00:00Saudara untuk meminimalisir tingkat pelanggaran lalu lintas di jalan raya,
00:05Polda Jawa Tengah akan menggelar operasi Patu Candi 2026 yang dimulai pada 8 Juni mendatang.
00:13Operasi Patu Candi 2026 yang akan dikelar pada Senin 8 Juni 2026,
00:18Polda Jawa Tengah bersama dengan Polres Jajaran akan melaksanakan operasi secara serentak di semua wilayah di Jawa Tengah.
00:26Operasi ini bertujuan menurunkan angka kecelakaan lalu lintas beserta fatalitas korbannya,
00:32sekaligus mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi masyarakat.
00:43Operasi Patu Candi 2026 yang digelar selama 14 hari ini akan dilaksanakan melalui pendekatan preemptif sebesar 20%,
00:52Preventif 30% dan Represif atau Penegakan Hukum sebesar 50%.
00:59Ada pun penindakan dilakukan dengan komposisi 60% melalui Electronic Traffic Law Enforcement atau ETHLE,
01:0730% tilang manual terhadap pelanggaran tertentu,
01:11serta 10% teguran simpatik dan edukatif kepada masyarakat.
01:17Untuk daftar pelanggaran yang menjadi prioritas penegakan yaitu melanggar marka jalan serta menerobos traffic light,
01:25balap liar, melawan arus, tidak memakai helm,
01:28serta plat nomor kendaraan yang dimodifikasi dan berkendara dalam pengaruh miras.
01:34Melaksanakan operasi serempak dengan sasaran pelanggar lalu lintas,
01:45persentase yang kita laksanakan sesuai penunjuk dari Satuan Atas adalah
01:5050% penegakan hukum, preventif 30% dan preemptif 20%.
01:58Di dalam penegakan hukum yang 50% itu juga terbagi menggunakan ETHLE dan juga penindakan manual di lapangan,
02:11termasuk teguran tertulis.
02:12Ini kita imbaw kepada masyarakat untuk tertib dalam merului lintas.
02:21Pelaksanaan operasi dilakukan secara sinergis bersama pemangku kepentingan terkait
02:27dengan mengedepankan kegiatan edukatif, persuasif dan humanis yang dirukung
02:32dengan penegakan hukum lalu lintas secara elektronik maupun konvensional.
02:37Operasi Patu Candi yang dikelar selama 14 hari ini diharapkan dapat mendisiplinkan
02:42masyarakat untuk tertib berkendara di jalan raya.
02:45Heri Widodo, Kompas TV, Semarang, Jawa Tengah
02:51Kita bahas lebih lanjut soal operasi Patu Candi 2026,
02:59bangun budaya tertib berlalu lintas bersama Dirlantas, Polda, Jawa Tengah,
03:04Kombes Pratama Adiyasastra.
03:07Selamat pagi Pak Pratama.
03:10Selamat pagi.
03:11Ini tanggal 8 akan dimulai ada operasi Patu 2026.
03:16Nah ini tujuannya dan goalnya sebenarnya seperti apa Pak?
03:19Baik, kami jelaskan bahwa pelaksanannya akan kita laksanakan mulai tanggal 8 sampai dengan tanggal 21 bulan ini, bulan Juni.
03:30Di mana tanggal 2 kita sudah akan melaksanakan latperaob yang sudah kita lakukan beberapa hari yang lalu, sampai dengan tanggal
03:383.
03:39Kemudian di tanggal 8 kita akan memulai melaksanakan gelar pelpasukan yang akan kita laksanakan secara serentak,
03:47baik di Polda ataupun di poros-poros jajaran.
03:49Kemudian ini berlangsung sampai dengan tanggal 21.
03:52Dan kemudian di tanggal 22 dan 23 kita akan melaksanakan pembulatan air daripada pelaksanaan kegiatan ini.
03:57Jadi kegiatan operasi ini di Jawa Tengah ini meliputi daerah operasi seluruh wilayah di 35 poros jajaran di wilayah Polda
04:08Jawa Tengah.
04:09Kemudian waktu operasi tadi seperti saya sampaikan selama 14 hari dari tanggal 8 sampai dengan tanggal 21 Juni 2026.
04:19Kemudian kita akan melaksanakan kegiatan, ini 20% kita akan melaksanakan kegiatan preemptif,
04:29kemudian 30%nya kita laksanakan secara preventif,
04:32serta kita juga akan melaksanakan kegiatan preemptif sebanyak 50% tindakan kepolisian,
04:39baik itu melalui tilang, melalui teguran, dan juga kegiatan-kegiatan yang memberikan peringatan kepada para pengembudi kendaraan
04:47untuk bisa tertib dan patuh berolintas.
04:50Tentunya tema daripada kegiatan ini adalah
04:52terwujudnya keamanan keselamatan ketertiban dan pelancaran berolintas
04:57yang aman, nyaman, dan selamat untuk menjelang pelaksanaan kegiatan operasi yang ke depan,
05:03sama operasi ketupat yang akan kita hadapi ke depan.
05:06Kemudian juga tujuan daripada sasaran operasi tentunya,
05:10pertama adalah menurunkan jumlah kejadian dan fatalitas korban lakalantas,
05:17baik itu fatalitas korban meninggal, korban luka berat dan luka ringan,
05:21juga kemudian terciptanya keamanan, keselamatan, dan ketertiban pelaurintas yang aman,
05:28nyaman, dan selamat bagi warga di wilayah Jawa Tengah.
05:32Kemudian sasaran daripada operasi ini meliputi segala bentuk potensi gangguan,
05:37ambang gangguan, dan gangguan nyata yang berpotensi menyebabkan
05:42baik itu kemacetan, pelanggaran, kemudian juga yang utama adalah kecelakaan,
05:49baik sebelum, sesaat, maupun pasca pelaksanaan, nanti akan dilaksanakan hari ini.
05:55Bayangkara, kemudian target yang kita prioritaskan,
05:59tentunya meningkatkan kedisiplinan dan budaya tertib berlalu lintas
06:03di kalangan masyarakat, sekaligus menekan angka pelanggaran
06:07yang tentunya akan berpotensi menjadi kecelakaan.
06:11Mungkin demikian, Pak.
06:12Tentu ingin harapannya adalah masyarakat lebih tertib dalam berlalu lintas.
06:16Tapi kita tahu juga, Pak, ada pantauan tilang etleh.
06:20Nah, apakah ini juga akan paralel dengan operasi candi ini, Pak?
06:25Iya, betul sekali.
06:27Kita sudah menggelar beberapa titik poin,
06:32baik itu secara statis,
06:34juga ada envelope yang dibawa oleh petugas.
06:38Ini operasi ini tentunya akan bertujuan untuk memberikan efek jerak
06:45atau pembelajaran kepada masyarakat supaya tertib.
06:51Dan harapan kita dengan tilang ini,
06:54ini bisa menekan angka pelanggaran dan tentunya angka kecelakaan
06:58yang akan terjadi di wilayah poda Jawa Tengah.
07:01Dan ini kita laksanakan di seluruh pores,
07:04di 35 pores yang ada di wilayah Jawa Tengah.
07:06Dan ini kita laksanakan secara serentak.
07:08Dan mudah-mudahan dengan pelaksanaan kegiatan operasi patuh ini
07:12bisa menjadikan cipta kondisi kita
07:14untuk masyarakat yang lebih tertib,
07:17lebih aman, dan selamat dalam berlalu lintas.
07:21Demikian, Pak.
07:22Pak, pelanggaran apa saja yang paling sering ditangani
07:25oleh polda Jawa Tengah, Pak?
07:28Ya, banyak beberapa pelanggaran yang kita lihat
07:32tentunya adalah pelanggaran-pelanggaran kasat mata.
07:35Saat ini yang sering kita lihat,
07:37ini adalah tidak menggunakan plat nomor,
07:40tidak menggunakan helm,
07:42kemudian juga pelanggaran-pelanggaran kasat mata
07:44yang bisa berpotensi terjadi kecelakaan.
07:49Ini yang paling utama.
07:51Ada 11 kategori pelanggaran yang kita titiberatkan.
07:55Pertama adalah tidak menggunakan selfie bed.
07:58Yang sedang menggunakan HP pada saat mengemudi,
08:02baik itu kendaraan roda 2 ataupun roda 4.
08:05Kemudian yang sering kita lihat,
08:06kadang-kadang karena terburu-buru,
08:08ini melanggar marka atau rambu lau lintas,
08:10nah ini juga sangat berbahaya.
08:12Kemudian menerobos lampu merah,
08:14ini yang sering kita benar-benar kita atensi.
08:19Kemudian melebihi batas kecepatan di dalam kota
08:22yang harusnya tidak melebihi daripada kecepatan 40 km per jam.
08:26Kemudian kendaraan yang melawan arus,
08:29tidak menggunakan helm bagi pengendara motor,
08:31ataupun penumpang.
08:33Dan mungkin ada juga yang mengendarakan kendaraan
08:35yang tidak sesuai dengan penuntukannya,
08:37melebihi daripada jumlah kapasitas,
08:40yaitu bojeng bertiga.
08:42Kemudian kendaraan tidak menggunakan plat nomor sesuai aturan.
08:46Nah ini yang sering mungkin karena ada
08:49capture-an atlet ini sering ditutup atau bahkan sengaja dilepas.
08:53Nah ini nanti akan kita tertipkan.
08:55Kemudian kendaraan yang menerobos jalur-jalur tertentu.
08:59Kalau di kita tidak ada busway ya,
09:00tapi ada jalur-jalur tertentu yang tidak boleh dilewati oleh kendaraan.
09:04Misalnya juga kendaraan melawan arah,
09:07tadi saya sampaikan.
09:07Kemudian juga kendaraan yang besar yang melebihi daripada kapasitas
09:10yang masuk di ruas-ruas jalan yang tidak sesuai dengan kelas jalannya.
09:15Kemudian kendaraan yang parking tidak sesuai tempatnya.
09:18Kadang-kadang ini trotuar kita yang harusnya kita gunakan
09:21sebagai tempat pemakai jalan,
09:23tempat orang beredukasi, olahraga,
09:25ini digunakan tempat parkir dan lain-lain.
09:27Juga digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang lain,
09:31nanti juga akan kita koordinasikan dengan Satpol PP,
09:33sehingga tempat daripada trotuar itu bisa digunakan untuk pemakai jalan.
09:36Sehingga bisa berkeselamatan.
09:39Kemudian juga ada pelanggaran yang kita laksanakan yang tidak menggunakan ad-lay
09:43atau kita masih menggunakan pelanggaran-pelanggaran menilang dengan tilang manual,
09:47walaupun persentasenya tidak sebanyak yang ad-lay.
09:50Ini terutama pelanggaran melawan arus.
09:52Ini karena kasat mata dan memang harus kita tindak secara langsung.
09:56Kemudian pelanggaran tidak menggunakan helm,
09:59kemudian berboncengan lebih dari satu orang,
10:01tapi seperti saya sampaikan,
10:02ini kadang-kadang kapasitasnya harus untuk satu orang,
10:05dia muat menjadi tiga atau bahkan ada juga empat.
10:08Kemudian kendaraan yang tidak menggunakan TNKB,
10:11nah ini sering masih kita dapatkan seperti tadi saya kampaikan,
10:14Mbak, mungkin karena takut tercapture ad-lay,
10:16sehingga itu TNKB-nya dicopot sengaja atau mungkin ditutup yang tidak sesuai.
10:23Bahkan ada juga yang tidak menggunakan sesuai dengan peruntukan yang mungkin nomor yang lain
10:27atau bahkan mungkin kita katakan nomor palsu.
10:29Kemudian yang menggunakan kenalpot tidak sesuai standar,
10:33emisi gas buang,
10:35atau sering istilah kita katakan kenalpot brong gitu ya.
10:38Kemudian juga kendaraan bermotor yang tidak sesuai spesifikasi kelengkapan berkendaraan
10:43atau merubah bentuk daripada posisi kendaraan tersebut.
10:45Tentunya ini akan berbahaya apabila di kendaraan,
10:48baik untuk pengemudi ataupun pengendaraan yang lain yang ada di sekitarnya.
10:53Mungkin demikian, Mbak, yang bisa kami sampaikan.
10:55Sejumlah pelanggaran memang sering kerap terjadi di wilayah Jawa Tengah.
11:00Ini diharapkan juga masyarakat bisa lebih disiplin.
11:03Baik, terima kasih Bapak Dirlantas Polda, Jawa Tengah.
11:07Bapak Pratama Adia Sastratlah bergabung di Jurnal Lusantara.
11:11Sehat selalu, Bapak.
11:14Terima kasih. Selamat pagi, Mbak.
11:15Terima kasih.
11:16Terima kasih.
Komentar