00:20Polda Metro Jai bersama Kodam Jai mengungkap kasus kejahatan jalanan berupa pencurian dengan kekerasan atau begal,
00:26pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor yang marak terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
00:37Pengungkapan kasus bermula dari banyaknya video aksi begal yang viral di media sosial.
00:41Video-video tersebut memperlihatkan aksi pencurian dan ciri-ciri pelaku di sejumlah lokasi.
00:50Beberapa kasus viral yang berhasil diungkap terjadi di Palmerah Kebayoran Baru, Menteng, Lendeng Agung, Bekas Timur, Ciputat, Depok, Koja, hingga
00:58Duri Kepah.
01:00Kasus yang kami ungkap hari ini berawal dari viralnya video di media sosial.
01:07Video tersebut dengan jelaskan aktivitas pencurian beserta ciri-ciri fisik para pelaku di lokasi kejadian tersebut.
01:17Inilah yang membantu juga kami di dalam melakukan pengungkapan terhadap beberapa kejadian yang viral di media sosial.
01:27Video-video itu kemudian mendapat respon yang masif dari masyarakat dan menyebar lintaskan informasi ini di berbagai platform media sosial.
01:45Sebelumnya viral di media sosial seorang mahasiswi Universitas Pajajaran diduga dilindas pemotor di sebuah gang kecil di Jatinangor, Sumudang, Jawa
01:54Barat, Selasa 12 Mei malam.
01:56Peristiwa itu terjadi saat korban hendak pulang ke kosan namun tiba-tiba dikejar orang tak dikenal hingga terjatuh dan diduga
02:02dilindas.
02:07Aksi begal juga terjadi di Jalan Angkasa Kemayoran Jakarta Pusat.
02:11Gagal total setelah korban berhasil menyelamatkan diri sambil membawa kabur kunci motornya.
02:17Tiga pelaku yang menargetkan dua remaja di depan warung kelontong sempat mengancam korban dengan senjata tajam.
02:29Masih di Jakarta, empat terduga pelaku begal terhadap dua remaja yang berboncengah sepeda motor di Jalan Gunung Sehari Raya Sobesar
02:36berhasil diringkus petugas unit reserse kriminal Polsek Sobesar di sejumlah lokasi berbeda di Jakarta Barat dan Tanggerang.
02:43Salah satu terduga pelaku berinisial H mengakui telah melakukan aksi begal bersama tiga rekannya pada 9 April 2026.
03:17Dari aksi begal yang benar-benar terjadi,
03:19kini muncul dugaan begal hoaks yang viral di media sosial.
03:22Polda Metro Jaya masih mendalami kasus seorang modal yang mengaku menjadi korban begal di Jakarta,
03:28termasuk menelusuri kronologi dan penyebaran informasinya.
03:31Kabupaten Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto mengatakan masyarakat bebas menyampaikan informasi di ruang publik.
03:37Namun informasi yang tidak benar tetap harus dipertanggungjawabkan secara hukum.
03:42Polisi juga telah melakukan pendampingan psikologis terhadap pihak terkait.
03:46Ada nggak dalam cipta kondisi dan lain-lain?
03:50Nah, kami kan butuh waktu untuk menanyakan.
03:51Dan kami juga sudah melakukan pendekatan secara perempuan dari PPA,
03:57pendekatan yang diorientasikan sebagai korban.
04:01Kedatangan kita melakukan perlindungan pendekatan secara humanis,
04:06termasuk memberikan pendampingan psikolog.
04:08Sudah kita lakukan.
04:09Nah, kita akan mendalami, tadi beberapa yang menanyakan,
04:13pasti kami akan mendalami.
04:14Baik dari pelaku, baik dari sisi media sosial,
04:19media sosial, digital, ruang digital, itu pasti akan kami dalami.
04:24Artinya, apakah ada filiasi, ada potensi-potensi,
04:28memang sengaja dalam tanda kutip membuat gaduh.
04:31Sementara, pengungkapan yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya dan jajaran
04:35sudah sangat masif dan sudah sangat besar.
04:38Dalam durasi beberapa minggu ini 173 pelaku yang sudah diamankan.
04:43Nanti kami akan update.
04:44Tapi, kami sampaikan bahwa Polda Metro Jaya tidak akan pernah membatasi
04:49teman-teman, pegiat di media sosial untuk berkomunikasi.
04:53Kami juga mendapat feedback positif dari informasi unggahan masyarakat di media sosial.
04:59Itu memberi informasi kepada kepolisian untuk mendalami TKP,
05:04waktu kejadian siapa korbannya.
05:06Kemudian di mesas beredar beberapa titik-titik.
05:09Itu benar nggak sih Pak?
05:10Nah, kita lihat, tadi disampaikan.
05:13Kalau ada di media sosial beberapa titik,
05:15memang tadi disampaikan oleh Direktur Resultasi Kriminal Umum,
05:18ada beberapa kejadian seperti di Bekasi, di daerah Tangerang,
05:23di daerah Jakarta Barat, Jakarta Pusat.
05:25Tetapi itu kan sudah dilakukan pemindakan.
05:28Nah, kalau memang itu menjadi rawan, kita kan harus melihat titik rawan ini rawan apa?
05:33Rawan kriminalitas kah? Rawan lakalantas?
05:36Iya kan? Rawan terhadap apa?
05:39Nah, ini harus dikaji.
05:40Jadi, kami mengimbau pada seluruh masyarakat.
05:42Jangan penuh kekhawatiran, menimbulkan fear of crime
05:47dengan ada beberapa konten yang muncul di media sosial.
05:51Polisi menyebut sebagian pelaku melakukan perlawanan saat ditangkap
05:54sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur
05:57demi keselamatan masyarakat dan anggota di lapangan.
06:00Sementara itu, beberapa pelaku lainnya masih dalam pengejaran tim Satgas Pemburu Begal.
06:05Kolaborasi yang kami lakukan bersama RT maupun RW,
06:12pemerintah Provinsi DKI, Kodam Jaya, membangun poskambling,
06:20serta mengintegrasikan lebih dari 24 ribu titik CCTV
06:27yang terpasang di seluruh wilayah DKI Jakarta
06:33atau di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
06:36Dan kami terus akan meningkatkan jumlah titik pemasangan CCTV
06:42untuk semakin memudahkan di dalam pengungkapan berbagai perkara
06:47yang terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
06:52Kami juga menghimbau kepada masyarakat warga Jakarta
06:57untuk selalu waspada di jalan, terutama pada malam hari
07:03dan upayakan setiap perjalanan di malam hari
07:08untuk tidak berpergian sendiri atau mengajak rekannya
07:14sehingga bisa menguatkan potensi korban ini bisa hilang
07:20karena ada kawan di dalam perjalanannya.
07:24Kemudian segera juga laporkan setiap kejadian
07:28yang mencurigakan kepada kantor-kantor kepolisian terdekat
07:34atau poskambling yang sudah aktifasi
07:37maupun memanfaatkan keberadaan hotline 110
07:43layanan 24 jam dari kepolisian daerah Metro Jaya
07:52Untuk menekan angka kejahatan jalanan
07:54Polda Metro Jaya membentuk Satgas Pemburu Begal
07:56dari tingkat Polda hingga Polsek
07:58meningkatkan patroli
08:00serta membangun 150 pos pantau dan pos kamling
08:03di titik kerawan kriminalitas
08:05Selain itu lebih dari 24 ribu titik CCTV diintegrasikan
08:10untuk membantu pengawasan dan pengungkapan kasus
08:13Polisi juga mengimbau masyarakat tetap waspada
08:16saat beraktifitas malam
08:18dan segera melapor melalui hotline 110
08:20jika menemukan kejadian mencurigakan
08:23selamat menikmati
08:28selamat menikmati
08:30selamat menikmati
08:31selamat menikmati
08:31selamat menikmati
Komentar