00:00Saudara jemaah haji khusus Patuna memanfaatkan waktu setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan melaksanakan umroh.
00:09Apa saja kegiatan jemaah khusus Patuna yang kini berada di Mekah, Arab Saudi, kita akan langsung terhubung dengan jurnalis Kompas
00:15TV, dia Megasari Anjaya.
00:18Mega, bagaimana persiapan kepulangan para jemaah haji khusus Patuna?
00:23Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Renata. Ya memang tinggal menunggu hari, kami menghitung hari akan kembali ke tanah air.
00:32Hari ini jadwal di jemaah haji khusus Patuna travel adalah umroh, terutama sebelum kepulangan.
00:41Mayoritas dari kami jemaah membadalkan umroh, sama seperti mewakilkan umroh bagi sanak saudara atau bahkan orang tua yang sudah tidak
00:52ada,
00:53lalu dalam kondisi sakit keras yang tidak memungkinkan untuk datang ke tanah suci, maka dibadalkan.
00:59Sebelum proses umroh, kami jemaah Fatuna hari ini akan melakukan ziarah kota Mekah dulu, dimulai di Jabalsur.
01:09Jabalsur ini adalah tempat yang amat Rasulullah SAW bersembunyi ketika akan dihijrah dari Mekah ke Madinah.
01:18Nah, disinilah kami jemaah diajak berkontemplasi bagaimana kita berstrategi dulu sebelum menghadapi kendala.
01:30Setelah umroh rencananya kami nanti hari Jumat, persiapan akan menuju jedah.
01:36Karena lumayan ya, dari Mekah menuju jedah, memakan waktu sekitar 5-6 jam mungkin dengan perjalanan darat.
01:45Nah, dari jedah itulah nanti kami akan kembali ke Jakarta dan kami adalah paket terakhir yang akan kembali ke Jakarta
01:53pada hari Minggu.
01:56Jemaah saat ini memang lumayan bervariasi ya.
02:00Sepertinya memang fisik haji, nah ini dia sebenarnya satu hal Renata yang ingin kami pastikan lagi bagi masyarakat Indonesia yang
02:09ingin pergi berumroh maupun berhaji tahun depan.
02:12Betul-betul menyiapkan fisik.
02:14Karena kami di haji khusus saja dengan fasilitas lumayan ketat dengan tujuan-tujuan ibadah.
02:22Bahkan kami berjalan kaki, itu fisik benar-benar terasa banget.
02:27Ketika puncak haji saya hitung jumlah langkah itu sampai 32 ribu langkah.
02:31Maksudnya ada yang 35 ribu langkah dalam satu hari.
02:34Sedangkan di hari-hari landai seperti hari ini bisa sekitar 70 ribu, 20 ribu langkah.
02:41Memang hotel kami, tempat kami menginap di pelatarannya Masjidil Haram.
02:45Tetapi menuju Masjidil Haram itu dulu kami juga seakan memakai sistem war ya.
02:51Jadi mau umroh maupun mau ibadah, sholat lima waktu.
02:55Kami benar-benar menyiapkan fisik yang harus benar-benar dalam kondisi prima.
03:00Karena di sini cuaca juga panas, lebih dari 40 daerah kalsius.
03:06Dan jemaah di sini dari seluruh dunia juga ternyata masih banyak sekali, masih padat sekali.
03:15Terutama di jam-jam sholat lima waktu itu benar-benar kita mempersiapkan paling lambat itu satu jam.
03:22Kalau sudah satu jam, jalanan sudah ditutup-tutup dan kita harus memutar.
03:27Dan jadinya jumlah langkahnya akan semakin banyak.
03:31Di sini jemaah kita melakukan sekali dalam tanda kutip ya.
03:34Agar tidak kucing-kucingan dengan roti darbutan seperti itu, kami lebih memilih menyatukan waktu sholat.
03:42Bukan berarti memadakan sholat ya, tidak.
03:45Jadi ketika durur, yaudah kami stay di masjid, beribadah, mengaji.
03:51Seperti itu menunggu asar.
03:52Dan juga dari asar ke mandi dan ke isa, baru kami kembali ke hotel.
03:57Karena mengingat, sangat padat di sini landai-landai.
04:01Jam 10 pagi sampai jam 11.30 Mekah, Arab Saudi.
04:06Nah itu lumayan landai, bahkan saya dan teman saya dari Kompas TV kemarin,
04:11Alhamdulillah berkesempatan mencium Kaabah.
04:16Berdesak-desakan, tapi Alhamdulillah kami berhasil.
04:18Renata.
04:19Oke baik, jadi memang satu pesan penting bagaimana kemudian jemaah haji ini harus terus mempersiapkan kondisi fisik,
04:27apalagi yang berencana untuk menunaikan ibadah haji tahun depan.
04:31Ini juga menjadi satu pesan penting yang disampaikan oleh jurnalis Kompas TV,
04:35Mega Sari Anjay.
04:38Terima kasih banyak laporan lengkapnya langsung dari Mekah, Arab Saudi.
04:43Saat selalu.
Komentar