00:00Diduga, Rizmon bersama istrinya, bersama timnya, telah memalsukan di SBN dalam buku Gibran Endgame versi pertama.
00:11Kita tetap fokus dengan ijazah 99,9% Pak Azul.
00:14Ya, kalau saya lihat di sini ada kayak model balas dendam.
00:19Siapa ke siapa?
00:20Ya kan, tadi kan ini kan kawan, sekarang menjadi lawan.
00:24Kuguro Isurya CS melaporkan mantan rekannya dalam gugatan ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo yakni Rizmon Sianipar ke
00:34Polda Metro Jaya.
00:36Pelapor atas nama Suban Palal dan Irwan menuding Rizmon atas dugaan pemalsuan nomor ISBN buku berjudul Gibran Endgame.
00:47Terkait dengan status dari Rizmon.
00:51Hari ini, di momen kebangkitan ini juga, kebangkitan nasional ini juga, ternyata telah kumpul dua anak bangsa yang hebat.
00:59Yaitu Pak Subhan Palal dan kemudian Irwan.
01:03Pak Subhan Palal, hari ini sama-sama baju putih ya, ini menunjukkan orang-orang yang jujur dalam konteks penegakan hukum
01:09ya, yang ini ya.
01:11Hari ini Pak Subhan Palal telah resmi melaporkan Rizmon Hasiholan Sianipar dan kawan-kawan.
01:18Kawan-kawan itu diantaranya ada Rizmon, kemudian juga kemungkinan ada istrinya, karena sebagai editor dalam buku ini.
01:28Kemudian juga mungkin ada yang lain.
01:31Biar nanti detail sampai kan.
01:34Dan pasal yang dilaporkan itu adalah pasal 391 ya, yaitu tentang pemalsuan dokumen.
01:40Jadi diduga Rizmon bersama istrinya, bersama timnya ya, telah memalsukan ISBN dalam buku Gibran Endgame versi pertama.
01:54Cetakan pertama.
01:56Karena ada dua cetakan Mas Roy, cetakan pertama itu menggunakan ISBN yang diduga palsu, pada cetakan yang kedua sudah ISBN
02:03yang benar.
02:04Dan itu pada saat tadi Pak Subhan membuka laporan ke Polda, itu beliau menggelar bukti-bukti itu, makanya kemudian diserima.
02:12Dan tadi Polda mengatakan bahwa mereka akan melakukan pemeriksaan secara komprehensif.
02:17Terhadap penulis, terhadap editor, terhadap siapapun, mungkin juga nanti Mas Michael, Bang Michael, yang lain juga yang menjadi bagian dari
02:25buku manajemen Gibran Endgame itu.
02:27Kemudian juga penerbit, juga akan diperiksa, dan akan dilihat siapa yang kemudian menjadi dalang atau pelaku utama dan juga pelaku
02:35dalam memalsukan ISBN.
02:38Soal bukunya, ini tidak dipersoalkan.
02:41Isi buku tidak dipersoalkan.
02:43Yang dipersoalkan itu adalah ISBN.
02:46Ini ISBN-nya, ini versi pertama.
02:47Ini buku versi pertama, dengan ISBN 9786-347-3780-40.
02:57Ini yang diduga palsu.
02:59ISBN ini yang palsu.
03:02Begitu dicetak versi yang kedua, ini versi yang kedua ya, ISBN-nya sudah baru nih.
03:089786-347-3780-33.
03:11Ini ISBN-nya sudah terdaftar atas nama Rizmon.
03:13Tapi kalau ISBN ini terdaftar atas nama orang lain.
03:16Dan itu sudah kami cek melalui perpustakaan nasional.
03:19Dan bisa di tracking kok, terbuka kok.
03:22Itu yang kemudian menjadi LP yang kedua.
03:26Di tim kami ini ada dua LP.
03:28LP, dugaan tindak pidana penipuan penggelapan.
03:32Pelapornya adalah Bang Irwan, nanti Bang Irwan menyampaikan sedikit.
03:35Dan yang kedua, dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen.
03:39Pelapornya adalah Pak Subhan Palal.
03:42Penggugat Gibran tidak punya ijazah SMA.
03:45Di pengadilan negeri Jakarta Selatan.
03:47Dan di tim, sorry, negeri Jakarta Pusat.
03:50Dan di sebelah Mas Roy, ada juga LP terhadap Rizmon.
03:53Dugaan ijazah palsu dari Universitas Yamaguchi.
03:55Artinya, Rizmon bebas dari satu LP Pak Jokowi.
04:00Sekarang harus menghadapi tiga LP.
04:03Dan tiga-tiganya sudah pro justisial naik tahap penyelidikan.
04:07Tinggal ke depan kemudian mana LP yang akan naik tahap penyelidikan untuk penetapan tersangka.
04:11Kita lihat dan sama-sama kami akan kawal.
04:14Sementara itu, Roy Surya membantah anggapan bahwa pihaknya tidak fokus terhadap kasus ijazah Jokowi.
04:21Intinya, kita tetap fokus dengan ijazah 99,9% palsu ini.
04:26Jadi, kita tidak bergeser dari sini.
04:31Jadi, kalau ada orang mengatakan itu sudah tidak fokus lagi.
04:34Enggak. Justru kita tetap fokus ke sini.
04:37Dengan kita fokus ke sini, kita menyoal yang namanya waktu yang sudah sangat panjang.
04:43Waktu yang sudah sangat lewat.
04:45Yang harusnya 14 hari.
04:46Kemudian sudah lebih dari 90 hari.
04:48Dan juga kita menyoal ada buku Gibran Engem.
04:52Ada buku, nanti saya sebutkan juga, ijazah Jokowi tidak pernah ada.
04:56Ini semuanya, ujungnya semuanya ke sini.
04:58Dan ijazah ini bukan ijazah ansih.
05:01Sekali lagi, ijazah ini tidak bisa terbit tanpa adanya.
05:05Nah, bukti ini sekali lagi.
05:07Yang saya selalu bilang, ini bukan hanya dokumen digital.
05:12Analognya sudah saya pegang.
05:14Sekali lagi, pada tanggal 15 April tahun lalu.
05:16Waktu itu masih bersama Dr. Eng, Rizmo Nasional Sianipar, M. Eng, itu ya.
05:21Sama Dr. Tifa di UGM di Ruang 109 Fakultan yang nyerahkan Pak Rektor.
05:26Dan di dalam skripsi ini, banyak sekali keanahnya.
05:30Saya tidak akan mengulangi lagi kesalahan-kesalahan yang ada, termasuk tidak ada lembar pengujian.
05:36Di sisi lain, Ketua Umum Jokman Nusantara Bersatu Andi Aswan
05:40menanggapi pelaporan terhadap Rizmo tersebut sebagai dugaan upaya balas dendam dari kuburui Surya CS.
05:49Ya, kalau saya lihat di sini ada kayak model balas dendam gitu loh.
05:54Siapa ke siapa?
05:55Ya kan, tadi kan ini kan kawan, sekarang menjadi lawan.
05:59Ya kan?
06:00Kalau bicara tentang itu, ya dari awal aja ketika Rizmo masih bergabung mestinya ya.
06:05Kalau kita bicara tentang ISBN, yang dia cek ternyata itu adalah palsu.
06:09Tapi ini kan belakangan setelah RJ dan SP3-nya Rizmo terbebas dari tuntutan.
06:16Nah, inilah dicari bagaimana Rizmo itu nantinya kemungkinan tidak menjadi sebagai saksi
06:24yang menguatkan dari pihak Pak Jokowi itu nantinya.
06:28Kan seperti itu.
06:29Tapi makanya dicari jalan ya kan.
06:31Saya beli dengan harga Rp6.600.000, kemudian Subhan Pala.
06:35Dan kita mengetahui kayak misalnya Pak Subhan Pala, ya dari dulu kan dia itu fokus mempersalahkan
06:43masalah ijasa Mas Gibran.
06:45Dan juga referingnya itu kan dari buku ini kan, Gibran Endgame ini gitu loh.
06:50Maka dia juga ingin turut andil untuk melaporkan hal yang sama.
06:56Ya menurut saya, ya itu ada salah satunya, yaitu mereka satu kecewa bahwasannya Rizmo itu
07:03keluar dari kelompok mereka, ya dan lagi memperbaiki nantinya buku Gibran Endgame itu.
07:11Ya sesuai dengan yang sebenarnya dari asli riset dia yang sekarang lakukan.
07:18Bang Rizmo sempat bilang nggak ke Anda masalah yang diadukan sama Irwan Arya ini kan
07:23dia udah bayar buat 60 buku, janjinya 200 sampai 300.
07:26Terus kan kadung Bang Rizmo bilang isinya palsu.
07:28Ada rencana nggak buat Bang Rizmo untuk mengembalikan uang yang sudah kadung beli 60 buku itu dari uang Irwan Arya
07:34ini?
07:34Ya kalau dia bisa mengajukan ganti rugi, sebetulnya bisa diajukan saja ke Rizmo untuk itu.
07:39Tapi saat ini memang Rizmo sedang menyelesaikan buku Jokowi's White Paper itu.
07:44Ya mudah-mudahan itu awal Juni itu sudah selesai.
07:47Yang itu langsung diselahkan kepada Pak Jokowi untuk itu.
07:51Nah mereka bisa mengajukan nota itu gitu loh.
07:53Saya merasa dirugikan dengan buku yang ditarik ini saya telah membeli sebanyak 6.600.066 buku itu.
08:01Tapi niat dari Bang Rizmo untuk mengembalikan?
08:03Saya rasa dia mau akan mengembalikan untuk itu.
08:09Kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami.
08:14Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
08:18Saksikan Kompas Petang di Kompas TV, channel 11, di televisi Anda.
Komentar