Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BANDUNG, KOMPAS.TV - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung merespons kenaikan harga daging sapi yang terus melambung sejak Lebaran Idulfitri lalu. Dinas menyebut 98 persen kebutuhan daging sapi nasional dipasok dari impor.

Dinamika global yang saat ini terjadi sangat berpengaruh pada harga daging sapi, baik dari segi harga dasar daging sapi maupun biaya pengiriman.

Sebelumnya, Badan Pangan Nasional menentukan HET sebesar Rp57 ribu per kilogram. Dengan adanya dinamika global, standar HET pun dinaikkan menjadi Rp59 ribu per kilogram.

Namun kini, daging sapi dijual Rp140 ribu hingga Rp180 ribu per kilogram.

Saat ini, DKPP menunggu kebijakan pemerintah pusat untuk mengubah dan mengendalikan skema harga, mulai dari tingkat impor hingga pedagang.

Baca Juga TERBARU! Pantauan Kenaikan Harga Pangan di Jakarta hingga Malang: Cabai Rawit Capai Rp85 Ribu per KG di https://www.kompas.tv/nasional/670372/terbaru-pantauan-kenaikan-harga-pangan-di-jakarta-hingga-malang-cabai-rawit-capai-rp85-ribu-per-kg

#hargadaging #dagingsapi #pemerintah

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/670404/harga-daging-sapi-di-bandung-tembus-rp180-ribu-per-kg-pemkot-tunggu-kebijakan-pemerintah-pusat
Transkrip
00:00Saudara harga daging sapi di pasar Kosambi, kota Bandung masih tinggi dan kini dijual di angka 160 ribu rupiah per
00:08kilogram.
00:10Kenaikan harga daging sapi menurut pedagang tak bisa terhindarkan karena harga beli dari distributor juga sudah mahal.
00:17Pedagang pun sempat mogok berjualan beberapa waktu lalu sebagai protes harga daging sapi yang tidak stabil namun tak ada solusi,
00:26bahkan harga terus naik.
00:27Pedagang sangat berharap pemerintah bisa memperbaiki kondisi ini karena menurut pedagang kenaikan harga daging sapi kali ini yang pertama kali
00:36dirasakan.
00:42Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung merespons kenaikan harga daging sapi yang terus melambung sejak Lebaran Idul Fitri lalu.
00:51Dinas menyebut 98 kebutuhan daging sapi nasional atau 98 persen kebutuhan daging sapi nasional dipasok dari impor.
01:00Dinamika global yang saat ini terjadi sangat berpengaruh pada harga daging sapi baik dari segi harga dasar daging sapi maupun
01:09biaya pengiriman.
01:10Sebelumnya Badan Pangan Nasional menentukan HET sebesar atau harga ecaran tertinggi sebesar Rp57.000 per kilogram.
01:21Dengan adanya dinamika global standar HET pun dinaikkan di angka Rp59.000 per kilogram.
01:30Namun kini daging sapi dijual Rp140.000 hingga Rp180.000 per kilogram.
01:38Saat ini pedagang menunggu kebijakan pemerintah pusat untuk mengubah dan mengendalikan skema harga dari mulai tingkat impor hingga pedagang.
01:51Nah terkait dengan harga memang kita sangat sedang menunggu nih kebijakan pemerintah pusat untuk merubah skema harga ini dari mulai
02:02impor sampai ke pedagang.
02:05Dengan kondisi hari ini realita yang pasti bahwa harga yang sudah ditentukan itu tidak mampu menutupi harga yang sekarang.
02:14Dan ini tentunya akan merugikan, akan memberatkan para pedagang.
02:19Dan satu hal inilah konsekuensi dari ketergantungan impor yang cukup tinggi.
02:23Mudah-mudahan juga tersadar di satu sisi kita akan meningkatkan sapi lokal, menyiapkan dari produk-produk lokal sendiri.
02:32Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan