Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Kubu Roy Suryo Cs melaporkan mantan rekannya dalam gugatan ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yakni Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya pada Rabu (20/5/2026).

Pelapor atas nama Subhan Palal dan Irwan menuding Rismon atas dugaan pemalsuan ISBN (International Standard Book Number) buku berjudul "Gibran End Game".

Sementara itu, Roy Suryo membantah anggapan bahwa pihaknya tidak fokus terhadap kasus ijazah Jokowi.

Di lain sisi, Ketua Umum Jokman Nusantara Bersatu, Andi Azwan, menanggapi pelaporan terhadap Rismon tersebut sebagai dugaan upaya balas dendam dari kubu Roy Suryo Cs.

Baca Juga Kubu Roy Suryo Laporkan Rismon Sianipar Soal Buku Gibran End Game, Apa Nasib Perkara Ijazah Jokowi? di https://www.kompas.tv/nasional/670282/kubu-roy-suryo-laporkan-rismon-sianipar-soal-buku-gibran-end-game-apa-nasib-perkara-ijazah-jokowi

#roysuryo #rismon #gibran #ijazahjokowi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/670389/kronologi-kubu-roy-suryo-laporkan-rismon-ke-polda-metro-tuding-isbn-buku-gibran-end-game-palsu
Transkrip
00:00Diduga, Rizmon bersama istrinya, bersama timnya, telah memalsukan di SBN dalam buku Gibran Endgame versi pertama.
00:11Kita tetap fokus dengan ijazah 99,9% Pak Azul.
00:14Ya, kalau saya lihat di sini ada kayak model balas dendam.
00:19Siapa ke siapa?
00:20Ya kan, tadi kan ini kan kawan, sekarang menjadi lawan.
00:24Kuguro Isurya CS melaporkan mantan rekannya dalam gugatan ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo yakni Rizmon Sianipar ke
00:34Polda Metro Jaya.
00:36Pelapor atas nama Suban Palal dan Irwan menuding Rizmon atas dugaan pemalsuan nomor ISBN buku berjudul Gibran Endgame.
00:47Terkait dengan status dari Rizmon.
00:51Hari ini, di momen kebangkitan ini juga, kebangkitan nasional ini juga, ternyata telah kumpul dua anak bangsa yang hebat.
00:59Yaitu Pak Subhan Palal dan kemudian Irwan.
01:03Pak Subhan Palal, hari ini sama-sama baju putih ya, ini menunjukkan orang-orang yang jujur dalam konteks penegakan hukum
01:09ya, yang ini ya.
01:11Hari ini Pak Subhan Palal telah resmi melaporkan Rizmon Hasiholan Sianipar dan kawan-kawan.
01:18Kawan-kawan itu diantaranya ada Rizmon, kemudian juga kemungkinan ada istrinya, karena sebagai editor dalam buku ini.
01:28Kemudian juga mungkin ada yang lain.
01:31Biar nanti detail sampai kan.
01:34Dan pasal yang dilaporkan itu adalah pasal 391 ya, yaitu tentang pemalsuan dokumen.
01:40Jadi diduga Rizmon bersama istrinya, bersama timnya ya, telah memalsukan ISBN dalam buku Gibran Endgame versi pertama.
01:54Cetakan pertama.
01:56Karena ada dua cetakan Mas Roy, cetakan pertama itu menggunakan ISBN yang diduga palsu, pada cetakan yang kedua sudah ISBN
02:03yang benar.
02:04Dan itu pada saat tadi Pak Subhan membuka laporan ke Polda, itu beliau menggelar bukti-bukti itu, makanya kemudian diserima.
02:12Dan tadi Polda mengatakan bahwa mereka akan melakukan pemeriksaan secara komprehensif.
02:17Terhadap penulis, terhadap editor, terhadap siapapun, mungkin juga nanti Mas Michael, Bang Michael, yang lain juga yang menjadi bagian dari
02:25buku manajemen Gibran Endgame itu.
02:27Kemudian juga penerbit, juga akan diperiksa, dan akan dilihat siapa yang kemudian menjadi dalang atau pelaku utama dan juga pelaku
02:35dalam memalsukan ISBN.
02:38Soal bukunya, ini tidak dipersoalkan.
02:41Isi buku tidak dipersoalkan.
02:43Yang dipersoalkan itu adalah ISBN.
02:46Ini ISBN-nya, ini versi pertama.
02:47Ini buku versi pertama, dengan ISBN 9786-347-3780-40.
02:57Ini yang diduga palsu.
02:59ISBN ini yang palsu.
03:02Begitu dicetak versi yang kedua, ini versi yang kedua ya, ISBN-nya sudah baru nih.
03:089786-347-3780-33.
03:11Ini ISBN-nya sudah terdaftar atas nama Rizmon.
03:13Tapi kalau ISBN ini terdaftar atas nama orang lain.
03:16Dan itu sudah kami cek melalui perpustakaan nasional.
03:19Dan bisa di tracking kok, terbuka kok.
03:22Itu yang kemudian menjadi LP yang kedua.
03:26Di tim kami ini ada dua LP.
03:28LP, dugaan tindak pidana penipuan penggelapan.
03:32Pelapornya adalah Bang Irwan, nanti Bang Irwan menyampaikan sedikit.
03:35Dan yang kedua, dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen.
03:39Pelapornya adalah Pak Subhan Palal.
03:42Penggugat Gibran tidak punya ijazah SMA.
03:45Di pengadilan negeri Jakarta Selatan.
03:47Dan di tim, sorry, negeri Jakarta Pusat.
03:50Dan di sebelah Mas Roy, ada juga LP terhadap Rizmon.
03:53Dugaan ijazah palsu dari Universitas Yamaguchi.
03:55Artinya, Rizmon bebas dari satu LP Pak Jokowi.
04:00Sekarang harus menghadapi tiga LP.
04:03Dan tiga-tiganya sudah pro justisial naik tahap penyelidikan.
04:07Tinggal ke depan kemudian mana LP yang akan naik tahap penyelidikan untuk penetapan tersangka.
04:11Kita lihat dan sama-sama kami akan kawal.
04:14Sementara itu, Roy Surya membantah anggapan bahwa pihaknya tidak fokus terhadap kasus ijazah Jokowi.
04:21Intinya, kita tetap fokus dengan ijazah 99,9% palsu ini.
04:26Jadi, kita tidak bergeser dari sini.
04:31Jadi, kalau ada orang mengatakan itu sudah tidak fokus lagi.
04:34Enggak. Justru kita tetap fokus ke sini.
04:37Dengan kita fokus ke sini, kita menyoal yang namanya waktu yang sudah sangat panjang.
04:43Waktu yang sudah sangat lewat.
04:45Yang harusnya 14 hari.
04:46Kemudian sudah lebih dari 90 hari.
04:48Dan juga kita menyoal ada buku Gibran Engem.
04:52Ada buku, nanti saya sebutkan juga, ijazah Jokowi tidak pernah ada.
04:56Ini semuanya, ujungnya semuanya ke sini.
04:58Dan ijazah ini bukan ijazah ansih.
05:01Sekali lagi, ijazah ini tidak bisa terbit tanpa adanya.
05:05Nah, bukti ini sekali lagi.
05:07Yang saya selalu bilang, ini bukan hanya dokumen digital.
05:12Analognya sudah saya pegang.
05:14Sekali lagi, pada tanggal 15 April tahun lalu.
05:16Waktu itu masih bersama Dr. Eng, Rizmo Nasional Sianipar, M. Eng, itu ya.
05:21Sama Dr. Tifa di UGM di Ruang 109 Fakultan yang nyerahkan Pak Rektor.
05:26Dan di dalam skripsi ini, banyak sekali keanahnya.
05:30Saya tidak akan mengulangi lagi kesalahan-kesalahan yang ada, termasuk tidak ada lembar pengujian.
05:36Di sisi lain, Ketua Umum Jokman Nusantara Bersatu Andi Aswan
05:40menanggapi pelaporan terhadap Rizmo tersebut sebagai dugaan upaya balas dendam dari kuburui Surya CS.
05:49Ya, kalau saya lihat di sini ada kayak model balas dendam gitu loh.
05:54Siapa ke siapa?
05:55Ya kan, tadi kan ini kan kawan, sekarang menjadi lawan.
05:59Ya kan?
06:00Kalau bicara tentang itu, ya dari awal aja ketika Rizmo masih bergabung mestinya ya.
06:05Kalau kita bicara tentang ISBN, yang dia cek ternyata itu adalah palsu.
06:09Tapi ini kan belakangan setelah RJ dan SP3-nya Rizmo terbebas dari tuntutan.
06:16Nah, inilah dicari bagaimana Rizmo itu nantinya kemungkinan tidak menjadi sebagai saksi
06:24yang menguatkan dari pihak Pak Jokowi itu nantinya.
06:28Kan seperti itu.
06:29Tapi makanya dicari jalan ya kan.
06:31Saya beli dengan harga Rp6.600.000, kemudian Subhan Pala.
06:35Dan kita mengetahui kayak misalnya Pak Subhan Pala, ya dari dulu kan dia itu fokus mempersalahkan
06:43masalah ijasa Mas Gibran.
06:45Dan juga referingnya itu kan dari buku ini kan, Gibran Endgame ini gitu loh.
06:50Maka dia juga ingin turut andil untuk melaporkan hal yang sama.
06:56Ya menurut saya, ya itu ada salah satunya, yaitu mereka satu kecewa bahwasannya Rizmo itu
07:03keluar dari kelompok mereka, ya dan lagi memperbaiki nantinya buku Gibran Endgame itu.
07:11Ya sesuai dengan yang sebenarnya dari asli riset dia yang sekarang lakukan.
07:18Bang Rizmo sempat bilang nggak ke Anda masalah yang diadukan sama Irwan Arya ini kan
07:23dia udah bayar buat 60 buku, janjinya 200 sampai 300.
07:26Terus kan kadung Bang Rizmo bilang isinya palsu.
07:28Ada rencana nggak buat Bang Rizmo untuk mengembalikan uang yang sudah kadung beli 60 buku itu dari uang Irwan Arya
07:34ini?
07:34Ya kalau dia bisa mengajukan ganti rugi, sebetulnya bisa diajukan saja ke Rizmo untuk itu.
07:39Tapi saat ini memang Rizmo sedang menyelesaikan buku Jokowi's White Paper itu.
07:44Ya mudah-mudahan itu awal Juni itu sudah selesai.
07:47Yang itu langsung diselahkan kepada Pak Jokowi untuk itu.
07:51Nah mereka bisa mengajukan nota itu gitu loh.
07:53Saya merasa dirugikan dengan buku yang ditarik ini saya telah membeli sebanyak 6.600.066 buku itu.
08:01Tapi niat dari Bang Rizmo untuk mengembalikan?
08:03Saya rasa dia mau akan mengembalikan untuk itu.
08:09Kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami.
08:14Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
08:18Saksikan Kompas Petang di Kompas TV, channel 11, di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan