Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 13 jam yang lalu
Artikel terkait:
https://www.suara.com/news/2026/06/02/133556/habiburokhman-sentil-dino-patti-djalal-jangan-sok-paling-tahu-diplomasi

Ketua Komisi III DPR sekaligus Wakil Ketua Umum Gerindra, Habiburokhman melontarkan kritik terhadap diplomat senior Dino Patti Djalal terkait komentarnya mengenai intensitas lawatan luar negeri Presiden Prabowo Subianto. Habiburokhman menilai Dino tidak seharusnya bersikap seolah paling memahami urusan diplomasi dan meminta agar kritik yang disampaikan didasarkan pada informasi yang akurat.

Menurut Habiburokhman, pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan dari berbagai pihak. Namun, ia menilai pernyataan Dino yang menyarankan Prabowo mengurangi kunjungan luar negeri demi efisiensi anggaran kurang tepat, mengingat situasi global saat ini justru menuntut kepala negara untuk aktif membangun hubungan dan diplomasi secara langsung dengan para pemimpin dunia.

Habiburokhman juga menyinggung etika yang menurutnya perlu dijaga oleh mantan pejabat negara ketika mengomentari kinerja penerusnya. Polemik ini muncul setelah Dino Patti Djalal mengkritik frekuensi perjalanan luar negeri Prabowo dan mengusulkan pemanfaatan komunikasi virtual yang lebih intens untuk menghemat anggaran negara. Selengkapnya di video berikut.

Selengkapnya dalam video ini.

Creative/Video Editor: Futty/Vanya
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
00:02Di era demokrasi dan keterbukaan
00:04tentu kita membuka diri terhadap
00:06kritik termasuk dari mantan
00:08pejabat tinggi seperti Dino Patijalan
00:10Namun demikian, sebagai
00:12sesama anak bangsa, saya harus
00:14mengkritik balik Dino. Kritik
00:16beliau tidak produktif karena tidak berbasis
00:18info yang akurat. Bahkan ada
00:20tendensi kritik beliau sebagai
00:22serangan politik yang membabi buta
00:24dan sekedar mengolok-olok
00:26pemerintahan Pak Prabowo. Solusi
00:28yang disampaikan agar Pak Prabowo lebih
00:30banyak mengundang pemimpin negara lain
00:32juga agak aneh. Di tengah ketidakpastian
00:34situasi global saat ini, bahkan
00:36Donald Trump merasa
00:38perlu mengunjungi China
00:39untuk memperjuangkan kepentingan
00:42negaranya. Menurut kami justru
00:44Presiden Prabowo harus sangat
00:45proaktif, baik menerima kunjungan
00:48maupun mengunjungi pemimpin
00:50negara-negara lain. Sebagai mantan
00:52Wa Menlu, juga kurang
00:54etis jika Dino mengkritik
00:56kinerja politik luar negeri
00:57pemerintahan Presiden Prabowo.
01:00Di negara maju, mantan
01:02pejabat membatasi diri untuk
01:04mengkritik kerja para penerus atau
01:05penggantinya. Hal tersebut
01:08didasarkan pada sikap menghormati
01:10orang yang sedang bekerja.
01:12Kritik mantan pejabat kepada
01:14penerusnya bahkan bisa menjadi
01:15bumerang jika publik
01:17membandingkan kinerja si mantan
01:20dengan yang sedang menjabat.
01:21Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
01:27Terima kasih telah menonton!
01:29Terima kasih telah menonton!
01:31Terima kasih telah menonton!
01:32Terima kasih telah menonton!
01:33Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan