Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 9 jam yang lalu
KOMPAS.TV - Memilah sampah kini menjadi salah satu aktivitas rutin yang mulai dilakukan setiap siang hari di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember, Jawa Timur.

Sampah tersebut berasal dari setiap karyawan, seperti sampah bungkus makanan dan minuman, sampah alat tulis kantor, maupun ragam sampah lainnya dari setiap ruangan kerja.

Sampah dipisahkan dalam kategori, yakni sampah organik mudah terurai, sampah anorganik yang bernilai ekonomis, dan sampah residu, serta sampah cair berasal dari sisa air minum ke wadah yang telah disiapkan.

Pemilahan sampah ini untuk memudahkan proses daur ulang dan menekan beban tampung di tempat pembuangan akhir.

Gerakan memilah sampah bukan hal yang mempersulit aktivitas, tetapi menjadi sebuah tantangan untuk menjadikan lingkungan yang bersih dan sehat serta sebuah kebutuhan bagi karyawan.

Langkah kecil yang dimulai dari disiplin kebersihan dan memilah sampah diharapkan menjadi budaya baru untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat, bukan lagi sekadar impian.

Sementara itu, salah satu SMP di Solo, Jawa Tengah, mewajibkan siswanya untuk bersedekah dengan sampah. Dengan donasi ini, sekolah bisa membantu posyandu hingga siswa kurang mampu yang ada di sekitarnya.

Inilah yang dilakukan SMP Negeri 14 Solo untuk menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan para siswa.

Siswa diminta untuk mengumpulkan sampah nonorganik yang bernilai jual. Di satu sisi, siswa diajari untuk bersedekah sekaligus belajar memilah sampah.

Sampah yang dipilah di rumah kemudian dibawa ke sekolah. Di sini nantinya akan dipilah lagi sesuai jenis dan nilai jual.

#jember #solo #pilahsampah

Baca Juga Usai Berhaji, Jemaah Patuna Jalani Badal Umrah Sebelum Pulang ke Indonesia | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/nasional/672595/usai-berhaji-jemaah-patuna-jalani-badal-umrah-sebelum-pulang-ke-indonesia-kompas-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/672602/pemkab-jember-hingga-siswa-smp-di-solo-gerakkan-pilah-sampah-sapa-siang
Transkrip
00:00Saudara darurat TPA, pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur menggerakkan pilah sampah dari sumbernya sebagai langkah strategis menekan volume limbah yang
00:09masuk ke tempat pembuangan akhir.
00:11Sementara di Solo, Jawa Tengah, siswa SMP belajar memilah dan mengumpulkan sampah untuk donasi kegiatan sekolah.
00:23Memilah sampah kini menjadi salah satu aktivitas rutin yang mulai dilakukan setiap siang hari di kantor badan penanggulangan bencana daerah
00:30Jember, Jawa Timur.
00:32Sampah tersebut berasal dari setiap karyawan seperti sampah bungkus makanan dan minuman, sampah alat tulis kantor maupun ragam sampah lainnya
00:40dari setiap ruangan kerja.
00:42Sampah dipisahkan dalam kategori yakni sampah organik mudah terurai, sampah anorganik yang bernilai ekonomis dan sampah residu.
00:50Serta sampah cair berasal dari sisa air minum kewadah yang telah disiapkan.
00:56Pemilahan sampah ini untuk memudahkan proses daur ulang dan menekan beban tampung di tempat pembuangan akhir.
01:02Gerakan memilah sampah bukanlah hal yang mempersulit aktivitas, tetapi menjadi sebuah tantangan untuk menjadikan lingkungan yang bersih dan sehat
01:10dan sebuah kebutuhan bagi karyawan.
01:14Kita inisiasi dan kemudian kita laksanakan pemilahan sampah dari konsumsi kita sehari-hari.
01:21Maka dibuatkanlah tempat-tempat sampah, tempat pembuangan sampai tempat pemrosesan.
01:29Yang itu nanti ujung akhirnya adalah untuk sampah organik, itu tentu saja akan kita buang di tempat yang sudah kita
01:36siapkan.
01:37Yang sampah organik, itu nanti kita buat untuk hal-hal yang berkaitan dengan daur ulang.
01:45Sementara salah satu SMP di Solo, Jawa Tengah, mewajibkan siswanya untuk bersedekah dengan sampah.
01:51Dengan donasi ini, sekolah bisa membantu posyandu hingga siswa kurang mampu yang ada di sekitarnya.
01:57Inilah yang dilakukan SMP Negeri 14 Solo untuk menemukan kepedulian sosial di kalangan para siswa.
02:04Siswa diminta untuk mengumpulkan sampah non-organik yang bernilai jual.
02:08Di satu sisi, siswa diajari untuk bersedekah sekaligus belajar memilah sampah.
02:14Sampah yang dipilah di rumah kemudian dibawa ke sekolah.
02:17Di sini nantinya akan dipilah lagi sesuai jenis dan nilai jual.
02:22Ketika mereka sudah diajari di sekolah, diharapkan di rumah hal ini diterapkan.
02:28Jadi anak-anak di rumah juga memilah sampah.
02:31Nah, kelanjutannya adalah program Jarek Kampuh ini, Ajar Becek Sedekah Sampah Ampuh.
02:38Sampah-sampah yang sudah dipilah di rumah tadi, sebulan sekali dibawa ke sekolah dan menjadikan bentuk sedekah mereka.
02:46Hasil sedekah itulah yang nanti kemudian kami gunakan untuk membantu program-program di SMP Negeri 14 Kota Surakarta.
02:57Langkah ini dinilai efektif untuk solo yang juga mengalami darurat sampah.
03:01Selain belajar memilah sampah, para siswa juga membantu sesama yang membutuhkan di sekitar sekolah.
03:07Tim Liputan, Kompas TV
Komentar

Dianjurkan