KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengkritik Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait serangan militer Israel di Lebanon.
Trump mengatakan pemimpin Israel tersebut terkadang "sedikit terlalu bersemangat" dalam mengambil tindakan militer.
Berbicara dalam KTT G7 di Prancis, Trump menyatakan Israel seharusnya mengambil pendekatan yang "lebih lunak" dan mempertanyakan perlunya serangan yang menyebabkan kerusakan bangunan-bangunan di Beirut.
Presiden AS itu menegaskan bahwa Israel memiliki hak untuk membela diri. Namun, menurutnya, respons Israel terhadap beberapa serangan Hizbullah terkesan tidak proporsional.
Komentar Trump muncul saat ia tengah mendorong implementasi kesepakatan yang dengan Iran. Teheran menyatakan keberhasilan kesepakatan tersebut bergantung pada berakhirnya operasi militer Israel di Lebanon.
Trump juga mengaku merasa "sangat prihatin terhadap Lebanon" dan menggambarkan Beirut sebagai kota yang telah mengalami puluhan tahun konflik dan ketidakstabilan.
Meski menunjukkan meningkatnya frustrasi terhadap Netanyahu, Trump mengatakan dirinya tetap yakin Amerika Serikat dapat membantu mengakhiri konflik tersebut.
Baca Juga Trump Tiba di AS Setelah Hadiri KTT G7 dan Teken Kesepakatan Damai dengan Iran di https://www.kompas.tv/internasional/675631/trump-tiba-di-as-setelah-hadiri-ktt-g7-dan-teken-kesepakatan-damai-dengan-iran
#trump #netanyahu #israel #lebanon
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/675645/presiden-as-trump-kembali-kritik-netanyahu-terkait-serangan-israel-di-lebanon
Komentar