00:03Menolak, mengelola SPPG itu bagus, dan tindakan yang sangat heroik, karena SPPG sejatinya adalah Satuan Penjilat Prabowo Gibran.
00:13Ada orang yang bilang SPPG itu adalah Satuan Penjilat Prabowo Gibran, nah ini kan sok patent juga, nalarnya di diskon
00:23juga ini.
00:23Kalau dia bilang SPPG itu Satuan Penjilat Prabowo Gibran, berarti dia sedang mengatangatai 1,5 juta warga Indonesia yang bekerja
00:35di dapur SPPG sebagai Penjilat Prabowo Gibran.
00:41Dia juga sama sedang mengatangatai 62 juta penerima manfaat anak sekolah, ibu hamil dan menyusui anak-anak balita.
00:52Nah, 62 juta penerima manfaat ini sebagai Penjilat Prabowo Gibran.
00:58Hati-hati kalau bicara, jangan sampai fakta di diskon, kebenaran di diskon, dan alat di diskon.
01:08Jadi informasi itu seperti makanan.
01:13Makanan itu sebelum masuk ke lambung kita sebaiknya dikunyah dulu.
01:17Dikunyah supaya kita tahu ada batu nggak dalam nasi yang Anda makan?
01:21Ada pasir nggak yang harus Anda keluarkan?
01:25Ada duri nggak yang harus Anda keluarkan dari mulut Anda?
01:28Jangan main telan-telan aja, ketulangan Anda nanti.
01:31Atau ada lengkuas nggak yang Anda sangka daging masuk ke mulut Anda?
01:35Itu kan nggak bisa Anda telan, harus Anda keluarkan.
01:37Itu pentingnya makanan itu dikunyah-kunyah dulu sebelum masuk lambung.
01:42Kalau nggak sakit kita nanti.
01:43Itu sama dengan informasi.
01:45Kalau ada informasi, resapi dulu.
01:48Cari dulu apa sih malasnya sekarang mencari informasi yang benar.
01:52Lihat dulu faktanya ini benar fakta yang sudah terjadi bertahun-tahun apa nggak.
01:58Cari dulu kebenarannya ini benar apa nggak.
02:01Jangan sampai nalar Anda kemudian dipotong-potong.
02:04Jangan sampai nalar Anda di diskon-diskon.
02:06Cukuplah tas yang di diskon.
02:10Cukuplah harga barang yang di diskon.
02:12Tapi nalar dan pikiran jangan sampai di diskon.
02:15Ini untuk kepentingan bangsa dan negara kita.
02:19Jangan sampai kerebutan itu menjadi sebuah habit.
02:21Jangan sampai asal marah-marah itu menjadi sebuah kebiasaan baru buat kita.
02:28Karena negara kita tidak dibangun dengan kemarahan.
02:31Negara kita tidak dibangun dengan kebencian.
02:34Justru negara kita hanya bisa dibangun dengan persatuan dan kesatuan.
Komentar