Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengaku mendapatkan informasi pencopotan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana terkait dugaan jual beli titik dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal itu disampaikan Dudung saat menjawab pertanyaan wartawan soal dugaan adanya jual beli titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai dasar pencopotan Dadan dan penggeledahan kantor BGN.

"Ya, kemungkinan besar seperti itu. Banyak infromasi yang sampai ke Presiden, tidak serta merta dari temuan saya di lapangan, tetapi dari banyak sumber," ujar Dudung kepada wartawan di kompleks parlemen, Jakarta, pada Rabu (3/6/2026).

Baca Juga Kronologi Presiden Prabowo Rombak Pimpinan BGN, Dadan Hindayana & Dua Wakil Kepala Dicopot! di https://www.kompas.tv/nasional/672582/kronologi-presiden-prabowo-rombak-pimpinan-bgn-dadan-hindayana-dua-wakil-kepala-dicopot

#dudungabdurachman #kepalabgn #dadanhindayana

Video Editor: Joshua

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/672591/dudung-ksp-mengaku-dapat-kabar-kepala-bgn-dadan-dicopot-karena-dugaan-jual-beli-titik-dapur-mbg
Transkrip
00:00Presiden inginnya sempurna bahwa semua itu tidak ada, terjadi sedikit pun ada yang menyimpang dari program beliau.
00:07Saya sempat singgung soal MBK itu kan semalam Bapak Presiden kemudian mencopot atau mengganti kepala BGN dari Pandung.
00:13Melihatnya seperti apa, apakah itu sudah langkah yang tepat atau bagaimana?
00:16Oke, kemarin saya dengar memang bawa kepala MBK ya.
00:22BGN?
00:23BGN, BGN itu dicopot oleh Bapak Presiden.
00:26Saya punya keyakinan bahwa Bapak Presiden sudah lama mendengar informasi, mencermati, menganalisa, mengevaluasi berbagai sumber yang masuk ke beliau, sehingga
00:42langkah yang tepat.
00:43Saya yakin ini mungkin, saya yakin ini perbaikan, untuk perbaikan kedepannya, sehingga di BGN itu semakin transparan, akuntabel, dan betul
00:56-betul keingin Bapak Presiden bahwa ini uang rakyat yang harus betul-betul dikawal.
01:01Tidak ada terjadinya korupsi, tidak ada terjadinya penyimpangan, tidak ada terjadinya menguntungkan kepentingan perseorangan, kelompok maupun golongan.
01:13Tetapi betul-betul Bapak Presiden menginginkan bahwa ini untuk kepentingan rakyat.
01:18Bapak Presiden ingin sumber daya manusia ke depan ini kumpul dengan bergisi makanan akan menjadi pintar dan sebagainya.
01:26Secara saya itu Presiden, saya yakin bahwa Presiden sudah mendapat masukan-masukan, dan tentunya disampaikan oleh mensajenya kemarin,
01:35dari satu setengah tahun yang sudah dilakukan oleh Kepala BGN, serta wakilnya yang kemarin diberhentikan,
01:45banyak hal-hal yang sudah dilakukan secara positif, dan ke depan ini perlu evaluasi,
01:51dan pergantian ini saya yakin mudah-mudahan ke depan akan lebih baik dan kita kawal.
01:58Pak Ijin, pada saat ini juga tadi kan Kejagung juga sedang menggeledah kantor BGN gitu,
02:03dan sebelumnya kan kalau nggak salah Pak Redung juga sempat menemukan bahwa di lapangan ada terjadi praktek semacam jual beli
02:09titik dapur gitu.
02:10Apakah ini yang kemudian menjadi dasar dari Presiden kemudian mencopot pedadan gitu?
02:15Ya kemungkinan besar seperti itu, banyaklah informasi-informasi berjauh, saya rasa ke Presiden yang menyampai,
02:21bukan tidak serta-merta dari temuan saya di lapangan, tetapi dari banyak sumber lah.
02:28Kalau saya kan dulu sudah sebulan yang lalu mungkin saya sidak ke lapangan, ada hal-hal ketimpangan,
02:36tapi yang baik juga banyak.
02:38Tapi Presiden inginnya sempurna bahwa semua itu tidak ada terjadi sedikitpun ada yang menyimpang dari program beliau.
02:47Karena ini, itu tadi saya katakan ini uang rakyat yang harus di bertanggung jawaban kepada rakyat.
02:52Ingin penegasan berdudung berarti itu kemudian salah satu faktor yang kemudian Bapak Presiden dalam hal ini mengevaluasi kepala BGN gitu?
02:58Gak ada temuan.
02:59Pak, artinya rencana pembelajaran ini sudah lama kalau menangkap?
03:04Saya yakin sudah direncana Pak Redung.
03:08Tapi dari Pak Redung sendiri, apakah ada temuan lain kerasipas selain adanya praktik jual-beli di dapur gitu?
03:15Ya saya pun dapat informasi seperti itu.
03:17Kalau saya lebih banyak melihat itu adalah bagaimana manajemennya sebetulnya yang harus diperbaiki ya.
03:23Niat baik Bapak Presiden untuk mencerdaskan anak-anak melalui program BGN ini, MBD ini.
03:31Ya artinya tidak hanya sekedar makan saja tetapi manajemen ini memang harus kita atur sehingga tidak ada celah-celah penyimpangan
03:44-penyimpangan dimanfaatkan oleh yang punya dapur, punya hiasan, bahkan SPPB-nya sendiri.
03:51Sehingga pastinya akan menurunkan kualitas.
03:54Ini yang akan kita kawal dulu.
03:56Kemudian saya akan cek di lapangan dan saya akan, saya temukan dan saya sampaikan ke wartawan.
04:00Itu aja.
04:02Saya gak ada beban.
04:26Kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami.
04:30Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
04:35Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan