Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa meminta masyarakat tidak perlu takut dan khawatir dengan adanya kenaikan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah.

Purbaya mengungkapkan bahwa fundamental ekonomi dan fiskal indonesia masih dalam kondisi baik.

Hal tersebut dikatakan oleh Menkeu Purbaya saat ditemui wartawan di Kompleks Istana, Jakarta, Senin (18/5/2026).

"Enggak usah takut, fundamental ekonomi kita bagus, fiskal kita bagus," ungkap Purbaya.

Ia juga menjelaskan terkait pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,6 persen pada triwulan pertama di mana seluruh sektor, tak hanya pemerintah namun juga swasta yang turut berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

Purbaya memastikan bahwa pemerintah betul-betul memperbaiki ekonomi Indonesia, terlihat dari data triwulan keempat di tahun 2025 dan triwulan pertama di tahun 2026 ini.

Baca Juga Rupiah Melemah, Menkeu Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/nasional/669604/rupiah-melemah-menkeu-purbaya-yakin-ekonomi-indonesia-tetap-tumbuh-kompas-petang

#ekonomi #rupiah #purbaya #rupiahmelemah

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/669610/respons-soal-rupiah-melemah-purbaya-enggak-usah-takut-fundamental-ekonomi-kita-bagus
Transkrip
00:00Jadi kalau satu akbit fundamental ekonomi kita bagus, fiskal kita bagus, besok saya akan jumpa pers masalah APBN, APBN kita
00:07yang sebagian termasuk majalah ekonomi bilang berantakan.
00:11Enggak, kita bagus sekali.
00:13Jadi kalau satu akbit fundamental ekonomi kita bagus, fiskal kita bagus, besok saya akan jumpa pers masalah APBN, APBN kita
00:20yang sebagian termasuk majalah ekonomi bilang berantakan.
00:23enggak, kita bagus sekali
00:25dan mereka enggak ngerti apa yang kita kerjakan
00:27strategi kita bukan hanya
00:28belanja pemerintah, tapi kita juga
00:31mengaktifkan sektor swasta
00:33makanya pertumbuhan ekonomi bisa
00:355.6 teribahan pertama
00:37karena swasta juga mulai bergerak, bukan hanya
00:39gahmen aja, ada yang bilang kan
00:41itu pertumbuhannya
00:43rentan gara-gara
00:44hanya didukung oleh belanja pemerintah
00:47karena tumbuhnya cepat, kalau kita lihat
00:49dengan apa
00:51kalau kita lihat dengan tangsanya
00:53sebenarnya kalau kita lihat dari 5.6 itu
00:56mungkin 2.9
00:57dari belanja konsumen
00:591.7 dari investasi
01:011.3 itu dari belanja pemerintah
01:04jumlahnya nanti ke arah 6
01:05ada juga ekspor-impor
01:08jadi gitu caranya, jadi yang masih
01:11yang men-drive
01:12yang memberi kontribu sama
01:13untuk menyumbangkan
01:15terbesar kepertumbuhan adalah
01:17belanja masyarakat, artinya dia belinya
01:19masih cukup bagus, jadi
01:21jangan khawatir
01:22kita betul-betul memperbaiki ekonomi dan
01:25sudah kelihatan di
01:26pilihan keempat dan pilihan pertama
01:27kita sudah tumbuh semakin cepat dan kita akan
01:30jaga terus supaya lebih cepat lagi
01:32Anda ingat
01:34pilihan pertama kita tumbuh
01:365.6 ketika
01:39perekonomian global lagi goncang
01:40yaitu suatu prestasi yang luar biasa
01:42karena kebijakan Bapak Presiden melakukan informasi sebelum
01:46betul-betul dilakukan sebelum ada
01:49negatif shock dari global
01:52jadi saya tak gitu mohonnya
01:54amat baik dari Bapak Presiden
01:56selamat menikmati
01:58selamat menikmati
02:05selamat menikmati
02:08selamat menikmati
02:24selamat menikmati
02:27selamat menikmati
02:45selamat menikmati
03:04kecepatan informasi dan akurasi data
03:07adalah komitmen kami
03:09satu langkah lebih dekat
03:11satu langkah lebih terpercaya
03:13saksikan Sapa Indonesia Malam
03:16di Kompas TV Channel 11
03:18di televisi Anda
03:19selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan