Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Menteri Luar Negeri, Sugiono, memastikan sembilan WNI yang disandera militer Israel sudah dibebaskan dan dalam proses kepulangan ke Tanah Air.

Menlu juga mengapresiasi peran Turki yang memfasilitasi proses pemulangan sembilan WNI tersebut.

Membahas kondisi sembilan WNI yang ditangkap militer Israel, simak dialog KompasTV bersama Irvan Nugraha dari Global Peace Convoy Indonesia.

Baca Juga Terbaru! Menlu Ungkap 9 WNI Ditahan Israel Akhirnya Dibebaskan | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/internasional/670318/terbaru-menlu-ungkap-9-wni-ditahan-israel-akhirnya-dibebaskan-kompas-malam

#wni #israel #menlu

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/670319/kondisi-terkini-9-wni-aktivis-ditangkap-israel-gpci-dipulangkan-menuju-turki-kompas-malam
Transkrip
00:00Dan saudara, membahas soal kondisi 9 warga negara Indonesia yang ditangkap militer Israel,
00:05kita sudah bersama Irfan Nugraha, pengarah Global Peace Convoy Indonesia atau GPCI.
00:11Selamat malam Pak Irfan.
00:13Selamat malam Mbak Walen.
00:15Jadi bagaimana Pak, sudah ada kabar mengenai kondisi 9 WNI pada malam hari ini?
00:20Ya, siap ya. Kabar terbaru.
00:24Rekan kita, warga negara Indonesia yang ikuti Global Sumut Plotila, sudah sampai di Turki.
00:31Namun kami belum bisa berkomunikasi secara langsung dengan warga negara Indonesia yang ikut Global Sumut Plotila.
00:40Begitu Mbak Walen.
00:41Oke, ini informasi didapat dari mana Pak? Bahwa mereka ini sudah sampai di Turki?
00:46Ya, kami dapat informasi dari Panitia Global Sumut Plotila yang memang ada command center di Turki gitu ya.
00:59Dan koordinator Dewan Pengawara GPCI juga sampai saat ini masih di Istanbul dan Turki. Begitu Mbak.
01:06Oke, tapi kalau dari tim Global Sumut, ada yang sudah bisa bertemu dengan korban? Artinya bisa berkomunikasi dengan 9 WNI
01:16ini?
01:19Dari tim Global Sumut Plotila secara detail belum mendapatkan apakah sudah berkomunikasi atau enggak ya.
01:26Hanya mendapatkan, sudah mengabari posisi sudah sampai di Turki, di Istanbul ya.
01:34Tadi kan Pak Menlu menyampaikan bahwa proses sudah keluar dari wilayah Israel dan akan menuju Istanbul.
01:43Nah, kabar terakhir seperti itu Mbak Palen.
01:46Oke, saat ini sudah sampai di Turki dan sesegera mungkin akan kembali ke Indonesia.
01:52Adakah informasi Pak, terutama untuk juga menjadi kabar baik bagi keluarga korban di Indonesia,
01:59bagaimana kondisi 9 WNI ini atau para korban?
02:03Ya, betul ya. Jadi ada prosedur yang dijalankan sebenarnya oleh Global Sumut Plotila ya.
02:09Jadi, ini pun yang menjadi sedang berdiskusi ya dari Global Sumut Plotila,
02:15dari GPCI dengan pihak pemerintah, dalam ini Kementerian Luar Negeri.
02:19Kalau Kementerian Luar Negeri tentu menginginkan setelah tiba di Istanbul langsung berangkat ke,
02:27diberangkatkan ke tanah air ya.
02:30Nah, namun kami dari Global Sumut Plotila ya, ada prosedur yang harus dijalani yaitu adalah pengecekan.
02:37Mulai apa? Pertama, pengecekan dari sisi kesehatan ya.
02:41Apakah ada hal-hal yang membahayakan ya, selama kemarin mengalami penculikan, penahanan, begitu.
02:51Itu pertama. Yang kedua adalah dari sisi psikologis gitu ya.
02:56Nah, kita ingin melihat ya, tentu juga kalau kita dilihat tadi atau berkabar ya,
03:03ada proses kekerasan dan lain-lain tentu itu bisa berdampak kepada psikologi warga negara Indonesia
03:11yang ikut Global Sumut Plotila 2 ini.
03:13Nah, yang ketiga tentu kita ingin melakukan rekam ya, ataupun melakukan pendokumentasikan selama proses
03:22dari mulai di intercept sampai akhirnya dibebaskan.
03:27Nah, dokumen ini tentu untuk menjadi bahan bagi kita melakukan apakah kita akan melakukan upaya selanjutnya gitu ya,
03:34apabila ada tindakan-tindakan pelanggaran HAM dan lain-lain itu akan menjadi bahan bagi panitia di Global Sumut Plotila 2.
03:43Nah, nanti dikabarin mudah-mudahan sih kita berharap warga negara Indonesia sehat itu yang kita harapkan gitu ya.
03:51Dan secepatnya bisa segera bertemu dengan keluarga karena keluarga sudah menanti meskipun Alhamdulillah keluarga sekarang sudah lega ya,
04:00karena sudah kita informasikan bahwa sudah bebas, sudah dalam posisi ke Turki, begitu.
04:07Ya, ada sejumlah prosedur yang saat ini masih dilakukan oleh para korban seperti yang Anda sampaikan adalah pemeriksaan medis hingga
04:13kondisi psikologis.
04:14Tapi sudah ada kepastian kah? Kapan mereka akan diterbangkan ke tanah air?
04:19Ya, betul ya. Kalau misalnya itu dilakukan, prosedur itu ya, maka tentu memerlukan waktu ya, setidaknya satu hari ya.
04:29Karena pemeriksaan itu nggak per negara ya, tetapi pemeriksaan dilakukan per kapal gitu ya.
04:36Jadi waktu itu ada daftar nama kapal gitu kan, nanti akan diperiksa satu-satu semuanya ya, sampai selesai ya, sampai
04:45akhirnya semua jejak dokumen ataupun jejak dari mulai itu terekan oleh panitia gitu ya, setelah itu baru diterbangkan.
04:56Nah, kalau prosedur ini akhirnya dijalankan ya, berarti kan ada waktu sekitar satu hari di Istanbul, Turki ya, begitu ya.
05:09Namun misalnya seandainya proses federal itu dipersingkat gitu ya, prosesnya maka secepatnya bisa jadi besok sore gitu ya, atau besok
05:20malam sudah bisa di tanah air gitu kan.
05:23Ini yang kalau kami tentu adalah secepatnya bisa kembali ke Indonesia ya, agar mereka bisa bertemu dengan keluarga, atau keluarga
05:32bisa bertemu dengan rekan-rekan kita, aktivis kemanusiaan, dan jurnalis ini itu.
05:37Ya, pemulangan WNI ini dari Turki ke Indonesia, ini difasilitasi oleh pemerintah atau organisasi, Pak Irvan?
05:46Ya, dapat kabar Kementerian Luar Negeri, pemerintah dalam ini akan memfasilitasi ya, pemulangan dari Turki ke Indonesia, begitu ya.
05:58Nah, jadi memang secara teknis kabarnya seperti itu, dan nah ini yang kita sedang berdiskusi gitu ya,
06:07Karena ada prosedur dari Global Sumut Plotila yang harus dijalani dulu gitu, sehingga pemesanan tiket dan lainnya itu belum bisa
06:16secepatnya ya, di apa namanya, dipikskan atau diperjelas begitu, Mbak Valen.
06:24Oke, kalau dari organisasi GPCI sendiri, ini juga sudah mengkontak keluarga korban, supaya harapannya memang tahu sehingga mereka bisa menjemput
06:34langsung di Indonesia, Pak Irvan?
06:36Ya, betul. Jadi memang selama di intercept, diculik, ditahan gitu ya, keluarga-keluarga ini didampingi ya, ada grup yang kita
06:50buatkan ya, disitu ada mulai dari GSF dari Istanbul, terus juga dari lembaga-lembaga di Indonesia dari GPCI ya.
07:00Nah, sekarang keluarga-keluarga yang dari luar kota pun ya, dari luar Jawa, sedang proses untuk dicarikan tiket agar mereka
07:10bisa langsung menyambut di Indonesia, di Jakarta, begitu.
07:14Baik, terima kasih atas informasi yang sudah dibagikan kepada kami di Kompas Malam Kompas TV, pengarah Global Peace Convoy Indonesia,
07:23GPCI, Pak Irvan Nugraha.
07:24Terima kasih, salam sehat selalu, Pak.
07:27Salam sehat, terima kasih, Mbak Valen.
07:28Salam sehat, terima kasih, Mbak Valen.
Komentar

Dianjurkan