00:00Mengapa perempuan hidup lebih lama daripada laki-laki?
00:02Perempuan secara global rata-rata hidup sekitar 5 tahun lebih lama dibandingkan laki-laki.
00:07Menurut para ilmuwan, perbedaan ini dipengaruhi kombinasi faktor biologis, perilaku, sosial, dan evolusi.
00:15Direktur Oxford Institute of Population Aging, Sarah Harper,
00:19menjelaskan bahwa laki-laki lebih sering menjalani gaya hidup berisiko,
00:22seperti merokok, konsumsi alkohol, pola makan kurang sehat,
00:26enggan memeriksakan kesehatan, serta lebih banyak bekerja di sektor berbahaya.
00:30Tingkat kematian akibat kecelakaan, kekerasan, pembunuhan, dan bunuh diri juga lebih tinggi pada laki-laki.
00:37Dari sisi biologis, hormon estrogen pada perempuan memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit,
00:41membantu menjaga kesehatan jantung, otak, tulang,
00:45serta berperan sebagai antioksidan yang memperlambat proses penuaan.
00:49Sebaliknya, testosteron pada laki-laki dikaitkan dengan kecenderungan perilaku berisiko
00:54dan diduga memiliki dampak yang kurang menguntungkan bagi kesehatan jangka panjang.
00:57Penelitian juga menunjukkan faktor genetik berperan.
01:01Pada mamalia, betina memiliki dua kromosom X yang dapat saling mengimbangi jika terjadi mutasi,
01:06sedangkan jantan hanya memiliki satu kromosom X.
01:10Kondisi ini diduga memberi keuntungan bagi betina dalam hal ketahanan hidup.
01:13Peneliti dari Max Plan Institute for Evolutionary Anthropology, Johanna Steyr,
01:18menemukan bahwa perbedaan usia harapan hidup juga dipengaruhi sistem perkawinan pada hewan.
01:22Pada spesies monogami, kesenjangan usia antara jantan dan betina relatif kecil.
01:28Sementara pada spesies non-monogami seperti singa dan gorila, perbedaannya jauh lebih besar.
01:33Selain itu, para ilmuwan menilai betina pada banyak spesies berevolusi
01:36untuk memiliki usia lebih panjang karena berperan dalam merawat keturunan hingga dewasa.
01:41Kemampuan bertahan hidup lebih lama dinilai memberikan keuntungan bagi kelangsungan generasi berikutnya.
01:46Meski demikian, umur panjang tidak selalu berarti lebih sehat.
01:50Penelitian menunjukkan perempuan lebih sering mengalami penyakit yang tidak mematikan,
01:54seperti nyeri punggung, depresi, dan sakit kepala.
01:58Sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat juga dapat meningkatkan risiko penyakit inflamasi tertentu.
02:04Para ahli menegaskan bahwa faktor biologis bukanlah penentu tunggal usia seseorang.
02:08Pola makan sehat, olahraga teratur, tidur yang cukup,
02:11serta kemampuan mengelola stres tetap menjadi kunci utama untuk meningkatkan kualitas hidup
02:15dan memperpanjang harapan hidup, baik bagi perempuan maupun laki-laki.
Komentar