Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengklaim Israel jadi kekuatan terkuat di Timur Tengah di tengah kampanye militer ke Iran.

Saat bersamaan, Israel memperingatkan agar tak lengah karena masih ada ancaman nuklir Iran.

Netanyahu mengklaim Operation Roaring Lion atau Singa Mengaum dan Operation Oket Sting sukses dalam melawan Iran.

Tanpa dua operasi militer ini, Netanyahu bilang Iran mungkin sudah punya senjata nuklir.

Selain nuklir, Netanyahu bilang Israel juga fokus menghadapi ancaman drone Iran, salah satunya drone Shahed-149 yang modelnya diakui lebih canggih.

Netanyahu menyatakan Israel akan muncul sebagai kekuatan paling kuat di Timur Tengah.

Namun, sejauh mana klaim Israel menjadi kekuatan dominan kawasan realistis? Apakah militer dan teknologi Israel benar-benar menjadikannya tanpa tanding di Timur Tengah? Ataukah posisi itu tetap bergantung pada dukungan Amerika Serikat? Dan apakah serangan-serangan militer Iran masih belum bisa menandingi Israel?

Benarkah Israel sedang menuju posisi superpower Timur Tengah? Seberapa kuat intelijen dan persenjataan Israel dibanding rival-rivalnya?

Kita akan membahasnya bersama praktisi dan pengajar hubungan internasional Synergy Policies, Dinna Prapto Raharja, dan Ridlwan Habib, Direktur Eksekutif The Indonesia Intelligence Institute.

Baca Juga Momen Gibran Sambut Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Kunjungan Kenegaraan di Prancis di https://www.kompas.tv/nasional/671956/momen-gibran-sambut-prabowo-tiba-di-tanah-air-usai-kunjungan-kenegaraan-di-prancis

#iran #nuklir #israel #as #timurtengah

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/671961/ridlwan-habib-dan-prakitisi-hi-bicara-klaim-netanyahu-israel-jadi-yang-terkuat-di-timur-tengah
Transkrip
00:00Masuk ke topik diskusi kami malam ini, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim Israel jadi kekuatan terkuat di Timur Tengah,
00:07di tengah kampanye militer ke Iran.
00:09Di saat bersamaan, Israel memperingatkan agar tidak lengah karena masih ada ancaman nuklir Iran.
00:16Netanyahu mengklaim Operation Roaring Lion atau Singa Mengaum dan Operation Orchid Sting sukses dalam melawan Iran.
00:23Tanpa dua operasi militer ini, Netanyahu bilang Iran mungkin sudah punya senjata nuklir.
00:28Selain nuklir, Netanyahu bilang Israel juga fokus menghadapi ancaman drone Iran, salah satunya drone Syahid 149 yang modelnya diakui lebih
00:36canggih.
00:58Saya hanya ingin memberitahu kalian, kalau tidak akan berhasil menyebabkan agar tidak akan berhasil, dan kemudian akan berhasil dengan orang
01:03lain, mereka akan berhasil dengan mereka.
01:07Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan Israel akan muncul sebagai kekuatan paling kuat di Timur Tengah.
01:14Namun, sejauh mana klaim Israel ini menjadi kekuatan dominan kawasan realistis.
01:19Apakah militer dan teknologi Israel benar-benar menjadikannya tanpa tanding di Timur Tengah?
01:24Atau posisi itu tetap bergantung pada dukungan Amerika Serikat?
01:28Lalu apakah serangan-serangan militer Iran masih belum bisa menandingi Israel?
01:32Benarkah Israel sedang menuju posisi super power Timur Tengah?
01:37Dan seberapa kuat pula intelijen dan persenjataan Israel ketimbang rival-rivalnya?
01:41Mari kita diskusikan bersama praktisi dan pengajar hubungan internasional dari Synergy Policies Dina Praptoraharja dan Ridwan Habib, Direktur Eksekutif di
01:50Indonesia Intelligence Institute.
01:52Selamat malam semuanya dengan Tifal di sini. Assalamualaikum.
01:55Waalaikumsalam. Selamat malam Mas Tifal.
01:56Terima kasih semua sudah bergabung bersama kami.
01:58Kalau saya merujuk dari data yang dikeluarkan oleh Global Firepower Index,
02:04sebagaimana dikutip oleh Kompas.com pada pertengahan Maret 2026 ini, Mas Ridwan,
02:08itu kan dijabarkan beberapa negara dengan kekuatan militer terkuat sejauh ini
02:13dan Israel ada di urutan ke-15 dan Iran berada di urutan di bawahnya, persis, 16.
02:19Apakah ini serta-merta mengamini pernyataan atau klaim dari Benjamin Netanyahu
02:23bahwa mereka yang terkuat di kawasan Timur Tengah
02:25atau Anda menyaksikan ada hal lain sebetulnya tidak realistis di sini?
02:30Ya, terima kasih.
02:31Salah satu patokannya memang menggunakan itu ya.
02:34Tetapi perangkat-perangkat itu kan sangat dinamis ukurannya Mas Tifal.
02:41Jadi Fire Index itu menghitung sumber daya manusia,
02:47kemudian alutsista, kemudian finansial, logistik,
02:51dan kemampuan geografis sebuah negara.
02:55Dan tampaknya memang Israel sampai hari ini secara alutsista dan finansial
03:04atau logistik memang dia unggul.
03:06Tetapi dari sisi sumber daya manusia dan dari sisi geografis,
03:11dia sebenarnya sangat tertinggal.
03:12Atau setidaknya kalau tidak disegur tertinggal terancam.
03:15Satu report yang terbaru menunjukkan bahwa
03:19dari internal Israel sendiri mengkhawatirkan kondisi psikologis
03:24dari Israel Defense Force, IDF.
03:26Di mana banyak sekali dari para prajurit IDF
03:30itu yang kemudian mengajukan resign
03:33atau tidak mau berperang.
03:35Lalu juga ketika dibuka recruitment
03:38itu tidak ada antusiasme yang cukup kuat
03:42untuk mendaftar di IDF.
03:44Lalu dari sisi geografis tentu saja
03:47kalau kita bandingkan Iran misalnya,
03:49ya Israel lebih terbuka.
03:51Dia adalah satu negara yang sangat-sangat open
03:55untuk di-attack sebenarnya.
03:56Bandingkan dengan Iran misalnya
03:58yang dikelilingi oleh pegunungan-pegunungan tinggi
04:01seperti Zagros, kemudian gurun pasirnya juga ada,
04:05kemudian karakter Iran yang sangat luas.
04:08Dia itu sekitar 6 kali penua Eropa kira-kira.
04:12Jadi saya kira tampaknya memang dari sisi statistik mungkin ya
04:19Israel 15, Iran 16.
04:21Tetapi fakta yang terbaru secara dinamis
04:24bisa saja itu berubah.
04:26Apalagi setelah Iran menunjukkan kapasitas dia
04:29yang berhasil bertahan dalam serangan yang bertupi-tupi
04:33dari Amerika dan Israel itu sendiri.
04:35Oke, kalau begitu Mbak Dina,
04:37merujuk dari pernyataan Mas Ridwan
04:38dan mungkin Anda juga punya indikator sendiri
04:40soal kekuatan itu tadi
04:42yang membuat satu negara dianggap paling kuat di Timur Tengah.
04:45Kalau kita ingat lagi dari pernyataan
04:47si Netanyahu mengklaim Israel ini posisi paling kuat,
04:50pernyataan ini bagian dari strategi di tengah perang
04:53yang tak berkesuduhan AS dengan Iran
04:55atau ini menunjukkan bahwa
04:56jangan-jangan Israel takut nih?
04:59Satu, di dalam Israel sendiri
05:03sedang berlangsung proses pemilu
05:06dan proses pemilu tersebut
05:08update terakhir menunjukkan
05:10bahwa kubu oposisi
05:12yang sama-sama dari kubu ultranasionalis
05:16itu ternyata kesulitan membentuk
05:18satu koalisi yang bisa mengambil alih
05:22kekuasaan dari Netanyahu.
05:24Jadi karena ternyata tetap saja
05:26satu kepingan yang penting adalah
05:28dukungan dari kelompok Arab
05:30dan partai Arab di sana juga ada.
05:32Dan faktor tersebut
05:34saya kira dijadikan satu
05:36bahan kampanye oleh Netanyahu
05:39untuk menunjukkan bahwa
05:40posisi dia di partai likut
05:42dengan koalisinya dia
05:43menjadi lebih kuat lah.
05:45Jadi ini bahasa juga
05:46ke dalam negeri Israel.
05:50Jadi ini cara dia untuk melakukan kampanye
05:53bahwa memang dari sisi berhadapan dengan Iran
05:57dia mau menunjukkan
05:59dia masih tetap bisa mendapatkan
06:01dukungan yang lebih lah
06:03daripada kelompok oposisi.
06:05Kemudian kalau dari konteks peran
06:06juga kita bisa lihat bahwa
06:07dia masih berusaha mendapatkan dukungan
06:10dari pihak-pihak yang mendukung dia
06:12secara finansial.
06:13Notabene Amerika Serikat
06:14juga negara-negara Eropa
06:16finansial dan senjata.
06:17Karena bagaimanapun juga
06:19Israel itu sejak bertahun-tahun
06:22memang menjadi medan atau tempat
06:24di mana pasar senjata itu berkembang.
06:28Di mana teknologi,
06:30di mana perangkat-perangkat
06:32senjataan terkini semua itu dipakai,
06:34di uji coba dan kemudian digunakan.
06:37Konteks yang ketiga
06:38kita bisa melihat bahwa
06:39sebenarnya de facto ya
06:41kalau kita bilang
06:42kekuatan terbesar
06:44misalnya di Timur Tengah
06:45apa pernah ada di dalam dunia ini
06:47satu kekuatan yang absolut?
06:49Nggak pernah kan?
06:50Nggak pernah ada kekuatan yang absolut.
06:52Jadi,
06:53there's no such thing.
06:54Karena kalaupun
06:55kita bilang
06:57Israel itu kuat secara militer,
06:59tetap saja harus ada
07:00perangkat-perangkat lain
07:02yang digunakan
07:02untuk bisa menuju
07:04ke arah stabilitas
07:05sehingga dia bisa
07:06menjadi hegemon.
07:07Kalau dia menjadi hegemon
07:08atau kekuatan paling dominan
07:10di kawasan,
07:11berarti dia nggak mungkin
07:11cuma menggunakan militer.
07:13Dan dia harus punya
07:14misalnya ideologi
07:15yang bisa menjangkau
07:15semua pihak.
07:16Dan nanti bisa saya jelaskan juga ya,
07:18para pemain di Timur Tengah ini
07:20sebenarnya ideologinya kan beda.
07:22Beda sekali
07:22dengan apa yang
07:24diyakini oleh Israel.
07:25Misalnya terkait
07:26Zionisme aja.
07:27Itu kan sebenarnya
07:28apilnya atau daya tariknya
07:31itu terbatas sekali.
07:32Hanya di
07:32kalangan orang-orang Yahudi.
07:34Tapi untuk orang-orang
07:35misalnya Arab
07:36atau
07:37Iran,
07:38kemudian Turki,
07:39atau yang paling dekat lah
07:41tangga-tangga dia
07:42seperti Mesir.
07:42Mereka berdamai dengan
07:44Israel bukan karena
07:45alasan ideologi gitu.
07:47Jadi,
07:48nggak mungkin lah
07:49orang terus-menerus
07:50mengedepankan
07:51cara-cara militer.
07:52Karena bagaimanapun juga
07:54tadi Mas
07:54Ridwan udah sempat menyebut ya,
07:57di dalam negeri Israel itu
07:58dalam kampanye ini
07:59juga kelihatan
08:00kelompok yang paling kanan
08:02terutama
08:02kalangan ortodoks
08:04itu sebenarnya
08:04berusaha menghindar
08:05dari
08:06di draft ya,
08:07di wajibkan militer
08:09itu mereka menghindar.
08:10Jadi,
08:10tetap aja
08:11adalah
08:12dinamikanya
08:13di dalam negeri Israel.
08:14Maka,
08:15kalau begitu Mas Ridwan,
08:16kalau Anda menangkap
08:17pernyataan sesumber
08:18dari si Netanyahu ini,
08:20tapi kita juga
08:21melihat Iran
08:21masih tetap melakukan
08:22balasan-balasan juga,
08:24terutama dari
08:25aksi Amerika Serikat
08:26yang masih tetap menyerang,
08:27berarti
08:27maksudnya si Israel
08:29mengklaim seperti itu
08:31buat apa?
08:33Ya,
08:34tentu saja
08:34untuk deterrence efek ya,
08:35atau memunculkan
08:36efek tentar
08:37yang diharapkan
08:39akan muncul
08:39dari negara-negara Teluk
08:41dan juga dari Iran
08:42itu sendiri.
08:43Itu yang pertama,
08:44yang kedua,
08:44sebagaimana yang disebutkan
08:45Mbak Dina tadi,
08:46untuk mendapatkan
08:48dukungan dalam negeri,
08:49terutama bagi
08:50pemilih tradisional
08:51Pak Dalikut.
08:52Yang pertama tadi,
08:54untuk menimbulkan
08:54efek tentar,
08:55saya kira tidak akan berhasil
08:56karena justru
08:58makin Israel sesumbar,
09:00makin membuat Iran
09:01makin yakin
09:02bahwa sebenarnya
09:03Israel itu melemah
09:04dan mereka juga
09:05terus melakukan
09:06Iran,
09:07terus melakukan
09:07rekalibrasi
09:08strategi militernya,
09:09termasuk juga
09:10memperbaiki
09:11beberapa celah-celah
09:12teknik serang
09:14dan yang terbaru
09:15Mas Tifal
09:16kita tahu
09:17Rizbuloh sekarang
09:18mereka sudah
09:19mengadopsi
09:20teknik-teknik Hamas
09:21dengan membuat
09:22video-video
09:23propaganda
09:24bagaimana
09:25mereka bisa
09:26mengalahkan Israel
09:26di Libanon Selatan.
09:27Jadi hampir
09:29hampir tiap hari
09:30Rizbuloh ini
09:31melepaskan
09:31satu video propaganda
09:33bagaimana misalnya
09:34sniper mereka
09:35menembak
09:35tentara Israel
09:36bagaimana misalnya
09:37drone mereka
09:38menghancurkan
09:39tank-nya Israel
09:41di Libanon Selatan
09:42dan itu sangat
09:42menggentarkan
09:43sangat menggentarkan
09:44bagi mental
09:45para prajurit IDF
09:46Jadi dari dua hal itu saja
09:48tampaknya memang
09:49saat ini
09:51Israel ini
09:51dalam dilema
09:53yang cukup sulit
09:53ketika misalnya
09:54nanti
09:55Amerika Serikat
09:56berhasil mendapatkan
09:57satu agreement
09:59yang baik
09:59dengan Iran
10:01dan itu berarti
10:02maka perang akan berakhir
10:03maka bagi Israel
10:05itu sebuah ancaman
10:06yang luar biasa
10:06karena Iran
10:07mempunyai kapasitas
10:08untuk melakukan
10:09konsolidasi kawasan
10:10termasuk makin akrab
10:12dengan Pakistan
10:13yang kita tahu
10:14Pakistan sudah punya
10:15fakta pertahanan
10:15dengan Saudi
10:16dan hubungan ini
10:18sangat baik
10:18jadi ya Israel
10:19makin terancam
10:20Sikap Israel
10:21yang berupaya
10:22untuk tetap dominan
10:23di tengah perang ini
10:24terutama respons
10:25dari AS
10:26sebagai negara sekutunya
10:27mereka yang
10:28tetap nurut
10:29saja apapun
10:29keinginannya
10:30dari Israel ini
10:31jadi berpikiran
10:32begini
10:32apa hal yang menjadi
10:34pengunci
10:34dalam tanda kutip
10:35yang membuat
10:36akhirnya Israel
10:36berani untuk
10:37tetap agresif
10:39karena Amerika Serikat
10:41masih tetap
10:41dengan narasinya
10:42perlu terus
10:44menekan
10:44Iran
10:45tapi di sisi yang lain
10:47gak mungkin
10:47secara fisik
10:48secara logistik
10:50bahkan secara
10:51teknis itu
10:52dia berada
10:53di lapangan langsung
10:54yang memegang
10:55kendali sekarang
10:56dan dari segi
10:58kepraktisan lah ya
10:59operasional
10:59bisa lakukan di lapangan
11:01itu Israel
11:02jadi
11:02semacam kayak
11:03tadi loh
11:04meyakinkan
11:05sudah lah
11:05serahkan
11:06apa
11:07urusan ini
11:07kepada Israel
11:08karena memang
11:09ekonominya Israel
11:10kan sekarang bergantung
11:11pada perang
11:12bagaimanapun
11:13unsur
11:14ekonomi yang lain
11:15gak terlalu jalan
11:16kan selain industri
11:17yang terkait dengan perang
11:18defense
11:20equipment development
11:21AI
11:21segala macam
11:22yang terkait sama perang
11:23jadi memang
11:24harus dijamin
11:25bahwa investor itu
11:26jalan terus
11:27intinya gitu lah
11:28oke
11:29dan dari segi
11:30intelijennya
11:32Mas Ridwan
11:32kalau Anda lihat
11:33dari Israel
11:35dan Iran ini
11:36saling bersaing
11:37atau ada yang jomplang
11:38salah satunya
11:39ya
11:40yang sangat
11:41kelihatan
11:42sangat
11:42menonjol
11:44sekarang
11:44justru dari Iran
11:45ya
11:45kalau
11:46Mossad
11:47dari dulu kan
11:48kita tahu ya
11:49bagaimana track record
11:50Mossad
11:50karena memang
11:51Mossad ini
11:52diciptakan oleh
11:53Israel sebagai
11:54salah satu
11:55intelijen yang
11:56koersif
11:57atau intelijen yang
11:58melakukan serangan
11:59secara ofensif
12:01tetapi
12:02Mossad ini
12:03sekarang tampaknya
12:04mendapatkan lawan
12:05yang cukup
12:05lumayan tangguh
12:06yakni
12:07Bebak
12:07atau
12:07Mois
12:08ya
12:08Ministry of
12:09Intelligence and
12:10Security-nya
12:11Iran
12:12dan tampaknya
12:13memang dari
12:14perkembangan perang
12:15itu sendiri
12:16kami mendapatkan
12:17data dan
12:18juga ditulis juga
12:19oleh jurnal-jurnal
12:20internasional
12:21aktifal
12:21bahwa
12:22Iran berhasil
12:23merekrut
12:24teknisi-teknisi
12:25Israel
12:26sebagai
12:27bagian dari
12:28agen intelijen mereka
12:29bahkan
12:30Iran
12:31diduga
12:31juga berhasil
12:32merekrut
12:33salah satu
12:34perwira menengah
12:35Mossad
12:35untuk berbalik
12:36mendukung
12:37Iran
12:37ini
12:38ini saya kira
12:39satu kabar
12:39yang cukup
12:40baru ya
12:41kalau
12:41sebelumnya
12:42kita tahu
12:43Mossad yang biasa
12:44melakukan seperti ini
12:45misalnya Mossad
12:45melakukan penggalangan
12:46yang telah jadi
12:47Iran
12:47tapi ternyata
12:49Iran bisa
12:49melakukan
12:50counter dan
12:50berhasil mendapatkan
12:52aset-aset di dalam
12:52negeri Israel
12:53oke
12:54membayangkan bahwa
12:56ada klaim semacam ini
12:57Mbak Dina
12:57apakah kemudian
12:59kalau kita ingat nih
13:00pernyataan dari
13:00kedua belah pihak
13:01walaupun dalam
13:02beberapa kesempatan
13:03tidak konsisten juga
13:04AS dan Iran
13:04ini bilang bahwa
13:05sudah menuju
13:06masih pembahasan
13:07masalah perundingan
13:08itu tadi
13:08tapi dengan klaim ini
13:10dan kita ingat
13:10waktu itu
13:11Israel berupaya
13:12menghadang
13:13AS untuk tidak
13:13meneruskan
13:15diskusi perundingan
13:16itu dengan Iran
13:17apakah ini bagian
13:18dari upaya mereka
13:19biar tetap jadi
13:20adidaya dalam
13:20tanda kutip
13:23kalau dipikir
13:24bahwa proses ini
13:25belum selesai
13:26bahwa perang ini
13:27sebenarnya belum selesai
13:28dan bahwa
13:31pihak Pakistan
13:32maupun Iran
13:33itu memilih
13:34untuk
13:34tidak jadi pihak
13:35yang pertama
13:36mengumumkan
13:36telah terjadi
13:37sesuatu yang positif
13:38karena
13:38kebiasaan
13:40Donald Trump
13:41itu kan adalah
13:42besoknya
13:43habis ada sesuatu
13:44yang kelihatan positif
13:45langsung dibantah
13:46jadi lebih baik
13:47dia dulu yang ngomong
13:49supaya
13:49inkonsistensinya
13:50di pihak
13:51Amerika Serikat
13:52jadi menurut saya
13:52mereka saling menunggu
13:53jangan sampai statementnya
13:54muncul dari pihak
13:56Iran
13:56ataupun Pakistan
13:57itu satu
13:58terus yang kedua
13:59kalau dipikir-pikir
14:00sebenarnya
14:00reaksi dunia
14:02terhadap
14:02Israel
14:04itu tidak
14:04sepenuhnya positif
14:05artinya memang
14:06Israel ini
14:07belum sampai
14:08di titik
14:09dia mengalami
14:10satu dominasi
14:11di Timur Tengah
14:12kita cek
14:12misalnya
14:13terakhir itu kan
14:14Duta Besar
14:15untuk
14:15Israel
14:17untuk di PBB
14:18kan marah-marah
14:19gara-gara
14:19Sekretaris Jenderal PBB
14:21mengeluarkan
14:21satu statement
14:22diklasifikasikan
14:23bareng nih
14:24Israel sama Rusia
14:25sebagai
14:26pelanggar
14:27hak sesi manusia
14:27karena
14:28menggunakan
14:29sexual violence
14:29dalam perang
14:30ini menggambarkan
14:32bahwa Israel
14:33disetarakan
14:34sama Rusia
14:35untuk
14:36situasi ini
14:38dianggap
14:38negatif
14:39lapariah sekali
14:40dalam situasi
14:41menghadapi
14:43ketegangan
14:44menghadapi
14:44perbedaan
14:45pendapat
14:45antar negara
14:46dia menggunakan
14:46cara-cara yang
14:47dianggap kotor
14:48kemudian yang kedua
14:49kalau dilihat
14:50posisi Saudi
14:51negara-negara besar
14:52di Timur Tengah
14:53selain Iran
14:54Saudi itu kan
14:55posisinya juga
14:56masih belum
14:58nampak
14:59dan kalau dilihat
15:00dari sejarahnya
15:00Saudi itu juga
15:02menggunakan
15:03atau memanfaatkan
15:04Israel
15:05sebagai alat
15:06juga untuk
15:07menekan
15:07musuhnya
15:09seperti Iran
15:10dan juga
15:11Houthi
15:12jadi
15:12Saudi
15:14dalam posisi
15:14kali ini
15:15yang sebenarnya
15:16disasar oleh
15:17Israel
15:18untuk menjadi
15:19target
15:20kalau dia menjadi
15:21Greater Israel
15:22Israel Raya
15:23itu kan
15:23seluruh wilayah
15:24Saudi
15:25hampir sebagian besar
15:25wilayah Saudi
15:26akan diambil
15:27dibuat kacau
15:28sampai
15:29Mecca Medina
15:29jadi
15:30apa yang
15:31kemudian
15:32dilakukan oleh
15:33Saudi itu
15:34menjadi satu
15:34indikator
15:35menurut saya
15:35kemudian yang kedua
15:36Turki
15:37Turki kan juga
15:38posisinya
15:38sebenarnya juga
15:39belum jelas
15:40karena dari
15:40sisi
15:42kepentingan
15:43lebih penting
15:44buat dia
15:44stabilitas
15:45di kawasan
15:45daripada
15:46bekerjasama terlalu
15:47dekat
15:47atau terlalu
15:48open
15:48dengan Israel
15:49walaupun
15:50dia tahu
15:50satu bagian
15:51dengan
15:52Amerika Serikat
15:53di NATO
15:53itu artinya
15:54harus bisa
15:55menerima
15:55Israel
15:56jadi
15:56menurut saya
15:57tidak ada yang
15:57straightforward
15:58sebenarnya
15:58di Timur Tengah
15:59langsung
15:59gitu ya
16:00jitu
16:00bahwa
16:01semua pasti
16:02oke
16:02dengan Israel
16:03tidak juga
16:04begitu
16:05sehingga
16:07atas
16:07klaim dari Israel
16:08ini
16:08Mas Ridwan
16:09Anda merasa
16:09bahwa
16:10ada kemungkinan
16:11ada ruang
16:12bagi negara-negara
16:13lain di kawasan
16:14Timur Tengah
16:14di negara Teluk
16:15ini akan
16:16bereaksi
16:17atas pernyataan
16:18si Netanyahu ini
16:20sebenarnya
16:20sudah ya
16:21ancaman
16:22untuk kemudian
16:23meledakkan
16:24Oman
16:25misalnya
16:25dari Trump
16:26itu membuat
16:27kesultanan Oman
16:28marah sekali
16:29dengan Amerika Serikat
16:30dan kemungkinan
16:31mereka juga bisa
16:32berbalik
16:32menjadi 100%
16:33pro-Iran
16:34itu satu
16:36yang kedua
16:36bagaimana
16:38misalnya
16:38kita baca
16:39dalam satu
16:39berita
16:40bahwa Israel
16:41mengusulkan
16:42pembunuhan
16:43terhadap
16:44Halibaf
16:45atau Ketua
16:46Parlemen Iran
16:46itu kan diusulkan
16:48dan itu
16:49secara resmi
16:50diusulkan oleh
16:50petinggi
16:51intelijen Israel
16:52kepada Trump
16:52dan usulan
16:54itu bocor
16:54kemudian
16:55diberitakan oleh
16:55Kasnim Agensi
16:56di Iran
16:57dan itu
16:58menimbulkan
16:58reaksi keras
16:59terutama dari
17:00Qatar
17:00dan Uni Emirat Arab
17:01karena Halibaf
17:03ini bagaimanapun
17:03juga seorang
17:04perunding
17:04itu sebuah
17:06tindakan yang sangat
17:07pengecut
17:07ketika membunuh
17:08juru runding
17:09dalam diplomasi
17:10yang sedang berjalan
17:11jadi Mas Defal
17:12tampaknya memang
17:13makin lama
17:14Israel ini makin
17:15buntu strateginya
17:16makin panik dia
17:17karena dalam situasi ini
17:19Iran mendapatkan
17:20dukungan yang cukup
17:21form
17:22terutama dari
17:22Pakistan
17:23dari Turki
17:24dan beberapa negara
17:25Islam lainnya
17:26Islam lainnya
17:27ini yang saya kira
17:28juga akan membuat
17:29Israel makin lama
17:30makin kalut
17:31oke
17:32Mas Ridwan
17:33Mbak Dina
17:34terima kasih banyak
17:35sudah mau berdiskusi
17:35bersama kami kali ini
17:36saya selalu
17:37untuk Anda berdua
17:37selamat malam
17:38terima kasih
17:39selamat malam
17:40terima kasih
Komentar

Dianjurkan