00:00Saudara peternak ayam di Kabupaten Blitar terpaksa mengobral ayam petelur miliknya di jalan.
00:06Hal ini dilakukan imbas harga telur ayam yang turun bebas dan diperparah harga pakan makin mahal.
00:15Sejumlah warga ini antre membeli ayam di depan kantor pemerintah Kabupaten Blitar.
00:20Peternak ini sengaja mengobral ayamnya lebih awal dengan harga Rp100.000 untuk 4 ekor ayam.
00:26Langkah itu terpaksa dilakukan demi mendapatkan biaya tambahan untuk kebutuhan operasional.
00:32Karena saat ini harga telur ayam turun ke harga Rp16.200 per kilogramnya.
00:38Turunnya harga telur ayam membuat peternak tidak bisa mendapatkan keuntungan untuk membiayai kebutuhan operasional kandangnya.
00:45Selain itu, kondisi tersebut juga diperparah dengan mahalnya harga pakan ayam petelur.
00:50Kini, para peternak ayam petelur mandiri berharap agar pemerintah segera turun tangan dan serius menangani anjloknya harga telur.
01:03Karena ini juga tidak produktif kurang bagus, ya produknya produksinya sudah menurun.
01:10Kalau dengan harga telur yang sekarang ini, kita untuk bertahan, kita juga jual telurnya sendiri.
01:18Jadi, jelannya ya paling tidak dengan harga Rp20.000 itu, paling tidak impaslah dengan harga makan itu masih bisa bertahan.
01:27Tapi kalau dengan harga Rp16.000 itu, kita telurnya terlalu banyak.
01:32Karena murah.
01:34Harganya berapa, Bu?
01:35Rp252.
01:37Kalau di pasaran berapa, Bu?
01:39Rp35, Rp40 biasanya.
01:40Rp35?
01:41Satu.
01:42Ini kan cuma Rp25.
01:44Oke.
Komentar