penjualan.

Polisi mengungkapkan, tersangka utama membuat aplikasi bernama "Person" yang berfungsi untuk menerobos sistem aplikasi resmi presensi milik Pemerintah Kabupaten Brebes.

Aplikasi ini kemudian diedarkan ke ribuan ASN agar bisa melakukan presensi manipulatif tanpa harus datang ke kantor.

Baca Juga Kejagung Ungkap Keterlibatan Oknum TNI dalam Kasus Pengadaan Sepeda Motor MBG | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/678500/kejagung-ungkap-keterlibatan-oknum-tni-dalam-kasus-pengadaan-sepeda-motor-mbg-sapa-malam

#asn #guru #absensiilegal #brebes

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/678502/polisi-bongkar-kasus-aplikasi-absensi-ilegal-9-guru-asn-di-brebes-jadi-tersangka-sapa-malam
Transkrip
00:00Kami juga mencermati kasus presensi atau daftar hadir ilegal
00:04oleh ribuan aparatur sipil negara di pemerintah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah yang akhirnya terbongkar.
00:09Polisi menetapkan 9 tersangka, seluruhnya berstatus Guru ASN.
00:15Kasus penyebaran dan penggunaan aplikasi presensi online ilegal yang melibatkan
00:192.565 ASN di Pemkap Brebes terungkap.
00:249 tersangka ditahan di rutan kelas 2B Brebes.
00:26Kapolres Brebes menyatakan peran sindikat pemasuhan aplikasi absensi atau presensi fiktif ini berbeda-beda.
00:33Mulai dari membuat dan mengedarkan aplikasi ke sesama ASN
00:36serta membuka rekening untuk menampung hasil penjualan.
00:39Polisi mengungkap tersangka utama membuat aplikasi bernama Person
00:43yang berfungsi untuk menerobos sistem aplikasi resmi presensi milik pemerintah Kabupaten setempat.
00:49Aplikasi ini kemudian diedarkan ke ribuan ASN
00:52agar bisa melakukan presensi manipulatif tanpa harus datang ke kantor.
00:58Pemerintahan diketahui bahwa aplikasi ilegal perusahaan dibuat secara khusus
01:02untuk menerobos sistem aman aplikasi presensi milik pemerintah Kabupaten berusaha.
01:08Menyikid, kemudian melakukan dalam peran-peran membuat aplikasi, jalur distribusi,
01:14bagian yang menerima pembelian serta PAP yang menghendatkan dan menggunakan motivasi tersebut.
01:18Pemerintahan diketahui bahwa aplikasi ilegal tersebut telah diperjual beratkan
01:34dengan nilai istimewa sekitar 625 juta.
01:37Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan