Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Pendakwah sekaligus Mantan Bandar Judi Online, Uztaz Dennis Lim menilai kasus judi online yang terungkap di Jakarta Barat hanya bagian kecil dari praktik yang lebih luas di Indonesia.

Menurut Dennis, bisnis judi online sangat mudah dijalankan dan tidak harus beroperasi di kota besar.

Ia menjelaskan, seseorang bahkan bisa memulai bisnis judi online secara mandiri dari rumah dengan perangkat sederhana.

Dennis menyebut, pemain awal biasanya berasal dari lingkungan pertemanan sendiri sebelum bisnis berkembang lebih besar.

Menurut Dennis, banyak pelaku judi online juga berani memasang iklan di media sosial karena masih dianggap sebagai permainan biasa.

Ia bahkan menyebut promosi judi online masih bisa tampil secara terbuka di sejumlah platform media sosial.

Selain itu, Dennis menjelaskan tidak semua situs judi online membuat permainan mereka sendiri. Banyak di antaranya hanya berperan sebagai agen.

Dennis kemudian mencontohkan situs judi besar yang bahkan menjadi sponsor klub sepak bola internasional.

Terkait lokasi operasional, Dennis mengatakan bisnis judi online dapat berjalan di mana saja selama didukung infrastruktur internet yang memadai.

Ia mencontohkan kawasan Poipet di perbatasan Thailand-Kamboja yang menurutnya memiliki kondisi lingkungan kumuh, namun tetap menjadi lokasi operasi judi online karena jaringan internet tersedia.

Meski demikian, ia menegaskan bisnis judi online tetap bisa berjalan selama ada orang yang bersedia bekerja di dalamnya.

Bagaimana menurut Anda?

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/1h5oyCtoVVU



#dennislim #judol #indonesia

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/668974/dennis-lim-bongkar-mudahnya-bangun-bisnis-judi-online-di-indonesia-rosi
Transkrip
00:00Baris Krim, Polri terus mengembangkan kasus sindikat judidaring jaringan internasional.
00:05Polri kini mengusut aliran dana hingga pihak yang menyesponsori judidaring jaringan internasional
00:12yang bermarkas di sebuah perkantoran di Hayamuruk, Jakarta Barat.
00:16Saya masih berdiskusi dengan seorang pendakwah yang memiliki masa lalu sebagai bandar judidaring di Thailand, Dennis Lim.
00:22Ko Dennis, kalau Anda yakini bahwa kasus yang terungkap di Jakarta Barat itu baru puncak gunung esnya,
00:28tapi apakah Anda yakin ini sebatas terpusat di Jakarta atau bisa menyebar ke daerah yang lain?
00:35Bisa nyebar, gampang. Karena buat bukanya itu gampang.
00:38Benar-benar kita kalau pengen main solo karir gitu, benar-benar di rumah sendiri, pakai komputer sendiri,
00:45beli rekening bodong sendiri, bikin website, membuka pemain pertamanya teman-temannya dulu, itu aja kan bisa.
00:52Apalagi kalau pengen dibikin besar sekalian, mereka misalkan berani bayar iklan di medsos.
00:56Karena di beberapa sebagian media sosial, ini tidak dianggap judi kan, dianggapnya masih permainan.
01:01Jadi memang masih bisa diiklanin bahkan.
01:04Dan banyak yang dari mereka bikin seperti ini itu, mereka itu juga sebetulnya bukan penyedia game ya, lebih ke agen.
01:13Jadi gini, kita bikin web judi ini, ada yang benar-benar bikin web judi itu benar-benar bikin permainannya.
01:20Selimutnya aja yang berubah gitu ya.
01:21Benar-benar bikin permainannya.
01:23Kalau benar-benar bikin permainannya, orang transfer pakai duit betulan untuk dibikin jadi duit mainan untuk bisa main di game
01:31kita kan.
01:33Nah, banyak web-web besar yang bahkan jadi sponsor di tim bola, kan ada yang bajunya aja kan web judi
01:39gitu kan.
01:40Atau penyedia game judi.
01:42Nah, mereka itu ketika beroperasi di satu negara, orang kayak misalkan ada website judi besar, misalkan bahkan yang jadi sponsor
01:51baju bola, misalkan Bwin.
01:53Kita buka Bwin.com itu main bikin akun deposit di situ, itu nggak bisa.
01:56Tapi kalau pertimbangan tempat, apakah sebatas dari, ini kan kasus di Jakarta, kemungkinan di daerah lain apakah karena aktivitas penegakan
02:06hukum yang lebih lemah?
02:07Atau ada pertimbangan lain, perputaran duitnya yang lebih kencang atau?
02:10Bisa aja di tempat lain, terpelosok sekalipun.
02:13Saya rata satu, infrastrukturnya bisa nggak?
02:15Satu, internetnya berarti masih kencang.
02:17Jadi mau dimanapun, di tempat kami dulu, di Poipet, di Thailand, Kaboja, itu kalau bisa dibilang tempatnya jatuhnya kumuh, walaupun
02:25ada resort-resort kasino ya.
02:27Dia jauh ke Bangkok lumayan jauh, ke Penompen atau ke minimal ke Simrip, yang kota besar, Kaboja juga lumayan jauh.
02:34Tapi di situ bisa ada infrastruktur untuk internet kencang.
02:37Meskipun kiri-kanannya, mohon maaf, masih bau, masih ada yang kumuh, masih ada yang kelaparan.
02:41Dimanapun bisa, saya rata tadi infrastrukturnya bisa nggak?
02:44Orang kan tinggal mau atau nggak, lo mau nggak kerja di situ?
02:46Kalau selagi masih mau, yaudah bisa jalan di situ, di mana aja.
02:50Ini sudah tertangkap beberapa orang yang jadi operator di perusahaan itu.
02:55Kalau mengejar bandarnya, yang jadi sponsornya, kita bisa berharap bahwa polisi bisa gampang untuk menangkapnya atau Anda agak skeptis untuk
03:05sampai ke situ?
03:06Nggak ada dalih kesetiaan sih di sini.
03:08Puntan ya, kalau misalnya pengen kasar ditampar sekali, sebutin siapa yang gaji kamu juga, masih bisa-bisa aja.
03:15Kecuali benar-benar atasnya main rapi.
03:17Dia pakai proksi lagi, pakai orang lain lagi.
03:19Nggak pernah muncul di permukaan sama sekali.
03:22Yang selama ini nyuruh bisa jadi juga cuma anak buahnya.
03:24Yang jadi kepala di situ, ngatur-ngatur semuanya juga bisa jadi cuma anak buahnya.
03:27Tapi logikanya harusnya lebih mudah dong.
03:29Harusnya, harusnya sih benar-benar bisa ya.
03:32Benar-benar bisa.
03:33Jumlah itu dia tadi.
03:35Beneran mau ditutup nggak atau ada yang nggak mau nutup?
03:39Sebatas itikat atau kembali lagi, ada yang bermain di belakang itu?
03:44Kan sampai ada yang pengen bikin, yaudah kalau gitu dilegalkan saja, dilokalisasi di satu tempat.
03:49Contoh kalau di Malaysia ada di Genting Highland, atau di Singapura ada misalnya di Sentosa, atau di Marina Bay Sands
03:55gitu kan.
03:56Untuk dijadikan satu dan itu dijadikan untuk supaya pemasukan untuk negara gitu.
04:01Karena emang ya, ini ditutupin, ditangkepin semua.
04:06Ketangkep sampai ke bandar-bandarnya misalkan.
04:08Yang benar-benar ngebuka bosnya, sponsornya.
04:11Dan jelas kita tidak...
04:11Akan ada lagi yang buka kok.
04:13Akan ada lagi.
04:14Bahkan izin kenapa akhirnya saya sampai akhirnya masuk ya ke dakwah, selain untuk menebus dosa-dosa yang lama, jalan pertobatan
04:22di hadapan Allah.
04:24Kan mudah-mudahan dengan disampaikan dengan ini, hidayah dari Allah masuk, mereka berhenti sendiri gitu.
04:29Saya harus tegaskan lagi, berarti seberapa yakin Anda bahwa bandar dan sponsor dari judi daring ini bisa tertangkap?
04:36Mau ditangkep atau enggak pertanyaannya?
04:39Dicari, pasti ketemu.
04:41Dicari, pasti ketemu.
04:42Gak usah kayak gitu ya.
04:43Ini dari mereka masuk nih.
04:44Mereka masuk harus lewat imigrasi dong, di bandara.
04:47Atau orang Indonesia yang pada kerja di Kamboja.
04:49Orang imigrasi kan kelihatan paspor orang.
04:52Kok ini orang bulak-balik Kamboja sih?
04:55Karena misalkan kita datang ke Kamboja gratis visa 30 hari.
04:58Mereka di sana pada gak bikin visa misalkan.
05:00Berarti kan setelah 30 hari mereka harus ke perbatasan Thailand.
05:03Harus keluar dari Kamboja, masuk ke Thailand.
05:05Beli Thai tea doang, balik lagi ke Kamboja.
05:07Berarti keluar dari Thailand, terus masuk ke Kamboja lagi.
05:09Itu paspor akan penuh dengan kelihatan bulak-balik Thailand, Kamboja, Kamboja, Vietnam, Kamboja, Vietnam.
05:14Dan gampang terlaca harusnya.
05:14Amat sangat diciriin, amat sangat mudah diciriin.
05:18Sekarang katanya memang lebih ketat.
05:19Jadi kalau misalkan ada orang pengen berangkat ke Kamboja, gak bisa nunjukin tiket pulang, maka sfiks gak akan dikasih.
05:25Makanya beberapa orang yang masih di sana, terakhir dapat info, mereka kalau pengen perja berangkat judi di Kamboja,
05:31dia harus beli tiket ke Singapur.
05:33Dari Singapur dia beli tiket untuk ke Kamboja.
05:36Tapi dia mau gak mau harus juga beli tiket untuk dari Singapur pulang ke Indonesia.
05:39Yang dimana tiket pulang Singapur ke Indonesia itu gak akan pernah dipakai.
05:42Karena aslinya dia pengen ke Kamboja untuk berbulan-bulan atau bertahun-tahun.
05:46Cuman kalau gak bisa nunjukin di imigrasi bahwa aku nih udah nih,
05:49ini aku udah beli tiket nih ke Singapur untuk jalan-jalan tiga hari,
05:53ada tiket pulang dari Singapur ke Indonesia.
05:54Nah itu masih bisa lolos.
05:56Tapi kan menjadi kudu modal kan.
05:57Kalau dulu kan bener-bener udah berangkat langsung Thailand.
06:01Thailand ke Kamboja tinggal jalur darat.
06:03Gak pulang-pulang, gak pulang-pulang, tau-tau nyampe Indonesia apaan nih, paspor baru setahun kok penuh.
06:07Kamboja, Kamboja, Thailand, Kamboja, Thailand, mereka gak bikin visa.
06:11Kamu kerja apa yang bulak-balik Thailand, Kamboja kayak begini.
06:14Dan itu harusnya bisa ditindak dari awal sebelum akhirnya polisi yang turun tangan untuk menangkap dia.
06:21Tapi Anda melihat itikat itu sudah terlihat dari aparat pergak hukum kita bahwa
06:25ini akan selius sampai ke bandar, sampai ke sponsor.
06:29Amin, ya Rabbul Alamin. Mudah-mudahan.
06:31Karena demi Allah sih masih banyak orang baik juga disitu.
06:33yang bener-bener pengen memberantas.
06:36Saya nangkap konteksnya, ini Anda seperti tidak yakin?
06:41Terus nuzon aja lah.
06:44Gimana dong?
06:45Yang baik ada, yang tidak baiknya juga ada.
06:50Dan kalau ternyata yang
06:52baik dan pengen
06:53menutup bener-bener ditutupnya ternyata
06:56kalah jabatan
06:57sama yang tidak baiknya, dia bisa apa?
06:59Yang membuat Anda masih ragu apa?
07:02Karena itu dia.
07:03Kalau pengen ditutup, kami dulu
07:06pertama kali sampai Thailand
07:08dan Kamboja misalkan.
07:09Kami buka, terus ternyata
07:12tempat kami bayar opeti
07:13dalam hal ini misalkan mohon maaf ya
07:15oknum yang di Kamboja
07:17ketika kami bayar, terus dia bilang
07:19saya nggak suka segini, saya nggak mau kamu ada
07:21kamu pulang sana ke Indonesia. Kita nggak bisa buka, bos.
07:25Walaupun itu yang di Kamboja.
07:28Karena emang uang besar mereka dari situ.
07:33Atau mau hidup lurus, sudah benar-benar semua.
07:35Berarti selama puluhan tahun bisa jadi cuma pakai
07:37yang dapat kerja dengan gaji segitu
07:40misalkan ya, tapi hidup lurus.
07:42Tapi yang didapat misalkan
07:43ya dia punya motor mungkin setelah
07:4510 tahun kerja.
07:47Tapi kalau misalkan ternyata
07:48bisa dapat kue besar dari
07:50melindungi yang kayak gituan.
07:52Dan pola di Indonesia juga sama?
07:54Nggak usah yang kayak gitu.
07:56Wah om, kita di pasar aja ya.
07:58Ada orang yang jualannya laris.
07:59Nggak izin kepreman di lokal sekitar kayak gitu.
08:02Tau-tau disamperin.
08:03Nanti tinggal diutus orang mabok
08:04satu ke situ buat bikin rese.
08:05Terus nanti dateng sok kayak jagoan.
08:07Eh, ada yang rese ya.
08:09Oh gini aja, nanti saya tolongin.
08:11Saya urus orang mabok itu.
08:12Tapi bayar jasa keamanan aja.
08:14Itu yang mabok orang-orang dia juga.
08:18Segitu tuh di pasar.
08:20Urusan duit receh.
08:22Apalagi ini miliaran.
08:24Dan sekali lagi tidak jadi urusan yang sulit
08:27untuk bisa mendalami ini.
08:29Tidak sulit harusnya untuk ditutup,
08:32dicari ke akar-akarnya.
08:33Website-website yang penyedia game permainan
08:35yang kayak tadi ya.
08:37Itu mungkin benar-benar ada yang dari Eropa
08:39dan itu memang sulit.
08:40Tapi yang beroperasi,
08:42termasuk kami yang dulu di
08:44Kambo Jawa Tudul kami buka,
08:46itu kan kami sebetulnya cuma agen
08:49dari web-web besar yang mungkin
08:51entah ada di Filipin
08:52atau misalkan penyedia game yang ada di Eropa.
08:55Kami punya lisensi untuk bisa bikinin akun
08:58agar orang bisa main di situ.
09:00Seperti saya tadi bilang,
09:01kita orang Indonesia buka Bwin.com
09:03pengen main, gak bisa bikin akun langsung.
09:05Harus melalui super master, master,
09:08dan agen-agen yang ada di Indonesia
09:09yang punya hak untuk bikinin kamu akun
09:11untuk main di situ.
09:12Oke, kalaupun kemudian ditindak,
09:14kemudian satu akun diblokir,
09:16fakta di dunia digital,
09:17patah satu, tumbuh seribu.
09:19Jadi mau memberantasnya,
09:21muter-muter ke situ aja.
09:23Adu pinter, memang adu pinter aja.
09:25Kita sebelum di satu web di blog,
09:28kita sudah punya beberapa domain lain
09:30yang tinggal disebarin ke seluruh pemain kami
09:33bahwa ini kalau yang ini di blog,
09:35bukannya di web yang ini ya,
09:36kalau main ya.
09:38Itu bisa terjadi.
09:39Cuma ya, sebetulnya negara kita juga banyak
09:43orang pinternya yang sanggup untuk kayak gitu.
09:44Buktinya, kemarin yang Pak Amin Rais juga cepat banget
09:48kok di takedown-nya gitu kan.
09:49Kenapa yang ini judi lama banget.
09:50Oke.
09:52Lalu kemana kita bisa mengharapkan
09:54ini betul-betul terrealisasi,
09:58judi daring betul-betul bersih
10:00dari bumi Indonesia.
10:03Buktinya, kemarin yang Kak Amin
Komentar

Dianjurkan