00:07Intro
00:12Bahwa pada hari ini, Rabu, tanggal 3 Juni 2026, berdasarkan surat perintah Direktur Pendidikan,
00:20tanggal 29 Mei 2026, Perihal Penyidikan Perkara Dugaan Tindak Bidana Korupsi Tata Kelola Program Makan Berkisi Gratis atau MPG
00:32pada Badan Kisi Nasional tahun 2025 sampai dengan tahun 2026.
00:37Tim penyidik pada Jambicus telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi,
00:42diantaranya adalah 3 orang saksi yaitu atas nama Saudara D.H. selaku Kepala Badan Kisi Nasional periode bulan Agustus 2024
00:52sampai dengan 2 Juni 2026,
00:55Saudara S.S. selaku Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Kisi periode 17 September 2025 sampai dengan 2 Juni 2026,
01:07dan Saudara L.P. selaku Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Bidang Pengembangan Organisasi dan Hubungan Kelembagaan periode 22 Oktober 2024
01:19sampai dengan 2 Juni 2026.
01:22Bahwa setelah melalui serangkaian pemeriksaan tersebut, Saudara D.H., Saudara S.S., dan Saudara L.P. sebagai saksi,
01:33dan berdasarkan 2 alat bukti yang cukup yang diperoleh tim penyidik,
01:40maka tim penyidik menetapkan Saudara D.H. selaku Kepala Badan Kisi Nasional,
01:48Saudara S.S. selaku Wakil Kepala Badan Kisi Nasional Bidang Operasional Pemenuhan Kisi,
01:53dan Saudara L.P. selaku Wakil Kepala BGN Bidang Pengembangan Organisasi dan Hubungan Kelembagaan sebagai tersangka.
02:02Dalam penyidikan, dugaan rendah-rendah korupsi, tata kelola, program makanan berkisi gratis pada Badan Kisi Nasional tahun 2025 sampai dengan
02:12tahun 2026.
02:15Dengan kasus posisi singkatnya adalah sebagai berikut.
02:19Bahwa sejak tanggal 6 Januari 2025,
02:23pemerintah telah melaksanakan program MBG Makan Berkisi Gratis atau Disikat MBG,
02:28yang merupakan program prioritas nasional yang diselenggarakan melalui Badan Kisi Nasional
02:33dalam bentuk pemberian makan berkisi secara gratis dengan tujuan pemenuhan angka kecukupan kisi atau AGG,
02:41anak sekolah, dengan total anggaran tahun 2025 sebesar Rp85,27 triliun,
02:48dan tahun 2026 sebesar Rp268 triliun yang bersumber dari ABBN.
02:55Bahwa program MBG tersebut seharusnya dikelola oleh yayasan-yayasan pada setiap sekolah.
03:01Namun pada faktanya, yayasan-yayasan ditunjuk sebagai mitra SPPG merupakan yayasan yang dijadikan sarana
03:10untuk kejahatan dan terafiliasi dengan pejabat atau pegawai BGN
03:15yang tidak memiliki syarat untuk menjadi mitra SPPG.
03:20Namun tetap ditunjuk dengan cara dilakukan pengaturan verifikasi pada portal mitra BGN
03:27dengan adanya atensi dari pesangka.
03:31Dan yayasan-yayasan tersebut mendapatkan insentif miliaran rupiah setiap hari.
03:45Dan yayasan-yayasan tersebut terafiliasi diantara yang dimiliki oleh saudara DH, saudara SS, dan saudara LP.
03:54Bahwa selain menggunakan yayasan yang terafiliasi tersebut, saudara DH bersama-sama dengan saudara SS dan saudara LP
03:59dalam melakukan proses pengadaan baik barang dan jasa di BGN secara melawan hukum,
04:06melakukan intervensi kepada BPK,
04:08sehingga dalam penyusunan ke-AK, pengadaan barang dan jasa pada BGN
04:13yang tidak disusun sesuai kebutuhan real di lapangan dan adanya mark-up harga pengadaan.
04:20Sehingga terjadi perugian yang tidak mendukung operasional pelaksanaan BPK.
04:28Di antaranya,
04:29satu, pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit
04:35dengan total pengadaan sebesar sekitar 1 triliun rupiah,
04:40pengadaan 32.000 pasang sepatu yang tidak sesuai kebutuhan dan adanya mark-up,
04:45pengadaan tablet sebanyak 31.000 sekian yang tidak sesuai kebutuhan dan adanya mark-up,
04:52dan pengadaan televisi 75 inch sebanyak 5.400 unit
04:56yang tidak sesuai kebutuhan dan adanya mark-up harga.
05:00Bahwa terhadap perkara tersebut telah melakibatkan kerugian keuangan negara.
05:06Para tersangka disangka melanggar pasal 603 dan 604
05:10yungter pasal 20 undang-undang
05:13undang-undang nomor 1 tahun 2023
05:21tentang KUHP.
05:23Bahwa para tersangka sebut saat ini dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan
05:27di Rutan Salimba Cabang Kejahatan Agung
05:29dan Rutan Salimba Cabang Kejahatan Negeri Jakarta Selatan.
05:34Demikian kami sampaikan.
05:35Terima kasih.
06:03Keputusan Bapak Presiden selama melakukan evaluasi terhadap kinerja.
06:09Bapak Presiden selama 20.000
06:11akan berkurang karena ada pemotongan hari segala macam.
06:15Jadi akan berkurang di bawah itu sedikit.
06:17Kalau ini pengalaman dari Bementu gimana Pak?
06:21Ya kita lihat aja, kita cek harganya seperti apa.
06:24Dan mungkin salah satu laporan juga dari kita asalnya kan.
06:27Bukan dari kita aja ya.
06:29BPPKT meriksa, penjagaan meriksa, semuanya meriksa, mengecek.
06:35Jadi kita tukar-tukar data lah.
06:37Tapi saya juga sebetulnya hari ini, saat ini, sebetulnya saya sedih.
06:49Saya tidak bisa tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih.
06:56Karena
07:00Saya terpaksa mengganti
07:07Orang-orang yang saya
07:09Sebenarnya saya sayangi
07:12Orang yang saya
07:17Percaya
07:20Orang yang saya
07:22Berikan tugas
07:24Untuk negara yang sangat berat
07:25Saya tidak mau banyak komentar
07:28Karena
07:31Mereka-mereka ini
07:33Menghadapi masalah
07:37Penyelidikan hukum
07:39Karena itu saya tidak boleh
07:41Banyak komentar
07:42Nanti seolah saya
07:44Mempengaruhi
07:45Tapi yang jelas
07:47Mengganti mereka itu
07:49Tidak ringan bagi saya
07:51Tapi
07:56Saya ingat
07:58Kata-kata
07:59Almarhum
08:00Ayahanda saya
08:02Profesor Sumitro
08:04Pernah mengatakan kepada saya
08:07Prabowo
08:07Kalau suatu saat kau dalam keadaan
08:12Bingung
08:13Atau keadaan ragu-ragu
08:14Ingat
08:17Berfihaklah
08:18Selalu
08:19Kepada rakyatmu
08:29Jadi memang
08:31Sudah beberapa saat
08:32Saya mendapat laporan
08:34Ada
08:36Kekurangan-kekurangan
08:38Ada
08:39Kejanggalan-kejanggalan
08:40Ada
08:42Indikasi-indikasi
08:43Penyelewengan
08:45Penyelewengan
08:46Dari pimpinan
08:50Dalam setiap organisasi
08:54Selalu
08:56Pengaruh pimpinan
08:57Sangat
08:58Sangat
08:58Besar
08:59Pemimpin baik
09:01Organisasi baik
09:02Pemimpin
09:04Tidak baik
09:06Organisasi tidak baik
09:07Apalagi pemimpin
09:10Tidak benar
09:12Tidak
09:15Kompeten
09:16Atau tidak
09:17Jujur
09:18Jadi
09:19Saudara
09:19Waktu
09:20Saya mendapat laporan-laporan itu
09:24Saya panggil
09:28Kepala
09:32BPKP
09:33Badan Pemeriksa
09:34Keuangan Pemerintah
09:36Dan juga
09:37Kepala
09:39PPATK
09:40Dan
09:42Saya panggil
09:43Berapa pejabat lain
09:43Saya tanya
09:44Tolong
09:45Saya mendapat laporan
09:47Tentang BGN
09:48BGN ini
09:49Suatu
09:52Program yang sangat-sangat
09:54Penting
09:56Bagi bangsa dan negara
09:58Menyangkut
09:59Rakyat kita yang sedang
10:03Perlu
10:06Bantuan
10:07Affirmative
10:08Bantuan
10:09Berfihak
10:10Dan semua negara
10:12Yang maju
10:13Yang saya lihat
10:15Negara-negara yang maju
10:17Menggunakan
10:19Makan
10:20Untuk anak-anak sekolah
10:22Untuk
10:24Mengurangi
10:25Kemiskinan
10:26Untuk
10:27Memperbaiki
10:28Fisik
10:30Dan
10:31Kecerdasan
10:32Generasi-generasi
10:34Yang
10:34Penerus
10:36Jadi program ini
10:38Adalah sangat penting
10:39Yang terjadi
10:41Di badan Gizi
10:42Nasional
10:43Kita tahu bersama
10:44Itulah yang saya
10:46Maskut
10:47Perbaiki
10:49Tata
10:49Kelola
10:50Saya sejak awal
10:51Bolak-balik
10:52Menyatakan
10:53Kelemahan
10:54BGN
10:55Sebagai prioritas
10:56Yang menjadi andalan
10:58Bapak Presiden
10:59Adalah pada
11:00Aspek
11:01Tata
11:01Kelolanya
11:02Dan fokus
11:04Kepada
11:06Makan
11:07Bergizi
11:08Gratis
11:09Bukan
11:10Fokus
11:10Kepada
11:11Insentif
11:12Fokus
11:12Pada
11:13Sepeda
11:13Motor
11:14Fokus
11:14Pada
11:15Ipad
11:16Itu tidak
11:17Ada hubungan
11:17Sama sekali
11:23Menemani pagi Anda
11:24Dengan informasi terbaru
11:26Satu langkah lebih dekat
11:27Satu langkah lebih menjerahkan
11:30Saksikan
11:30Kompas Pagi
11:31Di Kompas TV
11:32Channel 11
11:33Di Televisi Anda
11:36Sampai variations
11:36Sampai
11:36Siapa
11:36Sampai
11:36Sampai
11:37Sampai
Komentar