00:00ini pelajaran yang sangat tidak bagus untuk masyarakat
00:03saya sendiri menilai ini sangat tidak bagus
00:06dibikin main-main
00:08masa penekan hukum dibikin surprise
00:09dan kalau kita bandingkan
00:12ini sudah dihitung sama sahabat kita
00:14salah satu lawyer kita
00:15mas Gafur
00:16kasus yang sangat rame terkenal waktu itu apa?
00:21yaitu
00:21Ferdi Sambu
00:24Ferdi Sambu
00:25Ferdi Sambu itu
00:27dari mulai LP itu dibuat
00:30itu tanggal 8 Juli
00:322022
00:33kemudian ketika terjadi P21
00:36itu tanggal 28 September
00:382022
00:39total waktunya untuk sebuah kasus yang sangat heboh
00:42adalah 72 hari
00:44itu kasus Ferdi Sambu
00:46orang mengatakan ya mas karena itu
00:48kejahatan kemanusiaan
00:49ini lebih kemanusiaan lagi kejahatannya yang sekarang
00:52banyak sekali orang yang
00:54tersandera kemudian
00:56digantung nasibnya
00:57kayak saya
00:58dokter Tifa
00:59kemudian di sisi yang lain
01:00ada mas Rostaf Effendi
01:02Pak Rizal Fadila
01:03Bu Kurnia
01:04itu kami disandera
01:05bahkan yang klaster yang lain
01:06yang digantung juga
01:08statusnya masih terlapor
01:09tapi katanya diancam juga
01:10bisa jadi naik tersangkalu
01:12katanya yang itu Pak Abraham Samar
01:15Michael Sinaga
01:16kemudian Ian
01:18dan kemudian juga
01:19satu lagi
01:20salah satu orang youtuber
01:22padahal ada lagi kasus yang lebih heboh juga
01:25namanya
01:26satunya Bang Aldo
01:27Mbak B Aldo
01:29kasus Kopi Sianida
01:31itu juga gak kalah heboh
01:32lihat P21-nya berapa hari
01:34LP dibuat itu 6 Januari 2016
01:37kemudian P21-nya 25 Mei 2016
01:40artinya ada 141 hari
01:43nah
01:44kasus ini
01:46kasus yang sudah dilaporkan
01:48tanggal 30 April 2025 itu
01:51status P21-nya
01:53malah dibikin
01:54kata salah seorang
01:55lawyer yang gak ada hubungannya juga
01:57yang inisialnya L juga
01:58tapi kalau ini L-nya Lampir namanya
02:00Mak Lampir itu ya
02:01itu katanya
02:02tebak-tebak buah manggis
02:05ngomong seenaknya sendiri
02:06tebak-tebak buah manggis
02:07ya
02:08sampai hari ini
02:10sampai dengan tanggal 30 Mei
02:122026
02:13ini sudah 396 hari
02:16artinya sudah satu tahun
02:18lebih 30 hari
02:19hari ini
02:19semenjak LP itu dibuat
02:21apa gak luar biasa ini
02:23sebuah LP yang diguantung
02:24sangat panjang
02:25ya
02:26kemudian P21-nya
02:27gak turun-turun
02:29sampai dibuat sayembara
02:30padahal
02:31saya minggu yang lalu
02:33mohon izin
02:34teman-teman sekalian
02:35yang juga hadir disini
02:36saya pamit
02:36karena waktu itu kami ke
02:38ITB
02:39dan ke IPB
02:39karena sekaligus
02:41membawa satu temuan
02:42dari Pak Doktor Bunatua ini
02:43yang namanya
02:44Ijazah Jokowi itu
02:45tidak ada
02:47gimana bisa P21
02:48kalau Ijazahnya
02:49gak ada
02:50bingung mereka
02:51mau 709 bukti
02:53120 sekian saksi
02:5520 sekian ahli
02:57lah kalau Ijazah utama
02:58sendiri alat bukti utama
02:59yang gak ada
03:00gimana
03:00ya gak ada
03:01menurut hasil penelitian
03:02dari Pak Doktor Bunatua
03:04yang ini sudah berdasarkan
03:05248
03:07apa
03:08peraturan hukum
03:09yang ada
03:09dan yang lebih konyol lagi
03:11tadi Pak Refli
03:12mengatakan
03:12juga Pak Didit
03:13juga mengatakan
03:14ini yang saya jawab
03:15dengan tegas juga ya
03:16hari-hari ini
03:16bahwa
03:18kita tahu semua
03:19orang yang mengunggah
03:20pertama kali adalah
03:21namanya
03:21Dian Sandi Utama
03:22itu tanggal 1 April
03:242025
03:25sekarang
03:26ini jahat banget
03:27mulai ada fitnah
03:29saya katakan fitnah baru
03:30jadi
03:31saya memang pernah punya
03:33akun Twitter
03:34namanya
03:34atkrmt.roysorio2
03:36akun itu sekarang
03:37dalam posisi
03:38memang masih disita
03:39pihak aparat
03:40semenjak kasus tupah
03:42dan saya
03:43tidak lagi punya kuasa
03:44atau tidak lagi
03:46punya akses terhadap
03:47akun itu
03:47itu penting banget
03:48jadi semenjak
03:50peristiwa itu
03:50saya tidak lagi punya
03:51akses terhadap itu
03:52dan
03:54menariknya
03:55tiba-tiba
03:56ada termul
03:56melontarkan
03:57screenshot
03:59rekayasa
04:00palsu
04:01teman-teman ingat
04:02pada kasus
04:03Zabi Prisik
04:03dan Virza
04:04waktu itu
04:05itu ada juga
04:06rekayasa serupa
04:07jadi ada
04:08screenshot
04:09yang itu seolah-olah
04:10mereka
04:11padahal tidak sama sekali
04:13lucunya
04:14screenshot itu
04:15seolah-olah
04:16dibuat tahun
04:162020
04:18nah ini kita ketawa
04:20teman-teman
04:20tolong digunakan
04:21akal pikiran kita
04:23kasus ijasa ini
04:24baru muncul
04:26pertama kali
04:28tayangannya
04:28di
04:29apa namanya
04:30media masa
04:31itu semenjak
04:32yang namanya
04:33dekan fakultas
04:34kehutanan UGM
04:35yang namanya
04:36Pak Sigit Sunarta
04:38itu mempertontonkan ini
04:40pada
04:41akhir
04:43Oktober
04:432022
04:46jadi itulah
04:47dia muncul
04:48pertama kali
04:492022
04:50Oktober
04:51dan tampilannya
04:53adalah seperti ini
04:54ijasa yang ditampilkan itu
04:57baru saat itulah
04:58ijasa itu muncul
04:59dalam bentuk
05:00hitam putih
05:02dan ijasa hitam putih
05:04tidak bisa
05:05dianalisis
05:06sehingga
05:07waktu itu
05:07ada yang namanya
05:08Dr. Eng
05:09Rismond
05:10terima kasih
05:10Terima kasih.
Komentar