Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Beberapa perilaku anak bisa menjadi pertanda bahwa mereka memperoleh pola asuh atau parenting yang benar dari orangtuanya. Psikolog Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Ratna Yunita Setiyani Subardjo, mengatakan bahwa hal terpenting dalam parenting adalah konsistensi, kehangatan, dan responsif. Dia menekankan, parenting yang benar atau tepat bukan berarti tidak memiliki batas atau tanpa adanya orangtua yang marah sama sekali. “Anak tetap butuh aturan, tapi aturan yang dijelaskan dengan tenang,” terang Ratna kepada Kompas.com, Jumat (29/5/2026).

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #polaasuh #psikolog

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Transkrip
00:00Enam tanda anak mendapat pola asuh yang benar menurut psikolog.
00:03Beberapa perilaku anak bisa menjadi pertanda bahwa mereka memperoleh pola asuh atau parenting yang benar dari orang tuanya.
00:09Psikolog Universitas Aisyah Yogyakarta, Ratna Yunita Setiani Subarjo,
00:14mengatakan bahwa hal terpenting dalam parenting adalah konsistensi, kehangatan, dan responsif.
00:19Dia menekankan, parenting yang benar atau tepat bukan berarti tidak memiliki batas atau tanpa adanya orang tua yang marah sama
00:25sekali.
00:26Anak tetap butuh aturan, tapi aturan yang dijelaskan dengan tenang, terang Ratna Jumat, 29 Mei 2026.
00:33Enam tanda anak dapat pola asuh yang benar.
00:36Ratna menyebutkan bahwa setidaknya ada enam hal yang menjadi tanda anak mendapat pola asuh yang tepat atau benar,
00:42diantaranya, satu, punya empati dasar.
00:45Ratna menerangkan, anak yang mempunyai empati dasar adalah salah satu tanda bahwa mereka memperoleh pola asuh tepat dari orang tuanya.
00:51Menurutnya, anak-anak sekitar usia 3 tahun sudah bisa mengenali perasaan orang lain dan mampu mengungkapkannya.
00:58Bisa bilang, kasihan, temannya sedih, atau refleks menghibur orang lain, papar Ratna.
01:04Dua, bisa ekspresikan emosi tanpa takut dihukum.
01:07Anak dengan parenting yang benar, biasanya mampu mengekspresikan emosinya secara terbuka.
01:13Saat marah, sedih, atau kecewa, mereka berani mengungkapkan perasaannya tanpa takut dihukum.
01:19Bisa dia ungkapkan dengan kata-kata, bukan cuma tantrum atau diam.
01:24B. Ber Ratna
01:243. Bisa bermain mandiri dan mau main bersama
01:29Ratna menyampaikan, anak yang berkembang dengan baik, umumnya mampu bermain secara mandiri.
01:34Selain itu, tanda anak mendapat parenting tepat adalah anak juga mau bermain dan berinteraksi dengan teman-temannya.
01:40Kemampuan itu menunjukkan adanya keseimbangan antara kebutuhan untuk menikmati waktu sendiri dan bersosialisasi dengan orang lain, kata Ratna.
01:484. Berani coba hal baru
01:50Anak yang berani mencoba hal baru meski merasa takut, menunjukkan perkembangan yang positif.
01:56Misal ingin naik perosotan tinggi atau coba makanan baru, ucap Ratna.
02:00Lama nilai, keberanian tersebut dapat menjadi tanda bahwa anak memiliki rasa aman dasar yang terbentuk dari dukungan dan kehadiran orang
02:06tua.
02:085. Rasa ingin tahu tinggi
02:09Anak yang memiliki rasa ingin tahu tinggi biasanya sering bertanya tentang berbagai hal di sekitarnya.
02:15Banyak tanya, kenapa, atau, gimana caranya, ujar Ratna.
02:21Hal tersebut, menurutnya, menunjukkan anak tidak takut pertanyaannya dianggap remeh atau diabaikan oleh orang tua.
02:286. Bernyanyi sendiri dan mengobrol dengan mainan
02:30Ratna mengingatkan bahwa orang tua perlu mendukung ketika anak sering bernyanyi sendiri dan mengobrol dengan mainannya.
02:37Perilaku anak yang suka nyanyi sendiri dan ngobrol sama mainannya itu biasanya tanda yang positif, kata dia.
02:43Berdasarkan sudut pandang psikologi perkembangan, perilaku itu disebut sebagai private speech dan pretend play.
02:50Ketika itu, anak sedang melatih kemampuan untuk mengatur diri sendiri atau self-regulation.
02:55Ratna menilai bahwa anak yang berani melakukan hal itu biasanya merasa aman secara emosional.
03:00Rasa aman itu muncul kalau di rumah dia dapat secure attackman dari orang tua,
03:03didengar, direspons, gak sering dibenta atau diabaikan, terangnya.
Komentar

Dianjurkan