- 2 jam yang lalu
- #kejagung
- #dadanhindayana
- #badangizinasional
- #mbg
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kejaksaan Agung (Kejagung) menahan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya, Jakarta pada Rabu (3/6/2026).
Dadan tampak memasuki mobil tahanan Kejagung dengan tangan diborgol dan memakai rompi tahanan.
Sebelumnya, Kejaksaan Agung menggeledah kantor Badan Gizi Nasional, BGN usai presiden mencopot Dadan Hindayana dan 2 pimpinan BGN.
Kita bahas selengkapnya bersama Plt. Deputi III Bakom RI Kurnia Ramadhana dan Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio.
Baca Juga Kejagung Bongkar Modus Korupsi Dadan Hindayana CS hingga Mark Up Harga Pengadaan di BGN di https://www.kompas.tv/nasional/672685/kejagung-bongkar-modus-korupsi-dadan-hindayana-cs-hingga-mark-up-harga-pengadaan-di-bgn
#kejagung #dadanhindayana #badangizinasional #mbg
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/672686/full-dadan-dan-2-eks-waka-bgn-jadi-tersangka-kasus-sppg-mbg-tetap-jalan
Dadan tampak memasuki mobil tahanan Kejagung dengan tangan diborgol dan memakai rompi tahanan.
Sebelumnya, Kejaksaan Agung menggeledah kantor Badan Gizi Nasional, BGN usai presiden mencopot Dadan Hindayana dan 2 pimpinan BGN.
Kita bahas selengkapnya bersama Plt. Deputi III Bakom RI Kurnia Ramadhana dan Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio.
Baca Juga Kejagung Bongkar Modus Korupsi Dadan Hindayana CS hingga Mark Up Harga Pengadaan di BGN di https://www.kompas.tv/nasional/672685/kejagung-bongkar-modus-korupsi-dadan-hindayana-cs-hingga-mark-up-harga-pengadaan-di-bgn
#kejagung #dadanhindayana #badangizinasional #mbg
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/672686/full-dadan-dan-2-eks-waka-bgn-jadi-tersangka-kasus-sppg-mbg-tetap-jalan
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:05Ya, visual yang Anda saksikan ini
00:10Oke, ini adalah visual yang Anda saksikan ini adalah visual rumah pribadi dari mantan kepala BGN Dadan Hindayana
00:23yang dilakukan penggeledahan oleh Kejaksaan Agung
00:26rumah mantan kepala BGN ini terletak di Bogor, Jawa Barat
00:31dan sebelumnya digeledah oleh Kejaksaan Agung
00:38dan seperti diketahui juga saudara sejak pagi tadi
00:41penggeledahan tidak hanya dilakukan di rumah mantan kepala BGN
00:47melainkan juga di kantor BGN, di kantor Badan Gizi Nasional
00:52sejak pagi tadi penyidik di Kejaksaan Agung sudah hilir mudik
00:59keluar masuk dari kantor BGN ini untuk mencari bukti-bukti
01:04tentu saja untuk melengkapi alat bukti
01:08untuk menetapkan apakah ada tindak pidana korupsi
01:13memang ada tindak pidana korupsi dalam program MBG ini
01:17dan tadi juga sudah ditegaskan bahwa akhirnya setelah mengumpulkan dua alat bukti yang cukup
01:26akhirnya Kejaksaan Agung Republik Indonesia menetapkan
01:29tiga mantan pimpinan BGN
01:33yakni kepala BGN dan dua wakil kepala BGN
01:37mantan wakil kepala BGN
01:39keduanya karena sudah diganti saat ini
01:41ini ditetapkan sebagai tersangka
01:43kasus dugaan korupsi program MBG
01:48lalu apakah pemerintah telah mengetahui
01:52sebelumnya terkait dugaan kasus penyelagunan SPPG oleh BGN ini
01:58untuk membahasnya
01:59kita bergabung dengan Kurnia Ramadana
02:02pelaksana tugas deputu tiga BKR
02:07dan Agus Pambagio
02:10sebagai pengamat kebijakan publik yang telah bergabung
02:13di sambungan virtual di Breaking News Kompasidi
02:15Selamat malam
02:17Mas Kurnia dan juga Pak Agus Pambagio, Pak Apam
02:22Assalamualaikum
02:23Waalaikumsalam
02:25Mas Kurnia latar belakang utama
02:28saya ingin menggali dulu ya
02:30sebelum ke kasus tindak pidana korupsi
02:33yang sudah ditetapkan oleh Kejaksaan Agung
02:35saya ingin tahu dulu
02:37latar belakang utama
02:38dibalik keputusan mendadak oleh Presiden Prabowo Subianto
02:42mengganti dadan Hindayana sebagai kepala BGN
02:44dan langsung menunjuk wakil kepala BGN Nani Sdayang
02:47ini apa latar belakangnya?
02:48Apakah memang karena kasus ini?
02:51Ya, yang pertama
02:52tentu ada tindakan evaluasi secara berkala
02:58yang dilakukan oleh internal BGN dan juga oleh Presiden
03:03dan hasil evaluasi tersebut menemukan ada sejumlah catatan kritis
03:08terhadap proses penyelenggaraan makan bergizi gratis
03:13khususnya dalam aspek tata kelola program dan juga tata kelola kelembagaan
03:20maka dari itu hasil evaluasi selama satu setengah tahun itu
03:24Presiden melakukan tindakan administratif
03:28berupa pergantian pimpinan-pimpinan di badan gizi nasional
03:35di waktu yang sama ternyata
03:37rekan-rekan di Kejaksaan Agung melakukan upaya penegakan hukum
03:42tentu dalam hal ini pemerintah menghormati sepenuhnya
03:46langkah yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung
03:50dan meminta pihak-pihak yang disinyalir
03:53terlibat dalam peristiwa pidana itu bisa bersikap kooperatif
03:58demikian Mas Radhi
03:59oke, baik
04:00peristiwa pidana memang saya yakini ini adalah ranah dari penegak hukum
04:05Kejaksaan Agung begitu ya
04:07termasuk juga penelusuran apakah memang betul ada dugaan tindak pidana korupsi di dalamnya
04:12tapi apakah betul-betul istana tidak dikabari begitu bahwa
04:18atau tidak menelusuri juga ada fraud gitu misalnya dalam program ini sebelumnya
04:23terkait dengan evaluasi yang juga Anda sudah singgung tadi Mas Kurnia
04:26beberapa waktu lalu
04:29Kepala Kantor Staff Presiden juga sempat mendapatkan instruksi dari Presiden
04:34untuk menelusuri apakah ada permasalahan
04:39di dalam proses penyelenggaraan makan bergizi gratis
04:43jadi sebenarnya problematika tata kelola kelembagaan itu
04:47sebenarnya sudah dipantau dan dilihat
04:51juga dievaluasi oleh pemerintah dan juga BGM
04:54contoh konkretnya adalah
04:56berdasarkan aspirasi masyarakat
04:59yang juga ditindaklanjuti oleh BGM
05:02ada sekitar dari total
05:048.182
05:08sorry saya ralat
05:09dari total 27.208 SPPG
05:13dari mulai rentang waktu Januari 2025
05:16sampai 29 Mei 2026
05:20setidaknya ada 8.182 SPPG
05:24yang pernah disuspen
05:26artinya apa?
05:28artinya ada permasalahan tata kelola
05:30dan itu diakui secara terbuka oleh BGM
05:33maka dari itu ada tindakan korektif
05:36berupa penjatuhan sanksi administrasi
05:39berupa tindakan suspend oleh BGM
05:43maka dari itu dalam hal ini
05:45tindakan korektif dan administratif presiden
05:50itu melihat harus diubah struktur kepemimpinan
05:55dari badan gizi nasional
05:57itu pertimbangan ya Mas Kuria
06:00baik
06:00saya ke Pak Agus Pambagio
06:02Pak Agus begini
06:03sudah kurang lebih satu tahun lebih ya
06:08hampir satu setengah tahun bahkan
06:10program MBG ini berjalan
06:11bergulir begitu
06:12dan ada peristiwa ini
06:15ada peristiwa dimana
06:16kepala badan gizi nasional
06:18pucuk pimpinan tertinggi
06:20program unggulan pemerintah
06:23ya
06:23badan yang mengelola program unggulan pemerintah
06:26akhirnya
06:27ya diduga sekarang
06:29diduga kuat oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia
06:32melakukan
06:33tindak pidana korupsi
06:38mengeruk insentif keuntungan
06:40untuk pribadi
06:40dan tidak main-main sepertinya
06:42kalau tadi disinggung
06:43nilainya per hari saja miliaran
06:46katanya begitu
06:46menurut Anda ini sudah terlambat
06:48atau memang ini momentum yang pas
06:49sebenarnya untuk melakukan tindakan seperti ini
06:52dari aparat penegak hukum?
06:54ya persoalan MBG kan
06:57sudah saya kritisi sejak awal
06:58tahun 2024
06:59ini program
07:01antara lainnya tidak jelas
07:02mohon segera diperbaiki
07:04mohon segera di
07:05apa namanya
07:06diatur dengan baik
07:07siapa saja bertanggung jawab
07:09dan seterusnya
07:10karena ini jumlahnya besar
07:11APBN yang digunakan
07:13tapi kan
07:14ya angin lalu saja
07:15malah saya
07:17dari salah satu juru bicara partai
07:19saya dibilang tidak setuju
07:21padahal saya cuma minta
07:22di moratorium dulu
07:23bereskan
07:24apakah targetnya sudah betul
07:26apakah tata kelompoknya sudah baik
07:28apakah pengawasan dan sebagainya
07:30tapi kan
07:30ya itu
07:31saya dituduh
07:32tidak setuju
07:33bahwa saya cuma minta moratorium
07:34sekarang
07:36terbukti
07:37apa pergilan saya
07:38karena dari awal saya dulu bilang
07:39kalau modelnya begini
07:40saya jamin
07:41seribu persen akan ada korupsi
07:43dan terjadi kan
07:48terjadi
07:49karena
07:49itu ini di hutan
07:51antar berantai
07:52yang tak jelas
07:53aturannya
07:53ya kan
07:55dan dananya
07:55besar di anggaran
07:56kita
07:57ya jadi ini sudah pasti
07:59harus diawasi ekstra
08:00katanya satu hari
08:01satu sapi
08:02atau 19 sapi
08:03itu kan juga
08:04aneh
08:05gitu ya
08:05jadi
08:06dan apa saya sudah sampaikan
08:07bahwa organisasi ini
08:09tidak ada tata kelola yang baik
08:10ya kan
08:12kemudian
08:12juga mekan
08:13di dalamnya kan
08:14orang-orangnya
08:15kan dosen
08:16peneliti
08:17terus apalagi
08:18segala tengah jam
08:19wartawan
08:20gitu kan
08:20kan
08:21itu
08:21kelola tidak bisa
08:22dianggap enteng
08:24ini tata kelola
08:25administrasi negara
08:26yang semuanya harus
08:27diikuti dengan baik
08:28oke
08:29dan bayangkan
08:31SPBG
08:32itu yang
08:33dananya pinjam
08:33dari bank
08:34ini kan
08:35saya khawatir
08:36ini ada
08:37anu ini
08:38kredit macet
08:39ya
08:41makanya mohon
08:42sebelum ini bisa
08:43kena kredit macet
08:44yang begitu besar
08:45terkena pada
08:46bank himbara
08:47yang mendukung ini
08:48lakukan segera
08:50tindakan itu
08:50oke
08:51oke
08:52ada masukan
08:53tadi dari
08:54Pak Agus Pambanggiu
08:55Mas Kurnia
08:56bahwa
08:57tadi sempat disinggung
08:58bahwa
08:58Pak Agus sempat
08:59memberikan advice
09:00gitu ya
09:01terhadap program ini
09:02bahwa
09:02tolong ditinjau kembali
09:04di moratorium dulu
09:05atau postpone dulu
09:07begitu ya
09:08diperbaiki dulu
09:09tata kelolanya
09:09kalau memang
09:10ada yang tidak beres
09:11dibereskan dulu
09:12baru dijalankan kembali
09:13nah ini
09:13sekarang ada momen
09:15seperti ini
09:15penangkapan
09:17apa
09:18tiga pimpinan
09:19mantan pimpinan
09:20BGN
09:21begitu
09:21yang diduga
09:22melakukan tindak
09:23pimpinan korupsi
09:23nah
09:24kalau tadi
09:24disinggung oleh Pak Agus
09:25Pambanggiu
09:26ada organisasi
09:27yang tidak ada
09:27tata kelola yang baik
09:28ini apakah
09:29sekarang programnya
09:31akan
09:31kira-kira
09:32di moratorium dulu
09:34depending dulu
09:35dan diperbaiki dulu
09:36tata kelolanya
09:36atau
09:37paralel
09:38berjalan terus
09:39dengan
09:40kondisi seperti
09:41sekarang ini
09:41saya rasa ada
09:44mandat yang diberikan
09:46kepada
09:47pimpinan
09:48pimpinan baru
09:49BGN
09:49untuk memperbaiki
09:51tata kelola
09:52program
09:53MBG
09:54tanpa harus
09:55menghentikan
09:56programnya
09:57karena disini
09:58kalau kita lihat
09:59ada dua hal
10:00yang harus
10:01dipisahkan
10:01secara
10:02jelas
10:03yang pertama
10:04adalah
10:05program
10:06MBG
10:06itu sendiri
10:07kemudian
10:08yang kedua
10:09adalah
10:09orang-orang yang
10:10menjalankan
10:11program MBG
10:12tersebut
10:12dan hari ini
10:14Kejaksaan Agung
10:15sedang melakukan
10:16penegakan hukum
10:18terhadap
10:19orang-orang yang
10:20menyelenggarakan
10:21program MBG
10:22ini
10:23amat
10:23sangat
10:24menjadi
10:25concern
10:26dari Presiden
10:27Prabowo Subianto
10:28karena dua hal
10:29MBG ini
10:30kita bicara
10:31tentang
10:31kesehatan
10:33anak
10:33kita bicara
10:34tentang
10:35investasi
10:36pendidikan
10:37generasi
10:37penerus bangsa
10:38kemudian
10:39yang kedua
10:40yang terpenting
10:41kita bicara
10:42tentang
10:43uang yang
10:44berasal dari
10:45rakyat
10:45maka dari itu
10:46aspek
10:47transparansi
10:48dan akuntabilitas
10:49ke depan
10:50menjadi hal
10:51yang amat
10:52sangat penting
10:53dijaga
10:54dilaksanakan
10:56oleh
10:56pimpinan-pimpinan
10:58baru
10:58di badan
10:59bergisi nasional
11:00kita tahu
11:01kucuk pimpinan
11:02tertingginya
11:03ada Ibu Kani
11:04sebelumnya punya
11:05pengalaman panjang
11:06dalam melakukan
11:07investigasi
11:08di dapur-dapur
11:10MBG
11:10dan juga
11:11sudah melakukan
11:12banyak tindakan
11:13korektif
11:14administratif
11:15dan juga
11:16wakil kepala
11:17BGN yang baru
11:18juga berasal
11:19dari
11:19orang-orang yang
11:21selama ini
11:22bergerak di bidang
11:23auditor
11:23misalnya di BPKP
11:25harapannya
11:26kombinasi-kombinasi
11:27tersebut
11:27dapat
11:28membuahkan
11:29hasil
11:29terhadap
11:31tata kelola
11:31MBG
11:32dan BGN
11:33yang lebih baik
11:34ke depan
11:34demikian
11:35saya garis bawahi
11:36pernyataan Anda
11:37uang dari rakyat
11:38memang betul
11:39dan jumlahnya
11:39sangat fantastis
11:4085 triliun rupiah
11:42di tahun 2025
11:4385 triliun
11:45ubah lebih
11:45dan di tahun
11:462026
11:47200 triliun
11:48lebih
11:48ini anggaran yang
11:49sangat-sangat
11:50fantastis
11:50tentu saja
11:51harus ada
11:52tata kelola yang jelas
11:53memang sekarang
11:54ini orang-orangnya
11:55yang sedang dilakukan
11:56apa namanya
11:57penelusuran
11:58begitu ya
11:58diperbaiki
11:59begitu
11:59tata kelolanya
12:00tapi kalau kata
12:02mas Kurnia
12:02programnya harus
12:03tetap berjalan
12:03kalau gitu
12:04saya ke Mas Agus
12:04Pambagio
12:06ada pimpinan baru
12:07seperti yang dikatakan
12:08oleh Mas Kurnia
12:08tadi
12:09ada pimpinan baru
12:10BGN
12:11Bu Nani Deyang
12:13dengan wakil-wakilnya
12:14juga yang beberapa
12:15wakilnya yang baru
12:15saya akan tanyakan
12:16bagaimana pandangan
12:18Pak Agus juga
12:19terhadap pimpinan
12:20BGN yang baru
12:20tetaplah bersama kami
12:21saya akan tanyakan hal itu
12:22nanti setelah jadah
12:23di Breaking News
12:24Kompas TV
12:34Kembali di Breaking News
12:35dan masih bersama kami
12:37ada Mas Kuria Ramadana
12:39dan juga
12:39Pak Agus Pambagio
12:41tadi saya bertanya
12:42ke Pak Agus Pambagio
12:43saya berminta pendapat
12:45pada Pak Agus
12:46tentang
12:47kepemimpinan
12:48BGN
12:49di bawah kepemimpinan
12:50kepala BGN yang baru
12:51Ibu Nani Deyang
12:53dan dua wakilnya
12:54dua wakilnya adalah
12:57ada dua wakil
12:59yang pertama adalah
12:59Agustina Arumsari
13:00dan Majen TNI Trenggono
13:02bagaimana Pak Agus
13:03pendapatan Anda
13:04soal pucuk pimpinan
13:06BGN yang baru ini
13:08begini
13:09yang penting
13:09tata kelolongnya
13:10dibereskan dulu
13:10dan Nani itu
13:12kan wartawan
13:13tentu dia
13:15dia loyalisnya
13:16Pak Prabowo lah
13:17nah tetapi
13:18menjadi masalah sekarang
13:19karena kan
13:20di paket-paket
13:21BGN itu
13:22pada hari-hari
13:23tertentu
13:23itu paketnya
13:25makanan jadi
13:25nah orang yang
13:27memberi izin
13:27apa badan yang
13:28memberikan izin
13:29makanan itu
13:29beredar
13:30dan mengawasi
13:31untuk keselamatan
13:32adalah Bepom
13:33disini wakilnya
13:34tidak ada dari Bepom
13:35Bepom itu
13:36dalam mengontrol
13:38kualitas
13:38keamanan
13:39pangan
13:40dulu alasannya
13:42ketika saya
13:42sampaikan itu
13:43ke BGN
13:43Bepom itu
13:45mengawasi
13:46bahan produk
13:47pangan
13:48sekarang
13:49semua masuk
13:50ada di situ
13:51karena tidak ada
13:51ciki
13:52karena tidak ada
13:52macam-macam
13:53dan itu kan
13:53harus diawasi oleh
13:54Bepom
13:55nah itu harus masuk
13:56karena disitu
13:57orang Bepom
13:57ada ahli gizi
13:58ya
14:00ini kan bukan
14:01ahli gizi
14:02lalu siapa
14:03yang wasa
14:04yang awasin
14:06tenaga gizi
14:06yang anak-anak
14:07baru biasanya
14:08baru lulusan
14:08sekolah
14:09penggizi
14:10Indonesia itu
14:11ya kan
14:12itu kan menjadi
14:13persoakan
14:13kalau itu
14:15tidak diawasi
14:15bagaimana
14:16ini baru
14:17korupsinya
14:17tapi
14:18apa namanya
14:22penanganan
14:22yang tidak
14:23benar
14:23kan banyak
14:24sekali
14:25saya selalu
14:26ingatkan
14:27konsumen
14:28MBG
14:29adalah
14:29anak-anak
14:30dimana
14:31pencernaannya
14:32belum sempurna
14:33jadi sangat
14:34sensitif
14:34dengan
14:35masalah
14:36alergi
14:36masalah
14:37makanan
14:38tidak matang
14:38makanan
14:39husuk
14:39itu sangat
14:40nah itu kan terjadi
14:41sekarang
14:41saya sudah ingatkan
14:42dua tahun lalu
14:42nah hal semacam ini
14:43yang menurut saya
14:44harus ada orang BPOM
14:45di pucuk pimpinan
14:46yang akan mengawasi
14:47sehingga
14:48tidak terjadi lagi
14:49itu keracunan lah
14:50dan seterusnya
14:52oke
14:52kalau gitu
14:53saya lempar langsung
14:54ke mas Kurnia
14:55apa ada alasan khusus
14:56dari presiden
14:58ataupun istana
14:59begitu
14:59tidak ada
15:00atau tidak melibatkan
15:01BPOM
15:02misalnya
15:03sebagai salah satu
15:04pucuk pimpinan
15:04di BGN
15:05karena tadi
15:05kalau kata Pak Agus
15:06BPOM
15:07punya ahli gizi
15:08yang tentu saja
15:08sangat paham
15:09terhadap
15:10apa namanya
15:11tata kelola
15:12gizi ya
15:13tata kelola gizi
15:14yang akan dibagikan
15:15kepada anak-anak
15:16melalui program MBG ini
15:17mas Kurnia
15:17ya ada dua hal ya
15:20yang pertama
15:21di dalam struktural
15:23badan gizi nasional
15:24juga ada
15:26beberapa jabatan
15:27yang juga menitik
15:29beratkan kerja
15:29pada
15:30pemenuhan gizi
15:32atau pada
15:33pendalaman gizi
15:34dari makanan
15:35yang diberikan
15:37itu yang pertama
15:38kemudian yang kedua
15:39salah satu
15:40juga
15:41pekerjaan
15:42dari pimpinan
15:43yang baru
15:43adalah membangun
15:45koordinasi yang
15:46baik
15:47antar kementerian
15:48lembaga
15:49yang berkenaan
15:50dengan penyelenggaraan
15:52makan bergizi
15:53gratis
15:54jadi
15:54apa yang disampaikan
15:56oleh
15:56Pak Agus
15:58tadi
15:58itu menjadi
15:59masukan yang
16:00amat sangat baik
16:01kepada pimpinan
16:03BGN yang baru
16:04dan sembari
16:05juga
16:05memperbaiki
16:06soal
16:06tata kelola
16:07anggaran khususnya
16:09agar tidak
16:10disalahgunakan
16:12agar tidak
16:13terjadi
16:13pelanggaran hukum
16:15dan tidak
16:15berujung
16:16pada proses
16:17penegakan hukum
16:19sekali lagi
16:20dua
16:20concernnya
16:21yang pertama
16:22program
16:23MBG ini
16:24diperuntukkan
16:25untuk
16:26anak-anak
16:27kesehatan
16:28anak
16:28investasi
16:29pendidikan
16:30anak
16:31dan yang kedua
16:32sekali lagi
16:33karena ini
16:33menggunakan
16:34anggaran
16:35rakyat
16:36yang cukup
16:37besar
16:38itu menjadi
16:39concern
16:39dari presiden
16:41agar
16:42dilakukan
16:42dan diwajibkan
16:44transparan
16:45dan akuntabel
16:46agar tidak
16:47bisa disalahgunakan
16:49pihak-pihak
16:50yang tidak
16:50bertanggung jawab
16:51demikian
16:52oke
16:53kalau begitu
16:53dalam konteks
16:54hari ini
16:55dimana ada
16:56peristiwa
16:56mantan
16:57kepala BGN
16:58diduga
16:59melakukan tindak
17:00pidana korupsi
17:01dan juga
17:02dua
17:02mantan
17:03wakil
17:04kepala BGN
17:04juga
17:04saya bertanya
17:05ke Pak Agus
17:06dalam konteks
17:06hari ini
17:07ketika ada
17:08dugaan tindak
17:09pidana korupsi ini
17:10sebenarnya
17:11mana yang lebih prior
17:12yang lebih prioritas
17:13memperbaiki
17:14tata kelola
17:15anggaran
17:15seperti yang
17:16dibilang oleh
17:16Mas Kurnia
17:17atau tadi
17:17Anda mengusulkan
17:18tata kelola
17:19gizinya dulu
17:20yang harus diperbaiki
17:21karena ini program
17:21makan bergizi
17:22gratis
17:23gitu
17:23menurut Anda
17:24yang lebih prioritas
17:24dengan situasi
17:25seperti ini
17:25bagaimana
17:27harus dua-duanya
17:28pada prioritas
17:29kemarin
17:30dua-duanya
17:31pada tahun lalu
17:31itu saya sudah
17:32dorong
17:33supaya
17:33Bepom masuk
17:34sudah masuk
17:34tetapi Bepom
17:35tidak dapat
17:36anggaran
17:36jadi kan sama saja
17:38jadi saya mohon
17:40Pak Kepala Bepom
17:41saat ini
17:42berkonsultasi
17:43atau berdiskusi
17:44dengan
17:44Bunani
17:45ini bagaimana
17:46penelanganan mekanismenya
17:48pengawasannya terutama
17:49kan begini
17:50satu SPPG itu
17:51mengenangi
17:513.000 anak
17:52itu masaknya
17:54malamnya ini
17:56buat besok siang
17:57bayangkan
17:57untuk masak
17:583.000
17:59itu kan
18:00kondisi makanan
18:01harus hangat
18:0160 derajat
18:03misalnya
18:03kata ahli gizi
18:04nah itu terus
18:05bagaimana
18:05mengawasinya
18:06makanya
18:07saya selalu
18:08katakan
18:08sudah lah
18:093.000 anak
18:10itu terlalu banyak
18:10kenapa
18:11tidak diserahkan
18:12saja pada
18:13kantin sekolah
18:13dimana
18:14sekolah ikut
18:15orang tua ikut
18:16ada ahli gizi
18:17di situ
18:17dan anaknya
18:18paling 200
18:19300
18:19nah itu
18:20bisa dikontrol
18:21bisa dimasak
18:22malam
18:22untuk makan
18:23siang
18:23atau pagi
18:24sehingga itu
18:25lebih terkontrol
18:26dan tidak
18:27terlalu mahal
18:28nah sekarang
18:29kalau terjadi gini
18:30anda tahu kan
18:31yang membangun SPPG
18:32itu banyakkan
18:33TNI dan Polri
18:34apakah
18:35kejaksaan berani
18:36memeriksa
18:36itu pertanyaan saya
18:38oke
18:39ya
18:39kira-kira
18:41ada
18:43instruksi khusus
18:44mungkin dari presiden
18:45tadi juga disinggung oleh
18:46Pak Agus
18:47bahwa
18:48sebagian besar
18:49yang mengelola SPPG
18:51ini adalah
18:51Polri
18:52kata Pak Agus
18:53begitu
18:53dan TNI ya
18:55gimana Pak Agus
18:56dan TNI
18:58oh ya
18:59TNI juga
18:59Polri dan TNI
19:00baik
19:02apakah evaluasi
19:03juga akan
19:03tadi juga
19:04seperti singgung
19:05apakah juga akan
19:06ke bawah juga
19:07ke SPPG
19:08karena
19:09ya tadi
19:10dikelola oleh
19:11Polri dan TNI
19:12apakah berani juga
19:12kejaksaan
19:13memeriksa
19:13kira-kira
19:14ada instruksi khusus
19:15seperti ini
19:16Pak Mas Gurnia
19:16ada
19:18ada
19:19tata kelola
19:20ke depan
19:21yang harus
19:22dilihat
19:22lebih
19:23dalam lagi
19:24oleh
19:25pimpinan
19:26BGN yang baru
19:27dan juga
19:28bagaimana
19:29membangun
19:29koordinasi
19:30kerja
19:31dengan
19:32kementerian lembaga
19:33termasuk
19:33pemerintahan
19:34daerah
19:35karena penyelenggaraan
19:36MBG ini
19:37di seluruh
19:38Indonesia
19:39dan juga
19:41terkait dengan
19:42aspek penegakan
19:43hukum
19:43tentu pemerintah
19:44menghormati
19:45sepenuhnya
19:46apa yang sedang
19:48dikerjakan oleh
19:49kejaksaan agung
19:50agar ini juga
19:52menjadi pengingat
19:53bagi pejabat
19:54publik yang lain
19:55agar tidak
19:57menyalahgunakan
19:58kewenangan
19:59jabatan
20:00apalagi yang
20:02melibatkan
20:02anggaran yang
20:03berasal dari rakyat
20:04tentu pemerintah
20:06zero tolerance
20:07terhadap praktik
20:08tersebut
20:08dan mempersilahkan
20:10seluruh
20:11aparat penegak
20:12hukum
20:12baik
20:13kejaksaan agung
20:14kepolisian
20:15republik Indonesia
20:16maupun komisi
20:17pemberantasan korupsi
20:18jika ada bukti
20:20permulaan yang cukup
20:21silahkan
20:22ditindak lanjuti
20:23demikian
20:23mas Reddy
20:24oke
20:25tapi
20:25bisa dipastikankah
20:27kepada publik
20:28bahwa transisi
20:28kepemimpinan ini
20:29tidak menghambat
20:30jadwal peluncuran
20:31atau distribusi
20:32program MBG
20:33di berbagai daerah
20:33termasuk juga
20:34tadi ada
20:34perbaikan
20:36tata kelola
20:36dan segala macamnya
20:37mas Kurnia
20:38ya
20:39tentu
20:40ini tidak
20:41menghambat
20:42sama sekali
20:42oke
20:43karena
20:43salah satu
20:45pimpinan
20:45BGN yang baru
20:46yaitu Bu Nani
20:47Ibu Kepala BGN
20:49juga melanjutkan
20:51tongkat
20:51estafet kepemimpinan
20:53sebelumnya juga
20:54beliau
20:55concern di isu
20:56investigasi
20:57sidak
20:57SPPG
20:58dan lain sebagainya
20:59maka dari itu
21:00ini harus
21:01tetap
21:02berjalan
21:03sembari itu
21:04tata kelola
21:05dari kelembagaan
21:07tata kelola
21:08dari program
21:09penyelenggaraan
21:10MBG ini
21:11akan terus
21:12diperbaiki
21:13akan terus
21:15dilakukan
21:15secara berkala
21:17tanpa
21:18mengesampingkan
21:19aspirasi-aspirasi
21:21masyarakat
21:21termasuk
21:22aspirasi
21:23Pak Agus
21:24dan juga
21:25masyarakat
21:27lainnya
21:27demikian
21:29kalau Pak Agus
21:30tadi bagaimana
21:31berani atau tidak
21:32begitu ya
21:32kira-kira
21:32kejaksaan
21:33menelusuri juga
21:34ada
21:35apakah ada
21:36praktik yang
21:37tidak terpuji juga
21:38di SPPG
21:39yang dikelola oleh
21:40tadi kalau kata Pak Agus
21:41ada TNI dan
21:41Polri dan
21:42mungkin ada
21:43seorang
21:44MyGen TNI
21:44Tenggono juga
21:45disitu ditempatkan
21:46sebagai wakil
21:46Kepala BGN
21:47mudah-mudahan
21:49ini juga
21:49menjadi
21:50apa ya
21:51menjadi salah satu
21:52fungsi yang
21:53bisa
21:55memberikan
21:56efek evaluasi
21:58yang menyeluruh
21:58begitu untuk BGN
21:59melakukan pengawasan
22:00terhadap
22:01setiap SPPG
22:02yang menjalankan
22:03program MBG
22:04jangan lagi terjadi
22:05seperti yang terjadi
22:06saat ini
22:07ada dugaan
22:08praktik korupsi
22:09dalam pengelolaan MBG
22:10baik terima kasih
22:11Kurnia Ramadana
22:13pelaksana tugas
22:14Deputi 3
22:15Bakom
22:16Republik Indonesia
22:16dan Agus Pembagio
22:18mengawal kebijakan publik
22:19telah berbagi perspektifnya
22:20di Breaking News Kompas ini
22:21Selamat malam Bapak
22:21sampai jumpa lagi
22:23Selamat malam Mas Kurnia
22:24malam semua
Komentar