Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Sembilan WNI peserta misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla kini telah berada dalam proses pemulangan ke Indonesia setelah sebelumnya menghadapi situasi menegangkan di tengah misi solidaritas internasional.

Lalu bagaimana kondisi terbaru para WNI, bagaimana proses evakuasi hingga kepulangan mereka ke Tanah Air, dan apa yang sebenarnya terjadi selama misi berlangsung?

Untuk membahas hal tersebut, simak dialog KompasTV bersama Koordinator Media Global Peace Convoy Indonesia, Harfin Naqsabandy.

Baca Juga Kesaksian WNI Relawan Global Sumud Flotilla saat Ditangkap Israel: Saya Diinjak hingga Disetrum! di https://www.kompas.tv/internasional/670393/kesaksian-wni-relawan-global-sumud-flotilla-saat-ditangkap-israel-saya-diinjak-hingga-disetrum

#wni #israel #aktivis #gpci

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/670394/terbaru-gpci-ungkap-kondisi-dan-proses-kepulangan-9-wni-relawan-gsf-usai-bebas-dari-israel
Transkrip
00:009 WNI peserta misi kemanusiaan global sumut flotilla kini telah berada dalam proses pemulangan ke Indonesia
00:06setelah sebelumnya menghadapi situasi yang menegangkan di tengah misi solidaritas internasional.
00:12Lalu bagaimana kondisi terbaru para WNI?
00:14Bagaimana proses evakuasi hingga kepulangan mereka ke tanah air?
00:19Dan apa yang sebenarnya terjadi selama misi berlangsung?
00:22Untuk membahasnya sudah bergabung bersama kami,
00:25Koordinator Media Global Peace Convoy Indonesia Harfin Naksabandi.
00:29Selamat siang Mars Harfin.
00:34Ya Mas Harfin, masih di mute sepertinya.
00:40Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat siang.
00:42Baik, waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
00:44Mas Harfin, jadi kondisi terbaru 9 WNI yang ikut dalam misi global sumut flotilla saat ini seperti apa?
00:50Apakah dalam keadaan sehat dan aman setelah isiden yang terjadi?
00:55Ya, kondisi 9 delegasi Indonesia yang ikut anjil bagian dalam misi kemanusiaan global sumut flotilla
01:032026 saat ini sudah berada di Istanbul, Turki ya.
01:07Mereka saat ini sudah berada dalam pendampingan perwakilan konsulat jeneral konjen R.I.
01:14Di Istanbul ya, setelah memang menempuh perjalanan dari Israel menuju Istanbul semalam,
01:23memang kami dari GPJ sebagai delegasi warga negara Indonesia melalui saluran video call
01:30dan memang kami melihat Alhamdulillah kondisi teman-teman dalam keadaan kondisi baik
01:38dan memang banyak cerita-cerita dari teman-teman kepada kami terkait kondisi saat mereka dipertahan,
01:52di penjara, di tahanan Israel ya.
01:55Salah satunya yang kami tanya, Mas Heru ya, Mas Rahen Roheru Bowo ya,
02:02dan Mas Andre ya, saat semalam kami berkomunikasi, memang Mas Heru mengalami beberapa
02:09kesiluka ya, kesiluka di...
02:15tampaknya memang Mas Heru ini juga tengah melakukan pemeriksaan medical check-out atau kesehatannya di Istanbul
02:21dan selain itu Mas Andre ya, dari Tempo, Jurnalis Tempo juga mengungkap kondisinya ya,
02:28memang kalau lihat tangannya Mas Andre, itu ada sedikit bekas jeratan ya,
02:35kalau Mas Andre sampaikan sih, ada jeratan bekas ketika tangannya diikat gitu kan,
02:41nah itu membuat ada luka-luka di tangannya gitu,
02:45dan delegasi yang lainnya juga Alhamdulillah ya, bisa dalam kondisi baik-baik,
02:52saat ini memang kesembilan delegasi Indonesia itu sedang di Istanbul untuk menjalani pemeriksaan ya,
03:00ada mekanisme dari global sumut protila sendiri ya,
03:02yang memang harus dijalani oleh teman-teman delegasi Indonesia sebelum pulang ke tanah air,
03:07nanti mereka itu di Istanbul akan memberikan testimoni video kesaksian ya,
03:11seperti apa peniksaan atau kekerasan yang dialami mereka saat diculik oleh Jones Israel,
03:20di para internasional dan dibawa ke asdot dan ditahan di Israel gitu kan,
03:26nah itu nanti akan dimintai keterangannya berupa video testimoni untuk menjadi barang bukti tentunya,
03:32teman-teman global sumut protila yang saat ini terus mendampingi para relawan delegasi global sumut protila
03:392026 di Istanbul, Turki.
03:43Mas Harfin, penegasan artinya memang ada kekerasan yang terjadi di sana sampai harus dilakukan cek kesehatan dan lain sebagainya,
03:50ini terjadi pada seluruh WNIK, 9 orang ini, lalu kemudian apa yang paling dibutuhkan saat ini oleh mereka?
04:00Ya, kalau kesaksian pengakuan baru saya dapatkan dari Mas Heru ya, Rahendro Herubowo,
04:06dan Mas Andre Prasetyo ya,
04:10kalau yang lainnya kami belum bisa mendapatkan informasi karena saat video call semalam ketika mereka tiba di Istanbul, Turki,
04:19mereka masih belum bisa memberikan keterangan lebih detail ya,
04:23tapi intinya kalau dari dua warga negara Indonesia, Mas Heru dan Mas Andre memang kami sempat melakukan video call bersama
04:30ya,
04:30dan meminta, apa, mereka memberikan informasi gimana keadaannya,
04:37Mas Heru gimana keadaannya, Mas Andre gimana keadaannya,
04:39dan mereka menjawab banyak sekali cerita-cerita lah yang memang setelah nanti tiba di Istanbul,
04:46Mereka akan melakukan pengecekan, tentunya pengecekan kesehatan ya,
04:51seperti apa, kondisi badannya,
04:54seperti itu sih gambaran dari warga negara Indonesia,
04:57sementara yang lainnya belum dapat kami pastikan.
04:59Oke, yang paling dikeluhkan saat ini,
05:01Mas Arvin, apakah secara fisik kah, psikologis kah, atau seperti apa?
05:06Kalau Mas Heru dan Mas Andre yang saya ketahui ya,
05:09dan kami sempat ngobrol semalam,
05:12itu memang kondisi fisiknya ya,
05:14ada sedikit, kalau Mas Andre kan ada luka ya di lengan tangannya ya,
05:19di tangannya, di tangannya itu, di pergelangan tangan itu ya,
05:21nah ini seperti apa kondisinya, mungkin nanti kita akan tanya lebih jauh ya,
05:27karena siang ini pun saya pribadi, kami, GPCI perwakilan juga akan terbang ke Turki
05:33untuk menjemput ya, dan ingin nanti mengetahui lebih detailnya,
05:39kita akan tahu lebih pastinya gitu,
05:42ketika nanti kami sudah bertemu dengan 9 delegasi warga negara Indonesia di Istanbul, Turki.
05:47Oke, Mas Harvin, ada kendalakah yang paling dirasakan,
05:50yang paling berat selama proses evakuasi dan pemulangan para WNI ini?
05:57Kalau tentunya paling kenal, sebenarnya kan komunikasi ya,
06:02komunikasi dengan warga negara Indonesia sendiri yang diculik oleh Jionis Israel itu kan,
06:07kita tidak banyak berkomunikasi,
06:09bahkan tidak bisa berkomunikasi,
06:11karena mereka memang SOP setelah diculik,
06:15atau sebelum ada intercept dari Jionis Israel di perairan internasional itu kan,
06:19memang teman-teman relawan ini sudah menjalankan SOP-nya dengan membuang alat komunikasi gitu kan,
06:24sehingga mereka tidak memiliki alat komunikasi.
06:26Tapi, intinya secara garis besar,
06:30bahwa kami, Global Tis Konvo Indonesia,
06:33sangat mengapresiasi pihak-pihak yang sudah membantu proses pembebasan dan pemulangan warga negara Indonesia,
06:40terutama Pemerintah Republik Indonesia,
06:42Pak Menlu Sugiono,
06:44Kemenlu,
06:45jajarannya,
06:46dan KBRI di Turki,
06:48intinya semuanya kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih,
06:51sehingga 9 delegasi warga negara Indonesia sudah pulang ke tanah air dengan selamat,
06:55Insya Allah dalam beberapa waktu lagi nanti kita akan melihat informasi,
07:00kapan teman-teman ini akan kembali pulang ke Indonesia,
07:03kalau informasi awal memang dijadwalkan hari Sabtu,
07:05Sabtu siang mereka akan terbang dari Istanbul gitu,
07:09tapi mudah-mudahan itu semua nanti akan kita pastikan lagi,
07:14Insya Allah kami dari GPCI juga,
07:16sehisi yang nanti akan bertolak ke Istanbul Turki untuk memastikan informasi-informasi update lainnya ya,
07:21tapi intinya kami berterima kasih juga kepada semua pihak,
07:24masyarakat Indonesia atas doanya,
07:26kepada teman-teman GPCI Ibu Maimon Herawati yang terus luar biasa di Istanbul Turki,
07:32memantang dan terus memberikan sebuah pendampingan kepada Indonesia di sana,
07:38dan teman-teman Global Sumit Protil 2026,
07:41intinya kami banyak menangkap dulu,
07:44warga negara Indonesia,
07:47Jones Israel,
07:49kita diselamatkan.
07:51Oke, Mas Harfin, ini kan juga pemerintah Indonesia juga meminta bahwa
07:54pemulangannya bisa sesegera mungkin,
07:56lantas untuk pendampingannya,
07:58ini seperti apa,
07:59baik medis maupun psikologis,
08:01termasuk juga tadi kan salah satu kendalanya adalah soal komunikasi,
08:03nanti seperti apa prosesnya maupun pendampingannya seperti apa, Mas Harfin?
08:12Untuk teknis seperti,
08:14apanya memang kami sendiri di GPCI Jakarta,
08:16belum bisa mendapatkan informasi detailnya ya Mbak,
08:19jadi kami masih terus menunggu informasi-informasi update-nya ya,
08:24maka dari itu memang kami sendiri,
08:26beberapa perwakilan GPCI juga akan terbang ke Istanbul Turki,
08:31untuk mengetahui lebih dalam,
08:33dan tentunya kami juga dari GPCI akan melakukan pendampingan,
08:36teman-teman,
08:37dan membantu proses pemulangan ke tanah air sih Mbak.
08:41Oke, berarti ini artinya Mas Harfin juga akan ikut,
08:44atau terbang ke Turki ya,
08:45untuk nanti proses pemulangan pada hari Sabtu?
08:51Ya, ya, insya Allah.
08:53Ya, insya Allah kami akan terbang jam satu ini Mbak,
08:56mohon doanya.
08:57Oke, Mas Harfin,
08:59adakah pesan dari para WNI di sana kepada masyarakat Indonesia,
09:03terutama setelah mengalami langsung bagaimana situasi di lapangan yang terjadi?
09:06beberapa waktu lalu?
09:11Gimana Mbak?
09:13Adakah pesan untuk masyarakat Indonesia setelah mengalami langsung situasi yang terjadi beberapa waktu lalu, Mas Harfin?
09:23Mbak, putus-putus aku tidak mendengar.
09:26Oke.
09:28Baik, tentu nanti kita tunggu bagaimana proses pemulangan 9 WNI hari Sabtu,
09:37dan tentu kita akan pantau bersama bagaimana nanti proses pemulangan maupun juga komunikasi bersama dengan pemerintah Indonesia,
09:42tentunya agar para WNI bisa kembali lagi ke Indonesia dengan selamat dan tidak mengalami kejadian serupa.
09:47Terima kasih, Koordinator Media Global Peace Convo Indonesia, Harfin Naksabani, sudah bersama di Kompas.
09:52Yang sehat selalu, Mas Harfin.
09:53Terima kasih.
09:55Terima kasih.
09:55Terima kasih.
09:56Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan