00:00Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
00:02Di era demokrasi dan keterbukaan
00:04tentu kita membuka diri terhadap
00:06kritik termasuk dari mantan
00:08pejabat tinggi seperti Dino Patijalan
00:10Namun demikian, sebagai
00:12sesama anak bangsa, saya harus
00:14mengkritik balik Dino. Kritik
00:16beliau tidak produktif karena tidak berbasis
00:18info yang akurat. Bahkan ada
00:20tendensi kritik beliau sebagai
00:22serangan politik yang membabi buta
00:24dan sekedar mengolok-olok
00:26pemerintahan Pak Prabowo. Solusi
00:28yang disampaikan agar Pak Prabowo lebih
00:30banyak mengundang pemimpin negara lain
00:32juga agak aneh. Di tengah ketidakpastian
00:34situasi global saat ini, bahkan
00:36Donald Trump merasa
00:38perlu mengunjungi China
00:39untuk memperjuangkan kepentingan
00:42negaranya. Menurut kami justru
00:44Presiden Prabowo harus sangat
00:45proaktif, baik menerima kunjungan
00:48maupun mengunjungi pemimpin
00:50negara-negara lain. Sebagai mantan
00:52Wa Menlu, juga kurang
00:54etis jika Dino mengkritik
00:56kinerja politik luar negeri
00:57pemerintahan Presiden Prabowo.
01:00Di negara maju, mantan
01:02pejabat membatasi diri untuk
01:04mengkritik kerja para penerus atau
01:05penggantinya. Hal tersebut
01:08didasarkan pada sikap menghormati
01:10orang yang sedang bekerja.
01:12Kritik mantan pejabat kepada
01:14penerusnya bahkan bisa menjadi
01:15bumerang jika publik
01:17membandingkan kinerja si mantan
01:20dengan yang sedang menjabat.
01:21Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
01:27Terima kasih telah menonton!
01:29Terima kasih telah menonton!
01:31Terima kasih telah menonton!
01:32Terima kasih telah menonton!
01:33Terima kasih telah menonton!
Komentar