00:00Untuk mengetahui sejauh mana soal keracunan gas portable atau makanan bisa merenggut nyawa,
00:06sudah ada dokter spesialis forensik RSCM, Ade Firman Syah.
00:10Dokter Ade, selamat petang.
00:12Selamat petang.
00:14Dokter, tapi ketika penyebab kematian kan masih dikerucutkan menjadi dua, keracunan gas atau keracunan makanan.
00:20Memang ketika ada korban yang meninggal dunia akibat keracunan makanan atau gas, ada kemiripan kah ketika ada otopsi?
00:26Ya, terima kasih. Jadi pada setiap kasus keracunan ini, kita melihat tanda-tandanya dari luar itu memiliki tanda-tanda yang
00:36mirip.
00:36Mulai dari pertama, kita bisa menemukan tanda-tanda perbendungan, lalu juga kita bisa menemukan tanda-tanda pelebaran pembuluh darah,
00:45baik pembuluh darah di kelopak mata ataupun di bagian lainnya.
00:49Nah, dari sini, tapi kalau memang dia suatu keracunan akibat gas CO misalnya, itu memiliki tanda yang sangat khas,
00:57yaitu lebah mayatnya dia akan berwarna merah terang.
01:01Karena apa? Karena sebetulnya gas CO ini, seperti tadi, kalau misalnya kita lihat dari, kita tilik dari temuan di TKP
01:09yang dijelaskan,
01:09itu memiliki adanya pembakaran ya, seperti melakukan bakar-bakaran ya, maka gas yang dikeluarkan adalah akan menjadi gas CO2.
01:19Dan CO ini akan mengikat, memiliki tingkat afinitas atau ikatan dengan hemoglobin atau zat merah darah itu 250 kali lebih
01:27kuat daripada oksigen.
01:29Sehingga di sini mengakibatkan darah itu mengandung banyak oksigen, tapi sebenarnya oksigennya tidak terikat dengan hemoglobin.
01:36Sehingga dia akan, seakhirnya sel-sel tubuh itu tidak bisa menggunakan hemoglobinnya.
01:42Akibatnya darah berwarna merah terang, tubuh pun berwarna merah terang.
01:47Dan ini akan kita temukan juga pada saat kita lakukan otopsi.
01:51Organ-organ tubuh juga berwarna merah terang.
01:53Dan kalau misalnya juga benar dia menghirup gas, maka kita akan melihat sisa jelaga di dalam saluran pernafasannya.
02:02Seperti itu.
02:03Jadi ini yang akan menunjukkan apakah benar orang ini meninggal akibat gas karbon monoksida.
02:12Untuk menegakkan apakah benar dia meninggal akibat gas monokarbon monoksida atau meninggal akibat kerajuran makanan,
02:21maka kita kembali lagi.
02:22Secara forensik, menegakkan diagnosis kematian akibat keracunan itu memerlukan beberapa hal.
02:29Yang pertama, kita harus ada namanya anamnesa kontak ya.
02:33Jadi memang benar tempat kejadian perkara itu ada menghirup atau mengonsumsi atau adanya seracun itu masuk ke dalam tubuh.
02:43Seperti tadi misalnya ada cerita bahwa CO-nya itu ada terperangkap di dalam ruang tendanya.
02:50Atau juga adanya sisa makanan yang sudah dimakan.
02:54Maka ini harus dilihat apakah benar betul itu mengandung zat rajut.
02:57Kedua, kita akan melihat adanya zat yang masuk ke dalam tubuh ini.
03:03Misalnya kayak zat karbon monoksida itu kan masuknya melalui saluran pernafasan.
03:07Maka kita akan melihat adanya jelaga di dalam saluran pernafasan.
03:11Lalu juga kita cek lambungnya untuk mengetahui adanya sisa makanannya tadi.
03:17Nah, setelah itu juga kita akan melihat di bagian dalam tubuh apakah memang ada zat racun atau metabolitnya di dalam
03:27cairan tubuh seperti di darah.
03:29Dan kemudian kita juga akan menemukan adanya kerusakan organ-organ yang diakibatkan oleh zat racun ini.
03:34Nah, dok Randing, tapi kalau misalnya kita berbicara soal kasus yang kemarin ketika misalnya sedang ada masak,
03:42seberapa besar kemungkinan asap itu memang bisa terperangkap di sebuah tenda?
03:46Karena kan kita bayangannya ini juga sekaligus untuk edukasi, tenda kan tidak betul-betul tertutup rapat.
03:51Apa memang tetap seberbahaya itu dok?
03:53Ya, jadi yang terpenting di sini adalah apakah memang sangat sulit ya kalau ketika kita mengatakan adanya keracunan gas di
04:03ruang terbuka.
04:03Nah, seperti camping itu kan di ruang terbuka.
04:05Tapi sebenarnya tenda itu kita bisa mengatakan sebagai semi-open.
04:09Nah, saya rasa selama barbegian, maka asap-asap itu masuk ke dalam tenda.
04:15Baik melalui, seperti kalau kita sedang berbakar-bakaran di dalam, di teras rumah, kemudian seluruh rumah pun akan masuk asapnya.
04:23Nah, ini sebaiknya jangan langsung ditutup, biarkan asap itu keluar dulu, habis baru kita akan tutup rapat.
04:31Tapi, akan sangat-sangat sulit sebetulnya kalau memang benar-benar open ya.
04:36Tapi sekali lagi, zat CO ini memiliki afinitas 250 kali lebih kuat daripada oksigen.
04:41Sehingga ketika dia terhirup, yang pertama kali dilaksakan orang itu akan merasa ngantuk, mengantuk dan lemas.
04:47Padahal semakin lama dia akan semakin terus menghirup gas CO itu dan akhirnya kadarnya semakin meningkat dan lebih dari 30
04:54% karboxi HP di dalam darah, itu sudah sangat fatal.
04:59Oke, dokter spesialis forensik RSCM, dokter Ade Firman Syah, terima kasih sudah berbagi edukasi buat kami.
05:05Sehat selalu dok.
05:07Sehat selalu.
Komentar