Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Tersangka kasus ijazah Jokowi, Roy Suryo menyinggung terpidana Ferdy Sambo saat berbicara P21 kasus ijazah palsu Jokowi.

Roy mengatakan kasus Ferdy Sambo dari mulai laporan hingga kasusnya dinyatakan P21 alurnya jelas dan tidak berlarut-larut.

"Ketika terjadi P21 itu tanggal 28 September 2022. Total waktuya untuk sebuah kasus yang sangat heboh, 72 hari. Orang mengatakan, itu kan kejahatan kemanusiaan. Ini (kasus ijazah Jokowi) lebih kemanusiaan lagi kejahatannya yang sekarang. Banyak orang tersandera kemudian digantung nasibnya kayak saya," ujar Roy Suryo dalam konferensi pers, Jakarta, Jumat (29/5/2026).

Baca Juga [FULL] Roy Suryo-Refly Harun Tegaskan Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Harus Gugur: Langgar HAM di https://www.kompas.tv/nasional/671963/full-roy-suryo-refly-harun-tegaskan-tersangka-kasus-ijazah-jokowi-harus-gugur-langgar-ham

#roysuryo #jokowi #ferdysambo

Produser: Ikbal Maulana

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/671964/roy-suryo-singgung-ferdy-sambo-saat-bicara-p21-kasus-ijazah-jokowi
Transkrip
00:00ini pelajaran yang sangat tidak bagus untuk masyarakat
00:03saya sendiri menilai ini sangat tidak bagus
00:06dibikin main-main
00:08masa penekan hukum dibikin surprise
00:09dan kalau kita bandingkan
00:12ini sudah dihitung sama sahabat kita
00:14salah satu lawyer kita
00:15mas Gafur
00:16kasus yang sangat rame terkenal waktu itu apa?
00:21yaitu
00:21Ferdi Sambu
00:24Ferdi Sambu
00:25Ferdi Sambu itu
00:27dari mulai LP itu dibuat
00:30itu tanggal 8 Juli
00:322022
00:33kemudian ketika terjadi P21
00:36itu tanggal 28 September
00:382022
00:39total waktunya untuk sebuah kasus yang sangat heboh
00:42adalah 72 hari
00:44itu kasus Ferdi Sambu
00:46orang mengatakan ya mas karena itu
00:48kejahatan kemanusiaan
00:49ini lebih kemanusiaan lagi kejahatannya yang sekarang
00:52banyak sekali orang yang
00:54tersandera kemudian
00:56digantung nasibnya
00:57kayak saya
00:58dokter Tifa
00:59kemudian di sisi yang lain
01:00ada mas Rostaf Effendi
01:02Pak Rizal Fadila
01:03Bu Kurnia
01:04itu kami disandera
01:05bahkan yang klaster yang lain
01:06yang digantung juga
01:08statusnya masih terlapor
01:09tapi katanya diancam juga
01:10bisa jadi naik tersangkalu
01:12katanya yang itu Pak Abraham Samar
01:15Michael Sinaga
01:16kemudian Ian
01:18dan kemudian juga
01:19satu lagi
01:20salah satu orang youtuber
01:22padahal ada lagi kasus yang lebih heboh juga
01:25namanya
01:26satunya Bang Aldo
01:27Mbak B Aldo
01:29kasus Kopi Sianida
01:31itu juga gak kalah heboh
01:32lihat P21-nya berapa hari
01:34LP dibuat itu 6 Januari 2016
01:37kemudian P21-nya 25 Mei 2016
01:40artinya ada 141 hari
01:43nah
01:44kasus ini
01:46kasus yang sudah dilaporkan
01:48tanggal 30 April 2025 itu
01:51status P21-nya
01:53malah dibikin
01:54kata salah seorang
01:55lawyer yang gak ada hubungannya juga
01:57yang inisialnya L juga
01:58tapi kalau ini L-nya Lampir namanya
02:00Mak Lampir itu ya
02:01itu katanya
02:02tebak-tebak buah manggis
02:05ngomong seenaknya sendiri
02:06tebak-tebak buah manggis
02:07ya
02:08sampai hari ini
02:10sampai dengan tanggal 30 Mei
02:122026
02:13ini sudah 396 hari
02:16artinya sudah satu tahun
02:18lebih 30 hari
02:19hari ini
02:19semenjak LP itu dibuat
02:21apa gak luar biasa ini
02:23sebuah LP yang diguantung
02:24sangat panjang
02:25ya
02:26kemudian P21-nya
02:27gak turun-turun
02:29sampai dibuat sayembara
02:30padahal
02:31saya minggu yang lalu
02:33mohon izin
02:34teman-teman sekalian
02:35yang juga hadir disini
02:36saya pamit
02:36karena waktu itu kami ke
02:38ITB
02:39dan ke IPB
02:39karena sekaligus
02:41membawa satu temuan
02:42dari Pak Doktor Bunatua ini
02:43yang namanya
02:44Ijazah Jokowi itu
02:45tidak ada
02:47gimana bisa P21
02:48kalau Ijazahnya
02:49gak ada
02:50bingung mereka
02:51mau 709 bukti
02:53120 sekian saksi
02:5520 sekian ahli
02:57lah kalau Ijazah utama
02:58sendiri alat bukti utama
02:59yang gak ada
03:00gimana
03:00ya gak ada
03:01menurut hasil penelitian
03:02dari Pak Doktor Bunatua
03:04yang ini sudah berdasarkan
03:05248
03:07apa
03:08peraturan hukum
03:09yang ada
03:09dan yang lebih konyol lagi
03:11tadi Pak Refli
03:12mengatakan
03:12juga Pak Didit
03:13juga mengatakan
03:14ini yang saya jawab
03:15dengan tegas juga ya
03:16hari-hari ini
03:16bahwa
03:18kita tahu semua
03:19orang yang mengunggah
03:20pertama kali adalah
03:21namanya
03:21Dian Sandi Utama
03:22itu tanggal 1 April
03:242025
03:25sekarang
03:26ini jahat banget
03:27mulai ada fitnah
03:29saya katakan fitnah baru
03:30jadi
03:31saya memang pernah punya
03:33akun Twitter
03:34namanya
03:34atkrmt.roysorio2
03:36akun itu sekarang
03:37dalam posisi
03:38memang masih disita
03:39pihak aparat
03:40semenjak kasus tupah
03:42dan saya
03:43tidak lagi punya kuasa
03:44atau tidak lagi
03:46punya akses terhadap
03:47akun itu
03:47itu penting banget
03:48jadi semenjak
03:50peristiwa itu
03:50saya tidak lagi punya
03:51akses terhadap itu
03:52dan
03:54menariknya
03:55tiba-tiba
03:56ada termul
03:56melontarkan
03:57screenshot
03:59rekayasa
04:00palsu
04:01teman-teman ingat
04:02pada kasus
04:03Zabi Prisik
04:03dan Virza
04:04waktu itu
04:05itu ada juga
04:06rekayasa serupa
04:07jadi ada
04:08screenshot
04:09yang itu seolah-olah
04:10mereka
04:11padahal tidak sama sekali
04:13lucunya
04:14screenshot itu
04:15seolah-olah
04:16dibuat tahun
04:162020
04:18nah ini kita ketawa
04:20teman-teman
04:20tolong digunakan
04:21akal pikiran kita
04:23kasus ijasa ini
04:24baru muncul
04:26pertama kali
04:28tayangannya
04:28di
04:29apa namanya
04:30media masa
04:31itu semenjak
04:32yang namanya
04:33dekan fakultas
04:34kehutanan UGM
04:35yang namanya
04:36Pak Sigit Sunarta
04:38itu mempertontonkan ini
04:40pada
04:41akhir
04:43Oktober
04:432022
04:46jadi itulah
04:47dia muncul
04:48pertama kali
04:492022
04:50Oktober
04:51dan tampilannya
04:53adalah seperti ini
04:54ijasa yang ditampilkan itu
04:57baru saat itulah
04:58ijasa itu muncul
04:59dalam bentuk
05:00hitam putih
05:02dan ijasa hitam putih
05:04tidak bisa
05:05dianalisis
05:06sehingga
05:07waktu itu
05:07ada yang namanya
05:08Dr. Eng
05:09Rismond
05:10terima kasih
05:10Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan