Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 10 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Apakah diamnya Amerika Serikat di tengah negosiasi yang tak kunjung selesai dengan Iran justru memperbaiki situasi atau malah menghambat perdamaian?.

Kita ulas bersama pakar ilmu Hubungan Internasional President University Teuku Rezasyah dan Pengamat Timur Tengah Faisal Assegaf dalam Sapa Pagi pada Rabu (3/6/2026).

Video Editor: Aqshal
Produser: Theo Reza

Baca Juga AS-Iran Kembali Saling Serang: Kapal Tanker dan Pangkalan Militer di Kuwait dan Bahrain Jadi Target di https://www.kompas.tv/internasional/672508/as-iran-kembali-saling-serang-kapal-tanker-dan-pangkalan-militer-di-kuwait-dan-bahrain-jadi-target



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/672596/full-iran-as-memanas-trump-hanya-diam-ini-kata-faisal-assegaf-pengamat-hi
Transkrip
00:00Apakah diamnya Amerika Serikat di tengah negosiasi yang tak kunjung selesai dengan Iran justru memperbaiki situasi atau malah menghambat perdamaian?
00:07Kita akan ulas bersama dengan pengamat hubungan internasional dari Presiden Universiti, ada Pak Teku Reza Shah dan juga ada pengamat
00:14Timur Tengah, Bung Faisal Asegaf.
00:16Selamat pagi, Assalamualaikum Pak Teku dan juga Bung Faisal.
00:19Selamat pagi, Assalamualaikum Mbak Adistini, Pak Reza.
00:23Saya ingin tahu dulu ke Pak Teku, Pak Teku ini ada hal yang kemudian anomali yang terjadi beberapa hari belakangan.
00:31Salah satunya adalah diamnya Presiden Donald Trump di tengah, kita tahu adanya kesepakatan yang saat ini tengah ditempu.
00:40Apa ini menjadi strategi baru dari Donald Trump atau sebenarnya Donald Trump justru sudah desperate?
00:47Perkembangan ini sangat menarik ya secara teori hubungan internasional.
00:51Saya pikir untuk analogi kita bisa lihat dari sepak bola.
00:55Jadi pergerakan dari total futbol menuju Katenachio.
00:59Atau dari menyerang secara frontal dan sistematis menjadi bertahan secara total dan sistematis
01:05untuk selanjutnya bersiap menyerang untuk menang pada saat yang tepat dan anggun.
01:10Ini kira-kira kalau saya mengikuti cara berpikir Trump ya.
01:13Dalam hal ini, Amerika Serikat memang meredakan diplomasi total ke Iran
01:18karena merasa diri sudah cukup kuat dan berpotensi menang.
01:21Jadi ada tiga faktor kemenangan saya pikir yang ada dalam benak Donald Trump
01:25dan bagi Iran ini mereka berpikir ini silakanlah berpikir seperti itu.
01:30Dalam benak Donald Trump, faktor pertama adalah
01:33gebrakan Israel di Lebanon dan Gaza sudah cukup mempersulit diplomasi Iran.
01:39Jadi dalam hal ini, kementerian dan lembaga Iran agak gamang
01:43bagaimana mengamankan diplomasi pada saat yang sama juga mengomentari pergerakan Israel di Lebanon dan Gaza.
01:50Kedua, dalam pandangan Amerika Serikat, Iran ini sudah semakin lemah di dalam negerinya sendiri
01:55sehingga akan melunak dalam kebijakan nuklir dan selat hormus.
01:59Ketiga, Amerika Serikat yang diam ini berpotensi menjadikan dirinya sebagai part of the problem
02:06part of the solution atau bagian dari penyelesaian
02:08sekaligus juga good boy atau pria yang baik.
02:12Sementara Iran dianalogikan sebagai part of the problem atau bagian dari masalah
02:17dan bad boy, orang yang buruk.
02:19Dengan cara ini, opini dunia akan terbentuk untuk mendukung kebijakan jangka panjang Amerika Serikat.
02:24Juga kombinasi 1, 2, 3 di atas memungkinkan Amerika Serikat semakin percaya diri
02:30di hadapan parlemen Amerika Serikat dan mempersiapkan partai republik
02:34untuk pemilihan setelah bulan-bulan November mendatang.
02:36Demikian.
02:37Oke, jadi ini adalah strategi yang tengah dimainkan oleh seorang Donald Trump
02:42untuk bisa memperlihatkan kepada dunia kalau Amerika Serikat adalah part of solution
02:48dan juga Trump adalah good boy begitu ya.
02:52Ini yang kemudian coba dibalik yang persepsi dari masyarakat termasuk juga masyarakat Amerika Serikat.
03:00Bagaimana Bung Faisal Asgaf melihat ini semua termasuk juga respon Iran?
03:07Saya kira ini menunjukkan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak berdaya menghadapi Iran
03:13sekaligus juga tidak berdaya menghadapi Netanyahu
03:16atau Amerika secara umum tidak bisa menekan Israel.
03:21Kalau kita lihat rekam jejak Trump ketika perang Gaza
03:25itu kan sama sekali Trump tidak menuntut gencatan senjata segera setelah dia menjabat pada Januari 2025
03:34tapi Trump terus memperpanjang genosida yang lakukan oleh Israel
03:39hingga akhirnya gencatan senjata semuanya itu yang diajukan atau yang dilakukan itu
03:46hanya demi kepentingan Israel untuk menyelamatkan para sandera.
03:49Saya kira dalam perang kali ini pun juga sama
03:53jadi Trump tidak bisa menghentikan Netanyahu untuk melanjutkan perangnya menghadapi Hezbollah
03:59karena memang Trump dengan Netanyahu ini satu posisi
04:02dalam arti ketika terjadi gencatan senjata di Libanon
04:06atau November 2025 setelah gencatan senjata di Gaza awal Oktober 2025
04:11itu adalah salah dua-duanya sama-sama menuntut pemerintah Libanon melucuti senjata Hezbollah
04:17dan itu memang tidak mungkin karena pemerintah Libanon tidak punya kekuatan militer
04:21yang seimbang dengan Hezbollah sangat jauh kekuatannya lebih kecil ketimbang Hezbollah
04:26jadi apa yang dilakukan Trump sekarang dengan dia
04:29ya sebenarnya tidak akan mengubah situasi di lapangan
04:32Israel akan tetap melanjutkan serangan ke Libanon hingga Hezbollah bisa dilemahkan
04:37karena memang itu salah satu janji atau ambisi Netanyahu
04:41kalau memang karena tenggat waktu yang diberikan oleh Trump maupun Netanyahu adalah akhir tahun lalu
04:46untuk pemerintah Libanon bisa melucuti senjata Hezbollah
04:49kalau memang tidak bisa ya Israel yang akan melakukan untuk melucuti senjata secara paksa
04:56walaupun kita tahu itu tidak bisa dilakukan sampai sekarang
05:00saya kira ini malah diamnya Trump ini malah akan merugikan posisi Trump di dalam negeri
05:07karena Selat Kormus yang sudah dikelola secara eksklusif oleh Iran
05:12karena memang ada undang-undang yang mereka sudah sahkan pada akhir Maret lalu
05:16terus kemudian Amerika tetap melanjutkan blokade terhadap pelabuhan Iran
05:22itu artinya tetap membuat pasokan minyak global terhambat
05:25dan harga minyak di Amerika pun juga tetap tinggi
05:29atau membuat tekanan terhadap rakyat Amerika sendiri
05:32terus kemudian juga dengan kelanjutan serangan Israel ini sendiri
05:36artinya pemerintahan Trump dianggap terus melanjutkan
05:40pelanggaran hukum yang tetap membiarkan Israel melanggar hukum internasional
05:44baik di Libanon maupun di jalur Gaza
05:46oke kalau menurut Bung Faisal persepsinya adalah ketika diplomasi diam ini
05:51sedang dimainkan oleh Presiden Donald Trump
05:53justru ini rasa-rasanya tidak efektif
05:56justru posisi ini akan menyudutkan Trump di mata warganya sendiri
06:01termasuk juga soal blokade Hormuz yang saat ini masih
06:07belum terlalu signifikan terlihat adanya perbaikan di sana
06:12bagaimana dengan pandangan Anda Bung Pataku
06:16kalau diplomasi diam ini yang dimainkan oleh Presiden Donald Trump ini rasa-rasanya tidak efektif
06:22justru posisi ini merugikan dari Donald Trump
06:27saya melihat Donald Trump itu adalah
06:30seseorang negosiator yang sangat tangguh
06:33kemudian dia juga melihat bahwa di dalam negeri betul ada masalah
06:37tapi masyarakat Amerika Sekret cenderung mendiamkan
06:40mendiamkan hal ini ya
06:41karena bagaimanapun juga suara voting di parlemen Amerika Sekret itu
06:46menempatkan partai republik masih unggul
06:49walaupun selisihnya antara 5 sampai 7
06:51kemudian dalam hal ini juga
06:53Trump itu yakin sekali
06:55bahwa dia bisa mengubah situasi kapanpun
06:58memang benar kata Bang Faisal
07:00Amerika Sekret sedang lemah
07:02kemudian juga Amerika Sekret memiliki banyak masalah di dalam negeri
07:06tapi kalau saya mencoba mengikuti cara berpikir Trump
07:08dia mencoba mengambil hati masyarakat Iran
07:12karena dengan serangan Israel yang terus-menerus
07:16ke berbagai front itu menunjukkan bahwa
07:21dia hanya Amerika Sekret yang bisa menekan Israel
07:24dan juga Amerika Sekret yang bisa berhubungan
07:28dengan kelompok-kelompok pro-Iran di luar negeri
07:30kemudian juga Amerika Sekret juga sadar
07:33bahwa kritik dari Iran itu sangat keras
07:37dimana Iran mengatakan
07:39terjadi banyak sekali gencatan senjata oleh Israel
07:42dan Amerika Sekret dalam hal ini masih diam
07:45karena dia berpikir bahwa dengan dia diam
07:47dia bisa menenangkan situasi
07:50di dalam negeri Amerika Sekret sendiri
07:52dan juga bisa mengambil hati masyarakat Iran
07:55karena mereka mulai melihat bahwa
07:57sekarang ini Trump sudah berubah
07:59dan untuk itu bisa saja tekanan
08:00ada tekanan dari dalam negeri
08:02agar para negosiator Iran
08:05yang dipimpin oleh ketua parlemen Iran
08:08Muhammad Bager Galibaf itu
08:09untuk lebih fleksibel
08:13sehingga nuklir itu bisa dibahas lebih lanjut
08:17kemudian juga hormus itu juga bisa dibahas
08:21dengan menyempakati hukum-hukum internasional
08:24dan juga aturan-aturan dari
08:25United Nations Convention on the Law of the Sea
08:28jadi demikian
08:30Oke, menurut Bung Faisal
08:32seperti apa?
08:33Apakah efektif ini akan
08:35kemudian bisa
08:36berupaya
08:37memfleksibelkan
08:39Galibaf
08:40termasuk juga
08:41pengambil hati masyarakat Iran
08:43Anda yakin
08:44masyarakat Iran
08:45bisa diambil hatinya oleh Trump?
08:48Saya kira itu tidak akan terjadi ya
08:50karena dari survei terakhir ini
08:52yang dilakukan stasiun pemerintah Iran
08:54stasiun televisinya
08:5582,6% rakyat Iran
08:58puas dengan respon dari
08:59angkatan bersenjata
09:00apapun ganda revolusi Islam Iran
09:02dalam menghadapi agresi
09:03Amerika dan Israel
09:05kemudian yang terakhir
09:06tuntutan Iran itu sendiri
09:08seperti dilansir stasiun televisi
09:10pemerintah Iran
09:11IRIP
09:11itu tidak ada sama sekali
09:13soal nuklir
09:14jadi Iran tidak mau lagi
09:15memasukkan
09:16soal program nuklirnya
09:17untuk dinegosiasikan
09:18dengan Amerika
09:19tuntutan Iran
09:20tetap
09:20salah satu
09:22antara lain adalah
09:23bencatan senjata permanen
09:25artinya bukan hanya di Iran
09:26itu di Lebanon
09:26di Gaza
09:27dan di semua front
09:29artinya termasuk di Iraq
09:30ataupun di Yemen nantinya
09:31terus kemudian juga
09:33meminta Amerika
09:34untuk cabut
09:35atau keluar dari Timur Tengah
09:36artinya itu tuntutan yang sangat
09:38kalau memang
09:39Amerika memenuhi itu
09:41artinya pukulan telak
09:42buat Amerika Serikat
09:43kemudian juga adalah
09:44pencabutan semua sanksi
09:46terus juga
09:46pencairan semua dana
09:48atau aset Iran
09:49yang dibekukan
09:50oleh Amerika
09:51dengan sekutunya
09:52kemudian adalah
09:53permintaan kompensasi
09:54lebih dari 300 miliar dolar
09:56Amerika Serikat
09:57kemudian adalah
09:58menghormati
09:59pengelolaan
10:00Selat Hormuz
10:01atau lalu lintas
10:01Selat Hormuz
10:02karena yang dilakukan Iran
10:03sejak awal April
10:05adalah sesuai hukum positifnya
10:07karena mereka
10:07Parlemen Iran
10:08sudah mengesahkan
10:09undang-undang
10:09pengelolaan Selat Hormuz
10:11jadi
10:11apa yang dilakukan oleh Trump
10:13ya tidak akan
10:14bisa menarik simpati
10:15rakyat Iran
10:16karena kita tahu
10:17rakyat Iran
10:17sejak hari pertama
10:19perang
10:20mereka turun ke jalan
10:21untuk mendukung
10:22apapun yang dilakukan
10:24oleh rezim
10:25yang sekarang ini
10:26dipimpin oleh
10:26mujtabah Khamenei
10:27ini menunjukkan
10:29bahwa apa yang dilakukan
10:30Trump ini ya
10:30Trump tidak lagi
10:31Trump tidak akan
10:33kalau kita membayangkan
10:35Presiden Amerika
10:36siapapun
10:37Trump
10:37ataupun Biden
10:38ataupun sebelumnya
10:39Obama
10:39semuanya
10:41memiliki
10:42istilahnya
10:43berlumuran darah
10:44rakyat Palestina
10:45ketika Obama
10:46menjabat
10:47itu ada
10:47Perang Gaza
10:472008-2009
10:49kemudian
10:50Perang Gaza
10:502012
10:51kemudian
10:52Perang Gaza
10:53pada 2014
10:54kemudian juga
10:55Biden
10:55kita tahu
10:562021-2025
10:58dan juga
10:59Trump juga
10:592025
11:00jadi apapun
11:01dilakukan Trump
11:01ataupun Presiden
11:02Amerika sebelumnya
11:03adalah untuk
11:04kepentingan Israel
11:04Trump melihat
11:06dia dengan diam
11:07artinya dia
11:07membiarkan Israel
11:09mencoba mencapai
11:10tujuannya yang
11:11yang tentu saja
11:11tidak akan berhasil
11:12yakni bagaimana
11:13melumpuhkan
11:14persenjataan
11:16atau kekuatan
11:17militer dari
11:17Hezbollah
11:18oke tapi kemudian
11:20yang juga menjadi
11:21pertanyaan saya
11:22ketika Presiden
11:23Donald Trump
11:23ini justru
11:24tengah
11:25diam
11:26begitu diplomasi
11:27diam sedang
11:28dimainkan oleh
11:28Donald Trump
11:30tapi justru
11:31Israel semakin
11:33dalam tanda kutip
11:33ya membabi buta
11:34untuk menginvasi
11:36Libanon
11:37begitu
11:37memang inikah
11:39taktik yang
11:39sebenarnya
11:40ingin dimainkan
11:41antara Amerika Serikat
11:42dan juga
11:43Israel
11:45ya memang benar
11:46karena Trump itu
11:47adalah Presiden
11:48paling berjasa
11:49kedua bagi Israel
11:50setelah
11:51Harry Truman
11:52Harry Truman
11:52hanya butuh
11:5311 menit
11:53untuk mengakui Israel
11:54setelah
11:55dideklarasikan oleh
11:56David Ben Gurion
11:57pada 14 Mei
11:571948
11:58terus jasa yang
11:59sudah dilakukan
12:00Trump adalah
12:01dengan mengakui
12:02Jerusalem
12:02pada 6 Desember
12:042017
12:04baik Barat
12:05maupun Timur
12:06sebagai ibu kota Israel
12:07kemudian dilanjutkan
12:08dengan pemindahan
12:08kedutan besar
12:09nah yang sedang
12:10dilakukan oleh
12:11Trump sekarang adalah
12:12bagaimana melumpuhkan
12:14Iran sebagai
12:15pendukung
12:16semua milisi
12:17anti-Zionis
12:17sekaligus juga
12:19kelompok pejuang
12:20nasionalis
12:20Hamas dengan
12:21jihad Islam di Gaza
12:22maupun Hezbollah
12:23di Libanon
12:23itu yang ingin
12:25dilakukan oleh
12:26Trump sekarang
12:26ya di Gaza
12:28mereka
12:28ingin menghabisi
12:30semua kelompok pejuang
12:31melalui Dewan Perdamaian
12:32kemudian di Hezbollah
12:33Trump dengan Netanyahu
12:34satu posisi
12:35bagaimana melumpuhkan
12:36Hezbollah
12:37ini adalah milisi
12:38yang paling kuat
12:40dari semua milisi
12:41yang didukung oleh Iran
12:42saya kira
12:43Trump tidak akan
12:45pernah menghukum Israel
12:47ini sudah dibuktikan
12:48walaupun ada
12:49genosida
12:50Trump sama sekali
12:51tidak
12:53melarang
12:54Netanyahu
12:55datang ke Amerika Serikat
12:56atau apalagi
12:57kita tidak bisa
12:58membayangkan
12:59Trump untuk
13:00menghukum Netanyahu
13:00atau melaksanakan
13:01surat perintah penangkapan
13:03yang dikeluarkan
13:03ICC pada November
13:042024
13:05Oke Pak Tuku
13:06bagaimana dengan perspektif Anda
13:08soal
13:08apa yang sudah disampaikan
13:09oleh Bung Faisal
13:11ini artinya
13:12justru
13:13ketika diplomasi
13:14diam
13:14di tengah
13:15dimainkan oleh
13:16Presiden Donald Trump
13:17justru ini
13:18dalam tanda kutip ya
13:19terlihat
13:20membiarkan
13:21Israel
13:22mencaplok
13:23dan juga
13:23semakin agresif
13:24untuk menginvasi
13:25Libanon
13:27begitu
13:27itu artinya
13:28justru
13:29negosiasi
13:30semakin jauh
13:31dari kata
13:32sepakat
13:34yang Bang Faisal
13:35katakan itu
13:36tepat sekali ya
13:37memang terjadi
13:38pembagian tugas ya
13:39antara Amerika Serikat
13:41dengan
13:41Amerika Serikat
13:42dengan Israel
13:43tapi pada saat yang sama
13:45Trump mempermainkan
13:46perpapan catur yang lain
13:48begitu
13:48dia sedang
13:49dia sedang
13:50berpikir
13:51bagaimana terus-menerus
13:53mendestabilisasi
13:54Iran
13:54karena dia tahu persis
13:56Iran itu
13:57ekonominya
13:57sedang tidak stabil
13:58mata uangnya
13:59semakin rontok
14:00inflasi itu
14:01semakin tinggi
14:02kemudian juga
14:03perusahaan-perusahaan
14:05Iran
14:05banyak yang tidak berjalan
14:06kemudian
14:07bank-bank
14:07semakin jauh
14:09dari
14:09sistem SWIFT
14:11kemudian
14:12Amerika Serikat juga tahu
14:13bahwa
14:13Iran sedang menghadapi
14:15masalah lingkungan hidup
14:16terutama sekali
14:17kekeringan
14:18dan desertifikasi
14:19kemudian juga
14:20Iran sedang menghadapi
14:21polusi
14:22polusi yang besar
14:23kemudian juga
14:24dalam pandangan CIA
14:25di Iran
14:28sedang terjadi
14:29legitimasi
14:30atas kepemimpinan
14:31karena walaupun
14:32kita harus akui
14:33siah imamiah itu
14:35sangat kuat
14:36marja itaknit itu
14:37sedang berlaku
14:37tapi kalau kita melihat
14:39dari cara berpikir
14:40Amerika Serikat
14:40itu pasti masih ada
14:42titik-titik yang bisa
14:43digoyang
14:44titik-titik yang bisa
14:45digoyang itu
14:46adalah
14:47kaum protester
14:48kaum demonstran
14:50yang masih bisa dibina
14:51kemudian juga
14:52mereka yang mengkritisi
14:53pelanggaran hak
14:54asisi manusia
14:55dan juga
14:57dan juga
14:58Amerika Serikat itu
14:59sangat berpeluang
15:00untuk menggoyang Iran
15:02dari perbatasan
15:03misalnya perbatasan
15:04barat
15:04itu ada
15:05Iraq ya
15:05yang sekitar
15:071400 km
15:08kemudian ada
15:09perbatasan timur laut
15:10itu Turkmenistan
15:11itu sekitar
15:121100 km
15:13perbatasan timur
15:15Afghanistan
15:15sepanjang
15:16900 km
15:17itu masih bisa digoyang
15:19karena dari titik-titik
15:20tersebut
15:21masih ada
15:22kelompok-kelompok
15:22minoritas
15:23masih ada
15:23kelompok-kelompok
15:24yang bisa dirancang
15:25oleh Amerika Serikat
15:26untuk melawan
15:27pemerintah pusat
15:28jadi untuk itu
15:29kelas Amerika Serikat
15:30bisa saja menerapkan
15:31satu sistem
15:31namanya
15:32responsibility to protect
15:33dimana satu
15:34kelengahan sedikit saja
15:35dari Iran
15:36dalam mengawal
15:37perbatasannya
15:37bisa dianggap
15:38ini merupakan
15:39satu pelanggaran
15:40atas hak asasi manusia
15:41sehingga Amerika Serikat
15:42dapat dengan mudahnya
15:43menggalang
15:44sekutu-sekutu
15:45untuk menyerang
15:46Iran kembali
15:46dari barat
15:47dari perbatasan
15:48dengan Iran
15:48dari timur laut
15:49perbatasan dengan Turkmenistan
15:51kemudian dari barat
15:52laut perbatasan
15:53dan Armenia
15:53termasuk juga
15:54dari barat laut
15:55dengan perbatasan
15:56Azerbaijan
15:58jadi saya melihat
15:59bahwa di satu sisi
16:00kita terpukau
16:02melihat Amerika Serikat
16:04yang sedang menenangkan diri
16:05di pada saat yang sama
16:06Amerika Serikat
16:07tentunya sedang
16:08berfikir-fikir
16:08bagaimana memenangkan
16:10hati masyarakat Iran
16:11dengan misalnya
16:12dalam beberapa hari ke depan
16:13mengatakan
16:14akan menghargai
16:15akan menghargai
16:16hasanah peradaban Iran
16:18misalnya untuk itu
16:19mengatakan
16:19tidak akan menyerang
16:21kota-kota tua
16:22seperti Susa
16:23kota-kota tua
16:24seperti Shush
16:25kemudian kota-kota tua
16:26seperti Hamadan
16:28dan juga Amerika Serikat
16:29akan mengatakan
16:30juga akan
16:32menghargai
16:33hak hidup
16:34masyarakat Iran
16:34di kota-kota besar
16:36seperti
16:37Kermansyah
16:38Ahfaz
16:39Kom
16:40Tabriz
16:40dan juga Siras
16:41hingga ke Teheran
16:42jadi tampaknya
16:43saya pikir
16:44Amerika Serikat
16:45sedang memikirkan
16:46papan catur yang lain
16:47dan untuk itu
16:48sedang mencoba
16:49untuk menggoyang
16:50bukan saja kredibilitas
16:51para negosiator Iran
16:53tapi juga memecah belah
16:55kementerian dan lembaga
16:56yang ada di Iran
16:57juga menarik simpati
16:59dari masyarakat Iran
17:00yang saat ini
17:01kehidupannya
17:02kalau saya melihat
17:03dari perspektif CIA
17:04itu sedang susah
17:06dan sedang
17:07istilahnya itu
17:08warfetik
17:09tapi kalau saya lihat
17:10dari perspektif
17:10pemerintah Iran
17:11tidak ada warfetik
17:12dari kami
17:13yang ada dari sekarang
17:14adalah keharusan kami
17:15bersatu dengan pemerintah kami
17:17dan untuk itu
17:18kami akan membalas
17:19perlakuan Amerika Serikat
17:20yang telah membunuh
17:21pemimpin besar kami
17:22demikian
17:23oke menarik sekali
17:24penjelasan dari Pak Teku
17:25begitu
17:25di tengah diamnya
17:28atau di tengah diplomasi
17:29diamnya Presiden Donald Trump
17:30tampaknya
17:31Donald Trump
17:32tengah mengatur strategi
17:33dengan papan catur yang lain
17:35termasuk juga ada
17:37kemungkinan
17:39merangkul
17:40kaum minoritas
17:41yang ada di
17:41Iran
17:42untuk bisa digoyang
17:43dalam tanda kutip Iran
17:44apakah ini
17:45menurut Anda
17:46Bung Faisal
17:47akan berhasil
17:49ya selama ini
17:51memang Amerika
17:52bersama Israel
17:53terus berusaha
17:54menggoyang
17:55rezim mulah di Iran
17:57tapi sejauh ini
17:57kan tidak berhasil
17:58memang Mossad
18:00berhasil
18:00untuk membunuh
18:02para ilmuwan
18:03nuklir Iran
18:04bahkan puncaknya
18:05pada
18:05November
18:06pada 2018
18:09seperti disampaikan
18:11Netanyahu
18:11dalam sidang majelis umum
18:12PBB
18:13September 2018
18:14bahwa Mossad
18:15berhasil mencuri
18:16semua program
18:16nuklir Iran
18:17nah kalau memang
18:18benar mencuri
18:19artinya kan
18:20ada program-program
18:21rahasia
18:22yang bisa
18:23dihancurkan oleh
18:24Mossad
18:24karena memang
18:24mereka bisa masuk
18:25sampai mencuri
18:26dokumen
18:27berbagai dokumen
18:28itu ribuan
18:29kalau tidak salah
18:29dokumennya itu
18:30program nuklir Iran
18:32kemudian pada
18:33November
18:332022
18:34membunuh
18:35kepala program
18:35nuklir Iran
18:36Muhsin
18:36Fahrizadeh
18:37itu kuburnya
18:38ada di Teheran
18:39terus kemudian
18:40juga mereka
18:41berusaha
18:42menggalang
18:42oposisi-oposisi
18:44di Iran
18:45terakhir adalah
18:46ketika
18:47demonstrasi
18:48anti-rezim
18:49karena masalah
18:50nilai tukar yang
18:51ambruk
18:511 dolar
18:52sampai 1,4
18:54sampai 1,7 juta
18:55rial Iran
18:55nilai tukarnya
18:56itu Januari
18:57berusaha
18:59menghasut
18:59tapi ternyata
19:00itu tidak berhasil
19:01ketika
19:01Amerika maupun
19:02Israel
19:03dalam serangan
19:04hari pertama
19:04membunuh
19:04pemimpin tertinggi
19:05itulah
19:06Ali Khamenei
19:07terus kemudian
19:08menghasut
19:09rehatiran
19:09untuk turun
19:10ke jalan
19:10itu juga
19:11tidak berhasil
19:11untuk menembangkan
19:12rezim
19:12malah sebaliknya
19:13mereka turun
19:14untuk
19:16mendukung
19:17rezim
19:17mulah
19:17melawan agresi
19:18Amerika dengan Israel
19:19salah satu-satunya
19:21cara
19:21buat Amerika
19:22maupun Israel
19:22adalah
19:23bagaimana
19:23dengan
19:24menguasai
19:25ibu kota Teheran
19:26atau melakukan
19:27invasi
19:27karena kan
19:28untuk mengganti
19:30sebuah rezim
19:30kan caranya ada dua
19:31bagaimana dengan
19:32menguasai ibu kota
19:34pusat-pusat
19:34pemerintahan
19:35dengan cara
19:36agresi
19:37dengan cara
19:38invasi
19:38karena dengan
19:39agresi militer
19:40dari udara
19:40itu tidak akan berhasil
19:41yang kedua caranya adalah
19:42bagaimana
19:43menciptakan
19:44people power di Iran
19:45tapi kan kenyataannya
19:46sampai sekarang
19:47tidak terjadi
19:47people power
19:48walaupun
19:48upaya bertahun-tahun
19:50untuk menumbuhkan
19:51semakin banyak
19:52kelompok oposisi
19:52di Iran
19:53itu pun sudah gagal
19:54dilakukan Amerika
19:55maupun Israel
19:55oke
19:56terakhir
19:57terakhir saya mau
19:58Pak Teku
19:59Pak Teku
19:59setelah
20:00diplomasi
20:01diam yang saat ini
20:02tengah dimainkan oleh
20:03Presiden Donald Trump
20:05lantas bagaimana
20:06nasib
20:07negosiasi
20:08ini bisa mencapai
20:09kata sepakat
20:10perlukah
20:11ada negara-negara
20:13penjamin
20:14negara-negara
20:14penjaga
20:15untuk bisa
20:16mengawal
20:17dalam waktu dekat
20:19setidaknya
20:19ada kesepakatan
20:21yang bisa terjadi
20:22terima kasih
20:23dalam benak
20:25Donald Trump
20:26saat ini
20:26yang dia pikirkan
20:27itu adalah
20:28exit strategi
20:29dalam hal ini
20:30adalah
20:31dia bisa keluar
20:32dari krisis
20:33dan selanjutnya
20:34mengatakan dirinya
20:35menang perang
20:36antara lain
20:37mengatakan
20:37saya akan membuka
20:38slat formos
20:39tetapi terbatas
20:40sampai Iran
20:42benar-benar
20:42menunjukkan
20:43sikapnya yang
20:44lebih demokratis
20:45itu mungkin
20:45dia lakukan
20:46kemungkinan
20:47kedua juga
20:48dia mungkin
20:48mengatakan
20:49Iran
20:50Iran memang
20:52belum terbukti
20:52akan bergerak
20:53ke arah
20:54senjata nuklir
20:55tapi untuk itu
20:56ada persentase
20:57yang harus disepakati
20:58dengan
20:59nuclear non-proliferation
21:01treaty
21:01kemudian juga
21:02Amerika Serikat
21:03tentunya harus berpikir
21:04bahwa
21:05kerja keras
21:06Pakistan itu penting
21:07tapi pada saat yang sama
21:09kita melihat
21:09ada keterbatasan
21:10Pakistan
21:11dan juga ada
21:11keterbatasan
21:12dalam negosiasi itu sendiri
21:13karena negosiasi itu
21:14berjalan secara
21:15tidak langsung
21:16Amerika Serikat
21:17berada di kamar A
21:19Pakistan bergerak
21:20dari kamar B
21:21ke kamar A
21:22kemudian juga
21:22Amerika Serikat
21:23berada di kamar C
21:24jadi ini adalah
21:25hal-hal yang
21:26yang menyulitkan
21:27diplomasi itu sendiri
21:28tapi untuk itu
21:29tentunya kita bisa berharap
21:30PBB hendak
21:31ini sejen PBB
21:32hendaknya lebih proaktif
21:34karena dunia bisa
21:35bisa menuju
21:36satu perang kawasan
21:37dan juga
21:38organisasi-organisasi besar
21:39seperti
21:40organisasi konferensi Islam
21:41Liga Arab
21:42dan juga
21:43gerakan non-block
21:45itu hendaknya
21:45turut memperhatikan
21:47dan untuk itu
21:47saya melihatannya potensi
21:49Indonesia berperan
21:50di situ
21:50menggalang solidaritas
21:51dari Oki
21:52GNB
21:53dan Liga Arab
21:54ataupun Indonesia
21:55bergerak cepat
21:56merancang sebuah
21:57resolusi yang kuat
21:58di Majelis Umum
21:59PBB
22:00terima kasih
22:00oke
22:01sudah saatnya dunia
22:02kemudian mengambil alih
22:03dan ikut berkontribusi
22:04dalam upaya
22:05kesepakatan yang terjadi
22:06antara Amerika Serikat
22:08dan juga Iran
22:08termasuk juga
22:09PBB
22:10kemudian ada gerakan
22:12atau gerakan non-block
22:14termasuk juga Indonesia
22:15ini menjadi momentum
22:16yang tepat dirasa
22:17untuk bisa juga
22:19ambil bagian
22:20mewujudkan
22:21perdamaian ini
22:22terakhir
22:22saya ingin ke
22:23Bung Faisal
22:24kalau kemudian
22:26Amerika Serikat
22:27agak lama nih
22:28diamnya
22:28stabilitas geopolitik
22:30tentu saja
22:30di Timur Tengah
22:31bahkan dunia
22:32sudah pasti
22:34terganggu
22:35akankah
22:36ini justru
22:36memunculkan
22:37konflik yang
22:38lebih luas
22:40ke depannya
22:40singkat saja
22:41kalau Iran
22:43selama ini
22:44membuktikan mereka
22:45tidak mau
22:45menyerang negara lain
22:47mereka sudah
22:48membuktikan dalam
22:48dua kali perang
22:49yang mereka lakukan
22:50adalah membela diri
22:51ketika diserang oleh
22:52negara lain
22:52terima kasih
22:53oke baik
22:54nanti kita akan
22:55lihat bagaimana
22:55peran dari
22:57negara-negara
22:58di Timur Tengah
23:00bahkan di
23:00negara Teluk
23:01termasuk juga
23:02Indonesia
23:02dan juga negara
23:03lainnya
23:03untuk bisa
23:04mewujudkan
23:05adanya perdamaian
23:06antara Amerika Serikat
23:07dan juga
23:08Iran
23:09termasuk juga
23:10Indonesia yang kita akan
23:11tunggu bagaimana
23:12perannya
23:12terima kasih
23:12Pak Teku Rezasha
23:14dan juga
23:15Bung Faisal Asgaf
23:17telah bergabung bersama kami
23:18sehat selalu
23:19Bapak-Bapak
23:19Assalamualaikum
23:20selamat pagi
23:21Waalaikumsalam
23:22terima kasih
Komentar

Dianjurkan