Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur SF Hariyanto menyampaikan permohonan maaf atas kehebohan yang terjadi terkait informasi pengaruh program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap pendapatan retribusi daerah. Hal ini dilakukan untuk menjawab simpang siur informasi yang beredar di dunia maya.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Riau apabila terdapat informasi serta penyampaian data yang anomali sehingga menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Untuk itu, saya ingin meluruskan berita yang beredar agar tidak menjadi informasi yang tidak akurat di masyarakat,” paparnya.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #PADRiau #sfhariyanto #Makanbergizigratis

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Salah ucap sebut MBG Picu PAD tak tercapai.
00:03SF Haryanto, saya minta maaf.
00:05Pelaksana Tugas, PLT, Gubernur SF Haryanto menyampaikan permohonan maaf atas kehebohan yang terjadi terkait informasi pengaruh program makan bergizi gratis,
00:14MBG, terhadap pendapatan retribusi daerah.
00:17Hal ini dilakukan untuk menjawab simpang siur informasi yang beredar di dunia maya.
00:22Atas nama pribadi dan pemerintah Provinsi Riau apabila terdapat informasi serta penyampaian data yang anomali sehingga menimbulkan kesalahpahaman di tengah
00:29masyarakat.
00:30Untuk itu, saya ingin meluruskan berita yang beredar agar tidak menjadi informasi yang tidak akurat di masyarakat, paparnya.
00:37PLT Guberi menerangkan, pemerintah Provinsi Riau pada prinsipnya sangat berterima kasih dan mendukung program MBG.
00:43Pasalnya, dengan adanya program MBG di Riau terdapat hal positif berupaya nilai efisiensi mencapai 45 miliar rupiah yang dapat dialihkan
00:51untuk program prioritas daerah lainnya.
00:53Untuk itu, kita mendukung program MBG karena bersinergi dengan semangat efisiensi APBD.
00:58Hal itu terbukti dengan adanya program MBG, kita bisa menghemat anggaran sebesar 45 miliar rupiah per tahun untuk sekolah biaya
01:05makan minum sekolah beras ramah, boarding school, kata PLT Guberi lagi.
01:09Begitu juga saat disinggung mengenai penurunan angka retribusi dari kantin-kantin sekolah, mantan Inspektur Investigasi Kementerian PUPR itu menegaskan tidak
01:17berpengaruh.
01:18Sebab, angka keseluruhan retribusi jika dipresenta sekam dengan PET secara keseluruhan hanya berkisar 0,01% atau di bawah 1%,
01:26serta kami akan mendukung pernyataan kepala BGN bahwa akan menghidupkan kembali kantin-kantin yang ada di sekolah.
01:32Sebaliknya, program akan bergizi gratis justru memberikan dampak ekonomi yang jauh lebih besar.
01:37Program ini menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perikanan, UMKM, jasa distribusi, hingga sektor pendukung lainnya, paparnya
01:49lagi.
01:50Berdasarkan hasil penelusuran, ternyata terdapat salah input data dari dinas pendidikan terkait angka kontribusi-retribusi dari kantin-kantin sekolah yang
01:57dilaporkan ke Badan Pendapatan Daerah.
02:00Begitu juga pihak Bapenda Riau tidak terlebih dahui mengkroscek data yang kemudian disampaikan ke PLT Gubernur Riau.
02:06Jadi sekali lagi, kami tegaskan tidak ada pengaruh dari program MBG untuk penurunan retribusi daerah.
02:11Semoga penjelasan ini dapat dipahami dan tidak menjadi bola liar di publik.
02:15Imbu Hes F. Haryanto, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Riesman melalui Sekretaris Teza Darsa mengatakan pihaknya mengakui telah keliru dalam
02:22menyampaikan laporan prognosis kepada pihak Bapenda.
02:25Hal ini berimbas pada Bapenda yang salah memberikan informasi dan penjelasan kepada PLT Gubernur Riau terkait laporan retribusi kantin sekolah.
02:32Dalam kesempatan ini, kami tegaskan bahwa kami telah keliru dalam menyampaikan program MBG sebagai penyebab turunnya pendapatan retribusi kantin sekolah,
02:41ungkapnya.
02:41Demikian klarifikasi ini disampaikan.
02:44Kami pihak Dinas Pendidikan Provinsi Riau menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak PLT Gubernur Riau,
02:50Bapenda Provinsi Riau dan Masyarakat Riau atas kesalahan kami dalam menyampaikan laporan yang tidak benar yang mengakibatkan permasalahan ini terjadi,
02:56pungkasnya.
Komentar

Dianjurkan