00:00Tak hanya sabu, 969 kartrej etomidet Yakuza, jaringan Malaysia gagal dijual di Riau.
00:08Direkturat Reserse Narkoba, Paul Dario, mengungkap peredaran narkotika lintas negara dengan menyita 6,94 kg sabu dan 969 kartrej etomidet
00:20merek Yakuza yang diduga berasal dari Malaysia.
00:23Barang bukti bernilai hampir 10 miliar rupiah itu diamankan dari seorang kurir berinisial IM di kota Pekanbaru.
00:32Menariknya, selain sabu dalam jumlah besar, polisi juga menemukan hampir 1.000 kartrej Yakuza yang diduga akan dipasarkan di Riau.
00:41Temuan ini menunjukkan tren baru peredaran zat berbahaya yang tidak lagi hanya mengandalkan narkotika konvensional, tetapi juga menyasar pengguna rokok
00:50elektrik atau VAP.
00:51Direkturat Reserse Narkoba, Polda Riau, Kombes Pol Putu Yuda Prawira, mengatakan pengungkapan bermula dari informasi adanya penyelundupan narkotika dari negara
01:02jiran menuju Riau melalui jalur laut.
01:05Tim Ditres Narkoba kemudian melakukan penyelidikan di wilayah Bengkalis dan berkoordinasi dengan Beacukai Bengkalis untuk memantau perairan teluk latak yang
01:14diduga menjadi salah satu pintu masuk barang haram tersebut.
01:18Setelah melakukan pendalaman, polisi memperoleh informasi bahwa target telah bergerak menuju pekan baru.
01:25Tim kemudian melakukan pengintaian hingga akhirnya menangkap IM di kawasan salah satu hotel di Jalan Imam Munandar.
01:32Dari dalam mobil yang digunakan tersangka ditemukan tujuh bungkus besar sabu dengan berat sekitar 6,94 kilogram dan 969 kartridge
01:43Atomidate merek Yakuza.
01:45Kata Kombes Putu, Selasa, 9 Juni tahun 2026.
01:51Pol Dario memperkirakan pengungkapan ini telah menyelamatkan sekitar 35.680 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
02:01Nilai ekonomis seluruh barang bukti yang diamankan ditaksir mencapai 9,84 miliar rupiah.
02:07Dari hasil pemeriksaan, tersangka IM mengaku hanya bertugas sebagai kurir.
02:14Ia menerima perintah dari seseorang bernama Longcu yang diduga menjadi pengendali jaringan dan kini masih dalam pengejaran.
02:22IM mengaku sudah tiga kali menjalankan tugas serupa.
02:26Pada dua pengiriman sebelumnya, ia menerima upah masing-masing 2 juta rupiah.
02:31Sedangkan untuk pengiriman terakhir yang digagalkan polisi, ia belum sempat menerima bayaran.
02:37Saat ini di Tres Narkoba, Pol Dario masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jalur masuk barang,
02:43tujuan peredaran, serta memburu pihak lain yang terlibat dalam jaringan penyelundupan narkotika dan Atomidate lintas negara tersebut.
Komentar