Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Pengacara Hotman Paris Hutapea menyoroti nama Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim dalam unggahan terbaru Instagramnya, Senin (18/5/2026).

Hotman sebelumnya pernah menjadi pengacara Nadiem sebelum akhirnya mengundurkan diri di tengah proses hukum yang masih berjalan.

Dalam unggahan video tersebut, Hotman mempertanyakan alasan video saat dirinya masih menjadi pengacara Nadiem kembali disebarluaskan.

Salah satu yang disorot adalah rekaman ketika dirinya hendak bertemu Presiden Prabowo untuk menjelaskan persoalan yang dihadapi Nadiem.

Hotman menuding tim Nadiem mengunggah videonya tanpa izin dengan narasi seolah dirinya menantang Presiden Prabowo. Ia membantah hal tersebut dan menegaskan tidak pernah memiliki niat menantang Presiden Prabowo.

Dalam pernyataannya, Hotman juga mengingatkan Nadiem agar tidak pelit menggunakan jasa pengacara.

"Halo Nadiem, makanya ya sama pengacara itu harus benar-benar tidak boleh pelit ya," ungkap Hotman Paris.

Hotman juga mengungkapkan bahwa sejak awal dirinya telah menyiapkan berbagai dokumen untuk membela Nadiem, termasuk audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPKP) terkait proyek Chromebook. Menurutnya, hasil audit tersebut menyatakan tidak ada unsur kerugian negara.

"Jadi menurut BPKP tidak ada kerugian negara di audit tahun 2020 maupun audit chromebook 2021-2022. Tapi di audit BPKP terbaru yang dipakai di persidangan adalah mengatakan ada kerugian negara, yang saya pertanyakan kenapa timnya Nadiem tidak menunjukkan ini," ucap Hotman.

Hotman paris mempertanyakan perbedaan hasil audit tersebut.

"Kenapa ada dua hasil audit BPKP yang berbeda, satu mengatakan ada kerugian negara satu lagi tidak ada," tambahnya.

Baca Juga Lengkap! Pakar Hukum Soroti Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim di Kasus Chromebook, Jaksa Sudah Tepat? di https://www.kompas.tv/nasional/669283/lengkap-pakar-hukum-soroti-tuntutan-18-tahun-nadiem-makarim-di-kasus-chromebook-jaksa-sudah-tepat

#nadiem #hotmanparis #korupsi #chromebook

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/669631/hotman-paris-ke-nadiem-makanya-sama-pengacara-itu-tidak-boleh-pelit-ya
Transkrip
00:00Halo Nadine, makanya ya sama pengacara itu harus benar-benar tidak boleh pelit ya oke
00:08Menurut BPKP, inilah saya bacakan di halaman 11
00:12Sepanjang data yang kami peroleh dan tak dilakukan uji petik
00:16Permintaan keterangan kepada BPK
00:19Serta pendalaman lebih lanjut atas data yang kami peroleh
00:22Riawak negosiasi, harga pesanan, serta spesifikasi barang
00:26Kami tidak menemukan adanya hal-hal yang secara signifikan mempengaruhi ketepatan harga
00:32Jadi menurut BPKP, tidak ada kerugian negara
00:36Di audit tahun 2020 maupun audit Chromebook 2021-2022
00:41Tapi di audit BPKP terbaru yang dipakai di persidangan
00:46Adalah mengatakan ada kerugian negara
00:49Yang saya pertanyakan, kenapa timnya Nadine tidak menunjukkan ini
00:55Kenapa tidak menunjukkan ini ditanyakan di persidangan
00:59Kenapa ada dua hasil audit BPKP yang berbeda
01:03Satu mengatakan ada kerugian negara, satu lagi tidak ada
01:06Kenapa semua saksi ahli, ahli-ahli tidak ditanyakan soal ini
01:10Hilang kesempatan yang sangat berharga
01:12Dan bahkan waktu itu saya suratin BPKP
01:16BPKP menyatakan bahwa yang benar itu audit ini surat BPKP ke saya
01:20Jadi ini adalah bukti bahwa BPKP pernah menyatakan tidak ada kerugian negara
01:26Kenapa tim dari Nadine tidak pernah mempersoalkan ini
01:31Namun masih ada terbuka kesempatan yaitu di Pledoe
01:35Namun kesempatan paling berharga dengan meng-counter dengan ahli dari BPKP
01:41Yang di persidangan dan para ahli-ahli kerugian negara
01:45Sudah hilang kesempatan tersebut
01:47Halo Nadine
01:48Makanya ya
01:50Sama pengacara itu harus benar-benar tidak boleh pelit
01:53Ya
01:54Oke
02:23Sampai jumpa di video selanjutnya
02:37Sampai jumpa di video selanjutnya
02:54Sampai jumpa di video selanjutnya
03:04Sampai jumpa di video selanjutnya
03:09Sampai jumpa di video selanjutnya
Komentar

Dianjurkan