Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Reserse dan Kriminal Polri berhasil membongkar sindikat judi online jaringan internasional di Jakarta Barat. Dari 321 orang yang ditangkap, 275 orang telah ditetapkan tersangka.

Dari 321 orang yang ditangkap, satu di antaranya adalah WNI yang pernah bekerja di Kamboja. Ia diduga memiliki peran sebagai customer service atau operator judi online.

Program ROSI mengundang seorang pendakwah yang memiliki masa lalu sebagai bandar judi online di Thailand, Dennis Lim.

Saksikan ROSI episode Kesaksian Kisah Mantan Bandar Judol. Tayang Kamis, 14 Mei 2026 pukul 20.30 WIB di KompasTV.



#judol #dennislim #indonesia

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/668954/full-mantan-bandar-judi-online-uztaz-dennis-lim-bongkar-cara-kerja-jaringan-judol-rosi
Transkrip
00:00Intro
00:02Ukuran integritas ini seperti apa?
00:05Berarti pemerintah masih sanggup atau tidak walaupun faktanya masih ada akan muncul kontroversi berkepanjangan.
00:10Tapi tetap tidak mengubah satu tetas cinta pun untuk Indonesia.
00:18Intro
00:23Selamat malam, program Rosy kembali hadir kehadapan Anda sebagai ruang opini sumber informasi.
00:29Kali ini bersama saya Tifa Soleyasa.
00:31Badan Reserse Kriminal Polri membongkar sindikat judi daring atau judi online jaringan internasional di Jakarta Barat.
00:40Total 321 orang ditangkap.
00:44Polisi mengatakan judi daring saat ini sudah bergeser ke Indonesia.
00:48Karena kawasan yang sebelumnya menjadi markas judi daring seperti Myanmar, Kamboja, Laos dan Vietnam telah ditertibkan oleh keamanan regional.
00:59Mengapa kemudian Indonesia sangat menarik bagi bandar judi daring?
01:03Malam ini saya mengundang seorang pendakwah yang punya masa lalu sebagai bandar judi online di Thailand, Dennis Lim.
01:10Assalamualaikum, kalau Dennis apa kabar?
01:11Waalaikumsalam, wabarakatuh.
01:13Mas Tifa.
01:13Terima kasih sudah datang ke Studio Kompas TV kali ini.
01:16Bukan bermaksud untuk mengungkit-ungkit lagi masa lalu, cuma apa yang menjadi pengalaman Anda.
01:21Semoga ini jadi pembelajaran ke depannya dan tidak bermaksud juga diskusi kami kali ini jadi sarana untuk berbagi edukasi bagaimana
01:28caranya judol.
01:29Itu harus dicatat ya.
01:31Jadi ini sebagai pengalaman dan pembelajaran kita.
01:33Mengingat, belum lama ini kok Dennis, sudah ada penindakan yang diambil oleh polisi.
01:38Ada 321 orang yang ditangkap markas judi daring di sebuah kantor di Jakarta Barat.
01:43Tapi sebelum ke sana, koreksi kalau saya keliru, bahwa Anda pernah terlibat dalam masa lalu Anda saat itu sebagai bandar
01:51judi daring mulai tahun 2014, itu sudah langsung masuk judi daring atau lewat kasino dulu?
01:56Itu langsung di online kita.
01:59Karena di Indonesia juga dulu kan ada banyak ya yang non-online, yang offline.
02:06Terus 2007 sudah mulai hilang, 2004 terutama waktu ganti kapolri, mulai ada itu 2009-an awal untuk mulai jelari ke
02:15online.
02:17Dan itu generasi awal tuh.
02:19Saya ikut di generasi yang udah tengah-tengah, 2013-2014-an.
02:23Dan itu memang waktu itu langsung terlibatnya yang di perbatasan Thailand sama Kamboja itu.
02:28Dan itu berapa lama?
02:303 tahun, 1 bulan, 10 hari.
02:32Sampai hafal detail-detailnya.
02:34Dan selama Anda berkecimpung di dunia yang kelam itu, Anda pernah berurusan juga dengan polisi atau semua berjalan aman saja
02:43saat itu?
02:45Lancar itu kalau negosiasinya lancar ya.
02:48Jadi selagi semuanya tercukupi, opeti maksudnya, maka yaudah lancar-lancar aja.
02:57Baik yang ke oknum-oknum yang lokal maupun yang ada di sana yang berkait dengan otoritas Kambojanya.
03:04Dan Anda saat itu pernah memegang berapa situs?
03:07Total 28-an.
03:09Dengan jumlah SDM saat itu?
03:1050-an.
03:13Datang dari warga negara mana saja itu?
03:15Kalau itu kami mulai dari yang Indonesia semua.
03:17Terus akhirnya memang ngelebar ya.
03:19Kita juga bisa buka untuk yang misalkan untuk pasar Thailand.
03:22Berarti hire-nya CS-CS dan adminnya harus orang Thailand.
03:25Orang Vietnam ya berarti kita cari orang Vietnam.
03:28Jadi infrastrukturnya kan sama semua.
03:31Perlunya internet, laptop, atau komputer, orang-orang SDM-nya, terus internet banking-nya.
03:38Sama aja sebetulnya infrastrukturnya.
03:40Apakah sama dengan yang proses ditangkap oleh polisi?
03:44Kami juga sambil tampilkan saat polisi saat itu menggerebek salah satu perkantoran di kawasan Jakarta Barat.
03:50Total 321 orang ditangkap saat itu.
03:53Hanya ada satu warga negara Indonesia di sana.
03:57Areanya kalau dilihat ini dia.
04:00Tampaknya seperti perkantoran biasa.
04:02Cuman apakah aktivitas yang terlihat, sumber daya manusia yang ada di situ, kemudian peralatan kerja yang ada di sana.
04:10Ini menggambarkan sebagaimana Anda pernah punya pengalaman saat itu atau ada yang beda di sini?
04:15Kodenis.
04:15Itu meja-mejanya kelihatan banget kantor judinya sih.
04:19Dari mana tolong ukurnya itu?
04:21Satu, orang-orangnya nggak ada yang pakai seragam rapi sebagaimana orang kerja.
04:25Terus namanya orang kerja kantoran itu tapi keyboard-nya keyboard gaming.
04:29Udah gitu banyak ya mohon maaf botol air mineral sama mie instan.
04:34Karena mereka biasa satu sip 12 jam, disediain dispenser biasanya.
04:38Buat mereka sambil nyemil, sambil ngapa-ngapain di situ.
04:41Lembaga colokan buat kecas di tengah karena mereka perlu handphone.
04:44Kalau kantoran biasa kadang handphone dikantongin masing-masing.
04:46Tapi karena mereka harus jadi CS, admin, maka harus handphone banyak.
04:49Maka harus ada colokan terminal di tengah-tengah di ada di semua komputer itu kayak begitu.
04:54Tengah-tengah sama.
04:55Itu bahkan di kolongnya pasti ada UPS.
04:57Karena nanti kalau misalnya mati lampu supaya mereka komputernya nggak pada mati.
05:00Tetap bekerja?
05:02Iya.
05:03Karena dulu ya kita nyettingnya sama kayak gitu juga.
05:06Oke.
05:07Dan pasti akan banyak ponsel seperti yang tadi terlihat ya?
05:09Iya.
05:10Karena satu web pasti dibikin punya satu wadah sendiri ya.
05:15Entah itu medsosnya, entah itu whatsappnya.
05:17Jadi kan harus punya satu handphone sendiri.
05:19Dan kalau di laptop lebih kayak untuk live chat, untuk database,
05:23untuk kalau di situ ada marketingnya untuk bikin nyebarin webnya itu supaya bisa nyebar kemana-mana.
05:31Jadi ya emang gitu infrastrukturnya.
05:33Membayangkan bahwa satu gedung itu atau area perkantoran dijadikan markas judi daring.
05:40Apakah ada alibi khusus sebetulnya dipakai oleh pengelola ini
05:43untuk memakai area perkantoran yang jelas itu umum,
05:47aksesnya siapapun bisa melintas ke sana,
05:50tapi dipakai untuk tindak kriminal.
05:52Bisakah seperti itu?
05:53Atau jangan-jangan ada alibi khusus yang dipakai?
05:55Saya melihatnya jatuhnya ini antara mereka punya wakingan yang kuat atau kepalang nekat sih.
06:02Tapi kalau dari ketangkep ya, ketangkep itu kan dua.
06:06Antara, mohon maaf ya, suap dan sogokan yang gak cukup.
06:10Atau ya emang sebetulnya mereka nekat-nekat aja terus akhirnya kena tutup.
06:15Dan dulu sebelum kami beroperasi di sana juga kan,
06:18di Indonesia juga, cuman kan capek kejar-kejaran.
06:22Kali kita gak se-fulgar langsung dipantoran kayak gini,
06:25kadang di rumah-rumah biasa, kadang apartemen.
06:29Dan itu pindah-pindah, kadang dua hari sekali bisa pindah,
06:31paling lama seminggu, dua minggu nanti pindah.
06:33Kadang pindah kota ke Bali, ke Bandung.
06:36Tapi terus kan nanti harus,
06:38kenapa ke sana?
06:39Karena di sana itu, di Kamboja itu kan sudah banyak kasino fisik.
06:43Yang sebetulnya sekarang izin lisens baru itu udah gak boleh lagi.
06:46Tapi kalau kita buka di sana,
06:48kita berarti tinggal bayar satu upeti lagi kepada yang punya kasino,
06:51untuk supaya seolah-olah kita nanti akan diakui sebagai subunit.
06:55Jadi kalau nanti mereka digerebek,
06:57oh ini subunit kami memang buka online,
06:59padahal kita juga bayar upeti kepada yang punya kasino di situ.
07:02Yang sebagian mungkin ada orang Indonesia,
07:03tapi nikah sama orang Kamboja misalkan,
07:06untuk supaya perizinannya gampang aja.
07:08Nanti yaudah, kita tinggal bayar ke mereka.
07:11Jadi kalau kita istilahnya nebeng lisens kasino fisiknya mereka.
07:15Itu kalau yang offline?
07:16Kalau yang offline dan online.
07:19Meskipun kita online, kita tetap bisa diakui kalau digerebek
07:21untuk supaya diakui sebagai subunit si kasino fisik tersebut.
07:26Kalau yang tadi, Anda buka potensi sogokannya kurang,
07:30itu sogokan ke siapa?
07:32Ya jangan pura-pura gak tau lah, oknum aja lah sebutnya.
07:35Oknum apa dulu ini?
07:38Yang punya kuasa buat nutup siapa?
07:41Oke.
07:43Tujuannya buat mengamankan sebatas area itu,
07:45termasuk aktivitas di dalam atau ada hal lain?
07:49Gini ya, yang paling, kita kadang nih,
07:51kita bisnisnya kayak begitu.
07:53Anggaplah kita udah dapet keuntungan,
07:56terus bayarkan nih,
07:57untuk supaya gak digerebek nih.
07:59Kalau ternyata setelah kita bayar,
08:00terus tiba-tiba yang punya kuasa buat tutup bilang,
08:03gue gak suka nih segini, tambahin dong.
08:05Sedangkan itu aja udah hampir semua keuntungan kita.
08:09Jadi,
08:10kalau harga gak cocok dan kita bener-bener pengen ditutup,
08:12sebetulnya gampang sekali.
08:14Baik website-websitenya mau ditutupin,
08:16ya, atau ya kantornya langsung ditutup sekalian,
08:19semua kayak gitu juga bisa.
08:21Cuman yang makanya kayak saya pernah bilang juga,
08:23bukan gak bisa ditutup,
08:24lebih ke ada yang gak mau itu ditutup.
08:26Karena kuenya terlalu besar.
08:28Oke.
08:29Siapa yang mencari kue itu?
08:32Ya,
08:33kalau bicara apa yang jujurnya kan,
08:35mungkin kalau kerja bener,
08:36gaji utuh yang tiap bulan,
08:40dianggapnya gak cukup kali.
08:41Tapi dengan akhirnya,
08:43nge-backingin tempat kayak begitu kan,
08:46ya besar memang dapet.
08:48Dulu,
08:48untuk gambaran ya,
08:5028 web kami itu,
08:52sebulan itu minimal harus setor 3-4 miliar.
08:54Kepada?
08:54Berbulan.
08:55Ya, oknum-oknum yang backingin.
09:00Yang punya kuasa untuk nutup atau tidaknya.
09:02Itu rutin atau kemungkinan dalam periode tertentu,
09:06angkanya nambah lagi?
09:08Tergantung nego.
09:09Kadang ganti orang,
09:11dianya ganti jabatan,
09:12ganti posisi,
09:13berarti harus ganti orang.
09:14Dia pengen nita naik,
09:15mau gak mau berarti.
09:17Kadang tapi gak harus bayaran sih.
09:19Kadang bisa dibagi saham,
09:21dibagi share juga.
09:23Dan ini udah berlangsung lama ya.
09:25Dulu,
09:25waktu masih di Indonesia contohnya.
09:27Dan sebelum ada online.
09:29Kan,
09:30kalau orang-orang yang seangkatan kayak ayah saya,
09:33atau waktu itu,
09:34kita mungkin masih kecil ya.
09:36Dan,
09:37banyak tuh kasino di Indonesia,
09:39dan mereka itu,
09:40ya sama,
09:41ada backingannya juga.
09:42Kalau merisak,
09:43mereka kan juga sama ya.
09:45Kalau sekarang kan memang udah,
09:46ngendaliin permainan itu semua lewat sistem.
09:49Kalau dulu misalnya ada pakai remote,
09:51untuk supaya mesin,
09:53dulu bukan slot namanya.
09:55Baik yang bakarat,
09:57atau yang rolet tuh.
09:58Karena misalkan si kelerengnya,
09:59udah ada magnetnya.
10:00Untuk diaturin semua seperti itu.
10:02Terus ternyata memang lagi banyak yang main,
10:04ini udah kelabakan,
10:05kasinonya itu penuh.
10:07Puntat,
10:07mereka bisa nelpon backingan mereka.
10:09Gerbek dong.
10:10Nah,
10:11setelah digerebek,
10:11yang gerbek itu boleh ngambil uang yang ada di situ.
10:15Sedangkan duit yang udah dari pemain,
10:17kalah banyak,
10:17yang dalam bentuk chip itu udah dibawa kabur.
10:19Jadi kadang penggerbakan itu,
10:21memang bisa diakalin,
10:23untuk kejadian kayak gitu.
10:25Itu yang kasino,
10:26termasuk yang daring pun,
10:28juga sebetulnya disetting,
10:29demi menguntungkan bandarnya juga.
10:30Atau orang-orang tertentu.
10:32Bandar untung ya.
10:33Bandar pasti jelas untung.
10:34Cuman kan,
10:35ada orang yang akhirnya,
10:37punya kuasa untuk nutup,
10:39daripada yang ditutup,
10:40ini kita bisa bagi-bagi kue,
10:42yaudah jalan mah tetap jalan.
10:43Cuman ya itu dia tadi,
10:44minta upeti.
10:45Oke.
10:45Hal yang menarik juga begini,
10:47ini pernyataan dari Sekretaris NCB Interpol Indonesia,
10:50dari Divisi Hubungan Internasional Polri,
10:52Brigjenpol Untung Widatmoko,
10:54yang sampai bilang,
10:56beberapa negara,
10:58beberapa titik di beberapa negara itu,
10:59awalnya jadi server-server,
11:01yang tadinya menjadi titik operasional,
11:04judi daring itu,
11:06sekarang ditertibkan,
11:07dan mulai digeser ke wilayah Indonesia.
11:09Oke.
11:10Pertanyaannya sekarang,
11:11seluas apa pangsa pasar Indonesia,
11:13terhadap judi daring ini,
11:15sampai mereka berani,
11:16pindah,
11:17dari negara-negara yang awalnya di Thailand,
11:20Vietnam,
11:21yang Anda sebut itu,
11:22Kamboja,
11:23ke Indonesia.
11:24Pangsa pasar Indonesia luas,
11:26kalau dari,
11:27memang paling luas Cina ya jelas,
11:29tapi kan lebih karena,
11:30jumlah penduduk sebetulnya.
11:32Indonesia,
11:33penduduknya juga besar,
11:35dan sebetulnya untuk mengakses,
11:36pangsa pasar Indonesia,
11:37sebetulnya nggak harus buka di Indonesia,
11:40ya tadi aja di Kamboja,
11:42kan kita internet dulu,
11:43waktu saya buka di sana juga,
11:44kan itu player-nya orang Indonesia semua.
11:46Walaupun kita bisa buka web Thailand,
11:48nartai pemainnya orang-orang Thailand,
11:50berarti CS dan adminnya juga orang Thailand.
11:52Cuma sampai akhirnya bisa ada di Indonesia,
11:56kalau misalkan lihat di bandara juga,
11:59suka banyak orang-orang,
12:00mohon maaf ya,
12:01orang-orang dari Tiongkok sana kok,
12:03yang padahal dia kerja tambang di Sulawesi,
12:05dan yang lain-lain.
12:06Jadi kayak emang akses masuk ke sini itu mudah.
12:10Maka kalau saya memang,
12:12kalau feeling ya,
12:12ngelihat yang kayak gini,
12:13jatuhnya lebih kayak kan nekat sih.
12:15Kita masuk pada masuk ke Indonesia aja.
12:18Bebas masuknya,
12:19gampang masuknya,
12:19visa gratis semua,
12:21segala macam langsung dikasih.
12:22Terus sudah diorganisir,
12:23bukalah di satu tempat,
12:25langsung buka kayak begitu.
12:26Dengan akhirnya nggak ada koordinasi,
12:28ya terus akhirnya ditutup kayak begini,
12:30ya wajar-wajar aja.
12:31Karena ini udah terlalu vulgar sih,
12:33udah tempatnya perkantoran umum,
12:34jumlah orangnya juga terlalu banyak.
12:36Nekat dengan resiko,
12:37pasti akan berpindah-pindah.
12:39Karena yang saya ingat,
12:40tahun 2024,
12:41Anda juga berbicara kepada
12:42tim Digital Kompas TV dalam sebuah podcast,
12:44Anda juga bilang potensi untuk berpindah-pindahnya juga besar.
12:47Karena pasti akan ketahuan di satu titik,
12:49berpindah lagi ke tempat yang lain.
12:51Atau kita batasi satu titik itu cuma berapa orang.
12:53Nggak pernah kita bikin misalkan,
12:56itu kan dulu yang 28-28 itu kan beberapa kantor.
12:59Iya kan?
13:01Dan nggak dikumpulin di satu tempat,
13:03satu kantor tuh ketipu keratusan orang gitu jadi satu.
13:05Kan terlalu mencolok.
13:06Padahal segitu T itu,
13:07disitu tuh udah tempat bener-bener khusus judi,
13:09di perbatasan Thailand sama Kamboja.
13:11Ini bener-bener di tengah kota Jakarta,
13:14kumpulin orang segitu banyak.
13:16Dan ini kalau ternyata banyak keluarga asing,
13:18ya berarti dia sederhana,
13:19berarti dia buka buat pasar Vietnam,
13:21dia buka buat pasar Thailand,
13:23dia cari orang-orang yang pada di sana,
13:25rekrutin, ajak kerja di Indonesia,
13:26kasih tempat tinggal,
13:28fasilitas dan segala macem.
13:29Udah operasi dari situ.
13:31Mereka cuma dibekali,
13:32pokoknya udah infrastrukturnya,
13:34laptop, internet dan yang lain-lain.
13:35Oke, beroperasi udah.
13:37Dan dari 321 orang yang ditangkap itu,
13:40ada satu warga negara Indonesia
13:43yang turut ditangkap dalam penggerebekan judi daring
13:46jaringan internasional.
13:49Dari 321 orang yang ditangkap,
13:52satu di antaranya adalah warga negara Indonesia
13:55yang pernah bekerja di Kamboja.
13:59Dia diduga punya peran sebagai customer service
14:02atau operator judi daring.
14:05Saya masih berdiskusi dengan seorang pendakwah
14:07yang punya masa lalu sebagai bandar judi daring di Thailand,
14:10Dennis Lim.
14:10Ko Dennis, dari pernyataan polisi tadi,
14:12dia sudah punya pengalaman
14:14di industri yang sama, beda negara,
14:17kemudian ditarik ke Indonesia dengan peran sebagai operator judi daring.
14:20untuk mengoperasikan itu secara SDM-nya
14:23memang orang yang pernah punya pengalaman di negara lain,
14:27kemudian ditarik ke Indonesia,
14:28atau bisa saja orang yang belum pernah punya pengalaman sama sekali
14:32bisa ikut terjun di industri ini?
14:34Tergantung kebutuhan.
14:36Kalau untuk CS, admin,
14:38ya bahkan izin ya,
14:39anak yang nggak lulus SMP aja,
14:41lulusan SD aja,
14:42bisa diajarin.
14:43Karena kan tugasnya CS itu kan dia cuma komunikasi dengan live chat,
14:47tinggal terbiasa untuk ngetik cepat,
14:49bales-balesin chat,
14:50ajarin cara buka mutasi rekening di internet banking,
14:54begitu ngeliat ada deposit masuk,
14:55isikan di saldo,
14:57isikan sebagai kredit di akun yang si pemainnya itu deposit.
15:00Itu kan siapa aja bisa diajarin.
15:02Kecuali kalau misalkan kita pengen perlu orang untuk edit web-nya,
15:07berarti harus punya kemampuan programming.
15:09Tapi ya itu dia,
15:11masalahnya judi zaman sekarang juga udah bisa maklon.
15:15Kayak orang bikin parfum atau orang bikin skincare,
15:18saya punya duit nih,
15:19tolong bikinin dong web judinya,
15:21warnanya kayak gini,
15:22nama web judinya ini di dalamnya ada game permainan ini,
15:24ini aja,
15:25selesai,
15:25jadi,
15:26terima beres.
15:27Kita tinggal bayar orang tadi untuk jadi CS adminnya,
15:30untuk buka,
15:31ini jadi ngajarin gak ya?
15:32Tapi sebetulnya tidak ada spesifikasi khusus
15:35buat mencari SDM untuk terlibat di situ.
15:37Kalau untuk CS admin gak ada,
15:38asal dia mau gak peduli hal-hal haram aja.
15:42Kalau dia mau dan bisa diajarin,
15:45dan kenapa istilahnya banyak orang Indonesia yang waktu di Kamboja, Thailand,
15:49karena mungkin ya pun,
15:49dan di Indonesia dia misalkan kalau mau kerja,
15:52sedangkan dia lulusan SMP,
15:53mau digaji berapa sih?
15:54Sedangkan di sana minimal,
15:56di zaman kami.
15:57Gaji paling kecil 3 juta setengah rupiah.
15:59Bersih.
16:00Tiket ditanggung,
16:01makanan ditanggung,
16:03tempat nginep ditanggung,
16:04tempat tadi berikan asramanya atau apartemennya.
16:09Abisnya cuma kalau dia jajan,
16:11sama main judi,
16:11atau kena perempuan,
16:12atau kena obat,
16:13udah gak ada pilihan lain lagi.
16:14Dan menjaring orang yang mau terlibat di judi daring itu,
16:19apakah segampang itu,
16:20atau justru ada tantangan lain yang dihadapi?
16:24Dari mulut ke mulut juga gampang ya.
16:26Kayak contoh,
16:27orang yang udah ikut kerja di situ,
16:29dia biasanya nyari gak terlalu furgar.
16:31Dia cari orang-orang,
16:32teman-teman sekolahnya dulu,
16:34yang dia tahu,
16:35ya sama-sama gak peduli halal haram,
16:37udah akhirnya berangkat.
16:39Karena dulu waktu kami di sana juga ya,
16:41istilahnya banyak yang,
16:41istilahnya udah saling kenal di Bogornya juga.
16:44Walaupun waktu di sana kebanyakan orang,
16:46memang orang Medan ya,
16:48kebanyakan.
16:49Tapi yang dari Jawa Barat juga ada sebagian.
16:51Tapi saling kenal.
16:52Sekarang istilahnya,
16:53buat nyari untuk kelebih,
16:55mereka perlu orang lebih banyak.
16:56Ya pasang iklan di media sosial,
16:59ngiming-ngimingin gaji besar,
17:00kerja di luar negeri.
17:02Ya,
17:04banyak juga yang istilahnya dengan terang-terangan,
17:07dan mau untuk ikut gitu.
17:09Dengan apapun resikonya.
17:10Di sananya,
17:11ya ini jodoh ya,
17:12kalau emang dapet yang baik,
17:14yang masih diizinin pasportnya untuk dipegang.
17:17Ada juga yang kebagian yang ternyata,
17:19ya dia bener-bener,
17:21ya jahat lah ya,
17:22namanya orang bisnis kayak gitu.
17:24Pasport ditahan,
17:25kerja setahun penuh,
17:26seharinya 12 jam,
17:27tidak ada libur sama sekali.
17:28Makanan memang dikasih,
17:30tempat tinggal memang dikasih.
17:31Gaji juga bahkan dikasih.
17:33Oke.
17:33Tapi ya kontrak kerja,
17:34bahkan ada yang ditarget,
17:36harus nyari pemain,
17:37supaya orang jadi mau main.
17:38Oke.
17:39Tapi yang perlu kami tegaskan sekali lagi,
17:41dalam diskusi ini saudara,
17:42ini bukan maksud untuk mengedukasi siapapun,
17:44untuk bertindak hal yang sama,
17:46melakukan judi daring yang jelas,
17:47dilarang dalam aturan negara kita.
17:49Cuman kalau melihat konteks yang tadi,
17:51Ko Denis,
17:52dengan membawa 321 orang,
17:55berbondong-bondong datang,
17:57melakukan judi daring,
17:58ini kan berarti,
17:59ya Anda seperti yang Anda katakan di segmen sebelumnya,
18:02berani nekat,
18:04padahal udah jelas-jelas,
18:05tantangannya adalah aturan hukum yang dilanggar,
18:07dan bisa saja mereka ditangkap.
18:09Ini bisa jadi bertahap ya,
18:10karena dulu kami waktu bikin juga kan gak langsung 28 web.
18:14Satu web dulu,
18:15dua web dulu,
18:16bikin satu web lagi,
18:17akhirnya jadi lima,
18:17akhirnya jadi sepuluh,
18:19setelah akhirnya Indonesia berjalan,
18:20kita pengen buka nih,
18:21kerjasama dengan orang Hongkong,
18:23kerjasama dengan orang Thailand,
18:24itu bisa saja.
18:25Cuma kan kenapa akhirnya jadi berbagai macam warga negara?
18:28Karena kalau kita pengen bikin web Thailand,
18:31mendingan cari orang Thailand yang mau kerja gitu,
18:33dan digaji,
18:33daripada ngajarin orang Indonesia,
18:35sampai lancar bahasa Thailand,
18:36supaya bisa jadi live chat sama orang-orang Thailand,
18:38di sana yang pada pengen main judi.
18:39Makanya ini,
18:40mungkin yang datang orang-orang,
18:41mohon maaf orang-orang Tiongkok dulu,
18:43pelan-pelan akhirnya cari ajak-ajak orang-orang Vietnam,
18:47orang-orang mana,
18:48dan di sekitaran situ kan memang,
18:49kita tahu ya,
18:50banyak tempat hiburan malam,
18:51yang pada kerja di situ juga mohon maaf,
18:53cewek-cewek Thailand,
18:53cewek-cewek Vietnam,
18:55cari aja orang-orang,
18:56dan terbukti ada yang cewek-cewek juga kan.
18:58Mau enggak daripada kerja di situ,
18:59misalkan di tempat hiburan malam,
19:01nari-nari,
19:01suruh mabok segala macam,
19:03kerja kayak ginian di kantor,
19:05gaji misalkan lebih gede.
19:06Jadi,
19:07masih bisa dicari untuk tanpa
19:11open recruitment yang benar-benar terlalu vulgar,
19:15lewat jalur kayak begitu mulut ke mulut juga masih bisa.
19:17Dan pengusutan ini,
19:19kalau sudah sampai sebanyak itu yang ditangkap,
19:22bagi polisi harusnya udah gak jadi tantangan lagi,
19:24dan mencari bandar ya,
19:25setelah menangkap sebanyak itu orang ya.
19:28Harusnya,
19:29harusnya.
19:30Yang masih soleh baik,
19:31jujur banyak,
19:32tapi yang masih membiarkan untuk buka,
19:35karena masih kebagian kue juga banyak.
19:38Kembali lagi soal kue itu tadi.
19:40Oke,
19:42cuman melihat,
19:43kayaknya kita coba mundur ke belakang.
19:46Beberapa periode yang lalu,
19:49sempat ada juga yang mengaku merasa dijebak.
19:52Mendapatkan pekerjaan di Kamboja,
19:55mendapat posisi tertentu,
19:57atau pekerjaan tertentu,
19:59tapi pada akhirnya,
20:00terlibat dalam skenario operasi judi daring itu.
20:05Dan tampaknya memang ya,
20:07akal bulus itu yang coba dimanfaatkan,
20:09demi bisa mengejar orang sebanyak-banyaknya,
20:12biar bisa mengoperasikan ke sana.
20:13Di sana itu nanti,
20:15awalnya memang judi,
20:16Mas Tival ya.
20:17Cuman kan lama-lama,
20:19akhirnya,
20:21yang benar-benar bikin kantor khusus untuk nipu,
20:23skem itu juga ada.
20:25Kan gak mungkin dong,
20:27ketika open recruitment disampaikan,
20:28ya siapa yang mau kerja jadi penipu.
20:30Atau begitu nyampe,
20:32diambil,
20:32pasportnya,
20:33tugasnya,
20:35bahkan mohon maaf ya,
20:36yang dia laki-laki,
20:37tapi suruh dibikin akun cewek,
20:40terus nanti suruh deketin om-om,
20:42temenin chat,
20:42kasih perhatian,
20:43nanti akhirnya kan dikasih uang jajan juga.
20:45Itu kayak gitu aja,
20:46ada kantornya.
20:49Apalagi yang jelas-jelasnya jalan judi seperti ini.
20:52Dan yang bikin judi juga bisa jadi,
20:55awalnya dia gak pengen bikin penipuan,
20:56tapi ketika akhirnya,
20:58misal,
20:59dia udah buka nih,
21:01website judi,
21:02terus ternyata,
21:03ada pemainnya yang by system,
21:05emang lagi kebagian menang.
21:07Terus kalau kita milih gak pengen bayar,
21:09si pemainnya ternyata orang Sulawesi,
21:10gak bisa ngapa-ngapain,
21:11masa mau ngejar ke Kamboja,
21:13gak usah dibayar aja sekalian.
21:15Nah, akhirnya kalau misalnya udah kayak gitu,
21:16kepala gak jadi,
21:17jadi web penipuan sekalian.
21:18Orang main deposit, deposit, deposit, deposit,
21:20giliran menang tinggal gak usah dibayar.
21:21Mungkin makin merambah lagi kan jadi penipuan.
21:24Jadi ya,
21:26dan dulu juga bahkan di Indonesia kan pernah ditangkep,
21:29digerbekin sindikat yang operasi SMS,
21:32mama minta pulsa dan segala macam.
21:34Itu aja kan ada sindikatnya.
21:36Jadi akhirnya itu berkembang gitu disana gitu.
21:38Yang bener-bener dibikin kayak kantor judi live bakarat ya.
21:44Beneran ada si mbak-mbaknya di depan meja bakarat gitu,
21:47tapi di depannya kamera dan yang main orang-orang di Indonesia.
21:50Itu beneran ada.
21:51Mereka dandan disitu, disediain makeup artisnya segala macam.
21:55Yang khusus buat nipuin orang gitu,
21:58ngerekrutin orang,
21:58yang suruh pura-pura jadi cewek,
22:01ngechatin om-om kesepian,
22:04ditemenin video call,
22:05suaranya masih bisa diubah pakai AI segala macam.
22:07Dan yang anda yakin kasus yang terungkap 321 orang ditangkep itu,
22:13itu sudah inti dari kor masalah judul yang ada di tanah air,
22:18atau baru pucuknya?
22:21Baru sedikit sih ini.
22:23Belum apa-apa.
22:26Keyakinan anda berapa banyak itu?
22:29Ya kan kita bisa lihat dari turnover mainnya aja kan,
22:32kan sudah dibahas di beberapa acara juga
22:34yang perputaran uangnya bisa sampai berapa triliun.
22:37Sedangkan kalau misalkan satu app,
22:39turnover-nya misalkan baru sekitar beberapa ratus juta doang.
22:43Dan ini orang-orangnya baru ada segitu.
22:46Ya gambaran sederhananya,
22:48dulu waktu perbatasan Thailand sama Kamboja,
22:50di poipet itu aja,
22:51di tahun 2015 ada sekitar 4 ribuan orang Indonesia.
22:54Ini baru 321.
22:56Dan itu belum seberapa menurut anda?
22:58Belum seberapa.
22:58Dan juga kalau misalkan pengen di telah yang di Kamboja aja gitu kan,
23:02di sekeliling Kamboja kan gak cuma yang di perbatasan sama Thailand, poipet.
23:05Ada yang Ceritum, si Hanukvil, ada yang di Buffet,
23:08yang perbatasan sama Vietnam.
23:09Itu semua bentuknya kayak begitu juga.
23:11Casino, dan juga tempat-tempat judi online.
23:15Oke.
23:17Saat beberapa orang sudah ditangkap,
23:19321, saya bahasakan mereka yang beroperasi langsung
23:23atas judi daring ini.
23:25Pertanyaannya sekarang,
23:26bisakah polisi kemudian memburu sponsor
23:29dan penjamin di balik judi daring jaringan internasional?
23:33Baris Krim Polri terus mengembangkan kasus sindikat
23:37judi daring jaringan internasional.
23:39Polri kini mengusut aliran dana
23:42hingga pihak yang menyesponsori
23:45judi daring jaringan internasional
23:46yang bermarkas di sebuah perkantoran
23:49di Hayamuruk, Jakarta Barat.
23:50Saya masih berdiskusi dengan seorang pendakwah
23:52yang memiliki masa lalu sebagai bandar judi daring di Thailand,
23:56Dennis Lim.
23:56Ko Dennis, kalau Anda yakini bahwa kasus yang terungkap
23:59di Jakarta Barat itu baru puncak gunung esnya,
24:02tapi apakah Anda yakin ini sebatas terpusat di Jakarta
24:06atau bisa menyebar ke daerah yang lain?
24:09Bisa nyebar, gampang.
24:10Karena buat bukanya itu gampang.
24:12Benar-benar kita kalau pengen main solo karir gitu,
24:16benar-benar di rumah sendiri,
24:17pakai komputer sendiri,
24:18beli rekening bodong sendiri,
24:21bikin website,
24:22membuka pemain pertamanya teman-temannya dulu,
24:25itu aja kan bisa.
24:26Apalagi kalau pengen dibikin besar sekalian.
24:28Mereka misalkan berani bayar iklan di medsos.
24:31Karena di beberapa sebagian media sosial,
24:33ini tidak dianggap judi kan,
24:34dianggapnya masih permainan.
24:35Jadi memang masih bisa diiklanin bahkan.
24:38Dan banyak yang dari mereka bikin seperti ini itu,
24:42mereka itu juga sebetulnya
24:44bukan penyedia game ya,
24:46lebih ke agen.
24:47Jadi gini, kita bikin web judi ini,
24:49ada yang benar-benar bikin web judi itu,
24:52benar-benar bikin permainannya.
24:54Selimutnya aja yang berubah gitu ya.
24:55Benar-benar bikin permainannya.
24:57Kalau benar-benar bikin permainannya,
24:59orang transfer pakai duit betulan,
25:02untuk dibikin jadi duit mainan,
25:05untuk bisa main di game kita kan.
25:07Nah, banyak web-web besar yang bahkan jadi sponsor di tim bola,
25:11kan ada yang bajunya aja kan web judi gitu kan.
25:14Atau penyedia game judi.
25:16Nah, mereka itu ketika beroperasi di suatu negara,
25:20orang kayak misalkan ada website judi besar,
25:23misalkan bahkan yang jadi sponsor baju bola,
25:26misalkan Bwin misalkan.
25:27Kita buka Bwin.com itu main bikin akun deposit di situ,
25:30itu nggak bisa.
25:31Tapi kalau pertimbangan tempat,
25:33apakah sebatas dari,
25:34ini kan kasus di Jakarta,
25:36kemungkinan di daerah lain,
25:37apakah karena aktivitas penegakan hukum yang lebih lemah,
25:41atau ada pertimbangan lain,
25:42perputaran duitnya yang lebih kencang atau?
25:44Bisa aja di tempat lain,
25:46terpelosok sekalipun,
25:47saya rata satu,
25:47infrastrukturnya bisa nggak?
25:49Satu, internetnya berarti masih kencang.
25:51Jadi mau dimanapun,
25:53di tempat kami dulu,
25:55di Poipet, di Thailand, Kabojo,
25:56itu kalau bisa dibilang,
25:58tempatnya jatuhnya kumuh,
25:59walaupun ada resort-resort kasino ya.
26:01Dia jauh ke Bangkok,
26:03lumayan jauh,
26:04ke Penompen atau ke minimal ke Simrip,
26:06yang kota besar,
26:07Kamboja juga lumayan jauh.
26:08Tapi di situ bisa ada infrastruktur untuk internet kencang.
26:11Meskipun kiri-kanannya,
26:12mohon maaf masih bau,
26:13masih ada yang kumuh,
26:14masih ada yang kelaparan.
26:16Dimanapun bisa,
26:17saya rata tadi infrastrukturnya bisa nggak?
26:18Orang kan tinggal mau atau nggak,
26:19lo mau nggak kerja di situ.
26:21Kalau selagi masih mau,
26:22yaudah bisa jalan di situ,
26:23di mana aja.
26:24Ini sudah tertangkap beberapa orang
26:26yang jadi operator di perusahaan itu,
26:29kalau mengejar bandarnya,
26:31yang jadi sponsornya,
26:33kita bisa berharap bahwa polisi bisa gampang
26:36untuk menangkapnya atau
26:38Anda agak skeptis untuk sampai ke situ?
26:40Nggak ada dalih kesetiaan sih di sini.
26:43Punten ya,
26:43kalau misalnya dia pengen kasar,
26:45ditampar sekali,
26:46sebutin siapa yang gaji kamu juga,
26:47masih bisa-bisa aja.
26:49Kecuali benar-benar atasnya main rapi.
26:51Dia pakai proksi lagi,
26:52pakai orang lain lagi,
26:54nggak pernah muncul di permukaan sama sekali,
26:56yang selama ini nyuruh bisa jadi juga
26:57cuma anak buahnya.
26:58Yang jadi kepala di situ,
27:00ngatur-ngatur semuanya juga bisa jadi
27:01cuma anak buah.
27:02Tapi logikanya harusnya lebih mudah.
27:03Harusnya sih benar-benar bisa ya.
27:06Benar-benar bisa.
27:07Jumlah itu dia tadi.
27:09Beneran mau ditutup nggak,
27:10atau ada yang nggak mau nutup.
27:13Sebatas itikat,
27:15atau kembali lagi,
27:16ada yang bermain di belakang itu?
27:18Kan sampai ada yang pengen bikin,
27:20yaudah kalau gitu dilegalkan saja,
27:22dilokalisasi di satu tempat.
27:24Contoh kalau di Malaysia,
27:25ada di Genting Highland,
27:26atau di Singapura,
27:27ada misalnya di Sentosa,
27:28atau di Marina Bay Sands gitu kan.
27:30Untuk dijadikan satu,
27:31dan itu dijadikan untuk supaya
27:33pemasukan untuk negara gitu.
27:35Karena emang ya,
27:37ini ditutupin,
27:38ditangkepin semua.
27:40Ketangkep sampai ke bandar-bandarnya misalkan.
27:42Yang benar-benar ngebuka bosnya, sponsornya.
27:45Dan jelas kita tidak.
27:46Akan ada lagi yang buka kok.
27:47Akan ada lagi.
27:49Bahkan izin kenapa akhirnya saya sampai
27:50akhirnya masuknya ke dakwah,
27:52selain untuk menebus dosa-dosa yang lama,
27:56jalan pertobatan di hadapan Allah.
27:58Mudah-mudahan dengan disampaikan dengan ini,
28:00hidayah dari Allah masuk,
28:01mereka berhenti sendiri gitu.
28:03Saya harus tegaskan lagi,
28:04berarti seberapa yakin Anda bahwa
28:06bandar dan sponsor dari judi daring ini
28:08bisa tertangkap?
28:10Mau ditangkep atau enggak pertanyaannya?
28:13Dicari, pasti ketemu.
28:15Dicari, pasti ketemu.
28:16Gak usah kayak gitu ya.
28:17Ini dari mereka masuk nih.
28:19Mereka masuk harus lewat imigrasi dong,
28:20di bandara.
28:21Atau orang Indonesia yang pada kerja di Kamboja.
28:24Orang imigrasi kan,
28:25kelihatan paspor orang,
28:26kok ini orang bulak-balik Kamboja sih?
28:29Karena misalkan kita datang ke Kamboja gratis visa 30 hari.
28:32Mereka di sana pada gak bikin visa misalkan.
28:34Berarti kan setelah 30 hari,
28:36mereka harus ke perbatasan Thailand,
28:37harus keluar dari Kamboja,
28:39masuk ke Thailand,
28:39beli Thai tea doang,
28:40balik lagi ke Kamboja.
28:41Berarti keluar dari Thailand,
28:42terus masuk ke Kamboja lagi.
28:43Itu paspor akan penuh dengan kelihatan
28:45bulak-balik Thailand,
28:46Kamboja,
28:46Kamboja,
28:47Vietnam,
28:47Kamboja,
28:47Vietnam.
28:48Itu amat sangat diciriin,
28:50amat sangat mudah diciriin.
28:52Sekarang katanya memang lebih ketat.
28:53Jadi kalau misalkan ada orang pengen berangkat ke Kamboja,
28:56gak bisa nunjukin tiket pulang,
28:58maka sefix gak akan dikasih.
28:59Makanya beberapa orang yang masih di sana,
29:02terakhir dapat info,
29:03mereka kalau pengen perja berangkat judi di Kamboja,
29:06dia harus beli tiket ke Singapur.
29:08Dari Singapur dia beli tiket untuk ke Kamboja,
29:10tapi dia mau gak mau harus juga beli tiket
29:12untuk dari Singapur pulang ke Indonesia.
29:14Yang dimana tiket pulang Singapur ke Indonesia itu
29:16gak akan pernah dipakai.
29:17Karena asalnya dia pengen ke Kamboja
29:18untuk berbulan-bulan.
29:19Atau bertahun-tahun.
29:20Cuma kalau gak bisa nunjukin di imigrasi
29:22bahwa aku nih udah nih,
29:23ini aku udah beli tiket nih ke Singapur
29:25untuk jalan-jalan tiga hari,
29:27ada tiket pulang dari Singapur ke Indonesia.
29:29Nah itu masih bisa lolos.
29:30Tapi kan menjadi kudu modal kan.
29:32Kalau dulu kan bener-bener
29:33udah berangkat langsung Thailand.
29:35Thailand ke Kamboja tinggal jalur darat.
29:37Gak pulang-pulang, gak pulang-pulang,
29:39tau-taunya sampai Indonesia apaan nih,
29:40paspor baru setahun kok penuh.
29:42Kamboja, Thailand-Kamboja, Thailand-Kamboja,
29:43karena mereka gak bikin visa.
29:45Kamu kerja apa yang bulak-balik Thailand-Kamboja
29:48kayak begini?
29:48Dan itu harusnya bisa ditindak dari awal
29:52sebelum akhirnya polisi yang turun tangan
29:54untuk menangkap dia.
29:55Tapi Anda melihat itikat itu sudah terlihat
29:57dari aparat penegak hukum kita bahwa
29:59ini akan serius sampai ke bandar,
30:01sampai ke sponsor.
30:03Amin, ya Rabbul Alamin.
30:04Mudah-mudahan.
30:05Karena demi Allah sih masih banyak orang baik juga di situ
30:07yang bener-bener pengen memberantas.
30:10Saya nangkap konteksnya,
30:11ini Anda seperti tidak yakin?
30:15Terus nuzon aja lah.
30:18Gimana dong?
30:19Yang baik ada, yang tidak baiknya juga ada.
30:24Dan kalau ternyata yang baik dan pengen menutup
30:28benar-benar ditutupnya ternyata
30:30kalah jabatan sama yang tidak baiknya,
30:32dia bisa apa?
30:33Yang membuat Anda masih ragu apa?
30:36Karena itu dia.
30:37Kalau pengen ditutup,
30:39kami dulu pertama kali sampai Thailand,
30:41pertama kali sampai Thailand dan Kamboja misalkan,
30:43kami buka,
30:44terus ternyata tempat kami bayar opeti,
30:48dalam hal ini misalkan mohon maaf ya,
30:50oknum yang di Kamboja,
30:51ketika kami bayar,
30:53terus dia bilang,
30:53saya nggak suka segini,
30:54saya nggak mau kamu ada,
30:55kamu pulang sana ke Indonesia,
30:56kita nggak bisa buka bos.
30:59Walaupun itu yang di Kamboja.
31:02Karena emang uang besar mereka dari situ.
31:07Atau mau hidup lurus,
31:08sudah benar-benar semua,
31:09berarti selama puluhan tahun bisa jadi
31:11cuma pakai yang dapat kerja
31:13dengan gaji segitu misalkan ya,
31:15tapi hidup lurus,
31:16tapi yang didapat misalkan,
31:17ya dia punya motor mungkin setelah 10 tahun kerja,
31:21tapi kalau misalkan ternyata
31:22bisa dapat kue besar dari melindungi yang kayak gituan.
31:26Dan pola di Indonesia juga sama.
31:29Nggak usah yang kayak gitu,
31:30kita di pasar aja ya,
31:32ada orang yang jualannya laris,
31:34nggak izin kepreman di lokal sekitar kayak gitu,
31:36tau-tau disamperin,
31:37nanti tinggal diutus orang mabok
31:38satu ke situ buat bikin rese,
31:40terus nanti dateng so kayak jagoan,
31:42eh ada yang rese ya,
31:43oh gini aja,
31:44nanti saya tolongin,
31:45saya urus orang mabok itu,
31:46tapi bayar jasa keamanan aja.
31:48Itu yang mabok orang-orang dia juga.
31:52Segitu tadi di pasar,
31:54urusan duit receh,
31:56apalagi ini miliaran.
31:57Dan sekali lagi tidak jadi urusan yang sulit
32:01untuk bisa mendalami ini.
32:04Tidak sulit harusnya untuk ditutup,
32:06dicari ke akar-akarnya.
32:07Website-website yang penyedia game permainan
32:09yang kayak tadi ya,
32:11itu mungkin benar-benar ada yang dari Eropa
32:13dan itu memang sulit.
32:14Tapi yang beroperasi,
32:16termasuk kami yang dulu di
32:18Kamboja waktu dulu kami buka,
32:20itu kan kami sebetulnya cuman agen
32:23dari web-web besar yang mungkin
32:25entah ada di Filipin,
32:26atau misalkan penyedia game yang ada di Eropa.
32:29Kami punya lisensi
32:30untuk bisa bikinin akun
32:32agar orang bisa main di situ.
32:34Seperti saya tadi bilang,
32:35kita orang Indonesia,
32:37buka Bwin.com,
32:38pengen main,
32:38nggak bisa bikin akun langsung.
32:39harus melalui super master,
32:41master dan agen-agen yang ada di Indonesia
32:43yang punya hak untuk bikinin kamu akun
32:45untuk main di situ.
32:46Oke.
32:47Kalaupun kemudian ditindak,
32:48kemudian satu akun diblokir,
32:50fakta di dunia digital,
32:51patah satu,
32:52tumbuh seribu.
32:53Jadi mau memberantasnya,
32:55muter-muter ke situ aja.
32:57Aduh pinter,
32:58memang adu pinter aja.
32:59Kita sebelum di satu web diblok,
33:02kita sudah punya beberapa domain lain
33:04yang tinggal disebarin ke seluruh pemain kami
33:07bahwa ini,
33:08kalau yang ini diblok,
33:09bukannya di web yang ini ya,
33:10kalau main ya.
33:12Itu bisa terjadi.
33:13Cuman ya,
33:15sebetulnya,
33:15negara kita juga banyak orang pinternya
33:18yang sanggup untuk kayak gitu.
33:19Buktinya,
33:20kemarin yang Pak Amin Rais juga cepat banget
33:22kok di takedownnya gitu kan.
33:23Kenapa yang ini judi lama banget.
33:25Oke.
33:26Lalu kemana kita bisa mengharapkan
33:28ini betul-betul
33:31terrealisasi,
33:32judi daring,
33:33betul-betul bersih
33:34dari bumi Indonesia.
33:37Saya masih berdiskusi dengan seorang pendakwah
33:40yang punya pengalaman masa lalu
33:42sebagai bandar judi daring di Thailand,
33:44Dennis Lim.
33:45Anda pernah bicara kepada kami,
33:47Ko Dennis,
33:47tahun 2024 lalu
33:48di kanal YouTube Kompas TV
33:50dan menyampaikan bahwa
33:52sebetulnya judi daring ini
33:53lebih ke penipuan.
33:55Kalau pakai bahasa saya,
33:57apapun bisa disetting dari awal,
33:59oleh operator judi daring itu,
34:01lewat situs itu,
34:02seolah-olah judi tapi ujung-ujungnya adalah
34:04keuntungan sepenuhnya ada di tangan bandar,
34:06di tangan pemilik yang punya
34:08situs judi daring itu.
34:10Tapi faktanya masih ada orang-orang
34:12yang terjerat judi daring ini.
34:14Apa problemnya?
34:15Apa masalahnya sampai banyak orang
34:17masih terlibat
34:18di lubang yang sama,
34:20lubang judi daring itu?
34:22Karena kalau judi betulan itu,
34:24ini ada kartu satu ini,
34:25taruhan yuk yang keluar ganjil atau genap.
34:27Satu pasti menang,
34:28satu pasti kalah.
34:29Itu betulan judi.
34:30Kalau ini kan memang betul,
34:31pasti yang untung bandar.
34:33Cuman,
34:35ibarat beginilah,
34:36bandar kan sama-sama kayak orang umum juga.
34:39Dia sama-sama pengen sekolahin anaknya,
34:42bikin dapur ngebul di rumahnya,
34:44bahkan mungkin jajarin selingkuhannya.
34:46Maka dia cari sistem di mana dia bisa
34:48selalu untung.
34:49Makanya bikinnya web judi.
34:51Kalau memang ada tata cara
34:52untuk jadi kaya sampai mati
34:54dengan cara main judi,
34:56nggak akan ada orang mau jadi bandar.
34:57Ngapain?
34:58Jauh-jauh ke Kamboja dengan segala macam resikonya.
35:01Rebutan lahan di pasar aja bisa ada yang mati,
35:03nyuruh orang bunuh kok.
35:04Apalagi yang disana bisnis haram miliaran gitu kan.
35:07Sebetulnya masih ada resikonya.
35:09Seperti itu.
35:09Cuman,
35:10ya itu dia.
35:11Kami tawarkan sistem
35:14untuk supaya
35:15kalau kamu lagi kebagian menang,
35:18ya memang bisa ada menang.
35:19Cuman kan nggak perlu dikasih banyak.
35:20Contoh,
35:2110 orang main,
35:238 kalah,
35:242 menang.
35:26Manusia,
35:26entah gimana,
35:27mereka suka ngerasa,
35:28saya pasti si 2 orang beruntung tersebut.
35:31Jangankan main judi.
35:32Dulu zaman kita beli pasta gigi,
35:35kirimkan,
35:351 juara kirim ke PO Box,
35:37juara 1 se-Indonesia,
35:38ayo siapa yang tetap ngirim bungkus odol tuh.
35:41Ya kan?
35:41Bisa pendek amat,
35:42yakin menang gitu kan.
35:44Dan mereka juga akhirnya,
35:45yaudahlah,
35:45daripada duit gue habis besok
35:47udah gajian lagi nih,
35:48ada sisa duit,
35:48siapa tahu besok bisa jadi 20 juta.
35:51Dengan cara dimainin.
35:52Kalau kalah,
35:53yaudahlah besok juga ada gajian lagi.
35:55Anggeplah ini biaya seneng-seneng.
35:57Berarti apa daya pikatnya
35:58sampai masih banyak orang
35:59yang mau tetap judi daring itu?
36:01Ya itu dia,
36:01ada orang yang pengen tetap cepat kaya.
36:03Dengan cara gampang.
36:06Dan kalau misalkan kalah,
36:07mereka bisa mikir,
36:09yaudah ini biaya seneng-seneng.
36:11Karena ya di kasino-kasino yang fisik,
36:14itu memang ada orang yang dia sebetulnya orang kaya.
36:17Dia seneng mainnya aja.
36:18Seneng deg-degan nunggu kartu kebuka aja.
36:21Bagi dia kalau kalah,
36:22nggak apa-apa.
36:23Ini ibarat,
36:23kayak misalkan kita beli tiket bioskop,
36:25ada biayanya.
36:26Main roller coaster,
36:27ada biayanya.
36:28Ini juga main ada biayanya.
36:30Biayanya mungkin dianggap jadi kekalahan.
36:32Cuman kan,
36:33kalau yang di kasino kayak gitu,
36:34bisa jadi orang yang betulan kaya.
36:35Dia tahu kapan harus berhenti,
36:37ini cuma biaya seneng-senengnya dia.
36:39Tapi ketika yang buka tambah banyak,
36:42dulu kami sampai ngebatasin,
36:43pemain minimal deposit 500 ribu.
36:45Atau 100 ribu lah.
36:46Di bawah itu kami nggak terima kelas 3 yang receh.
36:49Sekarang,
36:50yang buka tambah banyak.
36:51Ibarat yang mancing tambah banyak,
36:53ikannya segitu-gitunya.
36:54Ya kayak tukang ayam geprek,
36:56mau harus aduh harga lebih burah,
36:58akhirnya 10 ribu pun mereka terima.
36:59Siapa yang punya duit 10 ribu?
37:01Yang markirin,
37:02anak SMP.
37:04Dan mereka yang seperti itu,
37:06nggak punya kemampuan finansial.
37:07Oke, misalkan kami bikin minimal main 500 ribu,
37:10bisa jadi gaji dia sebulan 20 juta.
37:11Orang yang digaji 20 juta.
37:14Biasa jadi dia punya kecerdasan yang lebih untuk,
37:16makanya dia bisa digaji sebesar itu.
37:18Dan dia tahu kapan harus berhenti.
37:20Dan Anda mau mengamini apa data yang pernah dikeluarkan PPATK waktu itu,
37:23bahwa kelas ekonomi ke bawah,
37:26bahkan mereka yang statusnya pelajar pun bisa terjerat dalam lingkaran judi daring itu.
37:30Aksesnya gampang,
37:31pengen cepat dapat duit, gitu kan.
37:34Tapi kalau ditarik panjang,
37:35ya pasti menang si bandar.
37:36Cuman mereka cukup senang ketika akhirnya,
37:38yaudah hari ini kalah 100 ribu,
37:39yaudah hari ini kalah 100 ribu,
37:41sesekali nanti ada momen dimana setelah 4 minggu dia baru menang,
37:44weh 100 ribu jadi sejuta seratus.
37:46Kalau dihitung mundur dari kalah 100 ribu perharinya,
37:50udah berapa banyak?
37:51Cuman saya melihat fenomenanya,
37:53kita juga melihat begini kan,
37:55sudah berkali-kali kita mendengar dari otoritas terkait,
37:58menyampaikan kita akan berantas judi daring ini,
38:01tapi kemudian perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam tindak kejahatan itu tetap tumbuh,
38:07bahkan kita melihat ada sindikat jaringan internasional yang justru ada,
38:10di Jakarta.
38:12Jadi kita bisa berharap apa lagi kalau begitu?
38:15Makanya saya larinya ke Allah ya.
38:18Siapa tahu Allah kasih hidayah ke semuanya.
38:21Karena ibarat,
38:22ya ini mulut sampai bebusa,
38:24bekoar-koar untuk supaya gimana caranya berhenti judi,
38:27kan mohon maaf kan bukan dari sudut pandang pemain yang pasti kalah.
38:30Pemain itu gampang tobat kok,
38:31karena ujung-ujungnya pasti kalah.
38:33Tapi kalau misalnya sudah dibilangin,
38:34bahkan tadi sampai disebutin kan,
38:36mantan bandar,
38:37ya bandarnya aja udahan,
38:39masa kamu pemainnya nggak udahan.
38:40Dan susahnya diberantas judi daring ini sebatas pada kemauan
38:43atau ada hal yang sistemik lagi di sini?
38:45Kemauan sih sebetulnya,
38:47karena kalau bicara gara-gara judi ada gara-gara ekonomi sulit,
38:51saya masih kenal ke orang-orang yang mereka berkata,
38:53saya mending mati daripada ngambil yang haram.
38:55Cuman semua unsurnya masih ada.
38:57Kayak kenapa prostitusi ada?
38:59Perempuan yang pengen kaya cepatnya ada,
39:02mau minum belangnya ada,
39:03tukang antar jemputnya aja ada.
39:04Lengkap semua unsur.
39:05Running, demandnya masih ada soalnya.
39:09Ya sekarang orang yang pengen kaya cepat ada,
39:12yang pengen jadi bandarnya juga ada,
39:13yang pengen nge-backingin juga ada.
39:15Sistem untuk agar itu tidak cepat tumbuh,
39:17apakah cukup kuat menurut Anda?
39:19Ya itu dia kenapa larinya ke Allah.
39:21Karena kalau misalkan akhirnya hidayah itu masuk,
39:24yang main jadi takut dosa gak mau main,
39:27yang jadi bandar juga takut dosa akhirnya tobat,
39:29yang nge-backingin juga dapat hidayah,
39:31akhirnya gak mau nge-backingin.
39:32Indah.
39:33Tapi kayaknya nanti itu mah di surga.
39:35Dan cara memberantas judi daring ini
39:38buat Anda sebatas penegakan hukum
39:40atau ada pendekatan lain?
39:43Yang pendekatan yang saya lakukan ya memang lewat da'wah.
39:46Karena ya Alhamdulillah gak sedikit juga
39:48yang benar-benar terlibat di,
39:51walaupun bukan bandar besar
39:53atau dia misalkan orang yang,
39:55ya orang IT-nya bandar lah.
39:57Tapi orang-orang yang di pihak bandar
39:59berhenti setelah mendengar podcast atau kajian.
40:02Ada Alhamdulillah yang berhenti main
40:04dari sudut pandang pemain
40:06setelah dengerin podcast
40:07atau apa yang saya sampaikan di kajian.
40:09Juga gak sedikit.
40:11Sehingga Anda mau bilang penegakan hukum tidak cukup?
40:14Sebetulnya harusnya cukup.
40:17Karena dulu kan sebetulnya di Islam juga ada sistem hukum kan
40:20untuk supaya tidak ada kezoliman.
40:22Cuman, kenapa saya tidak main di hukum?
40:25Ya saya bukan tukang hukum.
40:27Nah saya tau-tau pulang dari sana,
40:29balik lagi jadi warga biasa,
40:31rakyat biasa, warga sipir.
40:33Ya udah, ngaji,
40:35nebus dosa yang lama,
40:36tobat yang benar,
40:38terus mudah-mudahan di waktu yang sisa
40:40sampai sebelum mati ini,
40:41mudah-mudahan nyampein kebaikan.
40:43Mudah-mudahan orang berhenti berbuat buruk
40:44atau berubah jadi orang yang baik.
40:46Kalau kemudian Anda meyakini ini baru puncak gunung esnya,
40:51seberapa darurat sebetulnya ancaman judi daring ini
40:54di negara kita sekarang?
40:57Ya darurat banget ya.
40:59Karena yang kena sekarang udah di level
41:01yang seharusnya belum kenal kayak gituan,
41:04anak SMP,
41:05bahkan guru.
41:07Yang cerita-cerita di DM atau kayak di kajian,
41:11ya mereka anak sekolah.
41:12Karena aksesnya mudah,
41:14ekonomi sulit,
41:15pengen kaya cepat,
41:17agama nggak masuk,
41:18jadi nggak peduli halal-haram,
41:19sikat apapun yang bisa jadi duit.
41:22Jadi ya,
41:22yang masalahnya di situ.
41:24Dan itu dia,
41:27ditutup-tutupnya masalahnya kayak contoh,
41:29misalkan penyedia gamenya,
41:30dia adanya di Eropa.
41:31Di Eropanya itu dianggapnya sebagai permainan,
41:33boleh.
41:34Atau misalkan kayak di Amerika juga ada.
41:35Las Vegas jelas-jelas itu gimana,
41:37mau ditutup,
41:37udah di sana dianggap jadi legal.
41:39Cuman kan ya,
41:40ya gitulah hukum manusia,
41:42begitu.
41:42Kita ngelarang nih,
41:44bahwa komer nggak boleh dijual di sini.
41:47Seribu ulama berfatwa bahwa komer nggak boleh,
41:49jadi nggak boleh.
41:50Bisa kalah sama satu tanda tangan pemimpin
41:53yang mengizinkan komer dijual di situ.
41:54Yang jualan bir pinggir jalan,
41:56bisa pada itu tutup-tutupin.
41:57Kenapa di diskotik, boleh.
41:58Ini kayak gitu aja lucu.
41:59Di Las Vegas, boleh.
42:00Giliran yang kecil-kecil kayak gini,
42:02bisa ditutupin.
42:03Sehingga saran Anda buat otoritas penegak hukum,
42:07kalau betul kemudian ada niat untuk memberantas judi daring sampai ke akar-akarnya,
42:13harus berbuat sampai level mana?
42:16Jangan dikasih izin sama sekali,
42:18apapun itu.
42:19Semuanya yang berkaitan dengan judi ditutup.
42:21Nggak cuma judi ya,
42:22ya kamer, ya prostitusi.
42:25Kalau misalnya benar-benar dijalankan,
42:27ya sesuai syariat Islam,
42:29ya berarti ya mohon maaf,
42:30jangan kan judi dan segala macam.
42:31Merokok aja bahkan bisa diharamkan,
42:32nggak boleh.
42:33Cuma ya masalahnya ya ini masih belum negara Islam,
42:38masih belum menggunakan aturannya Allah.
42:41Sampai Anda bilang bahwa ada oknum tertentu yang jadi backing di situ,
42:44itu masih menjadi keraguan Anda?
42:48Iya, karena masih ada itu.
42:49Itu di semua unsurnya terpenuhi.
42:51Yang mau jadi backingnya ada,
42:52yang mau pengen jadi pemain cepat kaya ada,
42:55yang pengen jadi bandar juga ada,
42:57yang pengen jadi IT,
42:59bukan kerja di perusahaan teknologi,
43:02tapi pengen jadi kerja di perusahaan judi juga ada.
43:05Sampai kuliah loh itu orang,
43:07untuk jadi kerja IT di web judi.
43:10Kena, yaudah makanya cuma bisa dakwah ya.
43:14Mereka berhenti dari kayak begitu.
43:17Kecuali, misalkan,
43:18saya terlahir misalkan jadi kaisarnya dunia,
43:21satu dunia tunduk sama aturan saya.
43:22Sadarhana, mana yang boleh buka?
43:24Kata Quran boleh nggak? Baru boleh.
43:26Kata Quran nggak boleh? Tutup semua.
43:28Nah masalahnya kan belum pakai aturan Quran kita hidup.
43:31Yang jelas apa yang kami diskusikan ini saudara,
43:34bukan bermaksud untuk mengedukasi,
43:36untuk melakukan tindakan kejahatan yang sama,
43:38tapi kami menjelaskan bahwa inilah realita yang terjadi,
43:41dengan harapan semoga aparat penegak hukum kita bisa bertindak,
43:44lebih sigap, lebih tepat,
43:46agar betul semangat untuk memberantas judi daring ini,
43:49benar-benar bisa direalisasikan.
43:51Ko Deniz, terima kasih banyak ya.
43:52Terima kasih banyak.
43:53Sudah membagi cerita bersama kami kali ini.
43:54Terima kasih juga untuk Anda yang sudah menyaksikan Rosie.
43:58Kita jumpa lagi pekan depan.
43:59Saya Tifal Solesa, tetap di Kompas TV.
44:02Independen, terpercaya.
Komentar

Dianjurkan