00:00di Biro Jambi untuk Kompas Siang hari ini?
00:02Selamat siang Imbron dan juga Saudara.
00:05Hari ini ada dua informasi dari Kompas TV Biro Jambi
00:07dalam segmen Cerita Nusantara.
00:10Kita ke informasi pertama.
00:11Saudara di tengah menjamburnya kedai kopi modern,
00:14sebuah warung kopi legendaris di Kota Jambi
00:16masih bertahan dan menjadi favorit pelanggan
00:19dengan cita rasa kopi khas yang terasa
00:21sejak puluhan tahun.
00:23Warung ini tak pernah seperti pengundung
00:24dari berbagai kalangan.
00:30Di tengah menjamburnya kedai kopi modern,
00:32sebuah warung kopi legendaris di Kota Jambi
00:34masih bertahan dan menjadi favorit pelanggan.
00:36Dengan cita rasa kopi khas yang terjaga
00:39sejak puluhan tahun,
00:41warung ini tak pernah sepi pengunjung
00:42dari berbagai kalangan.
00:44Warung kopi ini telah berdiri sejak tahun 1941.
00:48Suasana lawas menjadi daya tarik tersendiri
00:50di warung kopi ini.
00:53Meja dan kursi kayu bernuansa jadul
00:55masih dipertahankan.
00:56Bahkan lantai semen tanpa keramik
00:58serta dinding yang mulai usang
01:00menambah kesan klasik yang kuat.
01:02Warung kopi ini berada di jalan
01:04Dr. Yelemena, Kota Jambi.
01:06Ini dahulunya bernama Weyung.
01:09Warung ini didirikan oleh Oytun Kong,
01:11seorang keturunan Tionghoa
01:12yang datang ke Jambi.
01:14Usaha tersebut kemudian diteruskan
01:16secara turun-temurun oleh keluarganya.
01:18Saat ini kopi rasa sedap
01:20dikelola oleh Antoni atau Oeng Nyap Chau
01:22yang merupakan generasi penerus
01:24dari pemilik sebelumnya.
01:25Cara pembuatan kopi masih tergolong tradisional.
01:29Antoni masih menggunakan kompor sumbu minyak
01:32dan sesekali Antoni memainkan
01:33alat musik harmoni
01:35dan membawakan lagu-lagu
01:36untuk menghibur para pelanggan.
01:47Kita belum melahirkan orang tua
01:50itu lah, tapi
01:50kalau menurut orang tua saya itu
01:54saya ceritakan, zaman Belanda
01:56itu kan mati jualan.
01:58Tapi sampai masa Jepang itu ya payah.
02:01Jepang itu tergantung pada orang yang minatnya lah.
02:05Ada orang minat yang ini ya,
02:07ada yang itu kan beda-beda.
02:09Macam kopi beda ya,
02:11AA, Paman.
02:12Ada orang minat kopi Paman.
02:14Ada yang minat kopi AA,
02:16macam itu lah.
02:18Ya, saya mengatakan
02:20setiap rumah
02:20saya sudah menunggu kopi
02:22bukan gue.
02:23Kopinya inal-an.
02:30Kopi rasa sedap
02:32tak hanya menyajikan secangkir kopi,
02:34namun juga menyimpan cerita
02:36dan kenangan lintas generasi.
02:38Kehadirannya menjadi bukti
02:39bahwa cita rasa dan kesederhanaan
02:41masih memiliki tempat di hati masyarakat.
Komentar