00:00Kita beralih ke informasi lainnya saudara, jemaah haji khusus patuna melontar jumroh akobah sebagai bagian dari rangkaian haji.
00:08Pemilihan waktu yang tepat bisa membantu jemaah agar lebih nyaman melontar jumroh di tengah cuaca yang ekstrim.
00:15Berikut laporan jurnalis Kompas TV, Merita Effendi dan juru kamera Diyah Megasari dari Minarab Saudi.
00:22Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, pemirsa Kompas TV.
00:25Jadi Alhamdulillah sore hari ini rombongan haji khusus patuna travel sudah bergerak ke Jamarot untuk melakukan lontar jumroh akobah.
00:38Ini adalah bagian dari rangkaian haji.
00:42Sebelum esok hari kami akan kembali ke Jamarot selama tanggal 11 dan 12 zuhijah untuk memper jumroh ulah, busta dan
00:51akobah.
00:52Nah kenapa sore hari? Hari ini dipilih karena cuacanya sudah lebih sejuk, sudah tidak terlalu terik dan untuk menghemat energi
01:04juga seluruh jamah supaya tidak terlalu letih.
01:07Karena siang hari itu panasnya bahkan mencapai 47 derajat Celcius.
01:12Saat ini kurang lebih pukul 6 sore waktu Arab Saudi, sudah lebih bersahabat begitu ya cuacanya.
01:19Jadi insya Allah pelaksanaan jumroh juga lebih nyaman dan lebih aman karena tidak terlalu berdesakan.
01:28Nah ini yang paling penting adalah walaupun cuacanya sudah terlihat sejuk begitu ya,
01:34tapi jangan lupa untuk tetap minum air putih dan jangan sampai menunggu haus agar tubuhnya tetap terhidrasi.
01:44Nah lokasi dari tempat apartemen kami menginap, apartemen transit ke Jamarot kurang lebih 5 hingga 6 km.
01:53Setelah nanti kami melakukan lontar jumroh yang pertama, seluruh jamaah akan menunggu di tenda yang berada di Mina sampai batas
02:06waktu tertentu artinya sudah melewati syarat mabit.
02:09Kemudian kami pergi meninggalkan Mina untuk besok kembali lagi mengulangi hal yang sama, melontar jumroh Ula, Usta dan Aqobah.
02:18Ada batu yang sudah dibagikan, ini adalah batu yang sudah dibagikan, yang sudah dihitung jumlahnya supaya memenuhi hingga akhir lontar
02:33jumroh.
02:34Yang paling penting adalah tetap jaga kesehatan, jangan memaksakan diri, banyak minum air putih supaya seluruh rangkaian ibadah bisa berjalan
02:44dengan lancar.
02:46Assalamualaikum, Pemirsa Ongopas TV ini ada 7 batu, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, saya mau melontar jumroh ya.
02:53Bismillahirrahmanirrahim.
02:56Bismillahirrahmanirrahim.
02:59Alhamdulillah, 7 batu untuk jumroh yang pertama setelah haji yaitu Aqobah.
03:06Nah, besok kita akan kembali lagi untuk kesini melempar jumroh Ula, Usta Aqobah.
03:12Nah, ini di Jamarot, seperti ini suasananya, kalau sore hari jauh lebih baik, jauh lebih kondusif, udaranya juga lebih tenang,
03:20lebih menyenangkan, begitu banyak AC, begitu ya.
03:23Jadi tidak segerahan, dan insya Allah lebih nyaman, lebih aman.
03:26Dan yang paling penting adalah tetap semangat, tetap beristikomah menjaga kesehatan, jangan lupa banyak minum.
03:33Tadi juga sepanjang jalan, banyak yang menyemprotkan air kepada seluruh jamaah.
03:38Ini fungsinya adalah supaya jamaah tetap segar, tetap terhidrasi, tidak kekurangan air, begitu ya.
03:45Karena jarak dari tempat kami menginap, yaitu di hotel transit, hingga ke Jamarot, tempat melempar Aqobah ini kurang lebih 6
03:53km.
03:53Jadi butuh kekuatan fisik yang prima, dan jangan sampai salah pemilihan waktu.
03:58Ini menjadi penting untuk membuat stamina seluruh jamaah tetap terjaga, dan bisa melanjutkan seluruh rangkaian dengan baik.
04:05Berita Effendi, Dia Megasari, Kompas TV Mekah, Arab Saudi.
Komentar