Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Imbas jalan amblas, seorang pemotor yang nekat melawan arah terperosok.

Dalamnya jalan amblas yang mencapai dua meter membuat proses evakuasi pengemudi dan motornya dibantu tim damkar.

Perbaikan sementara dengan memasang empat plat besi dilakukan guna menghindari terjadinya amblas susulan karena banyaknya pengendara yang melintas di Jalan Raya Lenteng Agung menuju arah Depok, Jawa Barat.

Kemacetan panjang terjadi dari arah Jakarta menuju Depok imbas jalan amblas di Lenteng Agung.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta melakukan pengalihan lalu lintas untuk mengurai kemacetan.

Sementara kendaraan bertonase berat tidak diperbolehkan melintas dan dialihkan dari Jalan TB Simatupang menuju ke arah barat Tol Desari maupun arah timur Jalan Raya Bogor atau Tol Jagorawi.

#jalanambles #lentengagung #ambles

Baca Juga Kesaksian Warga soal Kasus WN Korsel yang Ditemukan Tewas di Bekasi | KOMPAS Petang di https://www.kompas.tv/regional/671787/kesaksian-warga-soal-kasus-wn-korsel-yang-ditemukan-tewas-di-bekasi-kompas-petang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/671788/butuh-waktu-2-minggu-proses-perbaikan-jalanan-ambles-di-lenteng-agung-kompas-petang
Transkrip
00:00Dari Florida, kita ke LA, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, di mana Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan memperbaiki jalan ambles
00:09di Lenteng Agung, Srengseng, Sawah, Jakarta Selatan.
00:12Akibat perbaikan ini, kemacetan parah pun terjadi di jalan tersebut.
00:24Sebuah alat berat terlihat berada di sekitar jalan ambles yang berada di Lenteng Agung, Saudara.
00:31Imbas jalan ambles ini membuat sebagian ruas jalan tidak dapat dilewati.
00:36Jalan ambles dengan kedalaman sekitar 3 meter dan juga panjang sekitar 4 meter.
00:54Terima kasih.
01:23Sebelumnya, Saudara, imbas dari jalan ambles ini seorang pemotor yang nekat melawan arah terperosok.
01:30Dalamnya jalan ambles yang mencapai 3 meter membuat proses evakuasi pengemudi dan motornya dibantu oleh tim Damkar.
01:37Perbaikan sementara dengan pemasangan 4 plat besi dilakukan guna menghindari terjadinya ambles susulan
01:44karena banyaknya pengendara yang melintas di jalan Raya Lenteng Agung menuju ke arah Depok, Jawa Barat.
01:50Ini ada orang lawan arah dari sebelah sana, ini jatuh, penusah, sudah dikasih tahu, tapi tetap datu lawan arah.
02:02Ya mungkin jaman dulu, jadi ada hong, mungkin sudah umur ya.
02:07Jadi ini ceritanya ada hong, mungkin itu patah seperti ke atas, turun.
02:13Makanya airnya tetap malir.
02:15Nah ini itu penanganan sementara, kita rekayasa melalui tas dulu.
02:18Untuk penanganan sementara, nanti setelah kita galuh semuanya, nanti baru kita ketahuan, oh ini penyebabnya.
02:23Tapi intinya hongnya itu sudah turun.
02:26Kalau kita kan belum tahu jalan-jalan ada apa ya, tapi kita akan sempatnya.
02:36Kemacetan panjang terjadi dari arah Jakarta menuju Depok, sodara, imbas dari jalan ambles di Lenteng Agung ini.
02:43Dinas Perhubungan DKI Jakarta melakukan pengalihan lalu lintas untuk mengurai kemacetan.
02:47Sementara itu kendaraan bertona seberat tidak diperbolehkan melintas dan dialihkan dari jalan TBC Matupang menuju ke arah barat tol Desari
02:58maupun arah timur jalan raya Bogor atau tol Jagorak.
03:04Kondisi terkini dari jalan ambles di Lenteng Agung, kita terhubung dengan jurnalis Kompas TV, Esra Ambarita dan juru kamera Adini
03:12Anissa.
03:12Esra, bagaimana kondisi perbaikan jalan sore hari ini?
03:19Sini dan juga sodara, untuk hari ini tahap perbaikan sudah mulai akan dilakukan untuk jalan ambles yang berada di jalan
03:25Lenteng Agung ini yang mengarah dari arah Jakarta Selatan ke arah Kelapa II ataupun Depok.
03:30Nah saat ini kami pantau bahwa sudah dipasang plat besi ya, plat besi secara bertahap ataupun plat baja maksud kami,
03:36di mana ini sudah dilakukan tadi sejak pukul 10 pagi kemudian berangsur di pukul 2 siang yang seiring dengan koordinasi
03:43dari pihak SDA dan juga Bina Marga.
03:45Dan saat ini sini dan juga saudara, saya akan tunjukkan melalui juru kamera saya Anissa Andini terkait bagaimana situasi di
03:53saat ini meskipun sudah dipasang plat baja maupun besi,
03:56ini kemacetan masih terus terjadi yakni pengendara yang masuk dari arah Jakarta Selatan menuju ke arah Depok,
04:03di mana terpaksa dari para pengendara ini yang berkendara motor maupun mobil ini harus memacu kecepatan kendaraannya dengan lambat,
04:11karena tentunya antrian yang juga sudah terjadi secara mengalami kemacetan sejak kemarin atau sejak pada tanggal 27 Mei lalu,
04:20di mana dari petugas di SHUB kemudian DSA, ini juga SDA maksud kami,
04:24ini terus mengatur lalu lintas supaya kendaraan dengan mobil maupun dari arah,
04:31dengan motor maksud kami, ini bisa melaju ke arah Kelapa Dua.
04:34Nah, untuk perbaikannya, ini kalau mengutip dari apa yang disampaikan oleh Kepala SDA di Kecamatan Jawa Karsa,
04:40ini menyatakan nantinya perbaikan akan memakan waktu kurang lebih 2 minggu atau 1 minggu,
04:45karena dugaan sementara, ini dikarenakan saluran air yang mengalami kropos atau tua,
04:50jadi ini nanti akan ditangani lebih lanjut dalam waktu 2 minggu ke depan.
04:54Sindi?
04:55Esra, kalau butuh waktu 2 minggu, ada rekaya salur lintas yang disiapkan tidak untuk mengurangi kemacetan selama proses pengerjaan itu?
05:07Sindi dan juga saudara tadi, saya sempat berbincang dengan salah satu pihak di SHUB yang bilang,
05:11kalau sebenarnya untuk rekaya salur lintas ini sebenarnya akan situasional atau sementara,
05:15karena kalau melihat dengan pemasangan klat baja maupun besi ini,
05:19ini untuk kendaraan yang roda 2 atau roda 4 masih bisa melaju namun dengan kecepatan yang terbilang lamba,
05:25tapi untuk yang bermuatan besar, ini tentunya dialihkan dari arah TB Simatupang,
05:29ini dialihkan menuju tol dari ke Antasari, sehingga tidak diperbolehkan untuk yang bermuatan besar,
05:37karena ini tentunya akan mengganggu arus lalu lintas jalan,
05:41yang kita ketahui bahwa kontur tanah ini sebenarnya sudah rapuh, sudah tua,
05:45sehingga mengharuskan perbaikan dalam waktu dekat yang saya sampaikan sebelumnya,
05:50yakni kurang lebih dari 1 sampai 2 minggu ke depannya.
05:53Sindi?
05:54Kalau sejauh ini antrian kendaraan masih mengular panjang atau sudah mulai terurah ya, Esra?
06:03Kalau sekarang sebenarnya antrian ini masih terbilang panjang Sindi dan juga Saudara,
06:08karena tadi tepat sebelum kami tiba di jalan lenteng Agung ini,
06:13di mana kami perhatikan bahwa 2 km sebelum menemu titik ini,
06:16ini masih panjang sekalian tren, baik dengan roda 2 maupun roda 4,
06:20jadi kemacetan ini sebenarnya masih terus terjadi sejak hari kemarin,
06:24bahkan pada sampai sore hari ini.
06:26Jadi untuk terus mengantisipasi sebenarnya dari pihak Dishub,
06:30kemudian SDA ini berada di titik-titik di mana kemacetan terjadi,
06:34kemudian membantu untuk mengurai, mengarahkan dari para pengendara,
06:37supaya tentunya ini lebih berhati-hati.
06:39Mengingat jalan 16 ini kita ketahui bahwa tanahnya tadi seperti saya sampaikan,
06:43kontur tanahnya ini sudah kropos, kemudian juga untuk lebih ke arah jalur kanan.
06:48Karena kalau kemarin, untuk jalur ini sebenarnya ada 3 jalur,
06:53tapi yang ditutup 2 jalur, kemudian sampai sore hari ini,
06:56artinya 3 jalur sudah dibuka,
06:57tapi ini tidak membuat sebenarnya antrian maupun kemacetan ini meredah ya,
07:03begitu ya.
07:03Tapi kalau ketika sudah melewati titik ambles ini,
07:06dari kendaraan maupun roda 4 ini sudah bisa melaju dengan lancar
07:09ke arah Depok maupun Papa 2.
07:11Sindy.
07:12Jurnalis Kompas TV, Esra Ambarita dan Jurukamera Andini Anissa,
07:16terima kasih atas laporan Anda.
07:17Jurnalis Kompas TV, Esra Ambarita dan Jurukamera Andini Anissa,
Komentar

Dianjurkan