Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika berdampak pada mahalnya barang elektronik di sejumlah daerah. Dampak dari mahalnya harga barang elektronik itu, pedagang mengeluhkan omzet penjualan yang menurun drastis.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang terus melemah membuat sektor penjualan elektronik mengalami penurunan.

Di salah satu pusat perbelanjaan elektronik di kawasan pusat Kota Garut, Jawa Barat ini, barang elektronik seperti televisi, mesin cuci, speaker aktif, kulkas, kamera, laptop, termasuk handphone, harganya melonjak hingga 30 persen dari harga sebelumnya.

Pengelola toko terpaksa menawarkan dengan sistem kredit. Tidak hanya omzet yang menurun, konsumen pun terpaksa membeli barang dengan spesifikasi seadanya.

Kenaikan harga barang elektronik juga terpantau di Kota Malang, Jawa Timur. Kenaikan tertinggi pada bulan Juni mencapai 20 persen.

Harga barang seperti TV dan kulkas misalnya, yang sebelumnya Rp1,6 juta kini naik menjadi Rp1,8 juta.

Kenaikan harga jual ini, menurut penjual, sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat.

Dalam beberapa pekan terakhir, penjualan turun hingga 40 persen. Selain itu, dengan naiknya harga barang elektronik, pemilik toko harus menambah modal untuk menambah stok di toko.

Penjual barang-barang elektronik berharap ada langkah dari pemerintah agar nilai tukar rupiah terhadap dolar tidak semakin lemah sehingga harga produk elektronik bisa kembali normal.

#rupiah #elektronik #hargaelektronik

Baca Juga Respons Warga Soal Naiknya Harga Pertamax | SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/nasional/673998/respons-warga-soal-naiknya-harga-pertamax-sapa-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/674000/dampak-rupiah-melemah-harga-barang-elektronik-naik-hingga-30-persen-sapa-siang
Transkrip
00:00Nah saudara, yang juga jadi sorotan di Sapa Indonesia hari ini soal melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika berdampak
00:06pada mahalnya barang elektronik di sejumlah daerah.
00:10Dampak dari mahalnya harga barang elektronik itu, pedagang mengeluhkan omset penjualan yang menurun drastis.
00:19Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang terus melemah membuat sektor penjualan elektronik mengalami penurunan.
00:25Di salah satu pusat perbelanjaan elektronik di kawasan pusat kota Garut, Jawa Barat ini, barang elektronik seperti televisi, mesin cuci,
00:33speaker aktif, kulkas, kamera, laptop termasuk handphone harganya melonjak hingga 30% dari harga sebelumnya.
00:41Pengelola toko terpaksa menawarkan dengan sistem kredit. Tidak hanya omset yang menurun, konsumen pun terpaksa membeli barang dengan spesifikasi seadanya.
00:49Produk elektronik yang lainnya yang memang kerasanya itu kenaikan range harganya itu cukup begitu kerasa.
00:58Itu kenaikan harga itu di range 30-40%.
01:02Yang paling menonjol dari ginisa apa?
01:04Yang paling menonjol justru saat ini itu di kategori smartphone ya, sama IT.
01:11Kenaikan harga barang elektronik juga terpantau di kota Maleng, Jawa Timur.
01:15Kenaikan tertinggi pada bulan Juni hingga mencapai 20%.
01:19Harga barang seperti TV, kulkas misalnya, sebelumnya 1,6 juta rupiah, kini naik menjadi 1,8 juta rupiah.
01:28Kenaikan harga jual ini menurut penjual sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat.
01:33Dalam beberapa pekan terakhir penjualan turun hingga 40%.
01:36Selain itu, dengan naiknya barang elektronik, pemilik toko harus menambah modal untuk menambah stok di toko.
01:43Dampak kenaikan dolar ini ya kami sangat rasakan, sampai dengan hari ini rata-rata penurunan biasa sampai 30-40%.
01:56Penurunan apa itu Pak? Penjualan.
01:58Karena harga naik 5-20% per item.
02:04Penjual barang elektronik berharap ada langkah dari pemerintah agar nilai tukar rupiah terhadap dolar
02:09tidak semakin lemah agar produk elektronik bisa kembali normal.
02:13Tim Meliputan Kompas TV
02:16Tim Meliputan Kompas TV
Komentar

Dianjurkan