00:00Presiden inginnya sempurna bahwa semua itu tidak ada, terjadi sedikit pun ada yang menyimpang dari program beliau.
00:07Saya sempat singgung soal MBK itu kan semalam Bapak Presiden kemudian mencopot atau mengganti kepala BGN dari Pandung.
00:13Melihatnya seperti apa, apakah itu sudah langkah yang tepat atau bagaimana?
00:16Oke, kemarin saya dengar memang bawa kepala MBK ya.
00:22BGN?
00:23BGN, BGN itu dicopot oleh Bapak Presiden.
00:26Saya punya keyakinan bahwa Bapak Presiden sudah lama mendengar informasi, mencermati, menganalisa, mengevaluasi berbagai sumber yang masuk ke beliau, sehingga
00:42langkah yang tepat.
00:43Saya yakin ini mungkin, saya yakin ini perbaikan, untuk perbaikan kedepannya, sehingga di BGN itu semakin transparan, akuntabel, dan betul
00:56-betul keingin Bapak Presiden bahwa ini uang rakyat yang harus betul-betul dikawal.
01:01Tidak ada terjadinya korupsi, tidak ada terjadinya penyimpangan, tidak ada terjadinya menguntungkan kepentingan perseorangan, kelompok maupun golongan.
01:13Tetapi betul-betul Bapak Presiden menginginkan bahwa ini untuk kepentingan rakyat.
01:18Bapak Presiden ingin sumber daya manusia ke depan ini kumpul dengan bergisi makanan akan menjadi pintar dan sebagainya.
01:26Secara saya itu Presiden, saya yakin bahwa Presiden sudah mendapat masukan-masukan, dan tentunya disampaikan oleh mensajenya kemarin,
01:35dari satu setengah tahun yang sudah dilakukan oleh Kepala BGN, serta wakilnya yang kemarin diberhentikan,
01:45banyak hal-hal yang sudah dilakukan secara positif, dan ke depan ini perlu evaluasi,
01:51dan pergantian ini saya yakin mudah-mudahan ke depan akan lebih baik dan kita kawal.
01:58Pak Ijin, pada saat ini juga tadi kan Kejagung juga sedang menggeledah kantor BGN gitu,
02:03dan sebelumnya kan kalau nggak salah Pak Redung juga sempat menemukan bahwa di lapangan ada terjadi praktek semacam jual beli
02:09titik dapur gitu.
02:10Apakah ini yang kemudian menjadi dasar dari Presiden kemudian mencopot pedadan gitu?
02:15Ya kemungkinan besar seperti itu, banyaklah informasi-informasi berjauh, saya rasa ke Presiden yang menyampai,
02:21bukan tidak serta-merta dari temuan saya di lapangan, tetapi dari banyak sumber lah.
02:28Kalau saya kan dulu sudah sebulan yang lalu mungkin saya sidak ke lapangan, ada hal-hal ketimpangan,
02:36tapi yang baik juga banyak.
02:38Tapi Presiden inginnya sempurna bahwa semua itu tidak ada terjadi sedikitpun ada yang menyimpang dari program beliau.
02:47Karena ini, itu tadi saya katakan ini uang rakyat yang harus di bertanggung jawaban kepada rakyat.
02:52Ingin penegasan berdudung berarti itu kemudian salah satu faktor yang kemudian Bapak Presiden dalam hal ini mengevaluasi kepala BGN gitu?
02:58Gak ada temuan.
02:59Pak, artinya rencana pembelajaran ini sudah lama kalau menangkap?
03:04Saya yakin sudah direncana Pak Redung.
03:08Tapi dari Pak Redung sendiri, apakah ada temuan lain kerasipas selain adanya praktik jual-beli di dapur gitu?
03:15Ya saya pun dapat informasi seperti itu.
03:17Kalau saya lebih banyak melihat itu adalah bagaimana manajemennya sebetulnya yang harus diperbaiki ya.
03:23Niat baik Bapak Presiden untuk mencerdaskan anak-anak melalui program BGN ini, MBD ini.
03:31Ya artinya tidak hanya sekedar makan saja tetapi manajemen ini memang harus kita atur sehingga tidak ada celah-celah penyimpangan
03:44-penyimpangan dimanfaatkan oleh yang punya dapur, punya hiasan, bahkan SPPB-nya sendiri.
03:51Sehingga pastinya akan menurunkan kualitas.
03:54Ini yang akan kita kawal dulu.
03:56Kemudian saya akan cek di lapangan dan saya akan, saya temukan dan saya sampaikan ke wartawan.
04:00Itu aja.
04:02Saya gak ada beban.
04:26Kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami.
04:30Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
04:35Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar