Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meminta PDI Perjuangan untuk bersikap lebih tegas terkait posisi politiknya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Fraksi PKB DPR RI, Jazilul Fawaid, saat menanggapi isu keterlibatan kader PDIP Andi Widjajanto dalam aksi demonstrasi. Menurut PKB, sikap politik partai diperlukan untuk mendukung program-program strategis pemerintah, sementara posisi PDIP dinilai masih belum sepenuhnya jelas.

Menanggapi hal itu, PDI Perjuangan menegaskan bahwa partainya tetap berada di luar pemerintahan. Juru Bicara PDIP, Guntur Romli, menyebut keputusan tersebut sesuai hasil kongres partai dan arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. PDIP menyatakan perannya sebagai penyeimbang kekuasaan di tengah mayoritas partai politik yang bergabung dalam pemerintahan.

Dalam diskusi yang digelar terkait isu tersebut, Juru Bicara PDIP Seno Bagaskoro menegaskan partainya tidak berada dalam posisi abu-abu dan tetap konsisten dengan sikap politik yang telah ditetapkan. Menurutnya, dalam sistem presidensial Indonesia tidak dikenal konsep oposisi dan koalisi secara formal sebagaimana dalam sistem parlementer.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menilai perdebatan mengenai posisi PDIP merupakan hal yang wajar dalam dinamika politik nasional. Ia menyebut keberadaan PDIP di luar pemerintahan dapat menjadi saluran untuk menyuarakan aspirasi dan menjalankan fungsi kontrol terhadap kebijakan pemerintah.

#PKB #PDIP #PrabowoSubianto #JazilulFawaid #GunturRomli #SenoBagaskoro

Baca Juga Andi Widjajanto Diduga Ikut Demo di HI, Politikus PKB Minta PDIP Tegas: Jangan Abu-Abu di https://www.kompas.tv/nasional/675576/andi-widjajanto-diduga-ikut-demo-di-hi-politikus-pkb-minta-pdip-tegas-jangan-abu-abu

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/675695/full-seno-dan-burhanuddin-bahas-posisi-dan-fungsi-pdip-di-luar-pemerintahan-kompas-petang
Transkrip
00:00Saya Sintia Rompas masih menemani Anda di Kompas Petang,
00:03Saudara Partai Kebangkitan Bangsa PKB meminta PDI Perjuangan mengambil sikap tegas
00:08terhadap posisi politiknya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
00:12Hal ini disampaikan Ketua Fraksi PKB DPR RI Jazilul Fawait saat ditanya soal dugaan
00:19keikutsertaan kader PDI Perjuangan Andi Wijayanto dalam aksi demo.
00:24Jazilul berpendapat sikap partai politik diperlukan untuk mendukung program strategis pemerintahan.
00:31Sementara menurut PKB sikap PDI Perjuangan masih abu-abu.
00:35PDI Perjuangan tidak tegas menyatakan berada di pemerintahan
00:39tapi juga tidak menunjukkan sikap berada di luar pemerintahan.
00:50Mengambil sikap yang tegas saja.
00:53Kalau di oposisi-oposisi jangan abu-abu
00:57karena kami semua sedang berjuang keras
01:02untuk mewujudkan apa yang menjadi janji Pak Presiden.
01:06Selama ini kan kita ataupun yang ada di barisan pemerintahan ini kan
01:12menghormati semua pendapat dari yang lain.
01:17Tapi kalau ada kesan mengganggu itu tidak baik untuk menjalankan program.
01:27Sementara juru bicara PDI Perjuangan Guntur Romli menegaskan
01:31sesuai dengan keputusan Kongres dan instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan
01:36tegas berada di luar pemerintahan dan menjadi penyeimbang kekuasaan.
01:42Sebab mayoritas partai politik di DPR sudah masuk dalam pemerintahan
01:46sehingga perlu ada partai yang berada di luar pemerintahan dan menjadi penyeimbang.
01:52PDIP juga menyatakan Indonesia menganut sistem presidensial
01:56sehingga tidak mengenal istilah oposisi dan koalisi pemerintah.
02:05Mas Jazilul Fawait mengurus partainya sendiri daripada mengurus partai orang lain.
02:10Sikap dan posisi PDI Perjuangan merupakan keputusan organisasi
02:14melalui Kongres, Rakernas, dan instruksi Ketua Umum
02:18politik di Indonesia relatif tidak mengenal koalisi dan oposisi
02:21apalagi oposisi yang merupakan keharusan di sistem parlementer.
02:25Posisi PDI Perjuangan sudah tegas berada di luar pemerintahan
02:28dan menjadi penyeimbang kekuasaan.
02:30Kenapa perlu menjadi penyeimbang?
02:32Karena mayoritas DPR sudah dikuasai oleh partai-partai
02:35yang masuk dalam pemerintahan.
02:39Posisi politik PDI Perjuangan kembali disorot
02:42setelah PKB mendesak Partai Banteng
02:44untuk segera keluar dari zona abu-abu.
02:46Hal ini menyusul soal dugaan keikutsertaan
02:49kader PDI Perjuangan Andi Wijayanto
02:51dalam aksi demo.
02:53Apakah posisi politik PDIP patut dipertanyakan
02:56atau justru PKB terlalu mencampuri urusan dapur partai lain
03:01seperti yang disinggung juru bicara PDI Perjuangan Guntur Romli.
03:05Kita bahas bersama jubir PDI Perjuangan Senobas Gaskoro
03:09dan juga Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi.
03:13Sebelumnya saudara kami juga sudah mengundang kader PKB
03:16namun hingga saat ini belum ada yang merespon dari pihak PKB.
03:22Selamat sore Mas Seno, selamat sore Mas Burhan.
03:26Selamat sore Mbak.
03:28Selamat sore Mas Seno, ini kan PKB secara tegas gitu ya
03:35secara langsung meminta PDI Perjuangan jangan abu-abu lah
03:37sikapnya harus tegas.
03:39Selama ini posisi PDIP sebenarnya di mana
03:41dan bagaimana Anda menjawab desakan dari PKB ini Mas Seno?
03:46Ya makasih Mbak Cynthia.
03:47Jadi saya langsung saja bahwa
03:49saya kira PDI Perjuangan sejauh ini adalah partai politik
03:52yang menghormati keputusan setiap partai politik lain
03:55termasuk PKB
03:57karena kami juga berharap keputusan politik kami
04:00dihormati oleh partai-partai politik lain.
04:02Dan saya kira kami waktu setelah pil presesai
04:05sudah sangat tegas memutuskan bahwa kami berada di luar pemerintahan.
04:09Dan itu konsisten kami lakukan sampai sekarang
04:12tidak ada kader partai yang kami tugaskan
04:14atau kami izinkan untuk kemudian bergabung di dalam kabinet Pak Presiden.
04:19Meskipun tentu saja berada di luar pemerintahan itu
04:21tidak serta-merta harus mengambil posisi ekstrim sebagai oposisi.
04:25Karena di dalam sistem pemerintahan kita
04:28saya kira sudah berulang kali kami tegaskan
04:30bahwa kita mengandung sistem presidensial
04:32yang tidak membutuhkan konsep koalisi atau oposisi
04:37tetapi di dalam atau di luar pemerintah
04:39itu yang lebih dikenal di dalam tradisi politik kita.
04:42Sama halnya kami juga tidak mengomentari
04:44posisi partai politik lain setelah pil presesai.
04:47Misalnya PKB waktu pil presesai yang lalu kan juga
04:49mendukung calon presiden yang berbeda
04:51bukan Pak Prabowo kan
04:52tapi setelah pemilu selesai
04:55langsung bergabung dengan pemerintah Pak Prabowo
04:57itu kami juga hormati sebagai
04:59keputusan independen masing-masing partai politik
05:01tanpa kalau kami campur-kaburi.
05:03Nah jadi kami rasa posisi kami dari awal jelas
05:06kami tidak aku-aku
05:07hitam putihnya jelas
05:08dan sampai saat ini kami sudah menegaskan
05:11bahwa kami komit dan konsekuen pada sikap politik itu.
05:15Mas Burhan, menurut Anda sendiri
05:18mengapa statement ini dikeluarkan dari PKB
05:21ada apa sebenarnya?
05:24Kenapa harus PKB menurut Anda?
05:27Ya menurut saya begini ya
05:29PKB mengeluarkan pernyataan tersebut
05:32tidak unik berasal dari PKB sendiri
05:35tetapi mungkin ada semacam
05:37perasaan kolektif diantara sebagian
05:41koalisi pendukung pemerintah
05:43yang merasa bahwa
05:46pilih perjuangan di satu sisi masih
05:49menampakkan sikap mendua
05:52sesuatu yang mungkin
05:54mungkin buat PKB atau partai-partai
05:57koalisi pemerintah
05:58itu menyulitkan buat mereka untuk
06:00melakukan mitigasi secara politik.
06:02Tapi buat saya
06:04apa yang dilakukan oleh PD Perjuangan
06:06menurut saya sudah
06:07sesuai dengan porsinya
06:09sebagai partai penyimbang
06:10yang berada di luar pemerintah
06:12kalaupun toh betul statement
06:14yang dikatakan oleh
06:19PKB bahwa Mas Andi Wijayanto
06:22dianggap ikut serta dalam aksi
06:25yang memang fungsi
06:28PD Perjuangan sebagai partai di luar
06:30pemerintahan ya
06:31harus seperti itu
06:33jadi menyuarakan aspirasi
06:34yang dianggap
06:36tidak terwakili oleh
06:38pengambilan keputusan di level eksekutif
06:40bahwa mungkin ada beberapa
06:43elit PD Perjuangan
06:45yang dianggap
06:46masih sweet
06:47terhadap pemerintah
06:49itu kan tidak
06:50menunjukkan bahwa
06:52sikap PD Perjuangan terbelah
06:53oke tapi gini
06:54secara institusional
06:56sebenarnya
06:57sikap PD Perjuangan
06:58sudah sesuai dengan
06:59keputusan
06:59rapat
07:01atau kongres
07:03ataupun rak kernas
07:04ataupun apapun
07:05yang namanya ya
07:05yang sudah diambil oleh
07:07PD Perjuangan
07:07dalam mengambil sikap
07:08dengan pemerintah Pak Prabowo
07:10Mas Buruan
07:11tapi gini
07:11kalau kita lihat
07:13dari komposisinya
07:14saat ini
07:15sebenarnya kan
07:16komposisinya sudah dikuasai
07:17oleh hampir
07:18sebagian besar partai
07:19PDI Perjuangan
07:21hanya sebagian kecilnya
07:22apakah memang
07:23posisi PDI Perjuangan
07:25dalam tanda kutip
07:26begitu menakutkan
07:27menurut Anda?
07:30ya
07:30sebenarnya bukan
07:31secara politik ya
07:32kalau secara politik kan
07:33bagaimanapun
07:35PDI Perjuangan
07:36sangat minoritas
07:37di parlemen
07:38dalam pengertian
07:38dibanding
07:397 partai
07:40pendukung pemerintah
07:41yang total
07:42lebih dari
07:4380%
07:44kekuatan
07:45di parlemen
07:46jadi bukan dari situ
07:47tapi saya lihat
07:48sepertinya
07:50mesej dari PKB
07:51itu berkaitan
07:52dengan
07:52positioning
07:53partai-partai
07:55pemerintah
07:55ataupun PD Perjuangan
07:56di mata publik
07:57jadi dengan
07:58mengatakan
07:59seperti itu
08:01PKB ingin
08:02mengatakan
08:02pada publik
08:03bahwa
08:04PD Perjuangan itu
08:05masih
08:05bermuka dua
08:06tidak all out
08:08jadi dengan demikian
08:10diharapkan
08:11kredibilitas
08:12PD Perjuangan
08:13di mata publik
08:14bisa
08:14terdistorsi
08:16dengan
08:16jadi ini
08:18baca saya
08:19terhadap
08:19motif politik
08:20PKB
08:20karena kalau
08:21misalnya
08:23cuma satu
08:24partai
08:25itu PD Perjuangan
08:26yang paling konsisten
08:27berada di luar
08:28kemudian
08:29situasi
08:30seperti sekarang
08:31itu kan
08:31secara elektoral
08:32mereka yang
08:34tidak terwakili
08:35aspirasinya
08:36oleh pengambilan
08:36keputusan
08:37di level
08:38eksekutif
08:39akan memberikan
08:40limpahan
08:41dukungannya
08:42kepada PD Perjuangan
08:43saja
08:43itu yang
08:44ditakutkan oleh
08:45PKB
08:46bagaimana
08:47Mas Heno
08:48jika memang
08:48ada
08:50dugaan
08:50bisa saja
08:51kenapa
08:52saat ini
08:52PD Perjuangan
08:53seakan
08:54sikapnya
08:55masih mendua
08:56dan apa
08:57yang disampaikan
08:58oleh
08:58PKB sendiri
08:59PD Perjuangan
09:00merasa terganggu
09:01tidak dengan
09:02desakan ini
09:03dia terganggu
09:04sih
09:04enggak
09:05cuma heran
09:05saja
09:06kenapa
09:06kemudian
09:07harus
09:09menyampaikan
09:09itu
09:10di saat ini
09:10karena
09:11saya kira
09:12posisi PD Perjuangan
09:13itu tidak berubah
09:13dari awal
09:15kita bilang
09:15di luar
09:15pemerintahan
09:16di luar
09:17tetapi
09:17bahwa kita
09:17akan mengambil
09:18posisi
09:19sebagai partai
09:20penyeimbang
09:20sudah sangat
09:21clear
09:21alasannya
09:22juga jelas
09:23yaitu
09:24bahwa
09:24di Senayan
09:25itu
09:25mayoritas
09:26partai politik
09:27hari ini
09:27semuanya
09:27sudah ke
09:28pemerintah
09:29maka
09:29perlu ada
09:30yang menjaga
09:30mekanisme
09:31second balance
09:32dan mekanisme
09:33koreksi itu kan
09:34butuh orang
09:34untuk berada di luar
09:35yang dikoreksi
09:36kalau semuanya
09:38di dalam
09:38dan memberikan
09:39yang baik-baik saja
09:40lalu apa arti
09:41dan substansinya
09:42menjadi partai penyeimbang
09:43justru itu kami
09:44kami hari ini
09:44menjadi penyeimbang
09:45itu memberikan kami
09:46kesempatan dan porsi
09:48untuk menilai secara objektif
09:49kalau ada yang perlu
09:50diingatkan
09:51ya kita ingatkan
09:52kalau ada yang perlu
09:52kita dukung
09:53dan support
09:54ya kita support
09:54semudah itu
09:55logika berpikir
09:56dan positioning
09:57BDI Perjuangan
09:58di tengah situasi hari ini
10:00tentu kritik
10:00dan masukan
10:01kepada pemerintah itu
10:02menjadi penting
10:03untuk disuarakan
10:03oleh partai politik
10:04termasuk BDI Perjuangan
10:05sebenarnya
10:06kalau bicara lebih dalam
10:07harusnya PKB juga
10:09dan semua partai politik
10:10lain yang di parlemen
10:11menjalankan
10:11si legislatifnya dong
10:13tapi gini
10:14Mas Seno
10:15kalau ini kan sebenarnya
10:17ada urutannya gitu ya
10:19sebelum disampaikan oleh
10:20Pak Jazilul
10:22dari PKB
10:23kita juga tahu bahwa
10:24ramai diperbincangkan
10:26ada tudingan
10:27BDI Perjuangan
10:28dibalik
10:29aksi-aksi demo
10:30dan juga desakan
10:31termasuk
10:32dibalik
10:33TIO gitu
10:34bagaimana
10:36bagaimana Anda
10:36menjawab ini
10:37karena dituding
10:38sebagai dibalik
10:39kritikan-kritikan yang ada
10:41ya itu tudingan yang
10:43agak salah sasaran
10:44dan asal
10:45mengkambing hitamkan ya
10:46mencari sasaran
10:47paling enak itu kan
10:49mengkaitkan
10:49satu peristiwa
10:50dengan kelompok yang lain
10:51yang untuk dijadikan
10:52menghitam
10:53nah kami tuh
10:53bingung gitu loh
10:54itu kan seperti
10:55mengecilkan
10:56gerakan civil society
10:57yang hari ini tuh
10:58semua informasi
10:59sudah sangat mudah
11:00diterima siapapun
11:01tanpa perlu
11:02dimobilisasi
11:02atau dikompor-kompori
11:03oleh kekuatan manapun
11:04anak-anak muda itu kan
11:06hari ini
11:06habitatnya ada di media sosial
11:08di media masa
11:09mereka punya informasi
11:10soal tata kelola negara
11:12dan lain sebaik
11:12dan sebagainya
11:13kalau mereka melakukan konsolidasi
11:15mereka memberikan kritik
11:16dan lain sebagainya
11:17gak selalu dong
11:18itu harus dikaitkan
11:19dengan misalnya
11:19positioning politik
11:20partai-partai tertentu
11:21termasuk perjuangan
11:22kami bingung juga
11:24kalau selalu dituduh
11:25menjadi aktor intelektual
11:27itu dibalik
11:27semua gerakan civil society
11:29wah ini
11:30ya satu hal
11:31itu kami bingung
11:32hal yang lain
11:33kami juga
11:33merasa
11:34terlepas juga
11:35wah sebesar itu
11:36ternyata ya
11:37pengaruh PCI perjuangan
11:38kami ini
11:39selama ini
11:40kami selama ini
11:41memberikan kritik
11:42secara proporsional
11:43kalau kami juga
11:43gak ini
11:44tapi selalu
11:45duduk-duduk
11:45ya silahkan saja
11:46tapi
11:46mas Burhan
11:47mas Burhan
11:49membacanya bagaimana
11:50apakah ada benang merah
11:52dari coincidence
11:53atau dari
11:54cerita yang saat ini
11:55dari PKB
11:57dan juga sebelumnya
11:58tudingan bahwa
11:58PDI perjuangan
11:59ada dibalik
12:00kritikan
12:01masyarakat
12:02termasuk Tio
12:06begini ya
12:07menurut saya
12:08terlalu menyederhanakan
12:10cara kita
12:12membaca
12:12realitas politik
12:13dengan mengaitkan
12:14intervensi
12:16elit
12:16seolah-olah
12:17masyarakat yang
12:18melakukan protes
12:19mahasiswa yang
12:20melakukan demonstrasi
12:21itu menjadi
12:22seperti
12:22pion yang
12:23mudah digerakkan
12:24oleh elit politik
12:25menurut saya itu
12:26itu sama eksten
12:27agak menghina
12:28kecerdasan masyarakat
12:30dalam menyampaikan
12:31aspirasinya
12:31bahwa
12:33kemungkinan ada
12:35koinsidensi
12:36kepentingan
12:38mungkin saja
12:38tetapi bukan
12:39berarti
12:40koinsidensi
12:41kepentingan
12:42atau afinitas
12:45isu itu
12:47kemudian
12:47diartikan
12:48sebagai
12:48bentuk
12:49subordinasi
12:50elit
12:50kepada
12:50masyarakat
12:52itu terlalu jauh
12:53tetapi
12:54poin saya
12:54kan begini
12:55cara kita
12:56melihatnya
12:56jadi ada
12:57sebagian
12:58elit
12:58internal
12:58koalisi
12:59pemerintah
13:00yang
13:01melihat
13:02posisi
13:03pd perjuangan
13:04itu dianggap
13:05abu-abu
13:05dalam pengertian
13:06ini bacaan saya
13:08terhadap
13:08statement
13:08Pak Jazil
13:09ada
13:10pd perjuangan
13:12yang ada
13:12di
13:13di DPR
13:15yang dianggap
13:16lebih
13:16tanda kutip
13:17sweet
13:18gitu
13:18orang menyebut
13:20dengan istilah
13:20vaksimabuan
13:21itu istilah-istilah
13:22yang muncul
13:23di kalangan
13:23elit ya
13:24yang dianggap
13:25lebih
13:25lebih
13:27tidak berjarak
13:28dengan pemerintah
13:29dengan faksi
13:30di luar
13:32parlemen
13:33dimana pd perjuangan
13:35menurut saya
13:36ya mengacu pada
13:37keputusan
13:40kongres
13:41atau
13:41rapimnas
13:42atau
13:43keputusan
13:43yang sudah
13:45disampaikan
13:46secara formal
13:47oleh Ibu Mega
13:48sebagai ketua umum
13:49nah acuannya
13:50kan ya
13:50yang disampaikan oleh
13:51Ibu Mega dong
13:52bahwa kemudian
13:53elit pd perjuangan
13:55mohon maaf ya
13:55misalnya
13:55seperti Kang Said
13:56di DPR
13:58lebih
13:58bersikap
13:59manis
14:00terhadap pemerintah
14:01mungkin karena
14:01pd perjuangan
14:03di DPR
14:04relasinya dengan
14:05eksekutif
14:06lebih dekat
14:07dibanding
14:08misalnya
14:08vaksi pd perjuangan
14:10yang ada di DPP
14:11misalnya
14:12karena tiap hari kan
14:13DPR berhubungan
14:14dengan pemerintah
14:15pada titik itu
14:16bisa saja
14:17ini semacam
14:18strategi politik
14:20dari pd perjuangan
14:21untuk menampilkan
14:22dua sisi yang
14:23sekilas tampak
14:25berbeda
14:26tetapi
14:27di mata
14:28sebagian elit
14:29internaktif
14:30elit koalisi pendukung
14:31pemerintah
14:32itu dianggap
14:32mendua
14:33jadi padahal
14:34itu ya
14:35sesuatu yang
14:36bisa saja
14:38wajar-wajar saja
14:39karena DPR
14:40sering dihubungan
14:41dengan pemerintah
14:42maka perlu
14:43jaga hubungan
14:44baik dengan pemerintah
14:45sementara
14:46elit
14:47perjuangan di DPP
14:48mungkin relatif
14:49lebih independen
14:50untuk menyuarakan
14:51aspirasinya
14:52sesuai dengan
14:53kepentingan
14:53dan keputusan
14:55yang diambil
14:56oleh ketua umumnya
14:57Mas Heno
14:58kalau dilihat
15:00saat ini
15:00beberapa hari belakangan
15:01banyak aksi
15:02unjuk rasa
15:03kalau tadi
15:04Mas Burhan menyebutkan
15:05apakah ini strategi
15:06dari PDI Perjuangan
15:08melihat
15:08situasi saat ini
15:10bagaimana
15:11Mas Heno
15:12PDI Perjuangan sendiri
15:13melihat situasi
15:15dari banyaknya
15:16aksi demo
15:17singkat saja
15:17ya
15:19Bumega itu
15:19selalu mengajarkan
15:20untuk berpegang
15:21pada konstitusi
15:22dan itu pegangan kami
15:23bukan soal orang
15:24atau fenomena
15:24sehingga kalau kami
15:26melihat ada banyak
15:27anak muda
15:27kelompok masyarakat
15:28yang menyuarakan pendapatnya
15:30itu dilindungi undang-undang
15:31dan ada haknya
15:32untuk mereka
15:32berekspresi
15:33sehingga kami berada
15:34di titik itu
15:35kalau ada kritik
15:36di mana ada api
15:37pasti ada asap
15:38asapnya apa
15:39asapnya permasalahan
15:40yang hari ini
15:41kemudian dipetakan
15:42oleh banyak masyarakat
15:43itu membutuhkan
15:44perhatian serius
15:45dari pemerintah
15:46nah jawaban
15:47untuk menjawab
15:48apa yang menjadi kritik
15:49masyarakat
15:50buat beri perjuangan
15:50rumusnya
15:52selesaikan masalahnya
15:53dengar kritiknya
15:54jangan denial
15:55saya reakin itu
15:56akan kemudian
15:57lebih baik
15:57lebih positif
15:58daripada hantam sana-sini
15:59duduk sana-sini
16:00itu lebih penting
16:00saya kira itu Mbak
16:02baik
16:02terima kasih
16:02Mas Seno Bagaskoro
16:04dan juga Mas Burhanudin Mutadi
16:05sudah berbagi perspektif
16:06dan juga informasi
16:07Mas Seno terima kasih
16:08selamat sore
16:08terima kasih
16:10selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan