Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Imbas melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, harga bahan bangunan di Sragen, Jawa Tengah, naik sekitar 30 persen.

Pengusaha toko material juga mengaku omzet penjualan mereka menurun drastis hingga 40 persen.

Sejak beberapa hari terakhir, imbas harga rupiah yang sempat melemah, harga bahan bangunan di Desa Bener, Sragen, Jawa Tengah, terkena imbasnya.

Kenaikan tertinggi terjadi pada harga cat tembok, naik 40 ribu hingga 50 ribu, yang sebelumnya dari harga 140 ribu kini menjadi 190 ribu rupiah per galonnya.

Tak hanya itu, kenaikan serupa juga terjadi pada pipa paralon hingga thinner.

Sedangkan untuk harga semen dan besi, naik sekitar 4 ribu rupiah.

Pengusaha toko mengaku omzet penjualan menurun signifikan sekitar 40 persen karena konsumen enggan membeli bahan bangunan saat dolar naik dan menunggu hingga harga jual kembali stabil.

#rupiah #bangunan #sragen

Baca Juga Wali Kota Bandung Yakin Aspirasi Mahasiswa Didengar | INDONESIA UPDATE di https://www.kompas.tv/regional/675638/wali-kota-bandung-yakin-aspirasi-mahasiswa-didengar-indonesia-update



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/675640/rupiah-melemah-harga-bahan-bangunan-kena-imbas-indonesia-update
Transkrip
00:00Sementara itu saudara imbas melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
00:04Harga bahan bangunan di seragen Jawa Tengah naik sekitar 30%.
00:09Pengusaha toko material juga mengaku omset penjualan mereka menurun drastis hingga 10%.
00:17Sejak beberapa hari terakhir imbas harga rupiah yang sempat melemah harga bahan bangunan di desa Bener seragen Jawa Tengah terkena
00:25imbasnya.
00:25Kenaikan tertinggi terjadi pada harga cat tembok naik Rp40.000 hingga Rp50.000 yang sebelumnya dari harga Rp140.000 kini
00:33menjadi Rp190.000 per galonnya.
00:36Tak hanya itu saudara, kenaikan serupa juga terjadi pada pipa paralon hingga thinner.
00:42Sedangkan untuk harga semen dan besi naik sekitar Rp4.000.
00:48Pengusaha toko mengaku omset penjualan menurun signifikan sekitar 40% karena konsumen enggan membeli bahan bangunan saat dolar naik dan
00:57menunggu hingga harga jual kembali stabil.
01:04Untuk saat ini semua item dari bahan plastik atau besi semua kenaikan ya cukup-cukup signifikan ya.
01:16Perkiraan sekitar 30% adalah.
01:19Membeli saat ini hampir turun sekitar 40% lah.
01:27Kemungkinan ya karena ekonomi lagi agak sulit.
01:32Ya sejak ini aja ketidakpastian dengan lo ini mas.
01:36Rupiah mulai turun, anjlok dan sebagainya.
01:40Terus akhirnya agar-agar material juga ikut wajah tinggi.
01:43Ini bikin dapur ya.
01:47Jadi lumayan menambah pengeluaran juga mas ya.
01:50Wah banyak mas.
01:51Banyak ya.
01:52Leput mas.
01:53Tadi nyanggaran segini jadi segini mas.
01:55Oh ya ya.
01:56Minta tolong lah Pak Yadzakty yang di bawah ini.
01:59Mau bikin kayak gini aja.
02:02Anu mas.
02:03Kerasa banget mas.
02:04Minta tolong lah Pak Yadzakty yang di bawah ini.
Komentar

Dianjurkan