Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Usai 3 eks pimpinan Badan Gizi Nasional ditahan, Kejaksaan Agung tak menutup kemungkinan adanya tersangka lain, dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG.

Rangkaian penyidikan masih dilakukan, untuk menguatkan perkara dugaan korupsi tata kelola MBG di Badan Gizi Nasional.

3 orang tersangka sudah ditahan Kejagung, yakni eks Kepala BGN Dadan Hindayana, serta dua mantan Wakil Kepala BGN yaitu Lodewijk Pusung dan Sony Sanjaya.

Ketiganya diduga melakukan intervensi dalam verifikasi mitra, terafiliasi dengan yayasan, hingga melakukan penggelembungan anggaran pengadaan barang dan jasa.

Lebih lengkap soal perkembangan penyidikan dugaan korupsi tata kelola MBG yang menjerat 3 eks pimpinan BGN, kita tanyakan Jurnalis KompasTV Cindy Permadi dan Juru Kamera Ian Varis di Gedung Kejagung.

Baca Juga Blak-blakan! Peneliti ICW Dorong Program MBG Dihentikan, Pencopotan Dadan Cs Dinilai Tak Cukup di https://www.kompas.tv/nasional/672933/blak-blakan-peneliti-icw-dorong-program-mbg-dihentikan-pencopotan-dadan-cs-dinilai-tak-cukup

#dadanhindayana #korupsi #mbg

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/672981/update-pemeriksaan-dadan-cs-kejagung-kumpulkan-alat-bukti-korupsi-mbg-kompas-siang
Transkrip
00:00Saudara usai tiga eks pimpinan Badan Gizi Nasional ditahan,
00:04Kejaksaan Agung tak menutup kemungkinan adanya tersangka lain
00:07dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG.
00:12Rangkaian penyidikan masih dilakukan untuk menguatkan perkara
00:16dugaan korupsi tata kelola MBG di Badan Gizi Nasional.
00:20Tiga orang tersangka sudah ditahan Kejagung,
00:22yakni eks kepala BGN Dadan Hindayana,
00:24serta dua mantan wakil kepala BGN yaitu Lodowi Kusung dan Soni Sonjaya.
00:30Ketiganya diduga melakukan intervensi dalam verifikasi mitra
00:34terafiliasi dengan yayasan hingga melakukan penggelembungan
00:40anggaran pengadaan barang dan jasa.
01:05Kurang dari 24 jam usai Presiden Prabowo Subianto
01:08mencopot Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN.
01:11Kejaksaan Agung resmi menahan Dadan bersama dengan dua mantan wakil
01:16Kepala BGN atas dugaan korupsi tata kelola program MBG.
01:20Merespon dugaan kasus korupsi yang menimpa Dadan,
01:23Presiden Prabowo mengaku sedih.
01:26Prabowo bilang dirinya terpaksa mengganti orang yang dipercaya.
01:30Hal ini disampaikannya di hadapan 12 ribu penggerak MBG
01:34di Sentul Bogor kemarin.
01:36Prabowo pun menghargai dan menyerahkan kasus penyelidikan ini
01:39sepenuhnya kepada Kejagung.
01:42Saat ini sebetulnya saya sedih.
01:48Saya tidak bisa tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih.
01:54Karena
02:00Saya terpaksa
02:02Mengganti
02:06Orang-orang yang saya
02:09Sebenarnya saya sayangi
02:12Orang yang saya
02:16Percaya
02:19Orang yang saya
02:20Berikan tugas
02:23Untuk negara yang sangat berat
02:25Saya tidak mau banyak komentar
02:27Karena
02:30Mereka-mereka ini
02:32Menghadapi masalah
02:36Penyelidikan hukum
02:38Karena itu saya tidak boleh
02:40Banyak komentar
02:41Nanti
02:42Seolah saya
02:44Mempengaruhi
02:45Tapi yang jelas
02:47Mengganti mereka itu
02:48Tidak ringan bagi saya
02:51Sebelumnya
02:52Ketua Badan Anggaran DPR RI
02:54Said Abdullah bilang
02:55Sudah berulang kali
02:56Mengingatkan dadan
02:57Agar fokus pada tata kelola makanan saja
02:59Menyusul mencuatnya dugaan
03:01Penyimpangan pelaksanaan program MBG
03:03Mulai
03:05Dari pengadaan sepeda motor
03:06Hingga gawai
03:07Yang tidak berkaitan langsung
03:09Dengan distribusi MBG
03:10Itulah yang saya maskut
03:13Perbaiki tata kelola
03:16Saya sejak awal
03:17Bolak-balik menyatakan
03:19Kelemahan BGN
03:21Sebagai prioritas
03:22Yang menjadi andalan Bapak Presiden
03:25Adalah pada aspek tata kelolanya
03:28Dan itu yang saya sampaikan
03:30Bolak-balik
03:31Dan fokus kepada
03:36Makan bergizi gratis
03:38Bukan fokus kepada
03:40Insentif
03:41Fokus pada sepeda motor
03:43Fokus pada
03:44Ipad
03:46Itu tidak ada hubungan sama sekali
03:47Usai pendahulunya ditahan ke jagung
03:50Kepala Badan Gizi Nasional
03:51Nani SD yang ungkap langkah selanjutnya
03:53Yang diambil
03:54Untuk memperbaiki
03:55Tata kelola MBG
03:57Salah satu yang utama
03:58Melakukan efisiensi anggaran
04:00Meski anggaran BGN sebelumnya
04:02Sudah diturunkan
04:03Namun Nani bilang
04:05Efisiensi anggaran
04:06Tidak akan mengurangi
04:07Kualitas MBG
04:08Saat ini sudah ada
04:10Sekitar 27 dapur
04:13Yang sudah
04:1327.000 lebih
04:15Dapur yang sudah operasional
04:17Kami
04:18Akan
04:19Beresin dulu ini
04:23Rabu 3 Juni
04:242026
04:25Tiga mantan pejabat BGN
04:27Dadan Hidayana
04:28Bersama dengan
04:29Sony Sanjaya dan Ludwig Pusung
04:30Ditetapkan sebagai tersangka
04:32Oleh kejaksaan agung
04:33Kejaksaan menduga
04:35Dadan CS
04:36Mengendalikan sejumlah
04:37Yayasan pengelola SPPG
04:38Atau dapur MBG
04:40Melalui pihak lain
04:41Termasuk
04:43Dugaan penyimpangan
04:44Dalam pengadaan
04:4521.000 lebih motor listrik
04:47Dengan nilai total
04:48Sekitar 1 triliun rupiah
04:49Dan juga
04:5032.000 pasang sepatu
04:52Dalam proyek MBG
04:54Kini
04:55Kepemimpinan Badan Gizi Nasional
04:57Diestafetkan kepada
04:58Nani SD yang
04:59Dengan tugas utama yang diimban
05:01Memimpin pelaksanaan
05:02Program Prioritas Pemerintah
05:03Yakni pemenuhan gizi
05:05Anak-anak Indonesia
05:06Melalui program
05:07Makan Bergizi Gratis
05:08Serta mendorong
05:09Penguatan
05:10Ekonomi Masyarakat
05:11Peniputan
05:12Kompas TV
05:18Saudara lebih lengkap
05:19Soal perkembangan
05:20Penyidikan Dugaan Korupsi
05:21Tata Kelola MBG
05:22Yang menjerat
05:23Tiga ekspimpinan BGN
05:24Kita akan tanyakan
05:25Ke Jurnalis Kompas TV
05:26Ada Sindy Permadi
05:27Dan juga Juru Kamera
05:29Ian Faris
05:29Di Gedung Kejaksaan Agung
05:31Sindy selamat siang
05:32Jadi perkembangan penyidikan
05:34Termasuk info
05:34Soal pemeriksaan
05:35Dadan
05:37Dan Lodewik
05:38Dan Sony Sanjaya
05:39Ini seperti apa?
05:44Pemeriksaan
05:45Dan pengledahan
05:46Masih dilakukan
05:47Sebagai rangkaian
05:48Dari penyidikan
05:48Ini memang sebelumnya
05:49Sudah disinggung oleh
05:50Dirnik Jampisus Kejagung
05:52Bahwa dalam dua
05:53Sampai tiga hari ini
05:54Salah satu prioritas
05:55Dari Kejagung
05:56Adalah mengumpulkan
05:56Alat bukti
05:57Kenapa menjadi prioritas?
05:59Karena pengumpulan
05:59Alat bukti ini
06:00Akan dibutuhkan
06:01Satu
06:01Untuk melengkapi
06:02Berkas perkara
06:03Dari Dadan Hindayana
06:04Sony Sanjaya
06:05Lodwik Kusum
06:06Yang sudah ditahan
06:07Oleh Kejaksaan Agung
06:08Selama 20 hari
06:09Sejak penahanan
06:10Dua hari lalu
06:11Kemudian yang kedua
06:12Adalah untuk
06:13Melakukan pengembangan
06:15Pertama pengembangan
06:16Yang juga bisa
06:16Apakah nantinya
06:17Ada pasal tindak pidana
06:19Pencucian uang
06:20Yang akan dijerat
06:21Kepada ketiga tersangka
06:22Meskipun
06:23Kalau dari Kejaksaan Agung
06:24Bilangnya sejauh ini
06:25Prioritasnya masih
06:26Mendalami
06:27Untuk tindak pidana
06:29Kasus korupsi terlebih dahulu
06:30Juga
06:31Apakah ada potensi
06:32Tersangka lain
06:32Yang mungkin juga
06:33Dijerat dalam pengembangan
06:34Nah pengumpulan
06:35Alat bukti
06:36Ini bisa dilakukan
06:37Dengan beberapa cara
06:38Misalnya
06:39Dengan memeriksa
06:39Tiga orang tersangka
06:41Yang sudah ditahan
06:42Pemeriksa terhadap tersangka
06:43Ini bisa berfokus pada
06:44Apa saja perannya
06:45Sejauh mana
06:46Praktik curangan ini
06:47Sudah dilakukan
06:48Berapa yayasan
06:49Yang mereka
06:50Terafiliasi
06:51Lalu siapa lagi
06:52Yang terlibat
06:53Kemudian
06:54Apalagi
06:55Salah satu tersangka
06:56Soni Sanjaya
06:57Kemarin melalui
06:57Kuasa hukumnya
06:58Juga sudah minggung
06:59Kesiapannya
07:00Menjadi justice kolaborator
07:01Yang artinya
07:02Pernyataan
07:03Atau statementnya ini
07:04Menurut kuasa hukum
07:05Sengaligus membantah
07:06Bahwa Soni Sanjaya
07:07Adalah otak
07:08Di balik praktik
07:09Dugaan korupsi ini
07:10Beberapa pihak
07:11Yang disinggung
07:13Dibocorkan oleh
07:13Versi kuasa hukum
07:14Bisa jadi
07:15Ada keterlibatan
07:16Dari eksekutif
07:17Maupun juga legislatif
07:18Selain itu
07:19Pengumpulan alat bukti
07:21Juga bisa dilakukan
07:21Dengan memeriksa saksi
07:23Kejaksaan agung bilang
07:24Kalau kejaksaan agung
07:25Akan memeriksa
07:26Siapapun
07:26Yang mendengar
07:28Mengetahui
07:29Melihat
07:30Atau bisa menjelaskan
07:31Soal kasus perkara
07:32Yang bisa membuat
07:33Konstruksi perkara ini
07:34Semakin terang-benderang
07:35Termasuk
07:36Kepala BGN baru
07:37Nani SD yang
07:38Yang baru ditunjuk oleh
07:39Presiden Prabowo-Sudiant
07:40Dan tinggal menunggu
07:41Hari soal waktu
07:42Pelantikannya
07:43Lalu yang ketiga
07:44Juga adalah
07:44Penggeledahan
07:45Meskipun
07:46Dari kejaksaan agung
07:48Tidak merinci
07:49Lokasi mana
07:50Yang masih dilakukan
07:51Penggeledahan
07:52Tapi kalau kita review
07:53Beberapa hari kebelakang
07:54Beberapa titik
07:56Yang sudah didalami
07:57Atau diperiksa oleh
07:57Kejaksaan agung
07:58Misalnya adalah
07:59Kantor BGN
07:59Kemudian yang kedua
08:00Adalah kediaman
08:01Dari terserangkah
08:02Alat bukti
08:03Yang bisa dikumpulkan
08:04Dari kejaksaan agung
08:05Dari beberapa tempat itu
08:07Misalnya adalah
08:08Berkas dokumen
08:09Dan juga
08:10Barang elektronik
08:12Nah selain itu
08:13Juga tentunya adalah
08:15Dari
08:16Penelusuran
08:17Aliran dana
08:18Nah soal
08:18Kemungkinan terserangkah baru
08:19Tentu akan bergantung
08:20Terlebih dahulu
08:21Dari jenis
08:22Atau penjelasan
08:23Kasus yang sedang didalami
08:24Kalau kami rangkum
08:26Setidaknya ada
08:26Tiga kasus yang menjerat
08:27Para tersangka
08:28Yang pertama adalah
08:29Soal intervensi verifikasi
08:31Dan soal afiliasi
08:32Intervensi verifikasi ini
08:34Dilakukan oleh tersangka
08:35Untuk menunjuk
08:36Yayasan
08:37Sebagai mitra SPTG
08:38Jadi meskipun
08:39Tidak sesuai dengan
08:40Seharusnya tidak lolos
08:42Ketika verifikasi
08:42Tapi karena ada
08:43Atensi
08:44Sehingga bisa lolos
08:45Dan akibatnya
08:46Dugaannya
08:47Milihan rupiah
08:48Per hari
08:49Mereka mendapatkan
08:50Insentif itu
08:51Kemudian yang kedua
08:52Adalah soal
08:53Dugaan jual beli
08:54Titik SPTG
08:55Ketiga dugaan
08:55Mark up anggaran
08:56Dan pengadaan
08:57Barang dan jasa
08:58Yang tidak sesuai
08:59Dengan kebutuhan real
09:00Sehingga dari situ
09:01Bisa ditarik nantinya
09:02Pengembangannya
09:03Siapa saja yang masih
09:04Mungkin terlibat
09:04Apakah dari SPTG
09:05Dari Yayasan
09:06Atau mungkin jalan-jalan
09:07Betul ada dari eksekutif
09:08Dan juga legislatif
09:09Fidi
09:09Baik Cindy Permadi
09:11Pemeriksaan
09:12Terus akan dilakukan
09:13Oleh Kejaksaan Agung
09:15Untuk mencari juga
09:16Potensi
09:17Siapa tersangka
09:18Baru
09:19Di dalam kasus ini
09:20Dan terima kasih
09:22Cindy Permadi
09:22Untuk laporan Anda
09:23Dari Gedung Kejaksaan Agung
09:25Jakarta
09:26Dari Gedung Kejaksaan Agung
Komentar

Dianjurkan