Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencari keberadaan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim.

Pencarian Silmy dilakukan terkait dengan pengembangan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Ronald Arman Abdullah, yang dilakukan sejak Selasa (2/6/2026) malam.

"Tim masih terus melakukan pencarian," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Rabu (3/6/2026).

Baca Juga Riuh! Kelakar Prabowo ke Jaksa Agung: Sekarang Lagi Diwaspadai... di https://www.kompas.tv/nasional/672694/riuh-kelakar-prabowo-ke-jaksa-agung-sekarang-lagi-diwaspadai



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/672695/kpk-minta-wamen-imipas-silmy-karim-serahkan-diri-terkait-ott-imigrasi-jakbar
Transkrip
00:00Di keimigrasian bahwa sampai dengan saat ini tim telah mengamankan 17 orang,
00:078 orang diantaranya merupakan penyelenggaran negara dan PNS,
00:13kemudian 9 orang lainnya merupakan pihak swasta,
00:18di mana para pihak tersebut 2 orang swasta diamankan di wilayah Bali,
00:23kemudian 1 PN diamankan di wilayah Jawa Barat yang merupakan Kakanwil Imigrasi Jawa Barat,
00:34kemudian pihak-pihak lainnya diamankan di Jakarta dan sekitarnya.
00:40Padahal saat ini tim juga masih terus melakukan pencarian terhadap saudara SK yang merupakan region imigrasi periode 2023-2024.
00:52Untuk itu pada kesempatan ini KPK juga mengimbau pada pihak-pihak terkait agar bisa kooperatif,
01:01sehingga bisa membantu dalam proses penanganan perkara ini.
01:07Selain 17 orang yang sudah diamankan, tim juga mengamankan barang bukti,
01:14diantaranya ada 7 mobil, kemudian ada 15 motor, dan juga 11 sepeda,
01:246 MTB dan juga 4 bromtom.
01:29Selain itu juga tim mengamankan logam mulia dalam bentuk emas,
01:34ada sekitar ratusan gram.
01:38Malam ini KPK kemudian akan melakukan ekspos untuk menetapkan status hukum pada pihak-pihak yang diamankan.
01:49Jadi kita sama-sama tunggu nanti pihak-pihak siapa saja yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka
01:58dari peristiwa tentang pertanganan ini.
02:04Ada pertanyaan kawan-kawan?
02:09Kita masih akan menelusuri terkait dengan informasi itu,
02:14sehingga tim tentunya kemudian membutuhkan kehadiran dan juga keterangan dari yang bersangkutan.
02:21Oleh karena itu kami juga mengimbau agar yang bersangkutan juga bisa kooperatif,
02:26barangkali bisa menyerahkan diri ke KPK, sehingga bisa membantu proses penanganan perkara ini.
02:36Ya, kami masih terus melakukan pencarian.
02:38Ini masih dilakukan pencarian ya.
02:44Mas, barang bukti yang ini KPK ada di sini-sini?
02:47Untuk barang bukti ini dalam penguasaan pihak siapa saja,
02:53nanti kami akan detilkan dalam konferensi PS.
02:56Karena tentu barang bukti yang sudah diamankan ini berasal dari beberapa pihak.
03:02Jadi kenapa peterlibatan SK ini?
03:05Jawa Barat, Bandung.
03:08Ketika peterlibatan SK saat menjogokkan diri ke mana?
03:12Dirjen imigrasi, 2023-2024.
03:17Jadi saat menjadi dirjen?
03:22Ya, di dirjen itu saat menjadi dirjen.
03:28Yang ada lagi, terkait dengan konstruksi sangkaan pasalnya,
03:33nanti kita tunggu, karena malam ini masih akan dilakukan ekspos.
03:37Apakah nanti sangkaannya pasal 12E,
03:40pemerasan, suap, atau penerimaan lainnya,
03:43nanti kita sama-sama tunggu ya.
03:45Nanti kami akan ambil.
03:48Ya, masih terkait dengan proses pengurusan dokumen keimigrasian
03:53bagi warga negara asing, ya, untuk memperoleh kitab ataupun kitas.
04:01Untuk uang, nanti kami akan pastikan lagi,
04:05karena memang beberapa dalam bentuk kualas,
04:08dan juga ada yang direkening.
04:13Nanti kami cek, ya, untuk jumlahnya.
04:16Ya, jadi ada 17 orang yang saat ini sudah diamankan,
04:23dan semuanya saat ini sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif
04:28di gedung KPK Merah Putih.
04:29Masih dalam tahap penyelidikan.
04:34Dari 17 orang yang diamankan,
04:37ada 8 penyelenggaran negara dan PNS,
04:40serta 9 orang merupakan pihak swasta.
04:47Sebagai perantara dalam pengurusan dokumen-dokumen keimigrasian.
04:54Di antaranya itu.
04:56Cukup, kawan-kawan?
04:58Nanti kita update lagi.
05:00Baik, terima kasih, teman-teman.
05:04Untuk konfes, kemungkinan kita akan lakukan besok.
05:08Karena ini kan ekspos belum kita lakukan.
05:10Kita set di malam ini eksposnya.
05:13Karena nanti pasti ada proses kepenyelidikan.
05:18Karena ini kan masih tahap penyelidikan.
05:19Nanti ekspos,
05:22kemudian nanti diputuskan naik ke penyelidikan,
05:24misalnya, kemudian ditetapkan para tersangkanya,
05:28proses organisasi dan segala macam,
05:31dipenyelidikan,
05:32konfes, kemungkinan besok kita lakukan.
05:36Besok kami update ya.
05:38Ini dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan ini.
05:42Jadi dua pihak yang diamankan di Bali,
05:45merupakan pihak swasta,
05:46semuanya juga sudah dibawa ke Jakarta.
05:48Saat ini sedang dilakukan pemeriksa.
05:53Untuk detailnya besok kami sampaikan.
05:57Gakkan Wil, satu orang.
06:01Cukup?
06:02Oke, makasih teman-teman jurnalis.
Komentar

Dianjurkan