Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 7 menit yang lalu
KOMPAS.TV - Salah satu perempuan adat Malind dari Merauke, Papua Selatan, Yasinta Moiwend, melaporkan Ketua LBH Papua Merauke ke Polda Metro Jaya terkait pembuatan hingga pemutaran film dokumenter Pesta Babi.

Didampingi kuasa hukumnya, Yasinta melaporkan Ketua LBH Papua Merauke atas dugaan penyalahgunaan data pribadi.

Pelapor mengaku terdapat penampilan dirinya dalam film Pesta Babi tanpa izin maupun pembicaraan sebelumnya dari pihak pembuat film.

Yasinta berharap penayangan film Pesta Babi karya Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale tersebut dihentikan.

Baca Juga Buka Suara! Kadispenad Respons Polemik TNI AD Turun Tangani Begal: Sah Secara UU | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/671948/buka-suara-kadispenad-respons-polemik-tni-ad-turun-tangani-begal-sah-secara-uu-sapa-malam

#pestababi #mamayasinta #papua

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/671949/merasa-dicantumkan-tanpa-izin-mama-yasinta-laporkan-film-pesta-babi-dan-minta-penayangan-dihentikan
Transkrip
00:00Perhatian kami berikutnya tertuju pada salah satu perempuan adat malin dari Merauke, Papua Selatan, Yasinta Moywen,
00:06yang melaporkan Ketua LBH Papua Merauke ke Polda Metro Jaya atas pembuatan hingga pemutaran film dokumentar Pesta Babi.
00:14Didampingi kuasa hukumnya, Yasinta melaporkan Ketua LBH Merauke atas dugaan penyalahgunaan data pribadi.
00:21Pelapor mengaku ada penampilan dirinya dalam film itu tanpa izin maupun pembicaraan dari pihak film.
00:26Yasinta berharap tayangan film Pesta Babi Garapan Dandi Laksono dan Sipri Pajudale ini dihentikan.
00:41Di situ ada wajah saya, di situ saya lihat sendiri, saya saksikan sendiri kenapa wajah saya ditampil di depan banyak
00:52orang tanpa izin dari saya.
00:56Mereka putar film Pesta Babi itu di mana-mana, saya sakit hati, saya kecewa sekali tanpa izin dari saya, tanpa
01:07pembicaraan.
01:10Dihentikan, mulai dari hari ini dihentikan.
01:14Seandainya ada yang putar film itu, tolong proses.
01:21Sutradara film dokumenter Pesta Babi Dandi Dwi Laksono merespons laporan yang disampaikan Yasinta ke Mapolda Metro Jaya.
01:28Pendiri Watchdog, dokumenter ini mengaku menghormati langkasi Yasinta.
01:37Lewat keterangan tertulis kepada Kompas TV, Dandi menyampaikan,
01:40waktu tanah wilayahnya diambil tanpa izin, mereka tak datang menjemput dan mengantarkannya ke Jakarta untuk lapor polisi.
01:47Yang datang adalah anak-anak adat yang jadi pengacara pro bono karena solidaritas dan ingin ikut melindungi tanah moyangnya.
01:53Kami menghormati pilihan Mamaya Sinta, sebagaimana kami menghormati hak setiap orang untuk tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi di Papua.
02:06Di lain pihak, Kepala Dinas Penerangan TNI Ade Brigjen Doni Pramono mengatakan penayangan film Pesta Babi
02:12merupakan bagian dari hak kebebasan berpendapat dan berekspresi yang harus dihormati.
02:17Namun, setiap produk informasi harus memiliki tanggung jawab moral agar tidak membangun stigma kebencian.
02:29Kami tidak anti-kritik, tetapi kritik juga dibangun di atas data, keseimbangan, dan fakta lapangan.
02:39Jangan terjebak pada polemik artistik film.
02:43Fokus pada dampak sosial dan narasi yang dibangun dari film tersebut.
02:48Sehingga pentingnya objektivitas dan keseimbangan informasi dalam menyikapi hal ini.
02:55Karena banyak narasi kebohongan yang disampaikan.
Komentar

Dianjurkan