Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.

Usai pertemuan itu, JK menuturkan bahwa dirinya membahas investasi sebesar Rp60-70 triliun untuk pengembangan energi hijau dengan Prabowo.

"Kita bicara investasi kira-kira Rp60-Rp70 triliun," ujar JK, dikutip dari ANTARA.

Dalam kesempatan tersebut, JK juga mengaku berdiskusi cukup panjang dengan Presiden Prabowo yang difokuskan pada peningkatan kapasitas energi nasional sebagai bagian dari agenda mewujudkan swasembada energi.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #jusufkalla #greenenergy

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12 Yusuf kala bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis,
00:0811 Juni 2026.
00:11Usai pertemuan itu, JK menuturkan bahwa dirinya membahas investasi sebesar Rp60-70 triliun untuk pengembangan energi hijau dengan Prabowo.
00:19Kita bicara investasi kira-kira Rp60-Rp70 triliun, ujar JK.
00:24Dalam kesempatan tersebut, JK juga mengaku berdiskusi cukup panjang dengan Presiden Prabowo yang difokuskan pada peningkatan kapasitas energi nasional sebagai
00:33bagian dari agenda mewujudkan suasembada energi.
00:35Saat ini kala grup telah membangun pembangkit listrik tenaga air berkapasitas sekitar 1.500 MW dan siap melanjutkan pembangunan tambahan
00:42sebesar 2.000 MW, termasuk pengembangan pembangkit listrik tenaga gas.
00:47JK mengatakan bahwa pihaknya siap untuk mendukung pengembangan proyek energi bersih.
00:51Ia menyebut telah memiliki lokasi dan desain apabila pemerintah ingin membangun PLTA dan PLTG.
00:58Lebih lanjut, ia menyampaikan kebutuhan energi akan terus meningkat seiring target pertumbuhan ekonomi nasional yang dicanangkan pemerintah.
01:05Karena itu, pembangunan infrastruktur energi dinilai menjadi faktor kunci dalam mendukung aktivitas industri dan ekonomi.
01:12Jadi karena kita melihat bahwa untuk pertumbuhan ke negara 5-6 persen, bahkan sampai 8 persen, itu butuh energi luar
01:18biasa banyaknya.
01:19Karena itu, tanpa energi itu, kita akan sulit untuk meningkatkan itu, jelasnya.
Komentar

Dianjurkan