00:01Di Dampingi Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat,
00:04Hovifa Indar Parawansa langsung meninjau sejumlah lapak pedagang
00:07yang ada di Pasar Rakyat Kojen Kota Malang.
00:10Gubernur Jawa Timur ini menanyakan langsung kepada para pedagang sembako
00:14terkait pasokan dan harga.
00:17Dalam tinjauannya ini, Hovifa mendapati cabai rawit dan bawang merah yang harganya naik.
00:22Cabai rawit yang biasanya Rp40.000-Rp50.000 naik menjadi Rp100.000.
00:29Sedangkan bawang merah naik menjadi Rp65.000 dari harga biasanya Rp35.000-Rp40.000.
00:37Mendapati kenaikan harga tersebut, menurut Hovifa,
00:40kerjasama antar daerah perlu dilakukan untuk mengetahui penyebab inflasi.
00:45Selain cabai rawit dan bawang merah,
00:48beras SPHP dan minyak kita yang tidak terdistribusi secara merata di pasar
00:52juga menjadi perhatian Hovifa.
00:55Selanjutnya, pemerintah daerah harus berkoordinasi dengan bulog terkait distribusi.
01:01Kita melihat bawang merah ini mengalami kenaikan.
01:07Kalau semula antara Rp35.000-Rp45.000, tergantung saiznya ya,
01:12sekarang ini antara Rp55.000-Rp60.000.
01:16Kemudian cabai rawit.
01:18Cabai rawit ini sebetulnya,
01:21kalau di sini ada Rp100.000, ada Rp120.000.
01:24tapi di pasar di Malang yang lain Rp80.000.
01:29Apa artinya KAD, kerjasama antar daerah ini menjadi penting.
01:34Jadi kira-kira harga dari apa yang menjadi penyebab kemungkinan potensi inflasi itu terjadi,
01:45nah itu yang bisa dilakukan langkah-langkah mitigatif, antisipatif bersama.
01:53Selain sejumlah harga kebutuhan pokok yang naik,
01:55ada juga kebutuhan pokok yang justru turun,
01:58seperti daging ayam potong dan telur,
02:01sementara itu harga bawang putih relatif stabil.
02:05Tim Liputan, Kompas TV Malang, Jawa Timur.
Komentar