Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPASTV - Presiden Prabowo Subianto menyebut dana kedaulatan Indonesia atau sovereign wealth fund melalui Danantara kini menjadi salah satu yang terbesar di dunia.

Menurut Prabowo, aset yang dikelola saat ini mencapai 1.000 miliar dolar AS dan menempatkan Indonesia di posisi lima besar dunia.

"Kita bahkan di atas Qatar, di atas Saudi Arabia, juga di atas Singapura," kata Prabowo dalam sambutannya, Sabtu (16/5/2026).

Prabowo mengatakan Danantara baru dibentuk pada 2025, namun sudah masuk jajaran sovereign wealth fund terbesar dunia.

Selain membahas Danantara, Prabowo juga menyinggung dampak program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap perputaran ekonomi desa.

Menurutnya, program tersebut membuat uang miliaran rupiah beredar di desa setiap bulan karena

kebutuhan pangan dapat dipenuhi dari hasil produksi masyarakat setempat.

"Yang tanam ikan lele bisa dijual, yang bikin tempe bisa terbeli, yang jual telur bisa, semua produsen di desa itu hidup," ujarnya.

Prabowo menilai program MBG menjadi langkah mendasar untuk memperkuat ekonomi desa dan

mengurangi ketergantungan pada sistem pasar bebas.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Novaltri

#prabowo #danantara #singapura

Baca Juga Hasil Kualifikasi Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Gagal di Q1, Start dari Posisi 21 Besok di https://www.kompas.tv/olahraga/669295/hasil-kualifikasi-moto3-catalunya-2026-veda-ega-gagal-di-q1-start-dari-posisi-21-besok



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/669303/presiden-prabowo-pamer-danantara-kini-di-atas-singapura-hingga-saudi-arabia
Transkrip
00:00Jadi saudara-saudara, itu apa yang sudah kita capai.
00:08Tadi benar, Menko Pangan, kita berbuat begitu banyak prestasi.
00:14Tapi memang kadang-kadang kita juga harus berani untuk mengiklankan diri kita sendiri.
00:26Bukan mengiklankan kebohongan, tapi kebenaran.
00:32Kita suasem pada pangan sudah.
00:34Kita amankan harga-harga.
00:37Kita menciptakan 8 kerja.
00:40Sudah jutaan.
00:42Tiga, kita punya sekarang dana kedaulatan.
00:48Sovereign Wealth Fund.
00:50Dana kedaulatan kita mungkin sekarang adalah ke-6 terbesar di dunia.
01:01Aset yang kita kelola sekarang,
01:06seribu miliar dolar.
01:08Aset yang kita kelola.
01:12Sudah-sudah.
01:15Kita sekarang, ya satu, dua, tiga, empat.
01:18Kita ke-5.
01:19Kalau di sini kita ke-5 terbesar di dunia.
01:24Baru di bentuk tahun 25, 2025.
01:29Abu Dhabi bentuk tahun 1976.
01:33Tiongkok 1997.
01:37CIC dari Tiongkok juga 2007.
01:41Norway 1990.
01:44Norway yang paling besar.
01:46Negara sangat kecil.
01:48Tabungannya sangat besar.
01:52Kita bahkan di atas Qatar.
01:55Di atas Saudi Arabia.
02:00Juga di atas Singapura.
02:02Jadi, boleh juga ini negara kita.
02:09Kita sudah punya dan antara.
02:12Dan nanti,
02:1410 tahun lagi,
02:1620 tahun lagi,
02:19masih banyak yang muda-muda.
02:21Ingat,
02:24lihat,
02:25lihat,
02:26lihat,
02:27tanggal,
02:28lihat tahun,
02:30saudara akan lihat.
02:31Pada saat itu,
02:33saudara akan lihat
02:34apa yang kita buat
02:35tahun 25,
02:37tahun 26 ini.
02:39Jangan sekarang,
02:41jangan 29,
02:43nanti,
02:4420 tahun lagi,
02:45saudara,
02:46nilai apa yang kita buat hari ini.
02:51Yang kita buat
02:53adalah hal-hal
02:54yang mendasar.
02:56Kita bikin MBG.
02:59Mendasar.
03:03artinya adalah
03:05bahwa
03:07tiap hari
03:09di desa
03:11beredar
03:13uang
03:173.000
03:18kali
03:2115.000 rupiah,
03:2445.000
03:28rupiah
03:28kali
03:293.000
03:31dan saya ulangi.
03:3315.000 rupiah
03:34kali
03:353.000
03:38ada yang lebih,
03:39ada yang sedikit,
03:40berkurang dan sebagainya.
03:423.000
03:44kali
03:4415.000
03:4645
03:47juta rupiah
03:48tiap hari.
03:51Tiap hari.
03:53dan di situ
03:55adalah
03:5615
03:57hari
04:00seminggu
04:00kali 4
04:0220
04:04hari
04:05kali
04:084
04:09setengah
04:10juta.
04:12Eh,
04:1245 juta ya.
04:1445 juta
04:15kali
04:1520.000 rupiah.
04:19Berarti
04:19900 juta
04:22tiap bulan.
04:26Kali
04:2712.000 rupiah.
04:3112.000 rupiah.
04:3112 kali 900 juta.
04:3510
04:36miliar.
04:37Iya.
04:3910,8
04:40miliar.
04:4110,8
04:42miliar
04:43beredar
04:44di desa itu.
04:46Yang tadinya
04:47sebelum ada
04:48MBG,
04:48kita kirim
04:491
04:50miliar
04:51rupiah
04:52dana
04:52desa.
04:55Dengan
04:56MBG,
04:57kita
04:58tambah
04:5910
04:59miliar.
05:02kita pakai dulu
05:04uang
05:05dana desa.
05:06Kita pakai dulu
05:07500 juta ya.
05:09Tapi
05:106 tahun
05:11akan kembali.
05:13Sudah
05:14sudah
05:15satu
05:17desa
05:1710,8
05:19miliar
05:20beredar
05:21di situ.
05:22Artinya
05:24yang tanam
05:26ikan lele
05:27bisa dijual.
05:28Yang
05:29tanam
05:30bawang merah
05:32bisa terjual.
05:33Yang
05:34bikin
05:34tempe
05:36bisa terbeli.
05:37Yang
05:38jual telur
05:39bisa.
05:39Semua
05:40produsen
05:41di desa itu
05:42hidup.
05:43Dan
05:44kita bisa
05:44patahkan
05:45biaya
05:46logistik.
05:48Tidak usah
05:49jauh-jauh ke pasar.
05:50Pasarnya
05:51ada di desa
05:52dia sendiri.
05:53Sudah
05:53sekalian.
05:54Ini
05:54adalah
05:55dampak
05:57dari MBG.
06:01sekian
06:02ratus
06:03triliun
06:03akan
06:04beredar
06:05di desa-desa
06:05keluruhan-keluruhan
06:07kabupaten-kabupaten.
06:09Ratusan
06:10triliun.
06:12Kalau
06:12kita pakai
06:13yang
06:15mereka
06:15katakan
06:15harus
06:19pasar
06:20bebas
06:20neoliberal
06:23pasal
06:24bebas
06:25dimana
06:27modal
06:27besar
06:28yang akan
06:28berkuasa.
06:31Uangnya
06:32rakyat
06:33akan
06:33tersedot.
06:38Berangkat
06:39berangkat
06:39berangkat
06:40ujungnya
06:40ke luar negeri.
06:41Uangnya
06:42kelebihannya
06:43tidak
06:43masuk
06:44ke kita.
06:44berangkat
Komentar

Dianjurkan