Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mencatat jumlah perokok aktif di Indonesia kini telah menembus angka 70 juta orang, yang mana 7,4 persen di antaranya berumur 10 s.d 18 tahun.

Hal ini disampaikan Koordinator Pengendalian Penyakit Terkait Tembakau Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Benget Saragih dalam peluncuran kampanye #SehatTanpaRokok di Jakarta pada Rabu, 3 Juni 2026.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #kemenkesri #perokokaktif #bahayamerokok

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kemenkes RI, mencatat jumlah perokok aktif di Indonesia kini telah menembus angka 70 juta orang,
00:10yang mana 7,4 persen di antaranya berumur 10 sampai dengan 18 tahun.
00:17Hal ini disampaikan Koordinator Pengendalian Penyakit Terkait Tembakau Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,
00:24Benget Saragih dalam peluncuran kampanye sehat tanpa rokok di Jakarta pada Rabu.
00:303 Juni 2026
00:32Karena yang sudah tua akan berhenti di usia 50 tahun karena sakit atau meninggal.
00:39Jadi, mereka harus mencari perokok pemula, kata Benget Sabtu 6 Juni 2026.
00:47Menurutnya, banyak rokok, termasuk rokok elektrik yang dijual dengan kemasan yang menarik untuk anak-anak.
00:54Ditambah dengan cairan atau liquid, berbagai rasa yang banyak diminati anak.
01:00Benget yakin bahwa kemasan dan rasa yang beragam adalah upaya menarik minat anak-anak, bukan orang yang sudah lama merokok.
01:08Sebab perokok dewasa cenderung tidak terlalu memikirkan hal-hal tersebut ketika hendak merokok.
01:14Dia mengingatkan bahwa penyakit akibat rokok tidak muncul begitu saja.
01:19Butuh 10 hingga 20 tahun, hingga dampak buruknya terlihat.
01:25Jadi, pada saat dia usia 30 atau 40 tahun, usia produktif, barulah mereka mengantre di rumah sakit.
01:33Sehingga, masa depan generasi muda, bisa kita lihat ke depan apa yang terjadi di Indonesia kalau tidak ada penanggulangan, ujarnya.
01:42Ancaman ini kian nyata bagi anak-anak yang hidup bersama orang tua perokok.
01:47Mereka dapat menjadi perokok pasif dan perokok ketiga,
01:51akibat menghirup residu racun rokok yang menempel di pakaian, kulit, hingga perabotan rumah.
01:57Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan