Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Sederet komoditas pangan mulai mengalami kenaikan harga yang signifikan.

Lebih lengkap soal kenaikan harga pangan, berikut laporan jurnalis KompasTV, Claudia Carla, dan juru kamera, Gahniyar Febrian dari Pasar Palmerah, Jakarta serta jurnalis KompasTV, Nadhifa Rahma, dan juru kamera, Dedik Prasetio, dari Malang, Jawa Timur.

Baca Juga Rupiah Melemah, Pedagang Warteg Terpaksa Naikkan Harga Karena Bahan Baku Naik di https://www.kompas.tv/regional/670195/rupiah-melemah-pedagang-warteg-terpaksa-naikkan-harga-karena-bahan-baku-naik

#hargapangan #pasar #harganaik



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/670372/terbaru-pantauan-kenaikan-harga-pangan-di-jakarta-hingga-malang-cabai-rawit-capai-rp85-ribu-per-kg
Transkrip
00:00Saudara kita pantau harga pangan di Pasar Pamerah Jakarta bersama Jurnalis Kompas TV Claudia Carla dan juga Juru Kamera Gahniar
00:08Febrian
00:09serta di Malang Jawa Timur ada Jurnalis Kompas TV Nadifa Rahma dan Juru Kamera Dedik Prasetyo.
00:15Kita ke Pasar Pamerah terlebih dahulu. Carla selamat pagi.
00:19Pantauan Anda saat ini bagaimana terkait dengan harga pangan di Pasar Pamerah?
00:24Apakah sudah menunjukkan kenaikan di sejumlah komoditas yang Anda pantau di sana?
00:32Selamat pagi yang dan juga saudara per hari ini pantauan harga pangan pokok di Pasar Pamerah Jakarta Barat ini
00:41ada sejumlah harga pangan pokok yang mengalami kenaikan diantaranya cabai rawit merah
00:46yang hari ini dijual dengan harga Rp85.000 per kilogram di mana sebelumnya berada di kisaran harga Rp60.000 hingga
00:55Rp70.000 per kilogram.
00:57Selain cabai rawit merah dan juga saudara harga bawang merah ini juga merangkak naik sekitar Rp15.000 kenaikannya
01:05di mana untuk hari ini harganya Rp65.000 per kilogram.
01:09Sebelumnya ini harganya berada di kisaran Rp50.000 per kilogram.
01:14Lalu kemudian selain perbumbuan dan juga saudara untuk komoditas protein sendiri ini juga mengalami kenaikan
01:22diantaranya harga daging sapi yang hari ini berada di kisaran Rp150.000 hingga Rp160.000 per kilogram.
01:30Sebelumnya berada di kisaran harga Rp120.000 per kilogram.
01:34Lalu kemudian juga kenaikan terus terjadi di harga daging ayam
01:39di mana untuk daging ayam sendiri ini mengalami kenaikan sejumlah Rp5.000 untuk hari ini dijual dengan harga Rp50.000
01:47sebelumnya dijual dengan harga Rp45.000 per kilogram.
01:53Lalu kemudian yang menjadi sorotan dan juga saudara terkait dengan pengaruhnya kenaikan harga bahan baku
02:01Pembuat tahu dan tempe yakni kedalai terhadap pedagang tahu dan juga tempe di sini.
02:07Dan untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari kenaikan harga kedalai
02:12kita akan menanyakan kepada salah satu pedagang yang berada di Pasar Pamerah Jakarta Barat.
02:21Selamat pagi Bapak Zihin dengan Bapak siapa?
02:25Pak Tohari.
02:26Pak Tohari, untuk hari ini harga tahu dan juga tempe ini dijual dengan harga berapa Pak?
02:34Ya kalau tempe itu harganya ya kalau pasaran Rp10.000
02:38kalau ini kalau pembeli yang beli separuh Rp5.000
02:41kalau tahu per satu itu Rp5.000, tahu Cina ini
02:46kalau ini Rp1.000, Rp1.000 perah kalau Rp10.000 Rp10.000
02:51Pak Tohari, ini untuk harganya masih normal? Apakah ada peningkatan?
02:56Harga masih normal, cuman kita belanja lagi itu harganya udah beda naik
03:02jadi pembeli itu nggak bisa harga misalnya Rp5.000, harga Rp1.000 itu nggak mau.
03:08Nah ini untuk harga kedalai sendiri untuk yang menjadi bahan baku tahu dan tempe ini
03:11apakah juga mengalami kenaikan Pak Tohari?
03:14Ya naik sebenarnya, tadinya kan Rp90.000, eh Rp9.000
03:19sekarang udah Rp10.000 lebih
03:22Nah ini kan harga bahan bakunya naik ya untuk pembuatan tahu dan tempel
03:26kemudian gimana nih caranya Pak Tohari untuk mensiasati kenaikan harga kedalai ini Pak?
03:30Sebenarnya ya jangan terlalu naik, jadi kalau bisa ya stabil aja lah
03:33kayak sebelum lebaran ini kemarin beli tulip-tulip
03:37jadi kan masih harga Rp9.000 sekarang udah Rp10.000
03:43Nah ini Pak kan harganya naik, ini ada yang Bapak lakukan nggak caranya supaya pembeli juga nggak kabur
03:49apakah harganya tetap stabil, apakah porsinya kemudian agak dikurangi sedikit atau seperti ya?
03:54Ya terus serang aja ya stabil, cuman dikurangi sedikit lah
03:58jadi tadinya misalnya 1 MB dari kurangi paling berapa sendok gitu
04:03jadi untuk nebokin yang harga mahal itu Mbak
04:07Baik, terima kasih banyak Pak Tohari
04:10ya demikian tadi perbincangan saya dengan salah satu pedagang tahu dan tempe
04:14yang akhirnya walaupun menjual dengan harga normal
04:17namun perlu mensiasatinya dengan sedikit mengurangi porsi
04:19agar kemudian pembeli juga tidak kabur dan juga saudara
04:22Nah selain respons dari pedagang, ini pembeli juga kemudian
04:27mensiasati sejumlah kenaikan harga ban pokok
04:29diantaranya mengurangi jumlah pembelian
04:32ataupun juga bagi pembeli yang usaha berdagang makanan
04:36ini juga sedikit menaikan harga dagangan makanannya
04:40Kembali ke studio
04:41Kenaikan harga kedelai impor ini sudah mulai terasa
04:45baik oleh pedagang maupun pembeli
04:46tadi pedagang ini mulai memperkecil ukuran
04:50begitu untuk menyiasati mahalnya harga kedelai impor
04:54sementara pembeli mengurangi pembeliannya
04:56Terima kasih Koldi Akarlah dan juga Juru Kamerah Gahniar
04:59atas laporan langsung ini dari Pasar Palmerah
05:02kita bergeser ke Malang, Jawa Timur
05:04ada Nadifa Rahma dan juga Juru Kamerah Dedik Prasetyo
05:07Nadifa, apabila di Pasar Palmerah tadi sejumlah komoditas naik
05:11seperti cabai rawit, bawang merah, daging sapi, tempe dan juga tahu
05:15bagaimana dengan di Malang pantauan Anda di sana?
05:18Selamat pagi Yan dan Saudara
05:20kalau di Pasar Bunul, Kota Malang
05:23pantauan harga bahan pokok di sini
05:25yang terlihat terjadi kenaikan adalah beras dan minyak goreng
05:29yang terlihat di sini adalah beras dengan kemasan 5 kg
05:33naiknya sekitar 500 hingga 1000 rupiah
05:37salah satu contohnya ini ada berbagai merk yang terjadi kenaikan
05:41salah satu contoh merk di sini
05:43merk beras dengan kemasan 5 kg
05:45awalnya dijual dengan harga 76.500
05:48ini dijual dengan harga 78.000
05:52tentunya ini juga terjadi di berbagai merk lainnya
05:56dan untuk beras SPHP sendiri
05:59harganya tetap sama di harga 60.000 rupiah per 5 kg
06:04selain beras terjadi kenaikan yang paling terlihat adalah minyak goreng
06:08nah untuk minyak goreng sendiri semua merk di sini terjadi kenaikan
06:12dari harga kira-kira maksimal 1.500 sampai 2.000 rupiah
06:17untuk kemasan 2 liternya
06:19jadi ada yang dijual dari harga 40.000
06:22dijual sekarang naik menjadi 42.600
06:25kecuali di sini dari berbagai merk tersebut yang naik
06:30di sini juga ada minyak kita yang dijual dengan harga tetap
06:34harga eceran tertingginya
06:35HAT-nya sebesar 15.700 per liternya
06:39ini tidak terjadi kenaikan
06:41namun memang karena harganya lebih ekonomis
06:44lebih murah dibanding berbagai merk lainnya
06:47untuk minyak goreng ini
06:48tentunya masyarakat di sini lebih memilih untuk membeli minyak kita
06:51dibanding dengan merk lainnya dengan harga 22.000 per liternya
06:56dan minyak kita tadi 15.700 per liternya
07:00dengan harga eceran tertinggi tersebut
07:01nah tentunya kenaikan ini
07:03walaupun naiknya tidak terlalu banyak
07:07ini juga sudah terjadi di tingkat distributor
07:09maupun pedagang
07:10kenaikan ini juga sudah terjadi dalam kurun waktu
07:13seminggu, dua minggu terakhir ini
07:15nah dengan adanya kenaikan ini
07:17di sini pedagang di pasar Bunurjo ini
07:19memilih untuk tidak menaikan harga jualnya
07:22walaupun dari tingkat distributor sudah ada kenaikan harga
07:25tapi pedagang memilih untuk tidak menaikan harga jual ke masyarakat
07:30karena melihat daya beli masyarakat di ekonomi saat ini
07:33menurun daya beli masyarakatnya
07:36sehingga pedagang memilih untuk tidak menaikan harga jual
07:39walaupun di sini tentunya pedagang akan mendapatkan keuntungan
07:43yang lebih kecil, lebih tipis dibandingkan sebelum adanya kenaikan
07:47baik, berarti yang terpantau harganya naik pada hari ini
07:51adalah komoditas beras dan juga minyak goreng
07:55terima kasih
07:55jurnalis Kompas TV Nadi Farahma
07:58dan juga jurukamera Dedik Prositio
08:00yang melaporkan langsung dari Malang, Jawa Timur
08:02dan sebelumnya ada Claudia Karla
08:04dan juga jurukamera Ghaniar Febrian
08:06yang melaporkan dari Pasar Palmerah, Jakarta
08:08selamat bertugas kembali rekan rekan
08:10selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan