Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 9 jam yang lalu
KOMPAS.TV - Siaran langsung di TikTok berujung maut. Seorang remaja di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, tewas akibat luka tembak yang diduga dilakukan sepupunya sendiri. Polisi menangkap terduga pelaku dalam waktu kurang dari 12 jam.

Polres Ogan Komering Ilir mengungkap kasus penembakan yang menyebabkan korban berinisial S-H tewas akibat luka tembak di bagian perut.

Peristiwa berawal saat korban bersama remaja lain yang merupakan sepupunya sedang live di media sosial di sebuah rumah di Desa Margo Bakti, Kecamatan Mesuji.

Tiba-tiba terdengar letusan yang mengakibatkan korban mengalami luka serius dan dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pertolongan medis, sebelum akhirnya meninggal dunia.

Usai melakukan serangkaian penyelidikan, polisi menangkap terduga pelaku dan menyita sejumlah barang bukti.

Kepada polisi, pelaku mengaku tidak sengaja menembakkan senjata api itu ke sepupunya saat sedang memainkan senjata api tersebut.

#sumsel #tewastertembak #medsos

Baca Juga Pendaftaran Siswa Baru 2026/2026 di Denpasar dan Bengkulu Dimulai | SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/regional/672604/pendaftaran-siswa-baru-2026-2026-di-denpasar-dan-bengkulu-dimulai-sapa-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/672605/live-di-medsos-remaja-di-sumsel-tewas-tertembak-sapa-siang
Transkrip
00:00Saudara, siaran langsung di TikTok berujung maut.
00:04Remaja di Ogan Komeri Ilir, Sumatera Selatan tewas akibat luka tembak yang diduga dilakukan sepupunya sendiri.
00:10Polisi menangkap terduga pelaku dalam waktu kurang dari 12 jam.
00:16Polres Ogan Komeri Ilir mengungkap kasus penembakan yang menyebabkan korban berinisial SH tewas akibat luka tembak di bagian perut.
00:24Peristiwa berawal saat korban bersama remaja lain yang merupakan sepupunya sedang live di media sosial di sebuah rumah di desa
00:32Margo Bakti, Kecamatan Masuji.
00:33Tiba-tiba terdengar letusan yang mengakibatkan korban luka serius dan dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pertolongan medis sebelum akhirnya
00:42meninggal dunia.
00:44Usai melakukan serangkaian penyelidikan, polisi menangkap terduga pelaku dan menyita sejumlah barang bukti.
00:49Pada polisi, pelaku mengaku tidak sengaja menembakkan senjata api tukas pupunya saat sedang memainkan senjata api tersebut.
00:58Hasil pemeriksaan di TKP dan juga hasil pemeriksaan tersangka pada saat pemeriksaan.
01:04Jadi tanpa diduga senjata api rakitan yang dipegang oleh si pemeriksaan ini tiba-tiba meletus dan akhirnya mengenai sekorban.
01:20Saat ini untuk tersangka barang bukti senjata api rakitan, begitu juga dengan alat bukti lainnya sudah diamankan dan dapat menjadi
01:28lebih lanjut di serbis.
Komentar

Dianjurkan