- 15 jam yang lalu
- #iran
- #amerikaserikat
- #asvsiran
- #perang
KOMPAS.TV - Dalam tiga hari terakhir, Amerika Serikat dua kali melancarkan serangan ke wilayah Iran. Iran pun merespons dengan melancarkan serangan balasan.
Akankah proses perdamaian gagal terwujud?
Simak pembahasan KompasTV bersama dosen Ilmu Politik Universitas Udayana, Efatha Filomeno Duarte, dan pakar geopolitik serta keamanan nasional, Wibawanto Nugroho.
Baca Juga Trump Ancam Serang Oman, Padahal Kerap Jadi Mediator AS-Iran di https://www.kompas.tv/internasional/671698/trump-ancam-serang-oman-padahal-kerap-jadi-mediator-as-iran
#iran #amerikaserikat #asvsiran #perang
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/671705/full-as-dan-iran-saling-serang-lagi-perdamaian-di-ujung-tanduk-ini-analisis-pakar
Akankah proses perdamaian gagal terwujud?
Simak pembahasan KompasTV bersama dosen Ilmu Politik Universitas Udayana, Efatha Filomeno Duarte, dan pakar geopolitik serta keamanan nasional, Wibawanto Nugroho.
Baca Juga Trump Ancam Serang Oman, Padahal Kerap Jadi Mediator AS-Iran di https://www.kompas.tv/internasional/671698/trump-ancam-serang-oman-padahal-kerap-jadi-mediator-as-iran
#iran #amerikaserikat #asvsiran #perang
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/671705/full-as-dan-iran-saling-serang-lagi-perdamaian-di-ujung-tanduk-ini-analisis-pakar
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Dalam tiga hari terakhir, Amerika Serikat dua kali menyerang wilayah Iran.
00:05Iran pun merespons dengan membalas serangan tersebut.
00:08Dua pihak selaling serang, akankah proses perdamaian gagal terwujud?
00:13Kita ulas bersama dosen ilmu politik Universitas Udayana,
00:17Evata Filomena Wudwarte, dan pakar geopolitik keamanan nasional,
00:21Wibawanto Nugroho.
00:22Selamat malam Pak Wibawa, Mas Evata.
00:25Ya, selamat malam.
00:27Kalau hari ini Iran dan AS saling serang,
00:31sebenarnya mau dibawa kemana kalau Pak Wibawa melihat arah perang ini?
00:37Ya, jadi kita harus melihatnya ini dalam framework yang belum berubah,
00:42yaitu yang namanya coercive diplomacy.
00:44Dimana dalam coercive diplomacy ini,
00:47instrument of national power yang diutamakan itu adalah militer
00:50yang berada di atas posisi diplomasi.
00:53Jadi tekanan begitu kuat diberikan oleh Amerika sebagai super power
00:57yang harus menjaga keamanan, yang merasa bertanggung jawab
01:00dan harus menjaga keamanan dan stabilitas di regional security kompleks Timur Tengah,
01:04itu selalu membuka ruang untuk diplomasi.
01:07Itu poinnya tuh.
01:08Jadi selalu akan ada tekanan dan selalu akan ada yang namanya peluang untuk diplomasi.
01:14Itu namanya coercive diplomacy.
01:15Dan cara yang dilakukan oleh Amerika ini juga merupakan cara-cara yang mengutamakan
01:20bukan lagi persuasi, tetapi sesuatu yang kompel memaksa.
01:25Itu poin satu.
01:25Poin kedua, Amerika sendiri sama dengan Iran.
01:29Mereka menghindari perang terbuka,
01:31tetapi mereka belum bisa menyelesaikan masalah-masalah fundamental.
01:33Bagi Iran, mereka harus melawan.
01:36Kenapa?
01:37Karena mereka harus memberikan pesan ke dunia internasional
01:40bahwa serangan kepada Iran itu tidak akan direspon.
01:44Itu poin satu.
01:44Poin kedua, tidak mungkin IRGC itu membiarkan mereka tidak merespon.
01:49Mereka akan kehilangan legitimasi di dalam negeri.
01:51Yang ketiga, IRGC sendiri juga tidak mungkin untuk melakukan serangan terbuka
01:55yang sangat naked, yang akhirnya bisa membahayakan regime mereka sendiri.
02:00Nah, jadi yang kita lihat sekarang ini adalah faktor-faktor apa
02:03yang bisa menaikkan eskalasi itu menjadi suatu spiral of escalation
02:08yang tidak terkontrol lagi.
02:09Nah, diplomasi masih berjalan, Bang.
02:12Atau perdamaian masih ada, walaupun istilahnya masuk dalam ICU geopolitik.
02:18Nah, tetapi kita harus melihat ada empat faktor di sini.
02:21Faktor pertama adalah masalah nuklir yang tidak ada kesamaan.
02:24Yang kedua adalah masalah Hormuz.
02:26Di sini Amerika jelas posisinya, mereka tegas dan jelas, mereka memberikan pesan,
02:30mereka mempunyai kredibel debtors di tingkat global untuk memberikan keamanan
02:34dan stabilitas dan akses view of navigation di slot Hormuz.
02:38Sementara bagi Iran, kedua hal tersebut adalah pelanggaran deeskalasi.
02:42Dan itu pelanggaran terhadap kendalaman mereka.
02:44Kedua hal tersebut, ya, intervensi Amerika terhadap pemampuan Iran,
02:47pemampuan terhadap masalah nuklir harus dibatasi, dan juga Hormuz.
02:51Yang berikutnya adalah yang kita harus hati-hati adalah miskalkulasi.
02:54Miskalkulasi ini yang berbahaya bisa mengakibatkan efek ini menjadi spiral
02:58dan tidak terkontrol, ya.
03:00Dan yang keempat itu adalah tekanan domestik politik, ya.
03:04Tekanan domestik politik sangat kuat di Amerika pada Presiden Trump.
03:07Walaupun Presiden Trump mengatakan pada Iran,
03:09jangan menganggap bahwa mid-election akan menghalangi Amerika untuk all parts di Iran.
03:13Nah, yang kedua, sementara di dalam domestik Iran sendiri,
03:17hardliners itu sangat tidak mau berkompromis lalu jauh terhadap Amerika.
03:20Nah, ini yang saya bilang bahwa,
03:23keduanya ini berada dalam suatu posisi bringmanship, itu satu.
03:27Yang kedua, mereka tidak siap untuk perang terbuka.
03:30Yang ketiga, mereka juga belum bisa menyelesaikan hal-hal yang fundamental.
03:33Sehingga, menurut saya, menurut banyak observasi dan open source resource,
03:38dan juga resource-resource terbatas,
03:40selama paling tidak satu sampai dua bulan ke depan,
03:42kondisinya akan menjadi managed escalation.
03:44Dan di dalam managed escalation ini yang kita khawatirkan,
03:48yang kita harus konsen adalah miskalkulasi, Mbak.
03:50Nah, managed escalation ini selalu diharapkan masuklah di situ diplomasi.
03:55Makanya Presiden Trump itu menunjukkan korsifnya,
03:58instrument of national power,
03:59instrument of national power military yang ditambahkan,
04:02sementara Rubio sebagai Menteri luar negeri menekankan bahwa kami tetap bersedia untuk berdiplomasi.
04:07Mungkin dari saya itu dulu, Mbak.
04:10Artinya, Mas Evata, dari penjelasan tadi Pak Wibawa juga,
04:14kita harus bersiap bahwa perang ini akan masih panjang,
04:18dan kedua negara harus menjaga endurance-nya.
04:21Kalau kita baca saat ini kan artinya tidak mungkin kedua negara tidak saling serang.
04:26Ini adalah suatu keniscayaan.
04:28Tinggal kita melihat apakah ada eskalasi yang bisa muncul dari apa yang terjadi hari ini, Mas Evata.
04:36Ya, pada dasarnya saya melihat bahwa serangan atau tekanan yang dilakukan dari kedua belah pihak,
04:43itu sebenarnya cukup beruntun apabila kita cek baik-baik.
04:47Ketika serangan yang dilakukan memang menargetkan kepada pangkalan
04:51yang berisi pusat intelijen dan juga pusat koordinasi
04:57yang selama ini berada di Kuwait yang dihantam oleh Iran,
05:01dan ini adalah tanda sebenarnya bahwa ini adalah serangan balasan terkait dengan bandar Abbas kemarin.
05:08Nah, maka dalam posisi kali ini,
05:11Iran justru menunjukkan bahwa mereka tidak benar-benar buta.
05:15Dan mereka tahu bahwa kami bisa menyerang siapapun, dan kapanpun, dan dimanapun.
05:21Nah, ini dia.
05:22Dan kita melihat bahwa sebenarnya Iran juga menggunakan salah satu rudal ya,
05:27salah satu rudal Fatehnya, dan juga ada satu rudal yang lainnya,
05:31dan juga mereka mencoba semaksimal mungkin untuk menunjukkan bahwa kami masih mampu untuk melawan.
05:35Dan dalam kondisi yang sangat pelik seperti ini,
05:39posisi dari Iran itu akhirnya membuktikan bahwa mereka sebenarnya bukan hanya siap,
05:44tetapi mereka tahu bahwa yang mereka lakukan ke depan adalah memecah aliansi strategis dari Amerika.
05:51Ketika negara-negara Timur Tengah ini semuanya itu bersatu padu,
05:55dan mereka mengikuti keinginan dari Donald Trump,
05:58bahkan juga Donald Trump menawarkan ada Abraham Accords,
06:01yang kedepannya nanti akan diikuti oleh negara-negara yang sama yang diberkonflik dengan Israel,
06:06ini sebenarnya kalau secara politik saya lihat ada suatu tanda gitu,
06:09yang ingin dimainkan oleh Iran,
06:10bahwa mereka berupaya semaksimal mungkin untuk menyampaikan bahwa kami masih memiliki opsi sansonic.
06:15Ketika kami hancur, maka yang lain juga akan ikut hancur.
06:19Nah ini dia, maka sebenarnya posisi-posisi daya tawar yang ditawarkan oleh Iran
06:24dalam diplomasi kali ini ya tidak jauh-jauh dengan apa yang sudah ditawarkan sebelum-sebelumnya.
06:29Tetapi kunci-kuncian yang terjadi kali ini itu membuktikan bahwa
06:32memang solusi diplomasi masih belum merupakan jalan terbaik dari kedua belah pihak.
06:37Mungkin saja ke depannya, dan bisa kita pastikan,
06:40pasti akan ada serangan-serangan yang mungkin jauh lebih besar.
06:43Karena Amerika tidak mau pulang dengan keadaan malu,
06:45begitu juga Iran, mereka mengatakan bahwa ini adalah perang suci yang harus dimenangkan.
06:49Dan eskalasi ini sampai ke kawasan, itu sangat mungkin terjadi dengan lebih luas lagi ya Pak Wibawa?
06:58Ya, jadi dari perspektif Washington ya, itu mereka harus memastikan
07:04bahwa regional security complex structure yang ada di Timur Tengah ini,
07:09walaupun harus direvisi, direvisinya itu bukan dengan cara yang mempermalukan Amerika,
07:15satu, yang kedua dengan mengikuti semua apa yang dimaui oleh Iran,
07:18yang ketiga dengan menimbulkan konflik yang berkepanjangan.
07:21Sebenarnya itu maunya ya.
07:23Sementara dari Israel itu mereka meminta jaminan keamanan,
07:27yang hampir dikatakan 99,9 persen.
07:31Dari mana?
07:32Jangan sampai ada yang namanya serangan-serangan tidak langsung dari proksi-proksi Iran,
07:36dan juga dari Israel, apalagi dari nuklir.
07:38Yang ketiga, kalau dari Iran, sebenarnya diharapkan Iran itu adalah penghormatan terhadap pakak strategisnya.
07:43Selain tadi Mas Yabata sudah jelaskan, ada satu keyakini biologi di Mopek harus berjuang,
07:48di mana dari perspektif lain, dari Iran sendiri juga mereka suatu bangsa
07:54yang walaupun regimenya itu susah untuk kompetibel dengan stakeholders lain di Timur Tengah,
07:59mereka adalah rasional.
08:00Di mana mereka harus melakukan perlawanan demi menjaga kehormatan bangsanya.
08:04Dan yang berikutnya adalah mereka juga tidak mau melakukan diplomasi di bawah kelemahan
08:10atau di dalam posisi dipermalukan.
08:12Jadi mereka itu mau satu step mundur, mereka mendapatkan relief dari sanksi.
08:16Satu step mundur, mereka dapat yang namanya kompensasi untuk pengayaan uranium.
08:21Dan itu tidak dimaui oleh Presiden Trump.
08:23Presiden Trump mau mereka mundur 10 langkah, baru Amerika memberikan apa yang diminta oleh Iran.
08:29Jadi memang ini deadlock.
08:30Dan mengenai pelebaran, konflik ini sangat mungkin.
08:33Kenapa?
08:34Karena di dalam perang itu ada yang namanya folk of war,
08:36ada yang namanya perituan-perituan konsekuensial.
08:39Perang, baik itu perang yang sifatnya limited, perang regional, bahkan perang dunia,
08:44itu sering terjadi bukan karena suatu rencana, kontingensi sudah disiapkan.
08:48Tetapi karena miskalkulasi dan persepsi dari pengambil kebijakan yang saat itu
08:53berkuasa untuk memutuskan dan menilai keadaan, apa yang terjadi.
08:58Dan respon apa harus diberikan.
09:00Nah, jadi yang sekarang harus kita perhitungkan,
09:02yang pertama ya, nuklir itu sudah tidak mungkin ada deal.
09:05Yang kedua, sangat tidak mungkin dalam waktu dekat.
09:08Yang kedua adalah, siapa yang mengamankan Hormuz?
09:11Nah, Amerika, prioritasnya adalah mereka harus mengamankan semua aliansi di situ.
09:17Yang kedua, memberikan keamanan kepada pangkalan mereka.
09:20Yang ketiga, mereka mendapatkan jaminan freedom of mitigation.
09:24Nah, itu Iran juga tidak terima begitu saja.
09:27Yang ketiga adalah diskalkulasi.
09:29Dan yang keempat adalah tekanan-tekanan di dalam domestik politik.
09:32Ya, jadi kita harus melihat empat faktor ini,
09:35yang mungkin, yang pasti 99% confidence level akan mempengaruhi apa yang akan terjadi 30 hari ke depan.
09:41Nah, mengenai pelebaran konflik, itu sangat mungkin terjadi, Mbak.
09:45Ya, kalau ini terjadi mid-skalkulasi, poinnya.
09:47Walaupun semua pihak, Mbak, percaya sama saya,
09:50di Pentagon, di Teheran, dan juga di Tehwafif,
09:52mereka berusaha menjaga ini menjadi managed escalation.
09:55Jadi, pertanyaannya adalah, sanggup nggak mereka memastikan bahwa ini tidak menjadi spiral
10:01dari suatu keadaan yang tidak terkontrol, itu saja.
10:03Ya.
10:04Itu.
10:05Ya, dan nextnya adalah, how to manage, Mas Evata.
10:09Karena kan, kalau dianggap, oke, kita ini menjaga agar tetap termanage dengan baik, gitu.
10:16Eskalasi yang terjadi.
10:17Tapi kan, miskalkulasi seperti yang tadi Pak Wibawa sampaikan,
10:20itu mungkin saja terjadi.
10:21Jadi, dalam kondisi hari ini, celah apa yang harus diwaspadai soal faktor miskalkulasi ini, menurut Mas Evata?
10:30Ya, pertama, bahwa kita harus mengubah cara berpikir.
10:35Setiap serangan yang terjadi itu adalah serangan coba-coba.
10:38Tapi kalau saya mungkin berpikir bahwa semua serangan-serangan yang cukup presisi, ya,
10:43atau terarah, itu memang ditujukan untuk melemahkan kemampuan.
10:47Maka, saya juga ingin menyampaikan bahwa ada doktrin mounting the grass, ya.
10:52Jadi, ketika ada kemampuan sedikit, langsung dipotong rumput itu.
10:55Nah, maka ini merupakan strategi yang selama ini dimainkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
11:00Tetapi Iran juga tahu bahwa setiap perudal yang masuk itu memuktikan
11:03bahwa mereka mampu memecah, ya, pertahanan anti udara dari negara-negara yang dianggap sangat super power ini, gitu.
11:11Nah, maka dari itu, dalam posisi-posisi yang cukup pelik hari ini,
11:15kita bisa melihat bahwa kedua belah pihak sebenarnya harusnya sama-sama menahan diri
11:19agar tidak menciptakan eskalasi yang tadi tidak bisa terminis dengan baik.
11:23Akan tetapi, kesengajaan dari kedua belah pihak memang sudah mengarah pada upaya untuk menciptakan perang total, gitu.
11:29Dan perang total ini sudah dipersiapkan oleh Iran.
11:32Dan Iran juga sudah, hal-hal ini disampaikan oleh Mostaba,
11:36dan mereka sudah mengeluarkan satu dekret, ya,
11:39bahwa Iran tidak akan mundur sedikitpun terkait dengan masalah perundingan nuklir.
11:43Nah, ini kan akhirnya menjadi pertanyaan besar.
11:45Kenapa diplomasi kali ini malah membahas terkait dengan masalah nuklir?
11:49Nah, otomatis posisi-posisi Iran sudah tidak bisa ditawar,
11:52sudah bisa dibaca oleh Amerika.
11:54Maka serangan-serangan dilakukan oleh Amerika
11:56adalah serangan-serangan yang berupaya agar Iran mereaksikan sesuatu dengan jauh lebih besar.
12:01Dan Iran tidak sendirian.
12:02Iran juga berperang bersama dengan proksi-proksi mereka.
12:04Proksi di Syria, proksi juga di Irak, ya,
12:07dan juga proksi-proksi di Houthi, ya,
12:10dan juga ada proksi di Lebanon sana, begitu,
12:13yang saat ini masih terus bertempur.
12:15Nah, maka dalam kondisi seperti ini,
12:17harapan dari Iran adalah dunia memandang bahwa mereka membutuhkan bantuan.
12:21Dan kita tahu bahwa ada sponsorship-sponsorsi besar
12:23seperti Cina dan juga Rusia
12:25yang sebenarnya di belakang sudah memantau
12:27bahwa apabila kepentingan dari global ini aira runtuh
12:30hanya karena peperangan yang aira tidak termenai di sini,
12:33maka kedua belah atau negara-negara lain
12:35yang memiliki kepentingan terhadap energi
12:37mulai masuk.
12:38Nah, saya melihatnya bahwa Iran mengulur waktu
12:39dalam posisi seperti ini.
12:41Tetapi tidak diinginkan oleh Amerika
12:43karena Amerika merasa
12:44kalau mereka terlalu lama memainkan perang
12:47di Timur Tengah,
12:48maka otomatis pertama mereka kehilangan simpati,
12:50yang kedua mereka terpaksa harus kembali
12:53dengan posisi tidak memenangkan peperangan
12:56secara maksimal, gitu.
12:58Sedangkan doktrin mereka adalah
13:00mereka berharap agar satu kali serang,
13:03mereka menang dan mereka mendapatkan
13:05kemenangan yang sangat clean, gitu.
13:06Maka dari itu, mereka dalam diplomasi pun
13:09mereka berharap kalau tidak ada good deal,
13:11maka no deal.
13:12Nah, ini kan sebenarnya upaya untuk saling mencekik.
13:14Dan kita tahu dalam mencekikan ini,
13:16Iran cukup survive,
13:17dan Iran tahu bahwa mereka masih mengontrol
13:19yang disebut dengan serata orbus.
13:21Pak Wibawa pun melihat bahwa
13:23endurance Iran untuk menangkis serangan
13:26dari Amerika Serikat sejauh ini
13:27masih cukup baik, Pak Wibawa.
13:31Jadi, cara kita harus diselesaikan juga nih,
13:35antara ARGC yang mana eksis dan bertahan itu
13:39karena konflik.
13:40Karena ARGC ini,
13:42kalau tidak ada konflik,
13:43masih hilang relevansi geopolitik,
13:45relevansi ekonomi,
13:47dan relevansi legitimasi di dalam Indonesia.
13:50Nah, Amerika itu memberikan
13:54pesan dengan bahasa
13:55yang dimerti oleh ARGC,
13:57yaitu keterasan.
13:58That's the point, ya.
13:59Nah, jadi tinggal sekarang kita melihatnya,
14:02terserah aja.
14:03Apakah ini mau dibilang
14:04managed escalation,
14:05atau kenekatan untuk berperang
14:07dengan konsekuensi menjadi perang total,
14:10bahkan perang regional terbuka
14:11dan mengalah kepada perang dunia,
14:13di mana tadi sudah dijelaskan
14:14ada komponen proksi,
14:16ada Rusia dan China yang mengintip.
14:18Tetapi yang kita perlu garis bawahnya disitu
14:20bahwa Iran sendiri ini
14:24juga tidak lepas di daerah.
14:26Ya, ini semua ya.
14:27Tidak hanya Iran ya.
14:28Karena ini geopolitik.
14:29Geopolitik itu kan semua berbasis
14:30kepada ideologi yang melahirkan
14:32interes masing-masing bangsa negara.
14:33Yang kedua adalah
14:34mereka menggunakan informasi
14:36untuk mencetak narasi.
14:38Nah, sehingga akhirnya
14:39dengan narasi yang berkembang
14:40di tingkat global,
14:41mereka berusaha memajukan agenda masing-masing.
14:43Sehingga apa yang disampaikan itu
14:45belum tentu merefleksikan
14:46keadaan sebenarnya.
14:48Baik itu Presiden Trump,
14:49baik itu Seheran,
14:50dan baik itu Tengok-Tengok.
14:51Kalau kita melihat jernih ya,
14:52karena sebagai orang Indonesia
14:53kita lihat jernih.
14:55Equilibrium yang perlu dicapai
14:56itu adalah tiga, Mbak.
14:57Yang pertama adalah
14:58Amerika itu
14:59harus tetap terlihat kuat.
15:02Itu yang di Washington.
15:03Dan di mana
15:04memang ada perpecahan disitu.
15:06Bahwa Hawkins Republikan
15:07itu mengatakan bahwa
15:08ini adalah prophetic war.
15:10Sesuatu yang sudah dinubuatkan.
15:11harus terjadi perang ini
15:12harus terjadi perang ini
15:13dan harus dengan bahasa keterasan
15:15karena Iran tidak bisa lagi
15:16difesuasi.
15:17Dari Iran selesai,
15:19masalah banyak di dunia ini
15:20akan selesai.
15:21Itu proyeknya mereka.
15:22Sementara dari kelompok
15:23Republikan yang mengutamakan
15:24Mada,
15:26mereka juga tidak mau
15:27Amerika terlibat
15:28terlalu jauh dalam perang
15:29yang berlarun.
15:31Dan Pentagon juga melihatnya
15:33tidak bisa perang terbuka.
15:34Ini harus dihadapi dengan
15:35Spesial Operation and Loiterous Conflict
15:37dari kalangan
15:38Profession of Arms
15:39atau Profession of Military
15:40Establishment di Amerika.
15:43Sementara dari Teheran.
15:44Teheran itu
15:45tidak mau
15:47kehormatannya itu
15:48hancur.
15:49Mereka akan menunjukkan
15:50kepada dunia
15:53internasional
15:54dan juga
15:54domestik audience
15:55bahwa
15:56dengan mereka berbegosiasi
15:58mereka berhasil
15:59mengeluarkan deterans
16:01untuk mengajak
16:01super power itu
16:02bernegosiasi.
16:03Jadi harus ada
16:04kehormatan juga
16:05dari sisi Teherannya.
16:07Dan yang ketiga
16:07dari Israel
16:09yang minta Israel itu adalah
16:11mereka dijamin
16:12diakui
16:12kedaulatannya
16:13dan tidak diserang lagi
16:15oleh proxy.
16:15Nah ini yang harus
16:16dicapai
16:17ekolibrium ini oleh Trump.
16:18Nah kalau tidak bisa
16:19konfliknya akan
16:20berlanjut terus Mbak.
16:21Dengan
16:22Spesial Operation
16:23and Loiterous Conflict
16:24tetapi dengan
16:25dengan
16:26ya
16:27dengan konsigensi
16:29kemungkinan
16:29akan menjadi
16:30konflik yang terbuka
16:32ya
16:32baik itu disengaja
16:33atau tidak disengaja
16:34itu kita tidak
16:35usah diinggungkan
16:36tetapi yang namanya
16:36berantem itu
16:38pasti akan ada
16:38retiko yang eskalatif
16:39walaupun kita sudah
16:40berusaha untuk menahan
16:41tidak terbuka.
16:43Nah sementara
16:44tidak mudah bagi Iran
16:45untuk memecah
16:46aliansi di
16:47Timur Tengah
16:48karena perbedaan
16:49sangat struktural juga
16:50antara
16:50di sisi dengan
16:51rejim
16:52Republik Islam Iran
16:53ke-9 gitu
16:55itu story-nya panjang
16:56dan Rusia
16:58dan China
16:59juga tidak mau
16:59Timur Tengah
17:00itu berdarah-darah
17:01jadi Iran
17:02itu juga
17:02kalau dilihat
17:03net assessment
17:03mereka
17:06artinya
17:07ada batasnya juga
17:08semua ada batasnya
17:10Israel juga ada batasnya
17:11Amerika juga ada batasnya
17:12dan mereka
17:13sebagai rational effort
17:14juga menghitung juga
17:15ya masing-masing punya
17:16batasnya
17:16yang diinginkan
17:17jangan sampai Timur Tengah
17:18berdarah-darah
17:19tapi bagaimana
17:20akhirnya
17:20sejauh ini
17:21seberapa bisa
17:23baik itu
17:24Rusia
17:24Tiongkok
17:25maupun Israel
17:26masuk ke pusaran ini
17:28sejak awal kan
17:29baik
17:29masing-masing
17:30pihak ini
17:31sudah coba masuk
17:32dalam bentuk negosiasi
17:34ataupun apa itu
17:35bentuknya
17:36tapi belum mencapai
17:38titik untuk
17:39bisa menghentikan
17:40atau setidaknya
17:40menuju menghentikan
17:41perang yang terjadi ini
17:43Mas Hefata
17:47Masih di mute Mas
17:48minta tolong unmute
17:50Pertama
17:51dalam posisi
17:52kali ini
17:53ketika kita hitung
17:54secara
17:55diplomasi
17:56dan juga
17:57ketika kita lihat
17:58secara aliansi
17:59posisi Iran
18:00memang
18:00tampaknya makin sulit
18:02mengingat bahwa
18:03hasil dari pertemuan
18:04Donald Trump
18:05bersama dengan
18:06Xi Jinping kemarin
18:07malah
18:08menyapakati
18:09bahwa Iran
18:09tidak boleh
18:10memiliki nuklir
18:11dan berserta
18:12dengan pengayaannya juga
18:13nah begitu juga
18:15ketika hal ini
18:16dalam beberapa
18:17laporan-laporan khusus
18:18kita lihat bahwa
18:19sebenarnya
18:20Moskow juga
18:21tidak berharap
18:22nanti ke depannya
18:22kontrol terhadap
18:23serat hormus ini
18:24ada di tangan
18:25dari Iran itu sendiri
18:27akan tetapi
18:28kalau secara
18:29backbone ya
18:30kedua belah pihak itu
18:31sebenarnya saling
18:32mensupport
18:32satu dengan yang lainnya
18:33selain dari sisi
18:34intelijen
18:35juga dalam persenyataan
18:36dan juga teknologi
18:37ada beberapa
18:38catatan-catatan
18:39dimana
18:39banyak sekali
18:40ilmuwan-ilmuwan nuklir
18:41Rusia itu
18:42sebenarnya masih berada di Iran
18:43untuk mengembangkan
18:44hal tersebut
18:45nah begitu juga
18:45ada banyak jalur baru
18:47yang sudah disiapkan Iran
18:48terkait dengan
18:49masalah ekonomi
18:50melalui darat
18:50yang juga disupport oleh
18:51China
18:52karena China
18:52sangat bergantung dengan
18:53energi yang dipasok oleh
18:55Iran itu sendiri
18:55nah maka
18:56dalam posisi
18:57teknis seperti ini
18:58sebenarnya sudah ada
19:00keinginan dari negara-negara
19:01timur tengah
19:02yang merasa bahwa
19:03tampaknya perang ini
19:05harus segera selesai
19:06dan salah satu yang terlihat
19:07itu adalah Oman
19:08yang tetap
19:09memposisikan diri
19:09secara netral
19:10Oman merasa bahwa
19:11ke depan
19:12kalau tidak ada
19:13posisi yang netral
19:14atau upaya untuk
19:15mengontrol ya
19:15serat hormus
19:16dan juga kepentingan-kepentingan
19:17strategis
19:18semua pihak itu
19:19berada pada posisi yang
19:20berada pada
19:21titik tengah ekoburium
19:22maka akan kesulitan
19:23ke depannya
19:24karena sebenarnya
19:25yang diharapkan oleh Iran
19:26adalah penghargaan
19:27terhadap hak-hak mereka
19:28dan ada beberapa
19:29langkah-langkah yang sudah
19:30disampaikan oleh
19:30kementerian luar negeri
19:31gitu
19:31dari Iran
19:32tetapi hal ini
19:33tidak pernah disepakati
19:34oleh Amerika Serikat
19:35yang merasa bahwa
19:35standing point
19:36yang terus berubah-ubah
19:37menandakan bahwa
19:38sebenarnya Amerika
19:39memang tidak serius
19:40untuk berdiplomasi
19:41Amerika sangat serius
19:42untuk melakukan
19:44serangan-serangan
19:44yang lebih terukur
19:45dan juga terprediksi
19:47ke depannya
19:47dan mereka merasa bahwa
19:49mereka harus menang total
19:50dalam peperangan kali ini
19:51maka
19:52ketika kita melihat
19:53dalam situasi yang cukup pelik
19:54negara-negara yang memiliki
19:56kepentingan inilah
19:57yang diminta oleh Iran
19:58terkait dengan masalah energi
20:00untuk mulai bersuara
20:01tetapi
20:02siapa yang mau berani
20:03bersuara dalam
20:03polisi seperti ini
20:04tidak ada
20:04maka Iran malah
20:05menyiapkan opsi
20:06untuk melakukan perang total
20:07kalau memang dalam
20:09posisi-posisi yang
20:09sangat sulit ke depan
20:11maka
20:11satu-satunya cara adalah
20:12memberikan pembalasan
20:14dan ini adalah
20:15sesuatu yang
20:16tidak bisa mereka hindari
20:17karena ini
20:18satu-satunya langkah
20:19yang bisa mereka ambil
20:20nah Amerika merasa bahwa
20:21kali ini
20:22diplomasi itu
20:23sudah cukup untuk
20:24mengganggu stabilitas dari Iran
20:25mengingat bahwa
20:27dalam kondisi
20:28yang cukup pelik
20:29tiba-tiba
20:29Donald Trump menawarkan
20:30hal-hal yang tidak-tidak
20:31Abraham Harkor
20:32terhadap Israel
20:33dan lain sebagainya
20:34nah ini kan sebenarnya
20:35tanda bahwa
20:36keinginan dari Amerika
20:37adalah untuk mengacaukan
20:38posisi daya tawar dari Iran
20:39dan kita tahu bahwa
20:40diplomasi jenis apapun
20:42tidak akan dimenangkan
20:43oleh Iran sama sekali
20:43jadi salah satu acara
20:45yang dilakukan oleh Iran
20:46adalah bertahan
20:46dan juga melawan balik
20:47saya lihatnya demikian
20:48dan itu sudah diketahui Amerika
20:50maka
20:50opsi yang diambil oleh Amerika
20:52adalah persiapan terhadap
20:53serangan Slash Hammer
20:54yang sebenarnya sudah bocor
20:56Slash Hammer 2.0
20:57ini kan sudah disiapkan
20:58oleh Amerika
20:59dan serangan
21:00di Bandar Abbas
21:00itu adalah upaya
21:01untuk mengutakan
21:02kemampuan radar
21:03dari Iran itu juga
21:04berarti memang sudah
21:06dipersiapkan
21:06nanti ke depannya
21:07akan ada penggunaan
21:08penggunaan bom-bom
21:09yang lain
21:09yang seperti dilakukan
21:10karena itu merupakan
21:11salah satu doktrin taktis
21:13yang dimiliki oleh
21:14Amerika Serikat
21:15yang bekerja sama
21:15dengan Israel
21:17ketidak seriusan
21:18Amerika Serikat ini
21:19apakah ya tadi
21:21menyambung bahwa
21:22yang diharapkan
21:23Amerika Serikat
21:24adalah Slash Hammer
21:24di depan
21:25tidak hanya soal nuklir
21:27tadi
21:27tidak hanya soal hormus
21:28bahkan Abraham Accord
21:30juga itu diajukan
21:31oleh Amerika Serikat
21:32yang mana
21:32itu tidak mungkin
21:34diwujudkan
21:35sebenarnya
21:35kalau kita lihat
21:36poin-poin Abraham Accord
21:37itu Pak Wibawa
21:39enggak enggak
21:40jadi begini
21:40saya lihatnya agak berbeda
21:41jadi begini
21:42pokoknya Presiden Trump itu
21:44akan berusaha mencapai
21:45apa yang sudah
21:46di-pursu
21:47mau dikejar oleh
21:48Presiden Amerika
21:49sejak tahun 79
21:50merubah orientasi
21:52geopolitik Iran
21:53itu poinnya
21:53dan sekarang
21:54ada operasi khusus
21:55untuk mengubah
21:56orientasi geopolitik
21:58orientation Iran
21:59di dalam negeri Iran
22:01dengan cara-cara
22:01intelijen ya
22:02operasi khusus ya
22:03tidak terbuka gitu ya
22:04itu satu poin
22:05poin kedua
22:06Amerika
22:07mau tidak mau
22:08harus merangkul China
22:10sebagai rising power
22:11nomor dua
22:12sekarang di jenisnya
22:13dan Rusia
22:14untuk merangkul semua
22:17stakeholders
22:18di Timur Tengah
22:19ya
22:19minus
22:20minus regim Iran
22:2179
22:22ya
22:23termasuk rakyat Iran
22:24sendiri
22:24yang ingin ini
22:25menjadi cepat damai
22:26gitu
22:26untuk mengubah
22:28orientasi geopolitik
22:29pemerintah
22:29Republik Islam
22:30Iran
22:30ke 79
22:31Amerika harus
22:32bekerja sama
22:33dengan China
22:33dan
22:34dan memang
22:35hubungannya unik
22:36tadi masyarakat
22:36sudah jelaskan itu
22:37Amerika juga
22:38dengan China unik
22:39mereka sangat keras
22:40dalam hubungan ekonomi
22:41dan finance
22:42tetapi mereka juga
22:43sangat bersaing
22:44dalam hal teknologi
22:45dan struktur keamanan
22:46ya
22:47dan jadi itu
22:48satu hal yang biasa
22:48jadi
22:49karena apa
22:50karena Rusia dan China
22:51itu tidak mau
22:52konfrontasi langsung
22:53dengan Amerika
22:53mereka tidak mau
22:55Rusia
22:55apa Iran juga
22:56punya kemampuan nuklir
22:58senjata nuklir
22:58mereka hanya mau
22:59Iran itu
23:00mempunyai
23:01kemampuan
23:02yang diambang batas
23:04cukup mengganggu
23:05kontentrasi Amerika
23:06itu poinnya
23:06untuk menjadi
23:07balancing power
23:08kepada Amerika
23:09di Timur Tengah
23:09itu bagus
23:10itu perlu juga
23:11dalam teori ilmu sosial
23:12itu perlu
23:13namanya balance of power
23:14tapi mereka juga
23:15tidak mendukung
23:16Iran
23:17untuk berperang terbuka
23:19karena China ini juga
23:20tidak mau perang
23:21sampai sentenial kedua
23:22yaitu 2049
23:24100 tahun
23:24Republik Rakyat China
23:26begitu juga
23:28Rusia
23:28mereka juga
23:29tidak mau lagi
23:30ada keributan
23:31yang melibatkan mereka
23:32di Timur Tengah
23:32karena mereka
23:33sedang menyecekkan
23:34urusan mereka
23:34di Ukraine
23:35di Eropa
23:35nah
23:36jadi kondisi ini
23:37yang harus dimanfaatkan
23:38oleh Amerika
23:39makanya mereka
23:40mendevice
23:41Abraham Accord ini
23:42mengajak semuanya
23:43untuk mengakui
23:44kedaulatan Israel
23:45ya saya baca ini ya
23:46dimana White House
23:47dengan
23:48inner circle
23:49Presiden Trump
23:50dan wider
23:51wider ring
23:54di White House
23:54saat ini
23:55dengan cara
23:56dengan tanda putih
23:57dengan cara
23:58ikut merangkul
23:59China dan Russia
24:00dan semua negara
24:02di Timur Tengah
24:04untuk
24:04yang tadi
24:05Mas Eropa
24:05bilang
24:06menyudutkan Iran
24:07itu poinnya
24:08nah
24:08sehingga yang penting
24:09Iran itu
24:10geopolitik
24:10orientasinya berubah
24:11mau
24:12siapapun yang berkuasa
24:14itu tidak penting
24:14buat Washington
24:15yang penting
24:15buat Washington itu
24:16orientasi geopolitik
24:17Iran itu
24:18berubah
24:18tidak lagi
24:19seperti
24:19versi tahun 79
24:20itu poinnya
24:21nah
24:21kalau nanti
24:22mereka sudah
24:22sangat dekat
24:22hubungannya
24:23nuklir pun
24:24minta mungkin
24:24dikasih gitu
24:25makanya saya bilang
24:26Amerika itu
24:26tidak takut
24:27kalau Kanada
24:28yang di sebelahnya
24:28punya nuklir
24:29kenapa?
24:30karena mereka
24:30secara
24:30norba
24:31identitas
24:32behavior
24:32itu sama
24:34tapi
24:35kalau ada
24:36negara yang jauh
24:37dari Amerika
24:38mempunyai
24:38senjata nuklir
24:39tetapi
24:39sangat berbeda
24:40norma
24:41sangat berbeda
24:42interestnya
24:42sangat berbeda
24:43behaviornya
24:44Amerika pasti
24:44sebagai
24:45super power
24:46tidak mau
24:46karena itu
24:47akan mengubah
24:47order
24:48di dunia ini
24:49dengan cara-cara
24:50yang
24:51systemic
24:52dan violent
24:52dianggapnya begitu
24:53nah
24:54boleh ada perbedaan
24:55boleh ada
24:55yang namanya
24:56ketidaksepakatan
24:57tetapi
24:57paling tidak
24:58tidak disetekan
24:59dengan cara-cara
24:59yang
25:00menggunakan
25:01kekerasan
25:02itu kan sebenarnya
25:02teori dalam
25:03demokratik
25:04teori
25:04jadi boleh
25:05kita ada
25:06perbedaan
25:06tetapi
25:07tidak harus
25:07berpenang
25:07menyelesaikannya
25:08itu yang dimaksud
25:09jadi timur
25:09tengah pun
25:10nanti
25:10ada
25:10israel
25:11yahudi
25:11ada negara-negara
25:12islam
25:13sunni
25:14jisisi
25:14ada
25:14ribatan rusia
25:15dan china
25:16boleh aja
25:16berbeda
25:17ada amerika
25:17boleh aja
25:18ada iran
25:19yang versi
25:19baru
25:19tapi tidak
25:20harus berantem
25:21tidak harus
25:22mengancam
25:23atau menyerang
25:24dengan israel
25:24itu maksudnya
25:25gitu loh
25:25dan ini
25:26belum
25:26terwujud
25:27nah peram
25:28itu berusaha
25:28ngeput
25:29untuk mencapai
25:29itu di tahun
25:302028
25:34ini memang
25:35ekulibrium
25:36harus dicapai
25:37di dalam waktu
25:382 tahun ke depan
25:39oleh presiden Trump
25:40dan ambisinya
25:40memang kesana
25:41gitu loh
25:42makanya ini
25:43berbagai macam
25:44yang dilakukan
25:44untuk itu
25:45dan
25:45saya harus tahu
25:46presiden Trump
25:46menggunakan
25:47pendekatan kuansum
25:48jadi berubah-rubah
25:49itu biasa
25:49buat dia
25:50itu bagian dari
25:51madman teori
25:52madman teori
25:53yang pernah digunakan
25:54oleh Richard Nixon
25:55waktu
25:55itu dulu dari saya
25:57will it be possible
25:59kalau
25:59ekulibrium itu
26:01akan tercapai
26:01dengan strategi
26:02yang Trump
26:03lakukan tadi
26:03Mas Evata
26:06ya
26:08kita
26:09mungkin harus
26:10melihat kembali
26:11bahwa
26:11memang
26:12Amerika Serikat
26:13berada pada posisi
26:14yang
26:15bisa kita katakan ya
26:16sedang mengontrol
26:17situasi
26:17kali ini
26:18eskalasi segala macam
26:19kan memang
26:20berada dalam
26:21kondisi keinginan mereka
26:22mereka bisa tingkatkan
26:23mereka bisa turunkan
26:24akan tetapi
26:25kita juga tidak bisa
26:26melihat bahwa
26:27Amerika sebagai ketua
26:28atau Amerika sebagai
26:29ketua kelas
26:30dalam segala macam
26:31aspek yang ada
26:32begitu
26:32makanya kalau
26:34misalkan kita
26:35melihat bahwa
26:36Amerika sudah mencapai
26:37target politis mereka
26:38kenapa mereka
26:39tinggalkan Iran
26:40begitu saja
26:41kan ini kan sudah
26:41disampaikan oleh
26:42Donald Trump
26:43berkali-kali
26:44bahwa mereka sudah
26:45melumpuhkan seluruh
26:46kemampuan dari Iran
26:46dan kita tahu bahwa
26:47hal tersebut memang
26:49sudah berapa persen
26:50tercapai
26:51begitu
26:51tetapi yang lebih jauh
26:53ternyata
26:53Amerika Serikat ini
26:54sengaja menciptakan perang
26:56untuk mengacaukan
26:57struktur ekonomi dunia
26:58yang sama ini
26:59berada pada posisi
27:00yang cukup-cukup
27:01merugikan Amerika Serikat
27:02nah
27:03maka dari itu
27:04doktrin yang digunakan
27:05dengan stretching
27:06yang mereka lakukan
27:06mengontrol berapa selat-selat
27:08mereka berupaya
27:09semaksimal mungkin
27:10untuk mengalahkan
27:11negara yang di belakang Iran
27:13ini adalah perang
27:14sesungguh yang diharapkan
27:15oleh Amerika Serikat
27:15akan tetapi
27:16ketika kita balik lagi
27:17ke Timur Tengah
27:18bahkan Timur Tengah
27:19dan negara-negara sekitar
27:20itu percaya
27:21bahwa kondisi hari ini
27:23hanya bisa diselesaikan
27:24dengan kita mengikuti
27:24kehendak dari Amerika Serikat
27:26tentu ini menjadi
27:27tanya-tanya besar
27:27karena Amerika Serikat juga
27:29tidak menunjukkan
27:30satu etiket
27:31bahwa kita harus
27:32menyelesaikan ini
27:33secara bertahap
27:33Amerika kan ingin
27:35memberikan ultimatum
27:36nah ultimatum
27:37dia kan ada tahapan
27:38begitu
27:38ketika mereka berharap
27:39Iran mematuhi
27:40apa yang menjadi
27:40kehendak mereka
27:41dan dalam
27:42segala macam
27:43bentuk diplomasi
27:44yang sudah dilakukan
27:45berapa poin itu
27:46selalu disetujui oleh Iran
27:47tetapi selalu mental lagi
27:48karena Amerika melakukan serangan
27:49begitu juga Iran
27:50tiba-tiba melakukan serangan
27:51maka perang kali ini
27:53itu bisa dikatakan
27:53adalah satu unsur
27:54kesengajaan gitu
27:55untuk sama-sama
27:56menghancurkan struktur
27:58ekonomi yang ada
27:58dan Amerika akhirnya
28:00bersama dengan
28:01negara-negara yang
28:02mungkin tidak terlihat ya
28:03mensponsorial tersebut
28:04mengambil keuntungan
28:05terhadap situasi ini gitu
28:06dan akhirnya
28:07Amerika menjadi
28:08sponsorship terhadap
28:09kondisi perang
28:09dan juga
28:10masalah-masalah global
28:11yang ada
28:11nah itu dia
28:12maka saya melihat
28:13bahwa
28:14kali ini ya
28:15posisi yang
28:16ditawarkan oleh Amerika
28:17adalah
28:18memberikan kekacauan
28:19mereka tidak boleh
28:20sama sekali menarik mundur
28:21situasi kacauan
28:22kalaupun Amerika
28:23menyerang
28:24harusnya mereka
28:25sudah melakukan serangan
28:26yang benar-benar
28:27melumpuhkan Iran
28:28secara total
28:29tapi tidak dilakukan
28:30apakah Amerika
28:30tidak mampu?
28:31mampu
28:31kenapa mereka tidak
28:33lakukan?
28:33karena sengaja
28:34begitu
28:34karena mungkin
28:35banyak analis
28:35mengatakan bahwa
28:36kondisi ekonomi politik
28:38mereka dalam negeri sulit
28:39dan lain sebagainya
28:39saya masih
28:40tidak percaya
28:41karena mereka masih
28:41punya kemampuan
28:42untuk melakukan
28:43peperangan
28:44dengan sangat panjang
28:44kali ini ya
28:45dengan perang Vietnam
28:47waktu itu
28:47dengan miskalkulasi
28:48tapi kalau dengan Iran
28:49tampaknya Amerika
28:51tahu bahwa
28:51dia harus melakukan
28:52perang-perang ekonomi
28:54yang baru
28:54untuk menciptakan
28:55stabilitas ya
28:56dan juga penguasaan
28:57terhadap
28:57kondisi yang sama ini
28:59sudah lama
29:00tidak dikuasai oleh Amerika
29:01jadi saya melihatnya
29:02demikian
29:03terakhir
29:04Pak Bawa
29:05apa yang bisa terjadi
29:07dalam beberapa waktu
29:09terakhir ini
29:10kita lihat
29:10pendulumnya kemana
29:11akan bergerak
29:12misalnya di kawasan
29:13Amerika Serikat pun kan
29:14mengancap Oman
29:15jangan sampai itu
29:16main-main
29:16sampai mendekat
29:17dengan Iran
29:18nah apa yang bisa
29:19kita baca dari hal ini
29:20Pak Bawa
29:21ya
29:22Amerika akan kembali
29:23secara konsisten
29:24yang saya sampaikan
29:25kepada yang namanya
29:26diplomasi yang sangat
29:27kompleks
29:28sangat challenging
29:29ditambah dengan
29:30special operation
29:31and law intensive conflict
29:32jadi tadi dijelaskan oleh
29:34Mas Evaldo itu
29:34yang saya sebut sebagai
29:35special operation
29:36and law intensive conflict
29:37mereka tidak akan dulu
29:38menyerang dengan
29:39identity conflict sekarang
29:40mereka akan melakukan
29:42yang namanya
29:43operasi
29:44special operation
29:45dan law intensive conflict
29:47operasi-operasi
29:48dengan satu tujuan
29:49orientasi geopolitik
29:51Iran itu berubah
29:52dari dalam
29:52itu poinnya
29:53nah itu poinnya
29:54jadi itu akan terjadi
29:55dan efeknya
29:57itu bisa capai dunia
29:58ya itu betul
29:59yang dikatakan tadi
30:00karena memang
30:01di strategi
30:01amanah nasional Amerika
30:02tahun 2025
30:03sudah dibilang bahwa
30:04Trump
30:04akan menggunakan
30:06yang namanya
30:06integrate deterrence
30:07untuk membuat
30:08penaksaan
30:09atau namanya
30:10compelling architecture
30:11untuk mengubah
30:12apa yang perlu diubah
30:13memperbaiki
30:14apa yang perlu diperbaiki
30:15dalam perspektif
30:15Washington
30:16dalam perspektif
30:16presidential
30:17termasuk di Timur Tengah
30:19dan khususnya
30:19sudah menyebut bahwa
30:21yang namanya ancaman itu
30:22ada empat
30:23yang pertama adalah
30:24facing threat
30:24itu pertama adalah
30:25dari China
30:26yang kedua adalah
30:27managing threat
30:28itu dari Rusia
30:29dan regional threat
30:30itu adalah dari Iran
30:31dan yang namanya
30:32nuclear threat
30:33yang managing itu
30:34datangnya dari
30:35North Korea
30:36jadi
30:36empat itu
30:37akan dibereskan
30:39oleh Trump
30:40dengan cara masing-masing
30:41dan yang sudah dimulai
30:42dengan kekerasan
30:43adalah
30:43adalah
30:44adalah
30:45dan ini yang tadi
30:47membuat
30:48Amerika tidak bisa
30:50keluar begitu saja
30:51karena mereka juga
30:52tidak mau
30:52kehilangan
30:53kredibilitas
30:54detersnya
30:54dikat global
30:55itu beban mereka juga
30:56nah ini menjadi
30:57perdebatan juga
30:58di Washington
30:58karena perdebatan
30:59di Washington
30:59masih berjalan
31:01di side-over
31:01sisi itu sekarang
31:02makanya sekarang
31:03Trump itu
31:04buying time
31:04dan melakukan
31:05special operation
31:05dia tidak mau
31:07all up dulu sekarang
31:07itu poinnya
31:08dan dalam waktu dekat
31:10dipastikan
31:10tidak ada yang mau
31:11keluar dari gelanggang
31:12terlebih dahulu ya
31:13ya tidak
31:14tidak
31:15baik
31:16terima kasih atas
31:17perspektifnya pada
31:18malam hari ini
31:18Pak Wibawanto Nugroho
31:20Pakar Geopolitik
31:21dan Keamanan Nasional
31:22terima kasih juga
31:23Mas Evata Filomeno Duarte
31:24dosen ilmu politik
31:25Universitas Udayana
31:26selamat malam
31:28selamat malam
31:29terima kasih
31:29selamat malam
Komentar