00:00Tidak memerlukan lagi pemenuhan atas kekurangan-kekurangan yang kemarin sudah kami penuhi.
00:08Kemudian yang kedua, tadi menanyakan kabar tentang informasi P21 kasus Roy Suryo.
00:20So, kami jawab rekan-rekan sekalian bahwa Alhamdulillah Jaksa sampai dengan hari ini sudah menyatakan bahwa berkas perkara yang kami
00:38kirimkan ke Kejaksaan Tinggi DKI
00:44tidak memerlukan lagi pemenuhan atas kekurangan-kekurangan yang kemarin sudah kami penuhi.
00:53Sehingga kami saat ini sedang berkoordinasi untuk melimpahkan pertanggung jawaban barang bukti dan para tersangka tersebut.
01:29Apa yang terjadi sekarang itu adalah P21-nya kita insya Allah waktu itu beberapa hari yang lalu ditayangkan bersuara
01:39baik Pak Refli Harun, Pak Kosinuddin, juga Pak Ugrasino mengatakan
01:45kalau demi hukum tidak mungkin terbit P21-nya, bahkan harus terbit SP3.
01:53Bukan kami yang minta SP3, tetapi secara hukum atau demi hukum itu harus keluar.
02:00Apalagi dengan ijasa yang tidak pernah jelas statusnya.
02:05ijasa itu katanya sudah ditunjukkan ke kami, bahkan si Mak Lampir tadi katanya bisa memegang ijasa.
02:12Dengan mengetes embus.
02:15Itu bohong lagi.
02:16Jarinya dia itu seberapa panjang?
02:19Kalau ijasa ini sekian panjangnya, misalnya ini ijasa teman-teman lihat.
02:23Nah ini ijasa.
02:24Itu ada plastik rapat berkeliling.
02:27Kalaupun terbuka itu bagian atas untuk memasukkan ijasa itu.
02:30Coba lihat jarinya seberapa panjang jari orang itu.
02:35Kalau lebih panjang lagi, ya itu jarinya Mak Lampir sampai sini.
02:40Apalagi ijasaannya lebih besar.
02:43Pak Refli waktu itu ada di situ, saya ada di situ.
02:46Tidak mungkin ada tahan bisa masuk, apalagi itu plastiknya rapat.
02:49Baik itu kita pegang, langsung langsung.
02:52Tidak boleh dipegang.
02:53Kok bisa ada seseorang, jari tangan lampirnya masuk, kemudian pegang embus.
03:00Kemudian dia merasakan embus.
03:01Itu bohong lagi.
03:02Jadi teman-teman semua, clear ya.
03:05Apa yang kita sampaikan ini adalah bukan semata-mata defense.
03:09Tapi kita melakukan hal yang seharusnya dilakukan.
03:13Dan at last but not least, tadi yang dikatakan pesanannya adalah apa?
03:17Kami berdua, saya dan Dr. Tifa, sudah sepakat untuk nanti melaporkan saudara L.
03:25Lait cuma nanti itu tadi.
03:26Karena dia mengaku-ngaku korban, padahal dalam LP-nya itu tertulis organisasi.
03:33Organisasi kok korban?
03:35Itu dari mana?
03:37Dan artinya itu nanti akan kita proses, dan insya Allah itu malah akan berlanjut.
03:41Kalau itu berlanjut, nanti juga akan tidak hanya pidana,
03:45tapi juga perdata yang akan kita lakukan.
03:49Biar sekalian dia.
03:51Jadi kami tidak membelokkan gawang,
03:53tapi kami ingin kemudian memperjelas bahwa apa yang kami lakukan adalah demi menjaga marwah hukum di Indonesia.
04:03Dan agar kesemenang-wenangan ini tidak juga terjadi pada orang lain.
04:08Jadi kalau teman-teman semua kemudian melihat yang namanya ijazah Jokowi itu,
04:13itu memang tidak akan pernah tenang.
04:16Karena orang-orang mengatakan, ijazahnya asli atau palsu?
04:19Wah, gini ya.
04:21Ijazahnya asli?
04:22Anda tanya.
04:23Palsu.
04:25Asli atau palsu?
04:26Jawabannya ijazahnya?
04:29Palsu.
04:30Tuh, ada di bawah itu.
04:31Jadi jawabannya palsu.
04:33Ijazah ini 99,9 persen palsu.
04:37Terima kasih.
04:39Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
04:41Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar