Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons soal nilai tukar rupiah yang menurun belakangan menembus Rp 17.600 per dolar AS.

Purbaya menyebut kondisi sentiment saat ini berbeda dengan resesi tahun 1997-1998 di Indonesia.

"Beda, '97, '98 itu kebijakannya salah dan instability sosial politik terjadi setelah setahun kita resesi," ujar Purbaya di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5).

Purbaya meminta publik untuk tidak khawatir karena situasi belum masuk ke fase resesi. "Jadi masih ada ruang untuk memperbaiki semua," jelas Purbaya.

#purbaya #rupiah #menkeu #menkeupurbaya #resesi
Transkrip
00:00Mungkin kan banyak sentiment kalau kita melemah keolah kita akan bergerak seperti 1998 lagi.
00:06Beda, 1998 itu kebijakannya salah dan instabilitas sosial politik terjadi setelah setahun kita resesi.
00:181997 pertanggungan terdekat resesi.
00:20Kita kan sekarang belum resesi, karena masih tempat pencang.
00:23Jadi masih ada ruang untuk membagi semua.
00:25Jadi teman-teman gak usah khawatir.
00:28Investor pasar saham, kalau saya bilang jangan takut secara pebawah sekarang.
00:33Kalau saya lihat teknikanya, sehari-hari sudah terlalu tinggi.
00:36Jadi jangan lupa beli saham.
Komentar

Dianjurkan