00:00Kita kesorotan hari ini saudara, tiga prajurit Kopassus terdakwa kasus pembunuhan kepala cabang bank BUMN
00:06jalani sidang tututan hari ini di pengadilan militer 208 Jakarta.
00:14Sidang ketiga terdakwa yakni Serka Muhammad Masir, Kopda Ferry Haryanto, dan Serka Franky Yaru
00:22mulai sekitar pukul 14.50 waktu Indonesia Barat.
00:26Dipimpin oleh Hakim Ketua Kolonel CHK Freddy Ferdian Isnar Tanto, ketiga terdakwa di dakwa auditor militer melakukan pembunuhan berencana terhadap
00:36kepala cabang bank BUMN M. Ilham Pradipta.
00:40Auditor militer juga menambah dakwaan, tindakan menyembunyikan atau menghilangkan jasad korban.
00:59Kasus penculikan disertai pembunuhan kepala cabang sebuah bank BUMN sempat gegerkan masyarakat.
01:06Pada 20 Agustus 2025, korban bernama Muhammad Ilham Pradipta diculik sekelompok orang saat berada di parkiran pusat perbelanjaan di Pasarbo,
01:17Jakarta Timur.
01:21Kesokan harinya pada 21 Agustus 2025, korban ditemukan tewas di area persawahan wilayah Serang Baru, Bekasi dengan kondisi tangan, kaki,
01:32dan wajah terikat lakban.
01:36Dari serangkaian penyelidikan, polisi akhirnya menetapkan 15 orang tersangka, di mana tiga di antaranya merupakan prajurit TNI, yakni Serka MN,
01:47Kobda FH, dan Serka FY.
01:50Adapun otak intelektual di balik kejahatan ini adalah seorang pengusaha bernama Dwi Hartono.
01:58Para pelaku berencana memaksa korban memindahkan atau membobol dana dari rekening dorman nasabah ke rekening penampung yang telah mereka siapkan.
02:09Kini, kasus ini ditangani secara terpisah.
02:12Untuk tiga terdakwa prajurit TNI, proses peradilan berlangsung di Pengadilan Militer 208 Jakarta dan telah memasuki tahap pemacaan tututan dari
02:23auditor militer.
02:26Tim Liputan, Kompas TV
Komentar