00:00Setelah dalam sebulan, tiga warga negara asing jadi korban jambret HP di kawasan Jakarta Pusat.
00:05Polisi menyebut para pelaku tidak dalam satu jaringan yang sama.
00:22Lagi, seorang warga negara asing jadi korban penjambretan di kawasan Jakarta Pusat.
00:27Peristiwa terjadi pada kamis sore saat warga negara asal Italia sedang menunggu taksi daring di pinggiran kawasan Bundaran Hotel Indonesia.
00:36Tiba-tiba, terduga pelaku yang membawa sepeda motor mendekat ke arah korban dan langsung merebut ponsel.
00:44Dalam sebulan, ada tiga aksi penjambretan yang menyasar WNA di Jakarta Pusat.
00:49Polisi bilang, pelaku tidak dalam satu jaringan yang sama.
00:53Bendaran HI, kami informasikan bahwa tim kami saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku penjambretan dengan korban warga negara
01:05asing tersebut.
01:06Ada keterkaitan jaringan antara satu kejadian dengan kejadian yang lain.
01:11Sampai dengan saat ini, berdasarkan hasil penyidikan, mereka adalah pelaku-pelaku yang terpisah.
01:21Kemudian, targetnya juga acak kebetulan yang terjadi saat itu memang korbannya warga negara asing.
01:31Sebelumnya, warga Polandia juga jadi korban penjambretan di kawasan Kebonsirih, Menteng, Jakarta Pusat pada 8 Mei 2026.
01:38Pelaku akhirnya ditangkap polisi dan ponsel milik korban dikembalikan.
01:44Pada 19 April, kasus penjambretan ponsel juga menimpas seorang warga Belanda saat korban berada di jalan lapangan Banteng, Sawa Besar,
01:52Jakarta Pusat.
01:53Pelaku jambret saat itu berjumlah dua orang dan sudah ditangkap polisi.
01:59Tim Liputan, Kompas TV
02:04Tiga peristiwa penjambretan yang menyasar warga negara asing terjadi dalam sebulan terakhir.
02:09Kita akan bahas bersama di Reskrimum Polda, Metro Jaya, Kompas Iman Imanuddin.
02:13Selamat malam, Pak Dir.
02:16Selamat malam, Mas. Apa kabar?
02:19Alhamdulillah baik, sehat.
02:20Pak Dir, jadi bagaimana untuk pelaku jambret terhadap WNA asal Italia yang kemarin di Budaran Hai?
02:25Apakah sudah teridentifikasi, sudah ditangkap, Pak Dir?
02:29Kami sudah melakukan analisa digital terhadap temuan CCTV di lokasi maupun keterangan saksi-saksi yang ada keterkaitan dengan kejadian tersebut
02:43dan insya Allah untuk pelaku sudah teridentifikasi dan kami sedang melakukan pengejaran.
02:49Mudah-mudahan segera dalam waktu cepat kami bisa melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku yang melakukan penjambretan di lokasi tersebut.
02:58Kalau dari rekaman CCTV, apakah terdeteksi bahwa pelaku sudah memantau atau mengincar korban ini sudah lama atau hanya random saja,
03:10Pak Dir?
03:12Memang untuk pelaku sebagaimana yang sudah pernah kami lakukan penangkapan di beberapa kejadian yang lalu yang pelakunya sudah kami amankan,
03:25mereka secara acak mencari korban yang terlihat lengah.
03:30Jadi ketika pelaku itu berputar-putar mencari korban, mereka melihat saat korban terlihat lengah, mereka akan lakukan perbuatan para pelaku
03:43tersebut.
03:44Pak Dir, apakah warga negara asing ini termasuk korban atau kelompok yang rentan yang mereka begitu lengah ketika ada di
03:55jalanan, di pinggir jalan, Pak Dir?
03:57Pak Dir, sebenarnya sih bukan hanya warga negara asing, siapapun juga para korban atau kita yang terlihat lengah, dianggap oleh
04:09pelaku terlihat lengah dan lemah,
04:13mereka akan eksekusi perbuatannya, mereka akan lakukan terhadap orang-orang.
04:22Jadi siapapun, karena ini dari pelaku ini tidak hanya tidak mentargetkan secara spesifik siapa atau warga negara mana,
04:31yang paling pasti adalah kita yang korban terlihat lengah, maka akan menjadi satu peluang besar disasar oleh pelaku-pelaku kejahatan
04:45seperti yang terjadi kemarin.
04:47Kalau yang kemarin ditangkap di Menteng dan Sawah Besar ya Pak Dir, apakah itu mereka memang beroperasi di wilayah Jakarta
04:54Pusat atau juga beberapa kali mereka sudah beroperasi Pak Dir?
05:00Untuk yang sudah kami lakukan penangkapan, memang kejadian yang mereka lakukan itu berdasarkan keterangan yang disampaikan adalah seperti yang mereka
05:15lakukan di TKP di Jakarta Pusat.
05:18Dan kami sedang menelusuri apakah ini merupakan jaringan terorganisasi atau hanya bagian-bagian yang terpisah yang memiliki kesamaan dari motif
05:33maupun modus para pelaku tersebut.
05:37Kalau kita lihat di visual Pak Dir, mereka nekat melakukan aksi di siang hari tampaknya dan ketika lalu lintas, tengah
05:44padat.
05:46Mengapa mereka senekat itu Pak Dir?
05:49Dari keterangan ini?
05:51Iya kalau dilihat dari visual, mereka melakukan di siang hari, lalu lintas ketika tengah ramai, bahkan tengah padat.
05:57Mengapa mereka nekat dari keterangan mereka Pak Dir?
06:01Sebenarnya kalau kita melihat, termasuk kita lihat dari rekaman CCTV yang terjadi ya, mereka memanfaatkan situasi walaupun padat, namun kepekaan
06:17kita terhadap lingkungan itu sangat kurang.
06:21Kalau kita lihat di rekaman CCTV, itu padat-padat kendaraan roda 4, sehingga mereka menggunakan situasi yang bagi mereka itu
06:32adalah kesempatan melakukan kejahatannya.
06:40Karena dilihat korban sedang sendirian dan korban sedang asik menggunakan HP-nya tidak melihat lingkungan sekitarnya.
06:48Kalau dilihat lingkungan sekitarnya itu terlihat tidak ada temannya atau tidak ada kawan atau tidak ada orang yang berada di
06:56sekitarannya.
06:57Maka kami juga menghimbau kepada masyarakat yang berada pada area-area publik untuk tetap waspada dan dalam menggunakan handphone atau
07:10gawe ini kita tetap tidak abai atau tidak lalai dan selalu waspada dengan lingkungan sekitarnya.
07:18Begitupun masyarakat yang beraktivitas di sekitaran saling melihat atau saling memperhatikan.
07:26Supaya kita dikuatkan dari kesempatan para pelaku untuk melakukan kejahatannya sehingga kita tidak menjadi korban dari kejahatan itu sendiri.
07:35Pak Dir, apakah ada langkah antisipasi yang disiapkan oleh polisi dari Polda Petrojaya untuk memberantas aksi kriminal ini?
07:44Pak Dir, atau bahkan ada tim khusus tidak Pak Dir, untuk memburu tadi jamret handphone yang di jalan ini Pak
07:50Dir?
07:50Pak Dir, baik kami sudah membuat tim pemburu kejahatan curat-curas kemudian juga kejahatan-kejahatan serupa seperti jamret.
08:02Pak Dir, tim Polda Petrojaya bersama-sama dengan pores-pores seluruh jajaran Polda Petrojaya sudah kami bentuk tim pengungkapan atau
08:12tim pemburu jamret ini.
08:14Kemudian juga kami melakukan edukasi kepada masyarakat, berkolaborasi dengan para babin kamtib mas, juga dengan rekan-rekan dari babinsa dari
08:29TNI untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang kewaspadaan lingkungan di sekitaran masing-masing.
08:37Sehingga penguatan kita sebagai person tidak menjadi korban kejahatan.
08:45Tentunya berbagai upaya terus kami lakukan, baik itu upaya preventif maupun upaya penindakan dan pengungkapan terhadap kejahatan yang sudah terjadi,
08:56kami terus maksimalkan.
08:59Apakah patroli akan ditingkatkan Pak Dir?
09:02Kenapa?
09:03Patroli akan lebih ditingkatkan lagi?
09:07Betul, patroli juga kami bersama-sama kolaborasi dengan satuan-satuan patroli, baik itu patroli Sabara, kemudian patroli dari Direkturat PAM
09:24Objek Vital,
09:25begitu pun juga dengan teman-teman dari Godang Jaya juga kami sudah lakukan kerjasama dan komunikasi supaya bersama-sama menghadirkan
09:35Jakarta yang aman.
09:36Amin. Baik. Terima kasih Pak Dir, Pak Dir, Poldo Amin Terja, Kompas Iman Imanudin telah menyampaikan bagaimana penanganan jam red
09:44handphone yang menyasar WN di Jakarta.
09:46Terima kasih Pak Dir.
09:48Terima kasih Mas.
09:49Terima kasih.
09:50Terima kasih.
Komentar