Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Kementerian Pertahanan resmi menghentikan program latihan dasar kemiliteran bagi calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih dan Koperasi Nelayan Merah Putih. Sebagai hasil evaluasi, materi pelatihan kini diubah menjadi pembekalan bela negara dan manajerial dengan menghilangkan materi teknis maupun taktis militer.

Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari evaluasi menyusul meninggalnya lima peserta calon manajer Koperasi Desa Merah Putih saat mengikuti program pelatihan. Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang melalui keterangan tertulis menjelaskan bahwa format kegiatan yang sebelumnya dikenal sebagai latihan dasar militer telah disesuaikan menjadi latihan pembekalan bela negara dan manajerial bagi calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta Kampung Nelayan Merah Putih.

Sebelumnya, berbagai pihak mendesak agar program latihan dasar militer dihentikan. Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) meminta dilakukan investigasi independen dan mendorong DPR melakukan koreksi terhadap penyelenggaraan program tersebut. YLBHI menilai meninggalnya lima peserta merupakan kegagalan sistemik yang perlu dievaluasi secara menyeluruh.

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, mengungkapkan biaya latihan dasar militer dapat mencapai Rp30 juta per peserta. Menurutnya, penghapusan komponen militer akan membuat program lebih efisien karena tugas utama pengelola koperasi adalah mengelola organisasi dan mengembangkan usaha.

Kasus meninggalnya lima peserta SPPI 2026 saat mengikuti pelatihan menjadi perhatian publik dan memicu evaluasi pemerintah terhadap pelaksanaan program tersebut.

#KopdesMerahPutih #KementerianPertahanan #Latsarmil

Baca Juga PDIP Minta Komnas HAM Turun Tangan Hentikan dan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih di https://www.kompas.tv/nasional/677979/pdip-minta-komnas-ham-turun-tangan-hentikan-dan-evaluasi-latsarmil-calon-manajer-kopdes-merah-putih

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/678084/komnas-ham-dan-dpr-bahas-penghentian-latsarmil-kopdes-merah-putih-pascaevaluasi-sapa-malam
Transkrip
00:00Saudara Kementerian Pertahanan resmi menghentikan program latihan dasar kemiliteran
00:05bagi calon pengelola Kooperasi Desa Merah Putih dan Kooperasi Nelayan Merah Putih.
00:09Kini Kementerian Pertahanan menyesuaikan pembekalan bela negara
00:12dengan menghilangkan materi teknis dan taktis militer.
00:22Penghentian program latihan dasar kemiliteran bagi calon manajer Kooperasi Desa Merah Putih
00:27diambil sebagai salah satu evaluasi pasca insiden meninggalnya lima peserta calon manajer Koop Des.
00:34Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretaris Jenderal Kemhan Brigjen TNI Rico Riccardo Sirait
00:40melalui keterangan tertulis menyampaikan
00:44Benar, sebagai hasil evaluasi, format kegiatan yang sebelumnya dikenal sebagai latar mil
00:50telah disesuaikan menjadi latihan pembekalan bela negara dan manajerial
00:55bagi calon pengelola Kooperasi Desa Kelurahan Merah Putih
00:58dan Kampung Nelayan Merah Putih.
01:01Dorongan untuk menghentikan program latihan dasar militer ini
01:04sebelumnya datang dari berbagai kalangan.
01:07Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia atau YLBHI
01:10mendesak adanya investigasi independen
01:13serta meminta DPR untuk segera melakukan koreksi.
01:16YLBHI menilai insiden yang merenggut nyawa lima calon manajer Kooperasi Desa
01:21sebagai kegagalan sistemik.
01:25Kami mendesak ada pengusutan atau investigasi independen
01:30berkaitan dengan peristiwa ini.
01:33Dan kami mendorong Komisi Nasional Haasasi Manusia
01:37dan juga aparat penegak hukum
01:41untuk kemudian turun tangan melakukan investigasi secara menyeluruh.
01:47Dan jika ditemukan adanya kejahatan atau pelanggaran hukum
01:53kasus ini kemudian harus diselesaikan secara tuntas.
01:59Anggota Komisi 1 DPR RI Fraksi PDI Perjuangan
02:03Mai Jenteni Purnawirawan Tubagus Hasanuddin
02:06membeberkan biaya latihan dasar militer
02:08yang bisa mencapai Rp30 juta per orang.
02:11Ia menambahkan, jika komponen militer dihapus
02:15maka pemerintah justru akan lebih efisien.
02:19TB Hasanuddin kembali menekankan bahwa tugas utama manajer Kooperasi Desa
02:23adalah mengelola organisasi dan mengembangkan usaha.
02:27Dari 45 hari, 30 hari itu latihan militer.
02:32Saya membayangkan 15 hari hanya latihan substansi mengenai perkoperasian.
02:39Saya hitung ya, dari anggaran sekitar Rp45 juta per orang
02:45kalau hanya melaksanakan substansi pelatihan operasi saja
02:50itu hanya Rp15 juta.
02:52Artinya kita bisa mengirit Rp30 juta per orang
02:57kali Rp35 ribu personil.
03:00Itu Rp1 sekian triliun kita bisa mengirit.
03:04Sementara untuk pelatihan militer tidak dibutuhkan.
03:09Dan belum waktunya mereka dilatih.
03:14Sebanyak lima peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia
03:17atau SPPI 2026 yang mengikuti program latihan dasar militer
03:22untuk calon manajer Kopdes Merah Putih
03:24dan Koperasi Nelayan Merah Putih meninggal dunia.
03:27Kelimanya meninggal dunia dalam kondisi yang berbeda
03:29saat menjalani pelatihan.
03:32Tim Liputan, Kompas TV.
03:36Dan untuk membahas soal ini sudah bergabung di Sapa Indonesia Malam
03:40Peramono Ubed Tantowi, Komisioner Komnas HAM
03:43dan juga Kamaru Samad, anggota Komisi 11 DPR RI
03:46dari fraksi Partai Gerindra.
03:48Selamat malam Mas Ubed dan Kang Samad.
03:52Selamat malam Mas.
03:53Selamat malam Mas Radi.
03:55Baik, saya ke Kang Samad dulu nih.
03:57Kalau Gerindra kan biasanya memang kayaknya sudah terbiasa
04:00kalau diambalangnya ikut pelatihan-pelatihan militer begini.
04:03Kalau Kang Samad melihat nih,
04:06kan sudah ada hasil evaluasi dari lima anggota pelatihan kompres yang meninggal.
04:10Nah hasilnya bagaimana dan bagaimana sebenarnya evaluasi ini dilakukan sebenarnya
04:14terhadap lima anggota pelatihan kompres yang meninggal ini?
04:18Ya Mas Radi, jadi kita praksi Gerindra menyampaikan Bela Sungkawa
04:24yang mendalam kepada seluruh keluarga korban.
04:28Kita meminta supaya keselamatan peserta harus menjadi prioritas utama
04:33yang tidak dapat dikompromikan dalam setiap tahapan program.
04:39Karena itu kita mengapresiasi keputusan menghentikan beberapa tahapan
04:48yang berkaitan dengan fisik kepada peserta.
04:53Yang memang Mas Radi, KDMP ini jumlahnya mencapai 35.476 peserta.
05:02Kang Samad mohon maaf, saya potong sedikit.
05:04Sebentar mohon maaf, nanti kita sambung lagi ya.
05:06Kita harus menyimak dulu kumandang azan maghrib untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya berikut ini.
05:11Baik, baik.
05:13Dan kami ucapkan selamat menunaikan ibadah sholat maghrib
05:16untuk Anda yang menjalankan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
05:18Nah, kita lanjutkan perbincangan tadi Kang Samad dari fraksi Partai Gerindera DPR RI
05:22sedang menjelaskan hasil avalusi dari lima anggota pelatihan KOPDES yang meninggal.
05:27Silahkan dilanjutkan Kang Samad.
05:29Ya, Mas Radi, jadi kita menyampaikan bela sungkawa yang mendalam kepada keluarga korban.
05:37Kami yakin dan percaya perasaan keluarga juga dirasakan oleh pemerintah, oleh kami semuanya.
05:46Karena itu, keputusan Kementerian Pertahanan untuk menghentikan beberapa tahapan
05:53khususnya dalam kegiatan fisik bagi Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia atau SPPI
06:00itu sudah sepatutnya.
06:02dari 35.476 peserta untuk SPPI yang akan bertugas sebagai manajer di KDKMP
06:12dan ada 30.000 calon peserta untuk Kampung Koperasi Nelayan Merah Putih
06:20ini memang seluruh peserta mengikuti tahapan 30 hari latihan bela negara.
06:28Jadi, latihan bela negara dan manajerial atau LATSARMIL
06:33di 57 satuan pendidikan TNI, kemudian dilanjutkan 15 hari pelatihan manajerial
06:42yang menyangkut dengan substansi.
06:43Nah, untuk pelatihan fisiknya sudah dihentikan
06:47dan kita minta investigasi menyeluruh terhadap kejadian tersebut harus dilakukan
06:54dan harus dilakukan secara terbuka
06:58dan disampaikan kepada publik, khususnya kepada keluarga korban.
07:03Karena itu penting sekali untuk terus mengawal setiap tahapan
07:08setiap tahapan yang sedang berlansung.
07:11Karena bagi kita, putra-putri yang sedang mengikuti KDKMP dan KNMP ini
07:20Koperasi Nelayan Merah Putih dan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih
07:25keselamatan di atas segala-galanya.
07:29Karena itu, KDMP dan KNMP itu dirancang sebagai pusat layanan ekonomi terpadu
07:36di desa dan pesisir.
07:37Jangan sampai justru menimbulkan bencana
07:41bagi keluarga putra-putri kita.
07:44Kemudian yang utama lagi adalah
07:46melakukan evaluasi, investigasi yang berkaitan dengan penyebab meninggalnya peserta.
07:52Penyebab meninggalnya peserta itu
07:55tentu tidak sama, berbeda-beda
07:57berdasarkan kondisi medis yang berbeda-beda.
08:01Karena itu, evaluasi perlu dilakukan secara menyeluruh
08:04dan berbasis data medis.
08:07Sehingga setiap perbaikan
08:08benar-benar menjawab akar persoalan.
08:11Praksi Gerindra mendorong hal tersebut secara sungguh-sungguh
08:15dan akan mengawal serta langkah pemerintah
08:18untuk bisa memastikan
08:20bahwa publik berhak mengetahui hasil evaluasi tersebut
08:24secara terbuka
08:25sebagai bentuk akuntabilitas dari pemerintah.
08:29Pemerintah juga perlu menyampaikan, Mas Radi,
08:31perkembangan penanganan dan hasil evaluasi secara terbuka
08:36agar tidak menimbulkan ruang spekulasi.
08:39Jadi kita mendorong komunikasi yang proaktif
08:41kepada pemerintah secara berkala dan kontinu
08:44sehingga publik bisa mengetahui, update-in
08:48daripada investigasi yang sedang berlangsung.
08:51Begitu, Mas Radi.
08:51Komunikasi yang proaktif itu harus diopresiasi juga
08:54kalau memang pemerintah nanti mengarah ke sana
08:56proses evaluasinya.
08:57Karena memang butuh penjelasan terhadap publik
09:00mengapa ini bisa terjadi.
09:02Saya ke Mas Ubed.
09:04Kalau Mas Ubed melihat,
09:06kan Komnas HAM ini saya lihat juga sejak awal
09:08menaruh perhatian sebenarnya pada isu-isu sekuritisasi
09:11warga sipil ya, Mas Ubed.
09:13Lantas bagaimana Komnas HAM sekarang
09:15merespons langkah Kemenhan yang akhirnya
09:17membatalkan Latsarmil untuk manajer KOPDES ini?
09:19Mas Ubed.
09:20Ya, bagi Komnas HAM penting untuk melihat ini
09:25evaluasi dilakukan secara menyeluruh.
09:27Bukan hanya ganti bungkusnya saja.
09:31Kita ingin memastikan bahwa pelatihan bagi calon manajer
09:35KDMP dan KNMP ini
09:39itu memang bebutnya lebih banyak kepada soal manajemen
09:45tata kelola retail.
09:47bukan pada aspek pelatihan militer
09:52atau bila negara gitu ya.
09:54Jadi, kita
09:57dalam waktu dekat ini
09:59kita sudah akan mengirimkan surat
10:02kepada pihak-pihak terkait
10:04untuk kita minta keterangan
10:07bagaimana perencanaan ke depan
10:09perubahan apa yang akan dilaksanakan
10:11terkait dengan kurikulum
10:13metode pelatihan
10:15termasuk pelaksana pelatihan
10:16itu juga penting untuk kita lihat.
10:18Jadi, evaluasi itu baru satu hal
10:23saya setuju dengan Pak Kamar Usama tadi
10:26evaluasi atas penyelenggaraan pelatihan ini menjadi penting
10:30tetapi
10:30yang kedua tentu saya setuju
10:34pertanggung jawaban itu menjadi penting.
10:36Jadi, siapa yang bertanggung jawab
10:39atas kematian
10:40lima orang ini
10:41apakah ada aspek-aspek yang
10:43terkait dengan kelalaian
10:46apakah memang
10:47dari awal
10:48misalnya
10:49bagaimana screening kesehatannya
10:51itu dia
10:52ya
10:52bagaimana persyaratan
10:54pemenuhan persyaratan kesehatan
10:56bagi calon-calon itu
10:56ketika rekrutmen
10:57sebelum masuk LATSARMIL
10:59apakah ada screening kesehatannya
11:01itu kan juga harus dilihat
11:02lalu kemudian
11:03nanti perlu dilihat
11:05rekam medis terakhir
11:07sebelum lima-limanya meninggal
11:09itu kan pasti berbeda-beda
11:10nah itu kan
11:10untuk melihat
11:11pihak mana yang paling bertanggung jawab
11:13lalu yang terakhir
11:14tentu hak
11:17bagi keluarga korban
11:18itu juga harus
11:19apa namanya
11:20dipenuhi
11:20jadi
11:21tiga langkah penting
11:22evaluasi dari
11:23latihannya
11:24lalu kedua
11:24aspek bertanggung jawaban
11:25dan yang ketiga adalah
11:26hak atas pemulihan
11:28bagi keluarga korban
11:29oke
11:29kira-kira itu mas
11:30baik
11:30mas Subed begini
11:32sekarang kan Kemenhan
11:33mengubah pola
11:34pelatihan ini
11:35dari latihan
11:36dasar
11:37kemiliter
11:37atau LATSARMIL
11:38menjadi konsep
11:39bela negara
11:40nah konsep
11:41bela negara ini juga
11:42sebenarnya belum
11:43secara gamblang
11:44dituturkan oleh
11:45Kemenhan
11:46ini yang juga kita tunggu
11:47tapi secara garis besar
11:49Mas Subed
11:49kalau dari perspektif
11:51perspektif HAM
11:52kira-kira apakah
11:53pembekalan bela negara
11:54tanpa materi-materi
11:55teknis militer ini
11:56masih berisiko
11:57atau sekarang
11:58sudah boleh dibilang
11:59aman begitu
12:01itulah yang akan dilakukan
12:03Komnas HAM
12:04rencananya
12:05minggu depan
12:05kami akan meminta
12:06informasi
12:07keterangan
12:07dari pihak-pihak terkait
12:08desain
12:09kurikulumnya
12:10seperti apa
12:11gitu ya
12:12bedanya
12:12antara LATSARMIL
12:13dan pelatihan
12:15bila negara itu
12:15desain kurikulumnya
12:17bagaimana
12:17perubahannya di mana
12:18metode pelatihan
12:20perubahannya
12:20ada di mana
12:21misalnya
12:21lalu
12:22pelatihnya
12:23misalnya
12:25siapa yang
12:26melakukan
12:26melakukan pelatihan itu
12:28kalau LATSARMIL
12:29siapa yang melakukan pelatihan
12:30kalau
12:30pilihan negara
12:31siapa yang melakukan
12:32pelatihan
12:33itu kan nanti akan kelihatan
12:34apakah ini perubahannya
12:35substantif
12:36atau perubahannya
12:37hanya di
12:38apa namanya
12:40bungkusnya saja
12:41kira-kira begitu
12:41baik
12:42saya ke Kang Samad lagi
12:44Kang Samad
12:44Anda kan sekarang ini
12:45ada di Komisi 11 ya
12:47Komisi 11 itu
12:48juga memilangi
12:49keuangan
12:50perbankan
12:50dan juga koperasi
12:51nah kira-kira
12:52saya ingin tanyakan juga
12:53sebenarnya aspek apa
12:55yang didapat sih
12:56dari pendekatan
12:56LATSARMIL ini
12:57sebelumnya yang
12:58meskipun sekarang
12:58sudah diubah
12:59tapi publik juga
13:01bertanya-tanya
13:01apa sih yang
13:02didapat dari pendekatan
13:04LATSARMIL
13:04yang dinilai esensial
13:06untuk kooperasi
13:06manajemen
13:07aposisi manajemen
13:08kooperasi
13:09Desa Merah Putih ini
13:10Kang Samad
13:11Mas Radi
13:12jadi
13:13rekruitment
13:15seleksi
13:16tahapannya itu
13:17sudah dilalui
13:18cukup panjang
13:19dan
13:19mulai dari
13:20pendaftaran
13:21kemudian seleksi
13:23administrasi
13:24lalu kemudian
13:24tes potensial akademik
13:26lalu kemudian
13:28ada
13:28interview
13:29lalu kemudian
13:31ada akumulasi penilaian
13:34dan kemudian
13:35dinyatakan
13:36memenuhi syarat
13:37ketika
13:38dinyatakan
13:39memenuhi syarat
13:39maka
13:40dia harus
13:41mengikuti
13:42pendidikan
13:43nah
13:43begitu juga
13:44di semua
13:45jenjang program
13:46pemerintah
13:47selalu ada
13:47diklat
13:48selalu ada
13:49pendidikan
13:49yang berbeda-beda
13:51adalah
13:51manajemen
13:52teknis
13:53pelaksanaannya
13:54ya kan gitu
13:55misalnya
13:56calon CPNS
13:57juga
13:57Mas Radi
13:58ada juga
14:00pendidikannya
14:01yang dilakukan
14:02secara
14:02berjenjang
14:03ketika dia
14:03masih CPNS
14:04sampai
14:05terangkat
14:06menjadi
14:06ASN
14:07misalnya
14:08nah
14:09khusus untuk
14:09kooperasi
14:10Desa Merah Putih
14:11dan kooperasi
14:12nelayan
14:12Merah Putih
14:13memang
14:14dipersiapkan
14:15sebagai
14:16satu
14:16kekuatan
14:17inti
14:18untuk
14:18menjadi
14:20peronliner
14:21dalam pelayanan
14:22dan penggerak
14:23ekonomi di desa
14:25maupun di pesisir
14:26kenapa itu menjadi penting
14:28karena kita
14:29mengetahui
14:30desa-desa kita ini
14:3280 ribu lebih
14:33desa
14:33di seluruh Indonesia
14:34secara fisik
14:36secara
14:37teritorial
14:38itu
14:39tidak semua
14:40terjangkau
14:41jaringan
14:43infrastruktur
14:43yang memadai
14:44tidak semua
14:46desa
14:46memiliki
14:47jaringan
14:49komunikasi
14:50yang stabil
14:51tidak semua
14:53desa
14:53memiliki
14:54daya dukung
14:56ekonomi
14:57yang memungkinkan
14:59normalnya
15:00sebuah
15:01kooperasi
15:01bekerja
15:02nah itu
15:03itu
15:03keadaan
15:05teritorial
15:05yang berbeda-beda
15:06ini
15:07bukan hanya
15:08memerlukan
15:09pengetahuan
15:10substansi
15:11tentang
15:11manajemen
15:13pengelolaan
15:14sebuah
15:14kooperasi
15:15tetapi
15:16juga
15:16kesiapan
15:17menghadapi
15:18tantangan
15:18tantangan
15:19apa
15:19tantangan
15:20teritorial
15:21kalau dia
15:22ditempatkan
15:22di desa
15:23yang berada
15:24di atas gunung
15:24misalnya
15:25atau desa
15:26pesisir
15:27desa terpencil
15:28desa terluar
15:29desa tertinggal
15:30dia memiliki
15:32semangat
15:33yang pantang
15:33menyerah
15:34untuk bisa
15:35terus menjadi
15:36penggerak
15:36ekonomi
15:37di desa tersebut
15:38nah
15:38semangat
15:39itulah yang
15:40dituang
15:40diharapkan
15:41bisa mulai
15:42dipupuk
15:43ya
15:44di dalam
15:4530 hari
15:46pelatihan
15:48tersebut
15:49nah
15:49tapi karena
15:51ini sudah
15:52memberikan
15:53satu
15:54apa namanya
15:55dampak
15:56yang
15:57membahayakan
15:58bagi keselamatan
15:59maka
16:00pemerintah
16:01sudah menghentikan
16:01nah sekarang
16:02yang disampaikan
16:04adalah
16:05rencana
16:06bela negara
16:07kalau bela negara
16:08pengalaman kami
16:09itu adalah
16:10penguatan
16:11wawasan
16:12kalau bela negara
16:14berkaitan dengan
16:15ekonomi
16:15berarti akan
16:16banyak berbicara
16:17tentang penguatan
16:18wawasan
16:19kedaulatan
16:19ekonomi kita
16:20bagaimana
16:21anak putra-putri
16:23terbaik kita
16:23di SPP ini
16:24akan menjadi
16:29penjaga
16:30penggerak
16:30ekonomi
16:31di desa
16:32sekaligus
16:32menjadi tuan
16:33di negerinya
16:34sendiri
16:34nah itu
16:35kedaulatan
16:36ekonomi
16:37inilah
16:37yang mungkin
16:38ingin
16:40diperkuat
16:41sehingga
16:42formal
16:42kurikulum
16:43sistem
16:44pelatihan
16:45kemudian
16:45siapa yang
16:46menangani
16:46tadi
16:47disampaikan
16:48oleh Mas
16:49Ubet
16:49itu
16:50menjadi
16:51penilaian
16:51dan saya kira
16:52pemerintah
16:53lebih bagus
16:54juga
16:54memberikan
16:55ruang
16:55kepada
16:56Komnas HAM
16:57untuk hadir
16:58di
16:59beberapa
17:00tempat
17:00yang bisa
17:01dijangkau
17:01untuk melihat
17:02secara langsung
17:03Mas Radit
17:03tentang pelaksanaan
17:05ini
17:05sehingga
17:05bisa
17:06dibedakan
17:06Las Radmil
17:08dengan
17:08bela negaranya
17:09dan sehingga
17:10Komnas HAM
17:11akan membantu
17:12menjelaskan
17:12ke publik
17:13tentang
17:14perubahan
17:15yang sudah
17:15dilakukan
17:16perubahan
17:16kurikulum
17:16baik
17:16Mas Ubet
17:18kira-kira
17:18tadi kan
17:19Anda mengatakan
17:20bahwa
17:20Komnas HAM
17:20masih akan
17:21menginvestigasi
17:22termasuk
17:22juga siapa
17:23yang sebenarnya
17:23bertanggung jawab
17:24dengan peristiwa
17:25meninggalnya
17:25lima calon
17:26manajer
17:27KOPDES ini
17:27tapi
17:28kira-kira
17:29pihak mana
17:30yang pertama kali
17:30akan diinvestigasi
17:32oleh Komnas HAM
17:33terkait
17:33meninggalnya
17:34calon
17:35manajer
17:35KOPDES ini
17:36tapi jangan
17:36dijawab dulu
17:37nanti akan
17:37saya tanyakan
17:38sesaat lagi
17:39di Sapa Indonesia
17:39melap
17:39tetap
17:40bersama kami
17:48Masih bersama
17:49Mas Ubet
17:49dari Komnas HAM
17:50dan juga
17:50Kang Samad
17:51dari fraksi
17:52Partai Gerindra
17:53DPR RI
17:54tadi saya ke
17:54Mas Ubet
17:55bertanya
17:55dari Komnas HAM
17:56Anda tadi
17:57mengatakan
17:58akan
17:58menginvestigasi
17:59terkait
18:00siapa
18:00yang bertanggung jawab
18:01dengan
18:01meninggalnya
18:03lima calon
18:03manajer
18:03KOPDES ini
18:04tapi
18:04yang ingin saya
18:05tanyakan
18:05sekarang
18:06dalam tahap
18:07awal
18:08prioritas
18:08pihak mana
18:09saja yang akan
18:10lebih dulu
18:10dilakukan
18:11investigasi
18:12dari Komnas HAM
18:13untuk melihat
18:14siapa yang
18:14paling bertanggung jawab
18:16atas peristiwa kemarin
18:19Pertama
18:20kita kan
18:21melihat
18:22proses rekrutmen
18:23yang disebut
18:24Mas Kamar Usama
18:25tadi
18:25sejak pendaftaran
18:27sampai seleksi
18:28bertahap-tahap itu
18:29itu kan ternyata
18:30dibentuk
18:30suatu panitia seleksi
18:32yang membentuk
18:33adalah
18:33Kementerian
18:34PAN-RB
18:34dan BKN
18:36PAN-RB
18:37ya justru ya
18:37PAN-RB
18:39dan BKN
18:40Badan Kepegawaian Negara
18:41itu kan
18:42perlu kita minta
18:43informasi
18:44bagaimana
18:45proses rekrutmen
18:46terkait dengan
18:47serat kesehatannya
18:47bagaimana
18:48gitu ya
18:48nah itu
18:50penting untuk kita
18:51lihat dari
18:52awal proses
18:53bagaimana
18:53lalu
18:54kemudian
18:57end user
18:58dari program ini
18:59kan
18:59para
19:00manajer ini
19:01yang direkrut
19:02nanti kan
19:02status kepegawaiannya
19:04melekat ke
19:05Agrinas
19:05PT Agrinas
19:06nah nanti kan juga
19:08kita lihat
19:09bagaimana pola kerjasama
19:11antara PT Agrinas
19:12dengan
19:12kemenhan
19:13sebagai
19:14penyelenggara
19:15pelatihan
19:16itu
19:16apa namanya
19:18status kerjasamanya
19:19bagaimana
19:19gitu ya
19:20kenapa
19:20kemenhan
19:21misalnya yang ditunjuk
19:22memberikan pelatihan
19:23kenapa
19:24hubungan lembaga lain
19:24kan banyak
19:25misalnya gitu ya
19:26nah itu penting
19:27untuk melihat
19:27beberapa pihak
19:29tadi yang saya sebutkan
19:30termasuk
19:31Kementerian Pertahanan
19:32sebagai penyelenggara
19:33dari
19:33kemarin
19:34Laksamil
19:34yang sekarang menjadi
19:35pelatihan
19:35pembela negara itu
19:36apa namanya
19:38sejak dari
19:39jadi proses
19:40perutemennya
19:40lalu kerjasama
19:42pelatihannya
19:43lalu metode pelatihannya
19:44nah itu penting
19:44untuk melihat
19:45secara mendalam
19:46oke
19:47nah kalau gitu
19:48sekarang tinggal
19:50kalau memang nanti
19:51akan diperbaiki
19:51saya ke Kang Salmat
19:52kira-kira
19:53rekomendasi Anda
19:55untuk pemerintah
19:55bagaimana
19:56untuk menguasi
19:57sekaligus mengawal
19:58lulusan pembekalan
19:59pembela negara ini
19:59supaya sesuai dengan
20:00kompetensi yang
20:01tepat di desa gitu
20:03kira-kira untuk menjalankan
20:04kooperasi desa merah putih ini
20:06ya
20:07Mas Radi
20:08jadi solusinya adalah
20:10tadi
20:13kooperasi desa merah putih ini
20:15kan dibutuhkan untuk
20:16penggerak ekonomi di desa
20:19karena itu
20:22perlu untuk tetap
20:23dilanjutkan programnya
20:25dengan berbagai macam perubahan
20:27khususnya di pelatihan
20:29kenapa tadi menjawab
20:31Mas Ubaik
20:32kenapa Kemhan
20:33sebetulnya
20:33adalah kerjasama
20:35antara
20:36Agrinax
20:38BWMN
20:39yang selama ini
20:40ditugaskan untuk
20:41membangun
20:42kooperasi desa merah putih
20:45dengan TNI
20:46Mas Ubaik
20:47jadi
20:47ini adalah
20:49kelanjutan
20:49dari kerjasama
20:50dalam rangka
20:52mengaktifikasi
20:53kooperasi desa merah putih
20:55karena itu
20:56sebagai solusi
20:57sementara
20:58kita mendorong
21:00supaya
21:01manfaat dan tujuan
21:03program tersebut
21:04kita teruskan
21:07agar bisa dirasakan
21:08masyarakat
21:09karena
21:09KDMP ini adalah
21:11bagian daripada
21:12pembukaan lapangan kerja
21:14Mas Radit
21:15jadi membuka
21:16lapangan kerja
21:17merintis
21:18ekosistem baru
21:19ekonomi di desa
21:21sekaligus
21:24memutus
21:25mata rantai
21:26monofoli
21:27supply chain
21:28yang hanya
21:28didominasi oleh
21:30misalnya
21:32kekuatan
21:32ekonomi tertentu
21:34nah ini
21:34dengan adanya
21:35keberan kooperasi ini
21:36akan
21:37mendorong
21:38redistribusi
21:39ekonomi
21:40di desa-desa
21:41yang selama ini
21:42tertinggal
21:42nah sejak
21:44awal kejadian
21:45kita sudah melihat
21:46langkah-langkah
21:47Kementerian Pertahanan
21:48dan TNI
21:49melakukan
21:50pendampingan
21:51kepada seluruh
21:52keluarga korban
21:53dan memastikan
21:54proses penanganan
21:56berjalan
21:56sesuai dengan
21:57prosedur
21:58jadi sejak
21:58awal kejadian
21:59sudah ada
22:00goodwill
22:02yang
22:02konkret
22:03nyata
22:04dilakukan oleh
22:05Kementerian Pertahanan
22:06dan TNI
22:06lalu kemudian
22:07langkah ini
22:08penting sekali
22:09karena situasi
22:10seperti ini
22:11dibutuhkan
22:12karena korban
22:13bukan hanya
22:13informasi
22:14tetapi juga
22:15adalah
22:15kepastian
22:16bahwa negara
22:17bertanggung jawab
22:18atas seluruh
22:19proses
22:20penanganannya
22:21itu
22:21itu yang
22:22sangat diperlukan
22:23karena itu
22:24pendampingan tersebut
22:25juga harus
22:27terus berlanjut
22:28hingga seluruh
22:29hak keluarga
22:30nah tadi
22:30hak keluarga
22:31korban
22:32dipenuhi
22:32dan hasil
22:33evaluasinya
22:34disampaikan secara
22:35terbuka kepada
22:36publik
22:36praksi gerindra
22:38tentu akan
22:38mengawal proses
22:39tersebut
22:39mas Radit
22:40ini yang sangat
22:41penting
22:41sampai dengan
22:42tuntas
22:43dan kita
22:43mengatakan bahwa
22:45prioritas utama
22:46adalah
22:46memiliki
22:48standar
22:49keselamatan
22:50dan
22:51sistem pengawasan
22:52yang kontinu
22:53dan juga
22:54penguatan pada
22:54substansi materi
22:56manajemen
22:56perkoperasian
22:58begitu mas Radit
22:59terlepas dari
23:00perbaikan kurikulum
23:01tadi juga
23:02Kang Sama sudah menjelaskan
23:03apa
23:03alasannya
23:05begitu ya
23:05kooperasi desa
23:06merah putih ini
23:07dikerjasamakan
23:08dengan kementerian
23:08pertahanan
23:10dengan kurikulum
23:11yang bernuansa
23:12militer
23:12tapi saya ke
23:13mas Ubed
23:14sebagai
23:14Komnasam
23:15dan juga
23:17sekaligus
23:17untuk menjawab
23:18pertanyaan publik
23:20yang banyak sekali
23:21masuk akhir-akhir ini
23:22soal
23:23adanya
23:23nuansa
23:24militarisasi itu
23:25di pemerintahan
23:26saat ini
23:27program
23:28sipil
23:29seperti
23:29Kooperasi Desa Merah Putih
23:31ini kan
23:31termasuk juga
23:32ada yang
23:33bernuansa militarisasi
23:34seperti pengelolaan
23:35Kooperasi Desa
23:35Nelayan
23:36Kooperasi Desa Merah Putih
23:37nah ini
23:38sebenarnya
23:39melanggar
23:39prinsip
23:40pemisahan
23:40fungsi militar
23:41dan sipil
23:41enggak sih
23:42kalau menurut Anda
23:45ya
23:46itulah yang
23:48termasuk yang ingin
23:48kita dalami
23:49kenapa
23:50misalnya
23:51ini kan
23:52nomenklaturnya
23:53kan
23:53Kooperasi
23:54Kooperasi
23:55Desa Merah Putih
23:57Kooperasi
23:58Nelayan Merah Putih
23:59gitu ya
23:59kenapa
24:00bukan
24:00apa namanya
24:02pihak yang paling
24:03berkepentingan
24:04misalnya
24:04bukan Kementerian Kooperasi
24:05yang
24:06dilibatkan
24:07misalnya
24:07tetapi
24:08malah
24:09apa namanya
24:10Agrinas
24:11lalu Kementerian Pertahanan
24:12misalnya
24:12ini kan
24:13mengapa
24:17satu
24:18aktivitas ekonomi
24:19gitu ya
24:20kewirausahaan
24:21penguatan ekonomi
24:23gitu ya
24:23itu
24:24bukannya melibatkan
24:25sektor-sektor yang sangat terkait
24:27Kementerian-Kementerian yang terkait
24:28nah ini kan menjadi penting
24:29untuk kita melihat
24:30apa kepentingan
24:33Agrinas
24:34di sana
24:34dengan
24:37Kooperasi Merah Putih
24:38dan Kooperasi
24:39Nelayan Merah Putih
24:40lalu
24:42Kementerian Pertahanan
24:43dan TNI
24:44dalam pelatihan ini
24:45ya itu tadi
24:45pembobotannya
24:46bagaimana
24:47gitu ya
24:47itu menjadi penting
24:49untuk melihat
24:50seberapa besar
24:51keterlibatan
24:51atau visi militer
24:53masuk di dalam
24:54aktivitas-aktivitas ekonomi
24:56seperti ini
24:56nah
24:57kalau begitu
24:58saya juga mau minta
24:58rekomendasi sekaligus
24:59dari Anda
25:00sebagai Komnasam
25:01Mas Obed
25:01kira-kira
25:02apa saja rekomendasi
25:03dan catatan kritis
25:03dari Komnasam
25:04supaya program baru ini
25:05tidak sekedar
25:06dalam tanda kutip
25:07ganti baju gitu ya
25:08dari pola-pola
25:09indoktrinasi
25:09yang kaku
25:10yang selama ini
25:11kita saksikan
25:13iya
25:15tentu
25:15apa namanya
25:16pelatihannya
25:17gitu ya
25:18itu perlu
25:18lebih ditekankan
25:20pada aspek-aspek
25:21misalnya
25:22manajemen operasional
25:23misalnya
25:24soal
25:24profesi
25:26apa namanya
25:27kooperasi itu
25:29seperti apa
25:29soal retail
25:31misalnya soal
25:34administrasi
25:34protokohan
25:35misalnya
25:35lalu soal
25:37tata letak
25:39barang
25:40misalnya
25:40lalu soal
25:41rotasi produk
25:42pemberian label
25:43harga
25:43gitu ya
25:44lalu soal
25:44manajemen
25:45stok dan gudang
25:47misalnya
25:47lalu soal
25:48service excellent
25:49misalnya
25:49jadi
25:50itu materi-materi
25:51yang sebenarnya
25:52sangat penting
25:53gitu ya
25:54karena
25:54kooperasi merah putih
25:55nanti kan
25:56harus bersaing
25:57dengan
25:57minimarket-minimarket
25:59yang sudah menjamur
25:59di seluruh Indonesia
26:00sampai ke pelosok-pelosok
26:01dengan warung-warung Madura
26:03dengan warung-warung Bata
26:04gitu ya
26:05yang itu
26:06kewirausahaannya
26:07sudah tumbuh
26:08di masyarakat
26:08di warung-warung Bata
26:10warung-warung Madura
26:10yang selama ini
26:11sudah hidup
26:12bahkan buka 24 jam
26:13gitu
26:13dan kooperasi merah putih
26:15kita lihat
26:16produk-produknya
26:16kan banyak juga
26:17beririsan dengan
26:18apa namanya
26:19minimarket-minimarket
26:20itu harus bersaing
26:21dengan
26:21apa namanya
26:23warung Madura
26:23warung Bata
26:24nah itulah
26:25pelatihan-pelatihan
26:26itu yang penting
26:27untuk diberi
26:28apa namanya
26:28porsi gitu ya
26:30sehingga
26:31terjadi kompetisi
26:33yang sehat
26:33ekonomi kan akan
26:35tunggu dalam
26:35kompetisi yang sehat
26:36dalam iklim
26:37kompetisi yang sehat
26:38bukan
26:38dalam iklim
26:39apa namanya
26:40komando
26:42maupun
26:42proteksi
26:43begitu
26:44oke
26:44jadi
26:45dipastikan nanti
26:46Komnas HAM juga
26:47akan mengawal
26:48apakah
26:48program
26:49ini
26:50yang tadinya
26:51berdasar
26:52ataupun
26:53di input
26:54sebagai latihan
26:55dasar kemiliteran
26:56menjadi
26:56bela negara ini
26:57tetap
26:58apa
26:59mengubah
27:00ataupun
27:00tetap
27:01dengan pola-pola
27:02yang lama
27:02ini juga
27:03masih akan
27:03ditelusuri
27:04termasuk
27:04juga kemarin
27:05dengan peristiwa
27:05meninggalnya
27:06lima calon
27:08manajer
27:09Koperasi Desa
27:09dan di sisi lain
27:10fraksi Partai Gerinda
27:11juga berjanji
27:11tadi akan mengawal ya
27:12Kang Samad
27:13untuk melihat
27:14bagaimana
27:15pertanggung jawaban
27:16dari peristiwa kemarin
27:18dan
27:18bagaimana
27:19apa namanya
27:20pola bela negara ini
27:21juga masih tetap
27:22esensial
27:23untuk diterapkan
27:24pada program
27:25Koperasi Merah Putih
27:26terutama
27:27untuk para calon
27:27manajernya
27:28terima kasih
27:29Kang Samad
27:30lalu juga
27:30Mas Ubed
27:31sudah berbincang
27:32bersama kami
27:32di Sapa Indonesia Malam
27:33kita jumpa lain waktu
27:34selamat malam
27:35sampai jumpa
27:36selamat malam
27:37selamat malam
27:38Kang Kamar Samad
27:39selamat malam
27:40selamat malam
Komentar

Dianjurkan